
Sesa sedang sibuk mengatur jadwal pesanan cake di cafenya. Memeriksa satu per satu hari ambil, jumlah serta jenis cake yang di pesan supaya tidak ada yang terlewatkan nantinya.
"Sesa!" Seru Della yang tiba-tiba masuk kedalam ruangan Sesa.
"Della?" Sesa terkejut kenapa tiba-tiba Della menemuinya.
"Hay apa kabar, sorry ya kemarin malam gue bawa suami loe" Ucap Della mendekat ke arah Sesa.
"Alhamdulillah aku baik Della. Gapapa kok aku tau kalian perlu bertemu" Ucap Sesa sambil tersenyum.
"Iya, masih banyak banget yang perlu gue jelasin sama Yuga. Tapi kemarin dia buru-buru pulang karena khawatir sama loe katanya" Ucap Della dengan sendu.
Sesa tak menyahut kalimat Della baru saja. Dia hanya diam menatap Della menunggu apa yang akan Della ucapkan setelah ini.
"Sa, gue masih cinta sama Yuga" Ucap Della menatap Sesa dalam.
Sesa sama sekali tidak terkejut dengan ucapan Della. Sesa sudah menduganya dengan kedatangan Della yang tiba-tiba dan memeluk suaminya kemarin malam.
"Lalu kenapa dulu kamu meninggalkannya?" Jawab Sesa tak mau bersikap lemah lagi kali ini. Ia ingat betapa hancurnya Yuga dulu saat kepergian Dell dan sekarang dengan mudahnya Della kembali dan mengatakan jika ia masih mencintai Yuga. Semua sungguh tidak bisa diterima oleh otak Sesa.
"Memangnya Yuga belum cerita? Kalau waktu itu gue pergi karena ancaman Kakek" Della bertanya kepada Sesa
"Kalaupun dulu kamu benar di ancam Kakek seharusnya kamu tidak pergi meninggalkan Mas Yuga. Buktikan besarnya cintamu padanya hingga bisa membuat Kakek luluh" Ucap Sesa.
"Jadi loe meragukan omongan gue?" Della mulai terlihat kesal.
"Aku tidak bilang seperti itu" Ucap Sesa sedikit acuh.
Melihat reaksi Sesa yang terlihat tak bersahabat membuat Della naik pitam.
"Oke langsung saja, niat gue kemari sebenarnya hanya meminta kembali apa yang seharusnya milik gue" Ucap Della dengan tegas.
"Memangnya apa yang seharusnya milikmu Della?" Ucap Sesa tak mau kalah.
"Jangan berdebat Sesa. Loe tau apa yang gue maksud!!" Della menekan suaranya.
"Della, jika itu memang milikmu tanpa kau minta pun pasti akan kembali pada dirimu" Kali ini Sesa tidak akan lemah lagi menghadapi Della. Selama ini ia hanya diam saja karena memikirkan perasaan sahabatnya. Tapi jika seperti ini terus kapan ia akan mendapatkan yang ia mau.
"Sesa loe.."
__ADS_1
"Della, aku tidak mau memberikan suamiku kepada siapapun. Jika kamu ingin kembali kepada Mas Yuga kenapa tidak meminta langsung saja padanya?" Sesa masih tenang menghadapi Della.
Della diam tak bisa menjawab. Bisa malu jika Sesa tau sebenarnya Yuga sudah menolaknya untuk kembali bersama.
"Iya bener kata loe, gue akan minta langsung sama Yuga buat kembali sama gue!!" Ucap Della berbohong, lalu menyambar tasnya kemudian pergi begitu saja.
"Kalau kamu meminta langsung kepada Mas Yuga dan dia menyetujuinya maka itu semua di luar kendaliku. Tapi jika kamu meminta padaku maka sebisa mungkin aku akan mempertahankannya" Ucap Sesa menatap pintu yang sudah tertutup karena kepergian Della.
-
"S*alan loe Sesa!!" Teriak Della memukul kemudinya.
"Gue ngga bakalan lepasin Yuga begitu saja. Gue ngga rela loe bahagia di atas penderitaan gue" Geram Della.
Drett Dreett ..
Ponsel Della bergetar, nama Riko tertera di sana.
"Halo!!" Sahut Della masih terbakar emosi.
"Santai santai, kenapa loe marah marah sama gue?" Ucap Riko.
"Gue cuma mau pastikan kalau loe benar ingin mengejar kembali mantan pacar kaya raya loe itu?" Tanya Riko di sambungan telepon itu.
"Tekat gue udah bulat, gue bakal dapetin apa yang seharusnya jadi milik gue" Ucap Della yakin.
"Gue cuma mau ingetin loe aja tentang perjanjian itu. Bisa saja itu akan menghancurkan loe suatu saat nanti" Riko mengingatkan Della karena peduli padanya.
"Berisik loe. Selama loe di sana masih menikmati uang gue, lebih baik loe diem" Hardik Della. Langsung mematikan sambungan telepon dengan Riko.
"Kalau saja saat itu gue ngga masuk dalam perangkap loe. Mungkin saat ini gue bisa bebas dari manusia beban kaya loe Riko" Della mencengkeram kemudi mobilnya dengan kuat. Kilasan masa lalu itu kembali teringat, hal yang membuatnya tak bisa lepas dari Rico.
FLASHBACK ON
Della terbangun dalam keadaan tanpa busana di sebuah kamar yang asing menurutnya. Kepalanya terasa pusing tak mengingat apapun sampai dia terbangun dalam keadaan seperti ini. Mata Della membelalak melihat seorang pria masih tertidur di sampingnya. Yang membuat Della semakin kaget adalah pria itu bukanlah Yuga kekasihnya yang telah bersamanya selama 1 tahun ini.
"Aaakkkkhhhhh " Teriak Della membuat laki-laki itu terbangun dari tidurnya.
"Apa yang loe lakuin sama gue Riko!!!!" Mata Della memanas sudah siap mengeluarkan air matanya.
__ADS_1
"Tenang Della gue cuma kasih loe sedikit pengalaman saja" Ucap Riko dengan tanpa rasa bersalah bangun dari tidurnya kemudian memungut semua bajunya yang tercecer di lantai.
"S*alan loe, lali-laki kurang ajar!!!!" Teriak Della.
"Kenapa loe lakuin semua ini ke gue Rik, kenapaaa???" Della meraung menangisi nasibnya.
Riko tersenyum melihat Della seperti itu.
"Gue lakuin ini karena gue cinta sama loe. Tapi loe tolak gue dan lebih memilih pria kaya raya itu" Ucap Riko dengan lembut.
"Enggak, loe ngga cinta sama gue. Loe ngga bakalan melakukan hal gila ini kalau loe benar-benar mencintai gue" Ucap Della putus asa.
"Iya bener kata loe, gue lebih terobsesi sama loe ha ha ha" Ucap Riko di akhiri dengan tawanya yang menggelegar di kamar hotel itu.
"Gue nggak terima, gue bakal diem aja. Gue bakal balas semua yang gue terima saat ini!!" Amarah Della sudah tidak terbendung lagi.
Riko berjalan ke arah nakas setelah berhasil memakai celananya. Dia mengambil ponsel yang tergeletak di sana.
"Loe yakin mau balas gue?" Ucap riko dengan senyum miringnya. kemudian menunjukkan sebuah video hang membuat Della semakin hancur.
"Br*ngs*k loe Rikooo!!" Della melempar bantal ke arah Riko sebagai luapan emosinya.
"Tenang Della rahasia loe aman selam loe masih nurut kata-kata gue. Gue ngga bakalan melarang loe tetap berhubungan dengan pacar loe itu karena itu akan menguntungkan buat gue juga. Tapi kalau loe berani buka suara. Bukan cuma hubungan loe saja yang hancur tapi juga karir loe dah hidup loe" Riko mendekat memegang dagu Della.
"Camkan itu" Della menepis tangan Riko kasar.
Hancur sudah hidup Della dalam semalam hanya karena laki-laki bernama Riko. Pria yang sejak dulu menyukainya namun Della tidak pernah membalasnya. Puncak kemarahan Riko adalah saat mengetahui Della menjalin hubungan dengan Yuga. Akhirnya membuat Riko gelap mata dan berakhir menjebak Della seperti ini
FLASHBACK OFF
"Bagaimana caranya gue bisa lepas dari Riko s*alan itu?" Gumam Della. Lalu melajukan mobilnya meninggalkan cafe Sesa.
-
-
Satu per satu sudah mulai terungkap ya readers.
Apa lagi yang disembunyikan Della ya??
__ADS_1
Tunggu episode selanjutnya ya😘