
Istana Neptunus.
" Kaisar memasuki aula pertemuan Istana. Salam hormat kepada yang mulia kaisar!"
Suara lantang terdengar di aula pertemuan.
Semua yang hadir diruangan tersebut berdiri sambil menundukkan kepala mereka memberi hormat kepada penguasa tempat tersebut.
Kaisar Ri Kay Ray dengan baju kebesarannya memasuki area tersebut dengan diiringi banyak pelayan dan pengawal.
Setelah dirinya duduk, sang kaisar mempersilahkan semua tamu istana untuk duduk kembali.
Seorang berpakaian prajurit berdiri dari duduknya. Kemudian membungkukkan badannya memberikan salam hormat kepada sang kaisar.
"Saya mewakili raja beserta rakyat dari
wilayah Kraoser memberi salam kepada yang mulia kaisar Ri Kay Ray. Semoga kaisar selalu sehat dan selalu berjaya. Yang mulia, saya diutus oleh raja Yoong dari Karoser untuk melaporkan perkembangan diwilayah kami." kepala prajurit tersebut menjeda ucapannya Menunggu ijin dari sang kaisar.
Kaisar menganggukkan kepalanya mempersilahkannya memberikan laporannya.
Kepala prajurit itu memulai laporannya setelah sebelumnya membungkukkan badannya kembali,
"Yang mulia kaisar, diwilayah kami semua berjalan dengan sangat baik. Rakyat Kraoser berterima kasih atas kemurahan hati kaisar yang telah memberikan jaminan kehidupan layak kepada semua rakyat. Akan tetapi yang mulia, beberapa hewan yang berasal dari Bumi telah banyak berkembang biak mereka tidak lagi hanya hidup didalam hutan. Hewan-hewan itu sudah mulai datang ke perkebunan juga ladang pertanian. Dan diantaranya telah merusak ladang pertanian dan perkebunan warga. Jika masalah ini tidak segera diatasi dengan segera, dikhawatirkan yang keluar dari hutan akan lebih banyak dan membuat kerusakan yang semakin parah."
__ADS_1
"Binatang jenis apa itu?"
"Nama untuk binatang tersebut adalah **** hutan yang merusak perkebunan, serta serangga yang merusak pertanian."
"Kasim Jeong. Setelah ini jika ada wilayah kumpulalkan perwakilan dari wilayah yang mendapatkan masalah sama dengan yang ada diwilayah Kraoser. Segera adakan pertemuan dengan ahli flora dan fauna juga ahli pertaninan dan perkebunan jika perlu ajak serta ahli-ahli terkait yang bisa menangani masalah ini. Kirimkan juga para ahli untuk langsung menangani hewan itu." titah kaisar.
Kasim tersebut mendengarkan dengan seksama dengan hormatnya.
Satu persatu perwakilan dari berbagai wilayah akhirnya melaporkan perkembangan dan kesulitan yang mereka hadapi. Sampai akhirnya seorang perwakilan dari wilayah Xierus berdiri. Dia adalah satu-satunya perwakilan yang merupakan seorang wanita.
"Salam yang kepada yang mulia kaisar." dia membungkukkan badannya dengan lembut dan anggun.
"Saya Xie Xien Aurora. Putri raja Xie dari wilayah Xierus sekaligus kepala bagian administrasi. Saya diutus oleh ayahanda raja Xie sebagai perwakilan raja serta rakyat Xierus untuk melaporkan perkembangan wilayah kami. Dalam satu tahun ini wilayah kami memiliki kemajuan yang cukup baik. Terutama dibidang pertambangan dan peternakan. Dan tidak ada masalah yang cukup sulit untuk kami atasi. Akan tetapi berita lainnya adalah tetua dari berbagai suku wilayah Xierus belum lama ini mengadakan rapat tertutup. Dan saya juga diperintahkan oleh kepala tetua wilayah Xierus untuk menyerahkan ini kepada yang mulia kaisar." Putri tersebut kemudian mengeluarkan sebuah kaca berbentuk persegi dari dalam saku pakaian panjangnya yang indah.
Kasim mengambil benda tersebut dari tangan Putri Xie kemudian menyerahkan kepada sang Kaisar.
Wajah sang kaisar memerah membaca pesan yang ada didalam kaca itu.
Semua yang hadir ditempat itu merasakan firasat buruk, merasakan amarah dari wajah kaisar.
"Aku akan mengirimkan undangan kepada mereka. Jika Putri Xie telah sampai diwilayah Xierus nanti tolong sampaikan kepada kepala tetua Xierus untuk menunggu undangan yang akan kukirim pada mereka."
Putri Xie tersebut membungkukkan badannya kemudian duduk kembali.
__ADS_1
_* * *_
Kaisar berdiri dipinggir sebuah kolam. Tidak jauh darinya ada 4 pelayan wanita (dayang) berdiri. Dan jarah beberapa meter darinya 10 prajurit terlatih menjaga area sekitar kolam.tersebut.
"Salam yang mulia kaisar." seorang prajurit datang tergesa-gesa.
"Ada apa?"
"Maafkan hamba yang mulia. Hamba hendak melapor bahwa ada seorang manusia telah tertangkap menyelinap diantara peti barang yang baru saja datang dari Planet Bumi."
"Apa? Bagaimana bisa ada kesalahan semacam itu?"
"Manusia itu datang bersama dengan peti milik pangeran Mark?"
"Pangeran Mark?" ulang kaisar memastikan ucapan prajurit tersebut tidak salah.
"Benar yang mulia. Pangeran Mark telah mengurus masalah ini. Dan manusia telah dibawa ke penjara di istana Pangeran Mark."
Kaisar menganggukkan kepalanya.
Panggil Pangeran Mark untuk segera menemuiku.
"Hamba siap laksanakan perintah yang mulia kaisar." kemudian prajurit itu berjalan mundur dan pergi.
__ADS_1
"Manusia menyelinap diantara peti barang Pangeran Mark? Bagaimana bisa dia seceroboh itu!" gumam kaisar sambil menggelengkan kepalanya.
Kaisar kemudian berjalan meninggalkan area kolam dipinggir taman itu.