Istriku Bad Girl

Istriku Bad Girl
Bab#51. Sedekat Itu.


__ADS_3

Mikha menghabiskan waktunya sore itu dengan bercengkrama. Apalagi ternyata Adiba adalah sosok yang ceria.


Dalam hitungan waktu sebentar mereka telah menjadi kakak adik yang terlihat begitu akrab dan dekat.


Selepas makan malam, Roma mengajak istrinya itu pulang karena keesokan harinya mereka akan berangkat pagi-pagi sekali.


"Harusnya nginep aja di sini biar kita bisa berangkat bareng," kata umma Annisa yang nampak berat melepas kepulangan menantunya itu.


"Maaf ya Umma, tapi kan Mikha enggak bawa semua perlengkapan dan persiapan buat besok. Lain kali deh aku dan kak Roma nginep di sini," jelas Mikha.


"Bener ya, Umma tunggu janji kamu," tegas Annisa.


Mereka berdua pun lantas tertawa.


Mikha setuju liburan saja Annisa sudah sangat bersyukur. Ia berharap rencananya dengan sang suami akan berhasil.


Sementara Roma telah menceritakan kepada kedua orangtuanya bahwa Mikha juga menyetujui resepsi pernikahan mereka. Tambah bahagia saja Annisa.


Karena kebahagiaan serta ketentraman rumah tangga anaknya adalah hal yang juga membuat hatinya tenang. Annisa serta Choki tidak pernah menuntut apapun dari anak dan menantu mereka. Apalagi, Annisa sadar bahwa Mikha masih usia sekolah dan memiliki cita-cita yang ingin di raihnya.


Semua hal apapun itu ia serahkan kepada Allah yang maha kuasa.


"By, aku dan Mikha pulang dulu ya," pamit Roma yang menghampiri Choki di belakang apartemennya.


"Loh, mana Mikha. Ingat besok jangan sampai terlambat kita ketemuan di bandara saja," kata Choki Zakaria, memperingati putranya ini.


"Nanti aku suruh ke sini nyamperin Aby. Barusan lagi ngobrol tuh sama Umma lagi peluk- pelukan aja," adu Roma pada sang Aby.


"Biarlah, setidaknya anak itu. Istri kecilmu sudah mau menerima keluarga kita. Menerima kamu sebagai suaminya. Menerima takdirnya yang menikah muda. Semoga, setelah ini hanya akan ada kebahagiaan yang menyertai rumah tangga kalian berdua. Terlepas Allah kasih keturunan ataupun tidak. Karena, semua itu adalah mutlak kuasa Allah. Berharap boleh tapi menuntut jangan," jelas Choki menasihati dang anak dengan kalimat dah uraian kata yang bijaksana.


"Aamiin. Insyaallah ya Aby. Syukron atas doa dan juga nasihatnya," ucap Roma dengan senyum senang.

__ADS_1


"Lebih bersabarlah lagi. Jika memang sudah waktunya maka kau akan mendapatkan apa yang telah menjadi hak dirimu," kata Aby lagi. Seakan tau saja apa yang tengah di alami oleh anak laki-lakinya yang masih perjaka ini.


"Aamiin, iya By. Insyaallah ya. Roma juga yakin, kalau semua hal yang terjadi dalam hidup Roma ada Allah yang mengaturnya. Roma hanya bisa berusaha dan berikhtiar saja," ucapnya.


"Kau hebat, Nak. Abi juga dulu nikah sama Umma gak langsung itu," bisik Choki yang membuat kedua mata Roma membulat seketika.


Hal pertama yang membuat Roma kaget ialah, bahwa orangtuanya ini rupanya sudah tau apa permasalahan antara hubungannya dengan Mikha.


Kedua, sang Aby juga ternyata mengalami nikah paksa dan tak langsung belah nangka.


"Aby, apa sudah tau? Se–sejak kapan?" tanya Roma penasaran.


Sebelum menjawabnya Choki lebih dulu tertawa dan menepuk bahu roma pelan. "Sejak kami menginap di apartemenmu," katanya jujur.


"Sudah ku duga," batin Roma. Karena orang tuanya ini adalah sosok lelaki yang cermat dan perhatian terhadap apa yang ada di sekelilingnya. Karena itulah keadaan apartemen ini selalu rapi. Sebab, Chiko Zakaria juga turut andil dalam hal kebersihan dan juga kerapihan pada kediamannya tersebut.


Sungguh, kebaikan dari Annisa menurun hingga ke anak-anak mereka. Karena Roma dan juga Adiba menyukai kebersihan serta kerapihan. Mereka juga adalah anak-anak yang mandiri sejak kecil, meskipun sesekali akan terlihat manja kepada kedua orang tua mereka.


Akan tetapi, kedua anak Annisa tau waktu dan situasi.


Malang benar.


"Tentu saja tau. Kalau tidak mana muncul ide liburan ini. Aby juga tidak menyangka kalau tiba-tiba Adiba memberi kejutan dengan pulang kerumah semalam. Anak itu benar-benar tidak pernah bisa di prediksi isi pikirannya," kata Choki.


"Baguslah, By. Keluarga kita utuh dan komplit. Aku rasa Mikha juga sangat senang karena merasa memiliki teman seumuran. Bersama Adiba, keluar sisi wanita dan anak remajanya," adu Roma.


Katanya pamit tapi malah ngobrol terus.


"Katanya mau pulang, kenapa nyambung terus ini curhatnya?" ledek Choki yang mana langsung membuat putranya itu mendaratkan kepalan tangannya ke bahu sang Aby.


"Ya sudah. Kita lanjut besok aja lagi, Roma pulang ya By," ucap Roma yang kali ini benar-benar pergi. Choki hanya menggeleng dan tersenyum melihat kelakuan putranya.

__ADS_1


Meskipun ia tegas dalam mendidik anak akan tetapi kedua putra dan putrinya tak segan untuk curhat kepadanya.


"Mi, pamit dulu gih sama Aby. Tuh ada di balkon," kata Roma memberi perintah pada istrinya yang masih asik melihat insta story' Instagram bersama Adiba.


"Iya Kak, aku pamit sama Adiba dulu," jawab mikha. Adiba pun langsung mencebikkan bibirnya.


"Besok kan kita ketemu lagi," bujuk Mikha. Tak menyangka kalau ternyata semudah itu jalan untuk dekat dan akrab dengan asik iparnya ini.


"Bener, nih? Palingan besok Kak Mikha sama Bang Roma asik berduaan," ledek Adiba yang mana langsung mendapatkan cubitan di hidung dari sang Abang.


"Abang!" pekik Adiba menjerit karena ujung hidungnya di tarik sampai merah.


Mikha terkekeh geli dan langsung pergi menghampiri Aby Zakaria. Begitulah ia memanggil ayah mertuanya ini.


"Aby!"


"Ya, putri ayah. Kamu mau pulang Nak?" tanya Choki lembut. Bagaimana Mikha tak meleleh.


Tanpa ijin gadis ini langsung menghambur begitu saja ke dalam pelukan pria berkharisma ini.


"Masih betah ya. Masih kangen sama Umma sama Aby?" tanya Choki lembut seraya mengusap pelan kepala Mikha yang terlapis kerudung.


Mikha mengangguk pelan dengan senyum yang tercipta di wajahnya. Gadis ini tengah merasakan damai dalam pelukan sang ayah. Meskipun, ayah mertua. Tetapi, Mikha merasa ikatan batin mereka cukup kuat dan apa yang Choki berikan padanya sangatlah tulus.


"Pulanglah dulu sekarang. Besok kita berkumpul lagi dan bersenang-senang menikmati liburan," kata Choki dengan senyum dan tatapan hangat layaknya seorang ayah kepada putrinya.


"Iya, By. Mikha seneng banget bisa liburan bareng semuanya," ucap Mikha setelah ia melepaskan raga tegap itu.


"Kita kan keluarga. Kamu anak Aby dan Umma. Alhamdulillah Adiba pulang jadi bisa kumpul semua. Jangan lupa, ijin sama ayah Rudy," pesan Choki.


"Hum, menurut Aby, apakah benar jika ayah Rudy telah mengkhianati ibu? Sehingga, ibu Sonia depresi dan meninggalkan Mikha sejak kecil?"

__ADS_1


"Hah, apa? Kamu dapat cerita itu dari siapa?"


...Bersambung ...


__ADS_2