
*•••••••✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ 💜 Mutiara Hikmah 💜✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ •••••••*
Nikmat yang Allah berikan kepada kita sebenarnya jauh lebih besar daripada nikmat yang kita minta. Saat kita meminta hanyalah sesuai hajat kita. Tetapi apa yang Allah berikan jauh lebih banyak dari yang kita duga dan minta.
Hanya karena keterbatasan ilmu dan tertutupnya mata hati, membuat kita tidak menyadari betapa besarnya nikmat dan karunia-Nya..
Ketika kita meminta kecukupan rezeki, sertailah dengan meminta tawakal. Ketika kita meminta tambahnya nikmat, sertailah dengan meminta kemampuan untuk bisa bersyukur. Ketika kita meminta terlepas dari musibah, sertailah dengan meminta kemampuan untuk bersabar atas pilihan takdir-Nya...
Kita adalah makhluk yang lemah dan cenderung lupa diri, maka senantiasalah memohon pertolongan Allah Azza wa Jalla..
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
*•••••••••••••••••✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ 💜✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ ••••••••••••••••••*
"Kamu harus membuka baju kamu Lisha! Kalau tidak perut kamu akan melepuh!" seru Gibran. Ia terlihat begitu panik melihat Alisha yang terlihat kesakitan karena tersiram air panas.
Bahkan tanpa rasa ragu lagi Gibran langsung membuka resleting baju gamis Alisha. Setelah itu ia peloroti dari atas langsung kebawah. Membuat Alisha begitu terkejut. Sehingga rasa sakit yang sedang ia rasakan tak terasa lagi. Karena rasa malunya lebih besar dibanding rasa sakitnya.
"Aaaakh...!! Apa yang kamu lakukan Mas! Lisha malu!" sentak Alisha. Seraya ia langsung menutupi bagian dada dan bawahnya dengan kedua tangannya. Ia terlihat risi karena Gibran sempat menatapnya dengan tatapan yang tak bisa diartikan lagi.
Mendengar perkataan Alisha, Gibran langsung tersentak, "Aah..maaf! Tapi kamu harus segera berendam di air dingin!" kata Gibran. Dan tanpa memberi aba-aba, ia langsung menggendong tubuh kecil istrinya itu dengan ala bridal style. Namun lagi-lagi Alisha malah kembali terpekik, saking terkejutnya ia dengan kelakuan suaminya itu.
__ADS_1
"Kyaaak..!! Mas Yuda! Apa yang kamu lakukan Mas! Turunkan Lisha!!" teriak Alisha, seraya ia meronta-ronta agar Gibran segera menurunkannya.
"Bisa diam nggak! Atau aku jatuhkan kamu disini mau hah?!" bentak Gibran. Membuat Alisha akhirnya terdiam pasrah. Dan membiarkan suaminya membawa ke kamarnya. Namun ia langsung membawanya ke kamar mandi.
Sesampainya di kamar mandi, Gibran langsung menurunkan tubuh Alisha kedalam bathtub. Setelah itu ia menyalakan kran air dinginnya. Hingga sebatas dada Alisha, "Gimana? Apakah masih terasa panas, hm?" tanya Gibran, dengan suara yang kini kembali lembut.
"Sudah nggak panas lagi kok," balas Alisha, seraya ia menundukkan wajahnya, karena ia masih merasa malu pada Suaminya, yang telah melihat tubuhnya.
Gibran yang sepertinya paham dengan sikapnya Alisha. Ia pun menekukan lututnya sebelah, tepat di sisi bathtub tersebut, lalu ia menaikkan dagu Alisha, dan ia arahkan kehadapannya agar Alisha ikut menatap dirinya.
"Alisha.. Aku tahu kamu pasti malu terhadapku kan? Tapi apakah kamu lupa? Kalau kita ini adalah suami istri, hm? Jadi kamu tidak perlu malu terhadapku Lisha. Karena Aku adalah suaminya kamu, dan aku juga berjanjimu, akan menjadi suami yang akan bertanggung jawab serta menyayangimu hingga nafas ini berakhir, Lisha. Kamu maukan aku apa adanya?" ujar Gibran dengan penuturan yang terdengar begitu lembut. Bahkan ia juga membelai rambut ikalnya Alisha dengan penuh kasih sayang.
Alisha terlihat masih diam, membuat Gibran paham, kalau istrinya itu mungkin masih ada keraguan terhadap dirinya, "Ya sudah jangan kamu jawab sekarang. Sebaiknya sekarang berendamlah sebentar, aku mau pergi cari obat untuk Perut kamu, semoga saja ada agar perut kamu tidak melepuh," kata Gibran lagi, seraya ia bangkit, lalu ia pun beranjak dari kamar mandi tersebut.
"Apakah yang dia katakan itu benar? Apakah dia bersungguh-sungguh? Tapi kenapa hati begitu ragu? Aku takut, bagaimana kalau aku ini memang pembawa sial. Lalu akhirnya Dia juga akan pergi juga? Ooh ya Allah berikanlah petunjuk-Mu padaku, tunjukkanlah jalan terbaik untukku. Dan kalaulah memang Dia adalah jodoh terakhir untukku, maka tunjukkanlah ya Allah," batin Alisha dengan tatapan masih mengarah ke pintu.
"Aah, sebaiknya aku segera keluar dari sini, bagaimana kalau Dia nanti tiba-tiba masuk?" gumam Alisha. Lalu dengan segera ia pun bangkit, lalu dengan cepat ia juga mengambil handuk kimono yang tergantung disana. Lalu dengan segera juga ia pun langsung memakainya. Setelah itu ia pun bergegas meninggalkan kamarnya Gibran. Dan baru saja ia hendak keluar ternyata Gibran sudah berada di depan pintu kamarnya.
"Eh, kamu sudah selesai berendamnya?" tanya Gibran, dengan wajah yang masih terlihat sedikit kaget. Karena melihat Alisha hendak keluar tadi.
"Aaah . i-iya Sa-saya sudah selesai kok Mas!" balas Alisha sedikit gugup. Karena ternyata ia sebenarnya tak kalah kagetnya dengan Gibran.
__ADS_1
"Terus kamu mau kemana, masih pakai handuk begini hm?" tanya Gibran heran, karena Alisha hanya memakai handuk kimono saja.
"Eh! Sa-saya mau ke kamar Saya Mas. Soalnya baju-baju Saya ada disana," balas Alisha apa adanya.
"Ooh, ya sudah. Kamu masuklah lagi, biar Mas aja yang mengambil baju-baju kamu," kata Gibran, seraya ia menyerahkan kantong plastik pada Alisha, dan setelah itu, ia bermaksud pergi ke kamar Alisha, yang bersebelahan dengan kamarnya.
"Tapi Mas Saya..." protes Alisha. Namun belum lagi ia menyelesaikan protesnya, Gibran langsung menyelanya.
"Tidak ada tapi-tapian Alisha! Kita ini suami istri! Jadi sudah seharusnya kita berada di dalam kamar yang sama! Jadi tidak boleh ada bantahan lagi! Kamu paham, hm?" kata Gibran terdengar tegas. Membuat Alisha tak berani membantahnya lagi. Dan akhirnya ia pun membiarkan suaminya pergi ke kamarnya untuk mengambil baju-bajunya.
"Aah.. Ya Allah Aku tahu surgaku terdapat pada suamiku. Maka hilangkanlah rasa keraguan di hati ini." batin Alisha, seraya ia menatap punggung suaminya yang masih berjalan menuju pintu kamarnya Alisha.
...•••••••••••✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ 💜✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ ••••••••••••...
Terus dukung author ya guys dan jangan lupa berikan 👉 ⭐ ⭐⭐⭐⭐ + 👍 serta komentarnya oke 😉 Syukron 🙏🥰
Oke guys, selagi menunggu Ramanda update kembali, Yuk mampir ke karyanya Author
♥️Tie Tik♥️ Karyanya ini di rekomendasikan banget loh. Makanya Cus yuk kepoin oke! Dan jangan lupa berikan dukungannya juga ya guys 😉🙏
__ADS_1
Syukron 🙏🥰