JAMUR. Janda Muda Dibawah Umur

JAMUR. Janda Muda Dibawah Umur
BAHAGIA UNTUK SELAMANYA (E.N.D)


__ADS_3

*•••••••✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ 💜 Mutiara Hikmah 💜✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ •••••••*


Dalam hidup ini, tiada jalan yang mulus tak berbatu. Akan selalu ada cobaan yang menghampiri dalam lika-liku kehidupan ini. Namun, yakinlah bahwa badai pasti berlalu. Yakinlah akan kuasa dan pertolonganNya. Yakinlah bahwa ada hikmah di setiap kejadian yang dilalui.


Yakinlah pula akan janji Allah,


"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya." (Q.S. Al-Baqarah : 286). Dan janji Allah bahwa cobaan pasti akan berlalu, ..“Karena sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan." (QS. Al-Insyirah : 5)


Allah tak menjanjikan langit selalu biru, matahari tanpa hujan, dan kebahagiaan tanpa kesedihan. Namun, Allah selalu menjanjikan kemudahan dalam setiap kesulitan, dan hikmah dalam setiap cobaan.


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


*•••••••••••••••••✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ 💜✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ ••••••••••••••••••*


Sesuai yang telah direncanakan oleh para orang tua. Kini di rumah Gibran dan Alisha, tampak begitu ramai. Karena saat ini di rumah mereka sedang melangsungkan acara syukuran. Setelah kepulangan Alisha dan bayinya dari rumah sakit. Acara demi acara berjalan begitu hikmat dan penuh suka cita. Apalagi, disaat acara pengukuhan nama bayi mereka. Membuat mereka terlihat begitu bahagia. Karena pada akhirnya sang Baby sudah memiliki nama.


"Erlangga Wahyu Saputra." itulah nama buah hatinya Gibran dan Alisha.


"Wah.. panjang banget sih nama bayi kalian? Akan sulit dong kalau Si Mbok mau memanggil namanya nanti," ujar Suminah, saat acara telah selesai.


"Lah, kok sulit? Emangnya kamu mau manggil nama sekecil dengan nama lengkap gitu, ya?" tanya Marwan balik.


"Ya nggak juga sih! Hanya saja setiap kata yang tertuang disebuah nama pasti mengandung doa yang bisa disematkan sebagai nama anak yang baik. Makanya kita harus memberi nama yang baik untuk anak kita, benar tidak Nduk?" balas Suminah, namun di Kalimantan terakhirnya ia seperti meminta bantuan untuk pembenarannya.


"Benar sekali Mbok. Kita memang di haruskan untuk memberi bermakna doa. Karena itu bagian hal yang paling penting. Sebab nama yang telah diberikan akan digunakan oleh anak tersebut di dunia maupun di akhirat, dan itu sesuai dengan yang dikatakan disalah satu hadits.


Rasulullah ﷺ bersabda,


"Sesungguhnya kamu sekalian akan diseru/dipanggil pada hari Kiamat dengan nama-nama kamu dan nama-nama bapa kamu.Oleh demikian, elokkanlah nama-nama kamu." (HR. Imam Abu Daud dari Abu Dardak ra.)


"Nah makanya Pak, sebagai orang tua kita harus memberikan nama yang terbaik. Karena itu merupakan tanggung jawab kita sebagai orang tua. Makanya Icha dan Mas Yuda memilih nama terbaik untuk Si Kecil yaitu Erlangga Wahyu Saputra. Erlangga berati Anak yang baik dan setia. Wahyu artinya petunjuk ilham, atau pesan. Sedangkan Syaputra artinya, Perasaan pada keadilan. Dan kami berharap Erlangga nantinya menjadi anak yang baik Sholeh, pembawa pesan yang bermanfaat dan serta adil," jelas Alisha. Dan dengan spontan keluarganya langsung menyambutnya dengan kata..


"Aamiin!!" kata mereka secara serentak.

__ADS_1


"Maa shaa Allah. nama yang bagus! Kalian benar-benar pintar mencari nama yang baik untuk anak kalian. Semoga kelak si kecil menjadi seseorang yang sesuai dengan arti dinamanya," sambung Syarah, dengan mata' yang terpancarkan sedang amat bahagia.


"Aamiin ya Allah," balas Gibran maupun Alisha.


"Aah.. diantara semua momentum yang telah terlewati oleh Nenek. Hanya Momen hari ini yang paling terbaik menurut nenek. Dan paliiing membahagiakan untuk Nenek. Karena diusia nenek yang mendekati umur delapan puluh tahun ini, Nenek masih diberikan kesempatan untuk melihat anak kamu Nak. Sungguh ini adalah hari yang terbahagiaan bagi Nenek, Nak. Karena keinginan Nenek cuma satu yaitu melihat kamu bahagia," tutur Syarah, yang memang sangat jelas sekali, kalau dirinya sedang berbahagia.


"Terima kasih Nek," ucap Gibran dengan suara yang terdengar bergetar. Sembari ia memeluk tubuh sang Nenek.


"Eh!" sentak Syarah, karena ia dapat merasakan getaran di tubuh sang cucu, "Terima kasih buat apa? Kayaknya Nenek tidak melakukan apapun. Dan semua yang dilakukan juga, sudah menjadi kewajiban Nenek jugakan?" balas sang Nenek, sambil membelai rambut cucu kesayangannya.


"Tetap saja, Yuda harus berterima kasih pada Nenek. Karena berkat Nenek Yuda dapat merasakan kebahagiaan. Kalau saja waktu itu Nenek tidak memaksa Yuda menikahi Jamur rasa perawan, mungkin saat ini.." ujar Gibran, namun langsung di potong oleh Syarah, karena ia mendengar kata Jamur.


"Eh! Kamu ini, sempat-sempatnya menyebutkan kata Jamur ada pakai rasa perawan lagi! Anak ini ya! Kadang mulutnya sesuka-suka aja ya?!" tegur Syarah, sambil mengeplak kepalanya Gibran. Membuat Gibran langsung terpekik dibuatnya.


"AW..!! Nenek! Kenapa mukul kepala Yuda sih?!" protes Gibran, sambil mengusap-usap kepalanya.


"Rasain! Itu karena mulut kamu tidak disekolahin! Jadi asa jemplak saja kalau ngomong!" balas Syarah, dengan memasang wajah sebal pada Gibran.


"Lahkan memang benar kalau Lisha itu Jamurkan? Tapi Nek, Yuda cinta banget kok sama Dia. Bahkan sekarang dia adalah belahan jiwa Yuda," ujar Gibran, seraya ia menatap wajah istrinya dengan tatapan penuh cinta, "Makanya Yuda sangat berterima kasih banget sama Nenek. Kalau saja saat itu Nenek tidak berakting mungkin saat ini Yuda, tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan ini Nek," lanjutnya. Dan seketika Syarah langsung tersentak mendengar kata berakting.


"Tahukan, maksud Nenek?" potong Gibran. Lalu ia pun tersenyum pada Neneknya, yang saat ini wajah sang Nenek terlihat tegang.


"Heh.. ya tahu dong Nek! Yuda mengenal Nenek itu dari Yuda kecil, masa Yuda nggak tahu sih. Mana yang benaran dan mana yang bohongan. Walaupun Nenek melakukan berbagai cara yang paling ekstrim sekalipun. Yuda pasti tahu Nek," jelas Gibran.


"Eh! Hmm.. tapi kalau kamu sudah tahu dari awal, kenapa kamu masih..."


"Masih, mengikuti keinginan Nenek gitu?" sambung Gibran, yang lagi-lagi ia menyela perkataan sang Nenek. Dan langsung dianggukan oleh Syarah.


"Itu karena Yuda Yakin, pilihan Nenek tidak akan pernah salah. Walaupun pada awalnya, Yuda kesal, dengan tindakan Nenek. Karena mempertaruhkannya dengan Nyawa. Tapi Yuda tahu kok kalau berlaku seperti itu demi kebahagiaan Yudakan? Tapi Yuda mohon setelah ini jangan pernah melakukan hal seperti itu lagi ya Nek? Karena Yuda tidak akan pernah bisa memaafkan Nenek lagi kalau Nenek nekat seperti itu,"


Mendengar perkataan dari cucu kesayangannya, mata Syarah langsung berkaca-kaca. Dan ia pun langsung memeluk tubuh Gibran dengan penuh kasih sayang, "Iya Nak! Nenek janji, tidak akan melakukan hal itu lagi. Asalkan kamu selalu bahagia," ucapnya didalam pelukannya.


"Nenek tidak perlu khawatir, karena Yuda dan Alisha akan selalu bahagia. Iyakan Sayang?" balas Gibran, seraya ia merentangkan sebelah tangannya, sambil menatap wajah istrinya. Seakan ia meminta Alisha untuk datang padanya.

__ADS_1


"Iya Nek, benar kata Mas Yuda. Insya Allah kami akan selalu bahagia untuk selamanya," balas Alisha, seraya ia melangkah menghampiri mereka sambil menggendong buah hatinya. Lalu ia pun ikut masuk kedalam pelukan antara Gibran dan Syarah, dengan posisi bayi mereka ikut didalamnya.


"Aah.. so sweet.." kata Suminah, saat melihat mereka yang masih berpelukan dengan wajah yang tampak bahagia, "Ayo Mas, kita ikut berpelukan dengan mereka!" katanya lagi, seraya ia menarik tangan Marwan. Lalu keduanya ikut memeluk Alisha, Gibran dan Syarah. Membuat Alisha dan Gibran langsung tertawa bahagia, karena mendapat pelukan dari keluarga yang amat mereka Sayang.


"Hahaha.. terima kasih Mbok, Pak, Nek, terimakasih sudah ikut mengiringi kebahagiaan kami," ucap Alisha dengan mata yang memancarkan kebahagiaan.


...••••••••✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ 💜 E.N.D 💜✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ ••••••••••...


ALHAMDULILLAH..


Alhamdulillah.. Akhirnya Ramanda dapat meyelesaikan juga ♥️ JAMUR Janda Muda Dibawah Umur ♥️nya.


Maaf ya guys kalau kalian merasa tak terpuaskan dari hasil akhirnya. Tapi Ramanda memang sudah berusaha mempersembahkan yang terbaik. Namun kalau belum terpuaskan, Ramanda mohon maaf ya🙏.


Oh iya, sebelum Ramanda pamit. Ana mau memperkenalkan Karya terbaru Ramanda yang berjudul 🌸ANDAI KAU MENJADI AKU🌸 Biar pada penasaran Author kasih Cuplikan sinopsisnya Yee..😉👇



Qanita Raihana 23 tahun, begitu mencintai suaminya Fazril Yudhistira 32 tahun, yang telah menikahinya di dua tahun yang lalu, karena sebuah perjodohan. Sehingga suaminya tak pernah menunjukkan rasa cintanya sama sekali pada Qanita. Di tambah lagi, keluarga Fazril selalu menjelek-jelekkan Qanita di setiap harinya. Membuat Fazril semakin dingin kepadanya.


Bahkan mereka tak pernah tidur seranjang sekalipun.


Pada awalnya Qanita berusaha untuk sabar, walaupun ia dibenci oleh Suaminya. Bahkan ia juga tetap sabar ketika diperlakukan tidak baik oleh keluarga suaminya, sampai dua tahun lamanya. Namun ketika ia mendengar suaminya yang langsung setuju ketika dijodohkan lagi oleh orang tuanya. Membuat Qanita akhirnya menyerah dan memutuskan untuk bunuh diri.


"Selamat tinggal Mas Azril, semoga kamu menemukan kebahagiaanmu," ucap Qanita, setelah ia meminum segenggam obat tidurnya, dan ia pun memejamkan matanya.


Akankah Qanita berhasil pergi meninggalkan suaminya dan dunia yang menurutnya kejam?


...•••••••••✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ 💜✰⁞ᮬ᭄ ཻུ۪۪۪۫ ֯͜ ••••••••••••...


Hmm.. pasti penasarankan🤭 Cus akh mampir ya. Karena kehadiran kalian sangat Ramanda nantikan😉🙏


Oh iya, Ramanda juga minta maaf, apabila selama Novel ini berlangsung, tanpa sengaja ternyata Ramanda telah menyinggung hati para Readers. Untuk itu maafkan ya Guys. Dan terimakasih banyak atas dukungannya selama ini. Semoga para Readers Fillahku selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan didunia ataupun diakhirat. Aamiin.

__ADS_1


Sekali lagi terimakasih 🙏 Sampai jumpa di karya Ramanda yang terbaru oke. 😉


SEE YOU 😘😘😘.


__ADS_2