Jodoh Kaisar Neptunus

Jodoh Kaisar Neptunus
Perjuangan Cinta X


__ADS_3

Violet Pov


Aku mengusap air sisa-sisa air mataku.


Ku isi rongga paru-paruku dengan oksigen, dan menghembuskannya peelahan untuk membuat diriku lebih baik.


"Cukup sudah kuhabiskan satu malamku hanya untuk menangisi kegagalan cintaku yang kedua kalinya."


"udah lebih dari satu bulan aku disini. Yang kudapat bukanlah cintanya tapi kecewa. Mestinya aku sejak awal fokus saja dengan tujuanku, yaitu membantunya untuk sembuh sebagai penebus rasa bersalahku. Aku terlalu bermain hati dan pada akhirnya mudah terperdaya oleh perasaanku."


"Dari awal mestinya aku tidak berharap akan cerita perjuangan cinta berakhir bahagia. Semua itu semakin tampak bullshiiitt dimataku!"


"Aku harus menyelesaikan tugas awalku datang kesini. Meskipun aku harus seorang diri karena kak Mark dan kak Giapun pasti akan berpihak padanya."


"Ayah, Bunda, Kak Lisa. Sekarang aku harus berjuang untuk tetap hidup. Tujuanku hanyalah kalian. Tidak akan lagi aku bermain dengan hatiku yang justru selalu sakit ini."


Itulah kalimat yang kuharapkan bisa menjadi kekuatanku untuk menyelesaikan misiku.


Aku bangkit dari ranjang besarku dengan kemantaban hati. Kusingkirkan semua rasa sakit yang masih terus menikam dadaku meskipun terasa sangat sulit. Setiap hatiku tertikam kulawan sakit itu dengan membayangkan wajah keluargaku. Ya..! mereka adalah tujuanku sekarang. Aku harus menyelesaikan tujuanku kesini dengan segera dan kembali berkumpul bersama mereka.


"Ling, Siapkan air aku ingin membersihkan diriku." terikakku.


Ling datang dengan langkah cepat, setengah berlari menghampiriku. Aku bisa melihat dengan jelas bagaimana air mukanya yang begitu terkejut dengan sikapku yang tiba-tiba seperti ini. Aku memakluminya.


"Nona, baik-baik saja?" pertanyaan polos dengan wajahnya membuatku gemas.


Kulempar senyum manisku untuk meyakinkannya bahwa aku baik-baik saja.


Aku adalah aktrisnya sekarang!


"Lihat! Apa aku sedang sakit?"


Ling menggelengkan kepalanya perlahan.


"Jadi bisa siapkan air untukku mandi? Atau aku akan menyiapkan air untukku mandi sendiri?"


"Aah jangan nona, biar saya saja."


"Cepatlah aku bersemangat sekali hari ini."


"Ba-baik nona. Tunggu sebentar." Ling kemudian meninggalkanku didalam kamar sendiri lagi.

__ADS_1


Ku hembuskan nafasku dengan kasar.


"Berpura-pura bahagia itu sulit. Karena sangat menyiksa." Violet


_* * *_


Aku sudah selesai dengan aktifitas wajibku dipagi hari yaitu mandi dan makan.


Kurubah penampilanku menjadi diriku sendiri.


"Ling aku akan bertemu dengan kak Gia. Aku akan kembali saat siang."


"Nona, jangan berpakaian seperti itu." cegah Ling dengan wajah penuh kekhawatiran karena aku menggunakan pakaian tidak seperti biasanya.


"Kenapa?"


"Saya takut Kaisar akan murka. Bukankah Kaisar sudah melarang nona memakai pakaian itu?"


"Ling, harus kamu pahami. Inilah aku, aku adalah manusia yang bebas. Bebas untuk dibl Bumi maupun disini. Aku tidak bisa diatur oleh orang lain yang tidak memiliki hak mengatur hidupku. Aku akan kembali menjadi diriku sendiri. Dimanapun itu."


"Tapi nona,-"


"Sudahlah tidak ada tapi lagi. Aku harus pergi." Langsung kusambar tas kecilku yang berisi semua perlengkapan yang kubawa dari rumah. Ya! Rumahku yang sesungguhnya.


"Aku mau bertemu dengan dokter Virgia." ucapku pada penjaga pintu depan.


"Tunggu sebentar nona." kemudian penjaga itu mengankat tangan kanannya dan berbicara dengan benda bulat kecil yang tertempel pergelangan tangannya.


"Silahkan masuk." ucapnya kemudian.


"Kak Gia!" seruku memanggil kak Gia yang tampak tengah berjalan cepat menghampiriku.


"Violet, kenapa berpakaian seperti ini?"


"Kenapa? Inilah aku. Ini gayaku, dan aku suka."


"Tapi Vi,-"


"Sudahlah. Kak Gia ada yang ingin aku tanyakan padamu."


"Tahan pertanyaanmu itu. Aku akan memberitahumu sesuatu."

__ADS_1


"Oh ya? Apa itu?"


"Ayo ikut aku!"


Kak Gia membawaku melewati lorong kaca yang sangat panjang. Banyak sekali orang yang berlalu lalang dilorong itu.


Kak Gia mengajakku naik kesebuah tabung Lift, kemudian kami sampai pada sebuah ruangan besar.


"Lihat itu!"


"Apa maksudnya ini semua?"


"Violet kamu tau? Kami akan mengirim semua ini ke Bumi." ucap kak Gia dengan wajah berbinar.


"Tumbuhan dan hewan ini sudah sangat langka disana. Kami akan mengembalikan beberapa ketempat asalnya. " lanjutnya.


"Benarkah?"


"Benar sekali. Neptunecorps akan bekerja sama untuk melestarikan mereka kembali dihabitatnya. Kamu juga nanti bantu jaga mereka. Kamu juga brand ambasador Neptunecorps jadi sambil promosi nanti bisa juga sekalian kampanyekan untuk menjaga lingkungan mereka. Bagaimana?"


"Aku akan melakukannya dengan senang hati kak. Tapi kapan mereka akan dibawa ke Bumi?"


"3 Hari lagi. Pesawat induk sudah tiba besok."


"Besok?"


"Banar Vi."


"Apa kak Mark masih dibumi?"


"Dia akan kembali dan sampai disini 2 hari lagi."


"Hemm..."


"Jadi apa yang ingin kamu tanyakan tadi?"


"Itu soal Kay." jawabku setenang mungkin.


"Kenapa dengan Kaisar? Apa ada hubungannya dengan Putri Xie?"


"Tidak! Tidak soal hubungan mereka. Aku hanya ingin tau bagaimana sebenarnya menyembuhkan Kay?"

__ADS_1


"Oh itu?" Kak Virgia menganggukkan kepalanya lalu mengajakku duduk disebuah kursi didekat kami.


"Katakan padaku semuanya kak. Kalian memintaku datang kesini dengan segala resiko yang harus aku temui. Aku memiliki hak untuk tau semua kebenarannya."


__ADS_2