
Shen Qiao langsung menjadi tegang, bahkan Ye Moshen juga terkejut.
Karena mereka berdua tidak mengira akan terjadi hal seperti ini.
Shen Qiao bibirnya merinding, melihat Ye Moshen dengan sangat malu: “Ma, maaf……”
Wajah Ye Moshen terlihat marah, dia menggertakkan giginya melihat dia.
“Maaf?” Ketiga kata itu keluar dari antar giginya, “Kamu tidak menyingkirkan tanganmu, mau sampai kapan memegang?”
Shen Qiao: “……”
Dengan suaranya yang menghilang, Shen Qiao merasakan tempat yang dia sentuh, seperti……ada yang beraksi, berubah menjadi lebih besar.
Shen Qiao pun berteriak, menarik tangannya dan menatapi dia dengan wajah yang merah.
“Mesum!” Dia marah-marah dengan wajah merah.
Ye Moshen: “……”
Sial! Dia sendiri yang meraba sembarangan malah menyalahkanku?
Ye Moshen menyipitkan matanya, menatapi dai dengan tatapan berbahaya: “Siapa yang mesum, coba kamu katakan lagi?”
Napasnya terasa berbahaya seperti binatang buas yang mengamuk, sekalinya kamu berputar dan lari, dia akan langsung mengejar dan mencabik-cabikmu!
Walaupun terkadang Shen Qiao memarahi dia, tapi dia tidak pernah berani untuk menantang batas emosi dan amarahnya, setelah ditanya olehnya seperti itu, Shen Qiao langsung seperti istri yang baik sambil menggigit bibir bawahnya.
“Aku—–aku tidak salah berbicara!”
“Berani mengatakan kamu sendiri tidak salah? Aku mesum? Oh, siapa yang tangannya menjalar sendiri?”
Shen Qiao: “……Aku tidak sengaja!”
“Siapa yang tahu kamu sengaja atau tidak? Wanita sepertimu, kalau memang sengaja juga tidak akan mengakuinya kan?”
“Sengaja?” Shen Qiao menjadi marah, dia berkata: “Aku tidak mungkin sengaja, siapa yang ingin menyentuhmu.”
Setelah mengatakan itu, Shen Qiao membelakangi dia dan berkata dengan marah: “Kamu juga diam-diam mengintip aku ganti baju!”
Kalimat ini hanya membalas saja, tidak ada maksud untuk menindas.
Siapa yang mengira Ye Moshen malah mencibir: “Oh? Maksud, karena aku mengintipmu ganti baju, jadi kamu boleh memegang-megangku seenaknya?”
Shen Qiao membalikkan badan dengan tidak percaya, “Omong kosong macam apa itu? Aku bukan orang seperti itu!”
__ADS_1
Saat ini terdengar suara ketukan di pintu, Shen Qiao langsung melihat ke arah pintu.
Terdengar suara Han Xueyou dari luar pintu, “Qiao Qiao, apakah kamu sudah bangun?”
Xueyou? Kenapa dia naik?
Tiba-tiba, Shen Qiao langsung melihat ke Ye Moshen dengan panik, melihat ada senyuman jahat di bibirnya, hatinya langsung menjadi suram, lalu bergegas menjawab: “Xueyou? Kamu tunggu sebentar, aku akan segera keluar!”
Shen Qiao terpikir akan perkataan Ye Moshen semalam kepadanya.
“Lain kali datang, akan aku perlakukan dengan baik.”
Apa maksud kata-kata ini, berpikir menggunakan kaki saja pasti akan mengerti, Ye Moshen ini seorang bajingan!
Shen Qiao dengan cepat mengambil barang-barangnya, lalu melewati Ye Moshen.
Terdengar suaranya yang dingin dari belakang.
“Temanku, kelihatannya orang yang tidak bisa menunggu.”
Langkah kaki Shen Qiao terhenti karena kalimat ini, dia tidak menoleh, dia menggigit bibir bawahnya dan berkata: “Xueyou tidak seperti yang kamu pikirkan, kamu jangan mengecilkan orang lain!”
“Wanita bodoh.” Ye Moshen mencibir.
Shen Qiao mengepalkan tangannya, di dalam hati dia sangat marah.
Setelah membuka pintu, dia langsung melihat wajah cantik Han Xueyou.
“Qiao Qiao, akhirnya kamu datang.” Han Xueyou melihat dia langsung tersenyum ingin berjalan masuk.
Ekspresi Shen Qiao langsung berubah, dia menghadang tubuhnya lalu mendorong dia keluar, kemudian menutup pintunya.
“Ada apa?” Tindakannya membuat Han Xueyou tidak mengerti, “Qiao Qiao, kamu tidak memperbolehkanku masuk?”
Mendengar itu, Shen Qiao langsung menjelaskan dengan tidak berdaya: “Ye Moshen ada di dalam.”
“Lalu kenapa memangnya kalau di dalam?” Han Xueyou tersenyum, lalu berkata dengan tidak peduli: “Kita juga bukannya tidak pernah bertemu.”
Shen Qiao langsung mengerutkan keningnya tanpa dia sadari, Han Xueyou sepertinya sedikit pun tidak takut dengan Ye Moshen, sikap dingin pada tubuhnya, apakah sedikit pun tidak dia rasakan? Shen Qiao mengedipkan matanya dan tidak mengatakan apa-apa.
Han Xueyou menyadari ekspresi terdiam darinya, kali ini dia baru menyadari dirinya sudah kelewatan, dia pun berkata: “Aduh, maksudku adalah lagi pula ada kamu, untuk apa aku takut?”
“Tapi……”
“Dia manusia, bukan binatang liar, kamu takut apa Qiao Qiao?”
__ADS_1
Berbicara sampai sini, Han Xueyou menatapi dia, ekspresi Shen Qiao berubah sedikit, dia takut Han Xueyou tahu.
“Xueyou……”
“Sudahlah, aku datang untuk mencarimu bukan untuk mencari dia, aku tidak memedulikan dia, jadi tidak peduli. Ayo, aku bawa kamu pergi makan sarapan.”
Mendengar itu, Han Xueyou sedikit terkejut: “Kamu datang begitu pagi, demi membawaku pergi makan sarapan?”
“Tentu saja, kemarin aku bertanya kepada dokter untukmu, dokter mengatakan kondisi tubuhmu tidak baik, mungkin karena pekerjaanmu terlalu sibuk, juga karena kamu tidak cukup nutrisi, sungguh membuatku marah, Lin Jiang bajingan ini hanya bisa memperbudakmu selama dua tahun. Aku sebelumnya tidak seharusnya mendengar nasihatmu, seharusnya lebih cepat menghabisi dia, tubuhmu juga tidak jadi seperti ini!”
Melihat Han Xueyou marah demi dia, Shen Qiao pun tergerak hatinya.
“Tidak apa-apa, semuanya sudah berlalu.”
“Iya, Ye Moshen sudah bangun? Ajak dia pergi bersama-sama saja?” Han Xueyou memberikan ide.
“Tidak perlu kali”? Dia seharusnya tidak bersama-sama dengan kita, kita pergi saja sudah.:
Pak——
Saat ini, pintu kamarnya terbuka lagi, Ye Moshen keluar dari kamarnya sambil duduk di kursi rodanya, ekspresi Shen Qiao langsung berubah, tanpa sadar langsung memegang tangan Han Xueyou.
“Xueyou, kalau begitu ayo kita pergi.”
“Tuan muda Ye? Selamat pagi ~ Aku dan Qiao Qiao ingin pergi makan sarapan, tidak tahu apakah Tuan muda Ye ingin pergi juga atau tidak?”
“Xueyou!!” Wajah Shen Qiao langsung menjadi pucat dan berteriak.
“Kenapa?” Han Xueyou melihat reaksi Shen Qiao yang berlebihan seperit itu pun bertanya dengan bingung.
Shen Qiao menggigit bibir bawahnya dan berkata: “Kita, kita……”
“Boleh.” Saat Shen Qiao sedang gugup tidak bisa berkata-kata, Ye Moshen langsung menjawab.
Shen Qiao melotot.
Bajingan ini!
Dia benar-benar menjawab iya!
“Sudahlah, kalau begitu ayo, aku yang akan mengemudi.” Han Xueyou mengeluarkan kunci mobil dari dalam tasnya dan menggoyangkannya di depan Ye Moshen, bibirnya yang mengenakan lipstik merah pun tersenyum cantik.
Tatapan Shen Qiao terlihat rumit, terpikir sesuatu, dia langsung berjalan ke belakang Ye Moshen: “Kalau begitu aku akan bantu dorong kamu.”
Lagi pula dia sudah mengiyakan, Shen Qiao juga tidak mungkin mengatakan apa-apa di depan Han Xueyou, kalau nanti reaksinya berlebihan, akan membuat Han Xueyou berpikir yang tidak-tidak.
__ADS_1
“Baiklah, aku ambil mobil, kalian perlahan saja.”
Lalu Han Xueyou berjalan di depan, Shen Qiao mendorong kursi roda Ye Moshen maju, lalu berbisik: “Kamu sebenarnya ingin melakukan apa?”