Istri Kedua Tuan Ye

Istri Kedua Tuan Ye
Bab 139 Teringat


__ADS_3

Shen Qiao melangkah mundur ke belakang, lalu mengelus hidungnya.


“Maaf ya kak, aku tidak menyangka kamu tiba-tiba berhenti di depanku.”


Ye Linhan menatapnya dengan tatapan lembut, lalu dengan perlahan berkata padanya: “Tidak apa, kamu tidak sampai kesakitan, itu sudah bagus.”


Dia tentu… tidak sakit.


Setelah keduanya duduk, Ye Linhan memesan begitu banyak makanan yang dia sukai.


Ketika Shen Qiao berpikir bahwa Ye Linhan adalah pria yang perhatian dan baik, dalam hatinya kembali bergejolak lagi, dia merasa jika dirinya tidak seharusnya ikut dengan Ye Linhan ke sana untuk makan, tetapi teringat lagi bahwa mereka hanya makan bersama saja, tidak ada maksud lainnya, untuk apa berpikiran macam-macam?


Pikiran itu hilang semua setelah ikan pedas itu dihidangkan di depan meja.


Shen Qiao sangat suka makan ikan pedas itu, tetapi tidak ada orang untuk menemaninya makan.


Sedangkan jika dirinya makan sendiri, juga tidak bisa habis, jadi ketika dia mencium wanginya makanan itu, dirinya baru ingat jika sudah beberapa tahun lamanya ia tidak pernah makan makanan itu lagi.


Dia mengambil sepotong daging ikan itu, ditaruhnya di atas mangkuk, tiba-tiba tersenyum dan berkata: “Aku sudah begitu lama tidak pernah makan ini, oh iya kakak, kamu bisa makan yang pedas tidak? Temani aku makan ikan pedas ini, bisa?”


Ekspresinya yang sedikit lucu dan malu itu membuat Ye Linhan merasa senang, dia pun tersenyum dan berkata: “Aku tidak apa-apa, makanan apapun bisa makan kok.”


Shen Qiao bertanya seperti itu karena dirinya merasa ada begitu banyak orang yang tidak bisa makan pedas, apalagi makanan yang panas dan pedas ini, ketika dimakan pasti akan terasa sekali di lidah, Shen Qiao takut dia tidak bisa memakannya.


“Kakak, jika kamu tidak bisa makan ini, jangan dipaksakan.”


Ye Linhan: “Makanlah, kakak sungguh tidak apa.”


Awalnya Shen Qiao masih makan dengan sikap malu dan perlahan-lahan, tetapi setelah beberapa saat kemudian, dia melihat Ye Linhan sedang fokus memisahkan tulang ikannya, Shen Qiao pun memanfaatkan waktu itu untuk makan lebih lahap.


Sedangkan di sisi lain, Han Xueyou juga masuk ke dalam rumah makan itu bersama dengan beberapa orang lainnya.


Setelah memesan sebuah ruang makan khusus, beberapa orang itu menemani Han Xueyou naik ke atas.


Grup Han sungguh terkenal di Kota Beicheng, Han Xueyou adalah putri yang kembali setelah sempat hilang saat itu, semua orang tahu jika dia adalah mutiaranya Grup Han, jadi semuanya bersedia untuk mendekatinya.


Seperti sekarang ini, putri dari Jiang Shi sambil memegang lengannya Han Xueyou, dengan lembutnya berkata: “Xueyou, ikan pedas di sini sangat enak sekali, tidak tahu apakah kamu pernah datang kemari sebelumnya, hari ini aku traktir, kamu suka makan apa, pesan saja.”


Mungkin karena dulu Han Xueyou sudah terbiasa melewati hidup yang susah, meskipun sekarang ini dia sudah menjadi terkenal dan kaya, tetapi ketika mendengar ucapan seperti itu, dirinya justru merasa orang itu seperti sedang menghinanya, lalu dengan sikap dingin berkata: “Apa maksudmu aku tidak pernah datang kemari sebelumnya, apakah kamu sedang menghinaku saat dulu masih begitu susah di dalam Han Jia?”


Ekspresi wajah orang itu langsung berubah, lalu dengan suara kecil menjelaskan padanya: “Xueyou, aku tidak bermaksud seperti itu.”

__ADS_1


“Siapa yang suruh kamu memanggil namaku? Apakah kamu pantas memanggil namaku?”


Han Xueyou hanya saat di hadapannya Shen Qiao saja baru menjadi seperti orang normal, tetapi setelah sampai di sana, dia langsung berubah, sungguh bagaikan dua orang yang berbeda sekali.


Orang itu sangat terkejut dan tidak berani membuka mulut lagi.


Salah satunya ada orang yang maju dan berkata: “Nona Han, kamu jangan hiraukan dia, keluarga dia akhir-akhir ini sudah mau bangkrut, mungkin hanya ingin meminta bantuan kamu, kita naik ke lantai dua untuk makan.”


Oleh karena itu, orangnya pun ditinggalkan begitu saja, yang lainnya ikut dengan Han Xueyou naik ke lantai dua.


Han Xueyou bukannya tidak senang, sejak hari itu melihat berkas yang ada, hatinya merasa tidak enak dan kacau, pada dasarnya perasaannya sudah tidak bagus, sekarang dibuat semakin buruk.


Ketika melewati sebuah ruang makan, tiba-tiba Han Xueyou melihat sesosok yang tidak asing.


Langkah kakinya terhenti, lalu melihat ke dalam sana.


Tidak disangka itu adalah Shen Qiao, ketika Han Xueyou ingin berjalan masuk, orang di sampingnya bertanya: “Nona Han, kamu kenapa?”


Mendengar itu, Han Xueyou berbalik badan, lalu menggelengkan kepalanya: “Tidak ada apa-apa, ayo kita jalan.”


Dia bersama yang lainnya berjalan masuk ke dalam, setelah duduk, dia terpikirkan sesuatu, tadi orang yang duduk di hadapannya Shen Qiao, sepertinya adalah seorang pria…


Bahkan pria itu tampaknya juga tidak asing…


Dia terus berpikir, Han Xueyou memutuskan untuk pergi ke sana, oleh karena itu dia berdiri dan berkata: “Kalian duduk dulu di sini ya, aku pergi ke toilet sebentar.”


“Xueyou, aku temani kamu pergi saja.”


“Tidak perlu, jangan ikut denganku.”


Han Xueyou melihat ke arah orang itu, kemudian berjalan keluar sendirian.


Setelah dia keluar, yang lainnya mulai berdiskusi.


“Dia sungguh sudah mengira dirinya sebagai putri besar, dirinya terlihat begitu buruk, terlihat begitu menjijikkan.”


“Iya benar, jika dia bukan putri dari Grup Han, aku mungkin tidak akan menghiraukan dia.”


“Tunggu nanti sudah ada kesempatan, kita harus memberi dia pelajaran, kalau kita ini bukanlah orang yang bisa diperlakukan sesuka hati.”


“Sudahlah kalian ini, saat dia ada di sini kalian justru membicarakan yang bagus-bagus, tetapi di saat dia pergi, kalian membicarakan keburukan orang lain, kalian tidak pikirkan diri sendiri bagaimana?”

__ADS_1


…….


Han Xueyou tidak tahu akan hal itu, setelah dia berjalan keluar dari ruang makannya itu, dia pun berjalan menuju ruang makan yang ditempati oleh Shen Qiao tadi.


Pintunya tidak tertutup, seketika dia langsung melihat Shen Qiao di dalam sana.


Saat itu dia juga sudah melihat pria itu siapa.


Ternyata dia adalah Ye Linhan.


Kenapa Shen Qiao bisa bersama dengan Ye Linhan? Dalam hatinya Han Xueyou mulai merasa penasaran, lalu dia melihat Ye Linhan yang ada di hadapannya itu menuangkan jus ke gelasnya Shen Qiao: “Kamu makan makanan yang begitu pedas, harus minum ini untuk meredahkan rasa pedasnya.”


Dia terlihat begitu lembut dan perhatian, Han Xueyou melihat itu semua seperti ada yang tidak beres.


Apakah Ye Linhan menyukai Shen Qiao? Dia ingin merebutnya dari Ye Moshen?


Terpikirkan hal itu, seketika ekspresinya Han Xueyou berubah menjadi tidak enak dilihat, ketika dia ingin masuk untuk menarik Shen Qiao pergi, tiba-tiba dia terpikirkan sesuatu lagi, sehingga membuat langkah kakinya terhenti.


Tidak lama kemudian, dia tidak jadi berjalan masuk ke dalam sana.


Dia menyipitkan matanya.


Jika… Ye Linhan sungguh ada maksud pada Shen Qiao, lalu membuat mereka berdua jadian, bukannya adalah hal yang baik? Bahkan…


Di dalam hatinya Han Xueyou, terpikirkan sesuatu.


Dengan begitu dia bisa memberitahu Shen Qiao, tuan dari pemakai jas itu sebenarnya adalah Ye Linhan, kebetulan bisa membuat mereka berdua semakin jadi?


Teringat itu, Han Xueyou sudah tidak bisa mengendalikan gerakannya sendiri, dia pun segera mengeluarkan ponselnya dan memfoto mereka berdua, setelah berhasil memfoto mereka berdua, dia pun bersandar di dinding samping pintu.


Hatinya berdebar dengan kencang, Han Xueyou memejamkan matanya.


Shen Qiao, jangan salahkan aku ya… aku juga… demi kebaikan kamu.


Ye Moshen itu orangnya emosional, juga cacat, kamu juga adalah janda, ikut dengan dia, dia tentu tidak akan bersikap baik padamu, sebaliknya jika kamu ikut dengan Ye Linhan, mungkin akan jauh lebih baik.


Han Xueyou terus berpikir, di dalam hatinya terus berbicara kepada Shen Qiao, lalu barulah hatinya perlahan-lahan menjadi lebih tenang.


Tidak ada cara lain, karena dia sudah mencuri statusnya Shen Qiao, dia sungguh merasa bersalah pada Shen Qiao, dan itu adalah orang satu-satunya di dunia ini yang membuat dia merasa begitu bersalah.


Tunggu sampai masalah ini selesai, Han Xueyou berjanji, dia pasti akan semakin baik kepada Shen Qiao.

__ADS_1


Oleh karena itu Han Xueyou memberitahu teman-temannya itu, lalu mengatakan dirinya tidak bisa kembali ke ruang makan sana, meminta mereka untuk makan sendiri.


Kemudian dia meminta pelayan sana untuk membukakan ruang makan di sampingnya ruang Shen Qiao sana, lalu sendirian duduk dengan tenang di dalamnya.


__ADS_2