Istri Kedua Tuan Ye

Istri Kedua Tuan Ye
Bab 97 Jika Ada Aku, Tidak Ada Seorangpun Yang Berani Menyentuhmu


__ADS_3

Asisten Shen, gaun ini dipilih sendiri oleh Tuan Ye.”


Xiao Su tidak bisa menahan dirinya untuk mengatakan itu.


“Ah?” Tentu saja Shen Qiao sedikit tidak bisa memberikan reaksi. Dia melihat ke arah Ye Moshen untuk beberapa alasan. Ye Moshen langsung menghindari tatapannya, lalu mencemoohnya: “Apa aku yang memilihnya? Kenapa aku tidak tahu mengenai hal ini?”


Xiao Su: “…. Be, be, benar. Aku yang memilihnya, aku salah bilang Asisten Shen.”


Shen Qiao: “….”


Xiao Su mengucapkan dalam hatinya: Tuan Ye, tidak bisakah anda sedikit tidak canggung seperti ini?


Xiao Su tidak terlalu mengerti sikap Ye Moshen kepada Shen Qiao ini, tapi sebagai seorang bawahan, dia hanya bisa berpura-pura tidak tahu apa-apa.


“Masih belum pergi juga?”Ye Moshen mengingatkan Shen Qiao, barulah Shen Qiao berjalan maju untuk mendorong kursi rodanya.


Ketiga orang itu berjalan masuk ke dalam lift bersama-sama, lalu naik ke mobil dan segera berangkat menuju ke pesta itu.


Akan tetapi, dalam perjalanan, Shen Qiao menyadari pemandangan di luar itu sama sekali tidak melewati danau yang disebut oleh Ye Moshen tadi. Dia tidak langsung bereaksi, sampai saat turun dari mobil.


Dia permainkan oleh Ye Moshen lagi!


Dari mana ada danau, ternyata hanya membohonginya!


Berpikir sampai di sini, Shen Qiao dengan kesal mendorongnya maju: “Kamu membohongiku lagi. Aku sama sekali tidak melihat danau itu sampai tiba di sini!”


Mendengar ini, Ye Moshen tak bisa menahan dan dari ujung bibirnya terlihat sedikit senyuman, “Bodoh.”


Karena suaranya itu sangat pelan, Shen Qiao tidak bisa mendengarnya dengan jelas, tanpa disadari dia memiringkan badannya ke depan dan bertanya: “Apa?”


Ye Moshen menengok ke belakang, melihat suatu cahaya musim semi di dadanya, dia menarik nafas dan mengatakan, “Lihat ke atas.”


Shen Qiao tidak tahu mengapa, tapi dia masih mengangkat kepalanya menuruti kata-katanya.


“Jangan menundukkan kepalamu padaku.” Banyak orang di sini, dia langsung menundukkan kepalanya begitu dia berjalan keluar.


Jika dia melihatnya tidak apa-apa, tapi ketika memikirkan bila orang lain bisa melihatnya, ini membuat Ye Moshen sangat tidak senang.


Kurang ajar, dia pasti yang memilih gaun tertutup ini untuknya.

__ADS_1


Shen Qiao merasa kebingungan: “Sebenarnya ada apa?”


“Bisakah kamu bersikap seperti wanita yang baik?”


Mendengar ini, mata Shen Qiao terbuka lebar: “Apa yang salah denganku?”


Shen Qiao melihat ke bawah ke arah gaunnya lalu tersenyum dengan kesal: “Tuan Ye, gaun ini kamu yang memilihnya bukan? Sekarang kamu bilang aku ini bukan wanita yang baik, apa kamu mau menamparku?”


Ye Moshen: “…. Bukankah Xiao Su sudah bilang, kalau gaun ini dia yang memilihnya?”


Xiao Su yang ada di sampingnya: “Maaf, lain kali aku akan membawa tasnya.”


Ye Moshen menatap Xiao Su dengan tatapan yang seperti memperingatinya, Xiao Su sendiri hanya bisa menangis dengan pahit dalam hatinya.


Sosok Ye Moshen merupakan sebuah sensasi. Meskipun dia menggunakan kursi roda, keluarga Ye merupakan keluarga pertama di Kota Bei, dan Ye Moshen merupakan presiden dari Grup Ye. Kehadirannya ini tentu saja menarik perhatian banyak sekali orang.


Ketika lampu sorot dan mata semua tertuju ke arah tubuh Ye Moshen, Shen Qiao yang ada di sampingnya tentu saja tidak dihiraukan. Bagaimanapun juga hari ini Shen Qiao mengenakan gaun berwarna biru muda keabuan, rambutnya yang mulus dan mempesona itu menggantung di bahunya, postur tubuhnya terlihat cukup menarik.


Tentu saja, itu juga menarik perhatian banyaknya pria dan juga wanita yang hadir di sana.


Jumlah Ye Moshen menghadiri pesta ini bisa dihitung dengan beberapa jari saja. Tapi jarak di antaranya cukup jauh, hanya beberapa tahun semenjak dia bergabung dengan Grup Ye, dia hanya menghadiri sekitar lima sampai enam pesta saja.


Tapi dia diundang ke setiap acara makan bisnis, atau ada juga pesta ulang tahun untuk putrinya, tapi tidak ada yang bisa membuatnya hadir.


Pria ini sangat misterius dan tidak bisa diprediksi, tapi dia juga kuat, tampan dan juga memiliki otak seorang pebisnis.


Akan tetapi, karena dia tidak pernah bersama dengan wanita, jadi dunia luar perlahan menyebarkan banyak isu bila dia tidak bisa melakukan apapun, dan makin lama semua orang sudah mempercayai fakta ini.


Sampai saat ini, bahkan jika banyak orang ingin berhubungan dengan keluarga Ye, setelah mereka menganggap Ye Moshen sebagai seorang yang tidak kompeten, mereka akan mempertimbangkannya lagi demi putrinya sendiri.


Jadi, kali ini Ye Moshen membawa seorang wanita untuk menghadiri pesta ini, dan dia datang bersama di depan mata publik seperti ini, tentu saja menarik banyaknya perhatian.


“Siapakah wanita yang ada di sebelah Tuan Ye? Terlihat lumayan cantik. Apa dia berasal dari salah satu grup?”


“Sepertinya tidak? Lihat saja tubuhnya, gaunnya memang sangat mahal, tapi yang lainnya juga tidak seberapa. Wanita seperti itu mungkin hanyalah asisten Tuan Ye atau mungkin semacamnya.”


“Aku dengar dari orang di kantor mereka bilang, Tuan Ye akhir-akhir ini memiliki asisten wanita. Dia menghadiri pesta dengannya terakhir kali. Hanya saja terakhir kali dia berpakaian seolah-olah seperti wanita biasa-biasa saja, jadi semuanya tidak memperhatikan ke asistennya itu. Dia seharusnya sama seperti yang kali ini.”


“Ternyata seperti ini, mengecewakan…. Aku masih mengira bila wanita ini bisa meruntuhkan isu-isu mengenai Tuan Ye.”

__ADS_1


Beberapa pria itu tertawa terbahak-bahak, dan mereka semua berbincang-bincang dengan satu sama lain. Meskipun tidak mengikuti arah arus akan tetap bicara juga.


“Jika hanya asistennya saja, kalau begitu kita…. Bisa mengajaknya pergi nanti. Dia terlihat menggiurkan, mungkin…. Di ranjang dia luar biasa?”


“Ini ide yang bagus, tapi aku yang melihatnya pertama. Kalian jangan berebut denganku.”


“Siapa yang merebutnya, kalau tidak mengantri lalu datang bersamaan?”


“Hahaha.”


Menghadapi tatapan banyak orang dari seluruh arah, Shen Qiao menundukkan pandangannya merasa gugup, mendorong tangan Ye Moshen dan tanpa disadarinya merasa lebih erat untuk beberapa menit. Di hadapannya dia melihat banyak bayangan hitam.


Penyakit lamanya, sepertinya dia akan melakukan kesalahan lagi.


Mulut dan lidah Shen Qiao terasa sedikit kering, lalu langkahnya juga sedikit guncang.


Ye Moshen menyadari keanehannya itu, lalu meliriknya, “Ada apa?”


Shen Qiao menggelengkan kepalanya: “Tidak, tidak apa-apa.”


Tapi suaranya sudah terdengar gemetaran.


Ye Moshen cemberut, tiba-tiba mengingat kemarin malam saat di mal, dia menghadapi tatapan yang seperti menuduhnya itu. Seluruh tubuhnya tidak bertenaga untuk membalasnya. Matanya perlahan menjadi lesu, kemudian dia seperti mau terjatuh.


Jika dia tidak menggenggamnya tepat waktu, dia mungkin akan pingsan.


Shen Qiao merasa bila pandangannya menjadi semakin gelap, tapi dia hanya bisa menggigit bibirnya.


Saat dia menghangatkan tangannya, tangan Ye Moshen yang besar itu menuju ke belakangnya dan menutupinya, lalu dengan pelan mengatakan: “Apa yang membuatmu gugup?”


Suaranya terdengar berat dan kuat, tanganya yang kecil dan dingin itu jika dibandingkan dengan tangannya yang besar dan terasa seperti api, langsung membakar darahnya, hingga merambat ke hatinya.


Shen Qiao barusan masih merasa gugup. Dia tercengang ketika mendengar ucapannya. Kelopak matanya sedikit bergerak dan melihat ke arah kepala Ye Moshen dari belakang.


Dia sepertinya telah menyadari yang terjadi padanya, lalu menambahkan: “Jika ada aku, tidak ada seorangpun yang berani menyentuhmu.”


Ting!


Kalimat ini terdengar seperti suara lonceng yang berdering di dalam hati Shen Qiao.

__ADS_1


Ketika dia mendengar jantungnya yang berdebar, Ye Moshen yang ada di depannya tiba-tiba tampak seperti tinggi. Rasa yang kuat seperti diperhatikan itu membuat rasa takutnya berkurang. Dia mengangkat pandangannya lagi, matanya terlihat cerah lagi.


Shen Qiao tidak pernah tahu bila penyakitnya ini bisa disembuhkan, sejak…. Setelah menyadari dia takut dengan situasi yang ramai, terutama ketika semua orang menatapnya.


__ADS_2