
Shen Qiao tidak terlalu lama inap di rumah sakit, setelah dokter datang untuk melakukan pemeriksaan dan Shen Qiao yakin dirinya sudah tidak apa-apa, dia pun mengeluarkan ide bahwa dirinya ingin keluar dari rumah sakit.
Dokter mengerutkan keningnya: “Saranku, lebih baik inap di rumah sakit selama dua hari, lagi pula kondisi tubuhmu sangat lemah.”
“Dokter, aku sungguh tidak apa-apa, bisakah hari ini keluar?”
Akhirnya melihat Shen Qiao yang bersikeras, dokter juga melihat sakitnya sudah tidak masalah, dia pun menasihati untuk nantinya tidak boleh minum-minum sembarangan, setelah itu baru setuju membiarkan dia keluar rumah sakit.
Saat dia pergi, Shen Qiao sendiri yang mengurus prosedur keluar rumah sakitnya, dia meminjam uang terlebih dahulu dari Han Xueyou, nantinya akan dikembalikan, Han Xueyou tahu situasinya, jadi dia dengan senang meminjamkan dan mengatakan kepadanya untuk tidak perlu dikembalikan.
Walaupun Han Xueyou berkata seperti itu, tapi Shen Qiao tidak mungkin mengambil uang dia begitu saja, dia mengingat jumlahnya nanti setelah mendapatkan gaji, dia akan langsung mengembalikan uangnya.
Setelah keluar dari rumah sakit, Shen Qiao kembali ke rumah untuk rapi-rapi, kemudian dia mengambil sisa udang yang dia pinjam untuk bayar biaya rumah sakit untuk membeli dua baju baru, setelah ganti baju, dia pun berangkat bekerja, saat sampai ke tempat kerjanya, Shen Qiao melihat sebentar, walaupun sudah terlambat, tapi dia langsung duduk di tempatnya dan mulai bekerja.
Dia masih belum selesai dengan bahan materi sebelumnya.
Shen Qiao duduk mengerjakan itu kurang lebih selama setengah jam lebih, Xiao Su keluar dari lift tanpa ekspresi di wajahnya, setelah melewati tempat kerja Shen Qiao, dia melewatinya tanpa melihat, kemudian dia pun langsung kembali lagi, bersandar ke pintu dan melihat Shen Qiao.
“Asisten Shen?” Dia tidak salah lihat kan? Sekarang bukannya seharusnya masih inap di rumah sakit, kenapa tiba-tiba muncul din kantor?
Xiao Su menjulurkan tangannya untuk meraba matanya.
Shen Qiao tidak mengangkat kepalanya, masih fokus melihat materi yang ada di tangannya.
Xiao Su: “……Asisten Shen, kenapa kamu ada di sini?”
Reaksi ini terlalu datar kali ya?
Shen Qiao mengiyakan: “Ini adalah tempat kerjaku, apa anehnya aku ada di sini?”
“Maksudku……bukankah seharusnya Asisten Shen dirawat di rumah sakit?”
“Sudah keluar rumah sakit.”
“Kamu ingin masuk mencari tuan muda Ye kan? Sekalian bantu aku kirimkan materi ini, aku tidak ada waktu.”
Setelah mengatakan itu, Shen Qiao menyerahkan materi yang sudah dia urus kepada Xiao Su, Xiao Su hanya bisa menjulurkan tangan dan menerimanya, kemudian menganggukkan kepalanya.
Setelah masuk ke kantor, Xiao Su melaporkan pekerjaannya, dia pun menyerahkan materi yang Shen Qiao berikan.
__ADS_1
“Tuan muda Ye, ini adalah materi yang Asisten Shen minta untuk berikan kepadamu.”
Mendengar itu, tuan muda Ye mengangkat kepalanya, “Apa katamu?”
“Aneh kan, Asisten Shen sekarang seharusnya masih dirawat di rumah sakit, tapi aku barusan datang ke kantor tuan muda Ye melihat Asisten Shen sudah kembali bekerja, tuan muda Ye, kalau tidak ada apa-apa lagi, aku akan pergi dulu.”
Setelah mengatakan itu, Ye Moshen memegang pennya dengan semakin erat dan mengerutkan keningnya.
Wanita sial ini, bukankah seharusnya dirawat di rumah sakit? Kenapa sudah keluar?
Memikirkan ini, Ye Moshen pun meletakkan pen yang ada di tangannya, lalu menggerakkan kursi rodanya keluar.
Setelah Shen Qiao mengetik kata terakhirnya, dia pun menyimpan tabel materinya, lalu klik cetak, saat dia baru bangun, dia pun mendengar suara yang dingin.
“Kenapa keluar dari rumah sakit?”
Mendengar itu, Shen Qiao langsung berdiri dan menoleh melihat ke sumber suara itu.
Ye Moshen sedang duduk di sana, menatapi dia dengan dingin.
Dihadapkan dengan matanya yang dalam, Shen Qiao tertegun, lalu menjelaskan: “Tubuhku sudah tidak apa-apa, jadi keluar rumah sakit lebih dulu tuan muda Ye.”
Shen Qiao menggigit bibir bawahnya dan mengepalkan tangannya: “Tuan muda Ye, tidak perlu mengatakan seperti itu kan? Aku keluar rumah sakit juga sudah minta izin dengan dokter, dokter menyetujuinya, mengartikan tubuhku sudah tidak ada masalah apa-apa.”
Bibir Ye Moshen tertutup erat, lalu mencibir.
“Benar juga, wanita dengan pemikiran dalam sepertimu mungkin saja bisa berpura-pura, bagaimana mungkin bisa terjadi sesuatu kepadamu?”
Setelah mengatakan itu, Ye Moshen juga tidak memedulikan apa respons Shen Qiao, dia langsung memutar balikkan kursi rodanya dan pergi.
Kata-katanya membuat Shen Qiao marah, tapi ada sesuatu yang menjanggal di hatinya, dia mengepalkan tangan dan mengejar.
“Jika kamu berpikir sakitku hanya pura-pura, kenapa kamu mengirimkanku ke rumah sakit? Ye Moshen, apakah kamu selalu melakukan hal seperti itu?”
Ye Moshen tertegun, diikuti dengan mata sampingnya, suaranya dingin seperti dari neraka.
“Lain kali kalau mau mati, mati di tempat yang lebih jauh, jangan di pintu masuk kantor, aku lihat saja tidak akan.”
Shen Qiao: “……”
__ADS_1
Tidak hati-hati, Shen Qiao menggigit bibir bawahnya.
Ye Moshen sudah pergi, kedua pundak Shen Qiao bergoyang.
Sudahlah, dia menundukkan matanya, dia menjadi seperti balon yang mengeluarkan udaranya.
Sudahlah, cukup tahu Ye Moshen orang yang seperti apa, dia nantinya tidak akan menantikannya lagi.
Shen Qiao menjulurkan tangan mengambil materi yang sudah dicetak, lalu memasukkannya ke dalam map dokumen.
Saat jam pulang kerja, Han Xueyou menelepon dia, mengatakan ingin memberikan dia sup ayam rebus, ingin mengunjungi dia, menanyakan dia apakah bisa turun membawa dia naik.
Shen Qiao merasa Han Xueyou sangat baik, terpikir juga sudah mau jam pulang kerja, membawa dia naik seharusnya tidak masalah, dia turun dengan lift dan membawa Han Xueyou ke tempatnya bekerja.
“Tidak mengira Qiao Qiao, ada satu hari di mana aku bisa datang ke Grup Ye.”
“Kenapa……datang ke sini?”
“Grup Ye adalah perusahaan terbesar di kota Bei, orang biasa tidak akan ada kesempatan untuk datang ke sini, bahkan kakakku, mungkin tidak akan ada kesempatan untuk datang ke sini, lagi pula tidak ada kerja sama di antara dua perusahaan, tapi aku hari ini aku datang untuk keberuntunganmu, jadi aku datang.” Han Xueyou memeluk pinggangnya dan berkata dengan manis.
“Oh iya, ini sup ayam rebus yang aku minta koki keluargaku buatkan, dia mengatakan wanita yang sedang mengandung meminum sup seperti ini, di dalamnya ditambahkan banyak bahan, walaupun aku tidak bisa mengatakannya, tapi dia katanya, meminum sup ini efeknya akan bagus.”
Setelah mengatakan itu, Han Xueyou membuka termos itu, lalu dia tuangkan ke mangkuk untuk Shen Qiao.
Dalam sekejap, aroma harum dari sup ayam rebus itu pun memenuhi sekitar, perut Shen Qiao pun terikat, dia mengambil sup itu lalu meminumnya.
“Xueyou, terima kasih.”
“Tidak perlu sungkan seperti itu, kita koan teman, oh iya……kantor tuan muda Ye ada di mana?” Han Xueyou meraba tangannya, lalu berakta sambil tersenyum: “Apakah aku boleh berkunjung?”
Mendengar itu, ekspresi Shen Qiao menjadi bingung.
Mengunjungi kantor tuan muda Ye? Orang ini berani sekali, Shen Qiao mengerutkan keningnya: “Xueyou, ini tidak mungkin tuan muda Ye sikapnya tidak baik, kalau sampai dia tahu, dia mungkin……”
“Aduh, kamu jangan takut, aku nantinya tidak akan melibatkanmu, kamu di sini minum pelan-pelan saja, aku akan mencari sendiri.”
Setelah mengatakan itu, tanpa menunggu Shen Qiao menghadang dia, Han Xueyou pun langsung keluar.
Untuk sesaat, Shen Qiao merasa sangat gugup sampai tidak berani meminum sup ayamnya, dia meletakkan mangkuk yang ada di tangannya dan keluar.
__ADS_1
Han Xueyou sangat cepat, dia langsung pergi ke depan kantor, kemudian menempel ke pintu itu dan diam-diam melihat Ye Moshen yang ada di dalam.