Istriku Bad Girl

Istriku Bad Girl
Extra Part - Seoul Life


__ADS_3

Tempat tinggal Richard di Seoul berada di kawasan Pyeongchang-dong.


Pyeongchang-dong terkenal di warga asing sebagai ‘Beverly Hills of Korea’, Pyeongchang-dong penuh dengan banyak sekali villa mahal dan rumah-rumah mewah. Ada banyak sekali selebritas Korea yang memilih untuk tinggal di lokasi ini karena nuansa tempatnya yang asri dan dikelilingi oleh gunung-gunung.


Kebanyakan warga asing yang tinggal di sini adalah berwarganegaraan Amerika sehingga cukup banyak rumah-rumah yang bergaya Amerika di sini. Selain itu, karena lokasinya yang cukup tenang dan sepi dari keramaian karena memang dikususkan sebagai kawasan pemukiman.



Eomma Eun Hye menyambut kedatangan kami dengan hangat. Memeluk Angel dengan erat. "Ayo makan. Eomma sudah masak untuk kalian."


Kami makan dengan tenang, tidak seperti dulu sebelum kejadian itu. Dulu keceriaan Angel mewarnai meja makan. Kami sangat suka mendengar celotehan nya.


Eomma Eun Hye mengantarkan gue dan Angel ke kamar Angel. Kamar bernuansa pink paste kalem yang membuat nyaman.


"Angel mau tidur sama Eomma." gadis kecil itu menarik tangan gue, membawa gue duduk di tepi ranjangnya.


"Ayo tidur." gue menepuk bantal, Angel mengkak naik keatas ranjang. Membaringkan tubuhnya yang kelelahan setelah penerbangan panjang.


"Tidurlah. Eomma akan temani sampai Angel tertidur." gue membelai rambut Angel sampei dia tertidur.


Dengan hati-hati gue turun dari ranjang, agar tidak membangunkan Angel dan kembali ke ruang tengah.

__ADS_1


Eomm menyambut gue dengan pelukan, menuntun gue untuk duduk disebelahnya. Eomma menggam tangan gue. Lagi-lagi Eomma memeluk gue. Richard mengangkat bahunya tanpa membantu gue.


"Kalian di Seoul saja. Jauhi dunia kalian yang berbahaya itu, " Eomma terisak. Ia menghapus air mata yang sudah membanjiri pipinya. Sekarang gue paham kenapa Eomma menangis.


"Eomma jangan khawatir lagi. Okeh?" Eomma tersenyum.


"Jadi apa rencana kalian?"


"Banyak," sahut Richard. "Yang pasti memulihkan Angel yang utama." Gue mengangguk setuju.


"Iya, Eomma setuju. Untuk saat ini Angel yang paling penting. Iisshh dia pendiam sekali sekarang" sahut Eomma Eun Hye.


Seminggu di Seoul benar - benar perjuangan buat gue. Selain cuaca yang berbeda dengan Jakarta, bahasa juga menjadi kendala.


Seminggu ini gue dan Richard fokus untuk mencari Psikiater untuk Angel juga sekolah baru. Bulan depan Angel sudah bisa masuk sekolah.


Beres dengan Angel, giliran gue yang harus belajar menyesuaikan diri. Richard mencarikan guru kursus bahasa Korea. Hal terpenting yang harus gue pelajari.


Masih ada sebulan lagi sebelum Richard mulai bekerja, jadi harus gue manfaatkan untuk belajar.


Malam ini Richard membawa gue untuk menikmati makgeolli di sebuah kedai sederhana.

__ADS_1



Makgeolli aadalah minuman beralkohol tradisional dari Korea yang biasanya di minum oleh petani di Korea pada zaman dahulu. Minuman ini dibuat dari fermentasi beras yang sudah dimasak menjadi nasi. Kadar alkoholnya juga lebih rendah Soju, yaitu sekitar 6 sampai 7%.


Kalau biasanya minuman beralkohol bening, makgeolli warnanya justru agak keruh, mirip susu. Makgeolli memiliki rasa yang manis karena ditambahakan gula pasir dan glukosa alami dari nasi.


"Manis?" gue mengangkat mangkuk kuning yang digunakan sebagai tempat minum Makgeolli.


"Kamu suka?" gue tersenyum. "Aku harap kamu akan suka Seoul sayang." Richard kembali mengisi mangkuk ku dengan minum berwarna putih seperti susu itu.


"Selama bersama mu dan Angel, aku akan suka tinggal dimanapun."


"Bersulang untuk kepindahan kita sayang." Richard mengangkat mangkuknya.


**Like dan kome ya gaes..


tabur mawar yang banyak buat keluarga kecil ini.


Follow IG emak nyok @bydarl.2021


makasi🥰**

__ADS_1


__ADS_2