
"Kakak bangunnnn,Kebo Bangun ."Ujar Zoan yang menggoyang-goyangkan badan Yani,dengan berharap kakaknya cepat bangun .
Bunda datang ke kamar Yani dengan membawa gaun batik putih yang cantik .
"Bun,susah bagunin kakak aku turun duluan."kata Zoan beranjak pergi dari kamar kakaknya.
"Yani Bangun Kiki sudah datang."kata Bunda berbisik ditelinga putrinya yang masih terlelap dalam mimpinya.
Seketika Yani terbangun dan beranjak dari tempat tidurnya dengan terbata-bata Yani keluar kamar.
"Mau kemana Yan?"tanya Bunda
"Mau ke Kiki dibawah."Jawab Yani membuka pintu kamarnya.
Bunda menghela kan nafasnya ,dan berkata."Apa kamu akan keluar dengan pakaian dan rambut berantakan ,seperti ekor kuda ."
Yani tersadar kalau dirinya belom mandi ,Yani membalikan badannya dan tersenyum kepada Bundanya.
"Sana mandi terus pakai gaun ini,dan Bunda makeup dikit ."kata Bunda.
"Iya Bun."kata Yanu masuk kedalam kamar mandi.
1 jam kemudian Yani keluar kamar mandi ,dan mengenakan gaun batik yang dibawa bundanya tadi.Setelah itu bunda merias wajah putrinya dengan makeup.
Selang beberapa menit Yani sudah terlihat anggun dan cantik dengan gaun baiknya.
Tak terasa Bunda meneteskan air mata .
"Bunda kenapa menangis ?"tanya Yani mengusap lembut pipi bundanya .
"Bunda terbawa suasana sayang,bunda akan selalu berdoa kepada Allah swt semoga kamu bisa menjadi keluarga yang harmonis sampai tua sayang."kata bunda dengan memeluk putrinya.
"Udah jangan ikut nangis ,nanti makeup nya luntur."kata bunda melepas pelukan putrinya .
"Assalamualaikum".salam Jian saudara Yani yang sudah berdiri didepan pintu kamar.
"Wallaikumsalam ,masuk Jian ,mami kamu enggak iku?"tanya Bunda
(Walau pernikahan Yani dan Kiki tertutup ,Keluarga inti dari Keluarga Yani masih diundang .Walaupun hanya saudara ayah Yani saja ).
"Ikut Bun ada dibawah."kata Jian.
"Bunda kebawah dulu Yan,Jian temenin Yani disini."kata Bunda beranjak pergi dari tempat duduknya.
"Asiyap bun".jawab Jian.
"Uwauuu."cantiknya kata Jian menggoda sepupunya .
"Diem kamu,kesini sama sapa kamu?"tanya Yani.
"Ayah,mami,dan Kaka."jawab Jian.
"Ummm."Gumam Yani.
"Ehhh gimana wajah suami kamu?"tanya Jian
"Gitu lahh."jawab Yani.
"Kepo saya sama wajahnya."kata Jian.
"Diem Jian saya nerfes tiba-tiba ."kata Yani gelisah takut campur aduk.
"Enggak usah nerfes,pertama emang gitu .Nanti kalau udah selesai juga udah enggak nerfes lagi"kata Jian santai .
"Kamu bilang jangan jangan ,emang kamu udah pernah ngerasa kan ?"tanya Yani
"Enggak."Jawab Jian dengan tawanya.
"Jian awas aja kau ,kalau nikah ."kata Yani.
"Masih lama."jawab Jian santai.
"Bodoh ahh ending saya atur nafas."kata Yani.
Beberapa menit kemudian Yani turun dari kamarnya,dan semua keluarga Jian dan Yani masuk kedalam mobil.Menunju tempat yang sudah disiapkan Kiki.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
Di tempat Kiki.
Sementara itu ditempat Kiki. Kiki mendapat video coll dari kakaknya dari Amerika yang tak bisa datang, karna cuaca di sana sangat tidak mendukung yang membuat bandara internasional di sana ditutup.Kakak Kiki ber pesanan untuk Video coll dirinya saat ijab kabul dimulai.
Selang beberapa waktu rombongan pihak wanita datang ,Kiki menyambut keluarga Yani di pintu masuk Yani ditemani oleh Edi sahabat dekatnya.
Saat bersalaman dengan Pak Rendi,Kiki berkata."Maaf om ,kakak ku tidak dapat menghadiri pernikahan ini,karna kendala cuaca yang membuat penerbangan di sana ditutup.Kakak ku hanya bisa menghadiri nya dengan video coll ."
"Gapapa Kiki,nanti Video coll saja ."kata Pak Rendi
Pak Rendi pun duduk ditempatnya.Sebelum ijab kabul dimulai Kiki memberikan Hpnya kepada Edi untuk Video coll kakaknya.
Ijab kabul dimulai yang dihadiri keluarga inti saja.Penghulu yang duduk disamping pak Rendi ,yang mengucapkan kata-kata Ijab kabul nya yang disambung oleh Kiki. Dan divsaut dengan perkataan dari Keluarga."Sah."Dan dilanjutkan dengan doa bersama,juga memasang cincin.
Setelah ijab kabul selesai semua keluarga diajak untuk makan siang bersama-sama.Ayah dan Bunda Yani yang selesai makan melanjutkan kan Video collnya dengan kakak Kiki Azizah yang ada di Amerika.
Selang beberapa menit karna hari semakin Soreng Keluarga Jian memutuskan untuk pulang duluan .Bunda Ayah Zuan Dan Zoan juga ikut menyusul mereka pulang setelah berpamitan dengan putri dan menantinya .Edi Yang disewakan kamar hotel oleh Kiki ,berpamitan untuk masuk ke kamar hotelnya duluan untuk istirahat .
Hari semakin sore semua tamu sudah pulang ke rumah ,begitu juga keluarga Yani.Kiki dan Yani memutuskan untuk menginap di villa dekat hotel resepsi pernikahan ,dan pulang ke rumah Kiki besok pagi-pagi sekali.
Sesampainya di villa ."Yan kamu mandi saja duluan ,aku ingin mengecek pekerjaan sebentar."Kata Kiki dengan mengambil laptop didalam tas ranselnya.
Yani mengangguk kepala dan masuk kedalam kamar mandi setelah mengambil baju ganti dan handuk di kopernya.Beberapa jam kemudian Yani keluar dari kamar mandi ,Yani melihat Kiki yang tertidur pulas di atas Sova.Yani mendekati Kiki dan ingin membangunkannya ,karna cacing-cacing diperutnya sudah meronta-ronta.Saat ingin membangunkan Yani berkata dalam Hati."Tidurnya sangat pulas ,Kiki pasti sangat letih.Lebih baik aku tak membangunkan nya ,sekali-kali menahan lapar gapapa kan."
Yani memilih untuk duduk ditempat tidur dan memainkan hpnya ,tak terasa Yani juga ikut tertidur .
Pukul 19.30
Kiki terbangun dari tidurnya ,dan berkata."Aku ketiduran ."
Kiki melihat sekitar ruangan dan mendapati istrinya tertidur pulas ditempat tidur.Kiki beranjak dari tempat duduknya dan berjalan mendekat ke Yani,Kiki memandang wajah imut dan polos Yani saat tidur cukup lama Geruyuk-gruyuk..suara perut lapar Yani.
"Dasar anak kecil udah tau lapar ,kenapa tidak membangunkan ku ,malah dibuat tidur.Emang rasa laparnya alan berkurang kalau buat tidur."kata Kiki.
Kiki menjentik kening Yani.
"AUU SAKIT WOYY."kata Yani terkejut mengelus-ngelus keningnya.
"Ayo bangun kita cari makan."ajak Kiki.
"Ummmm."gumam Yani.
"Bagaimana dia tau kalau aku nahan lapar."kata Yani dalam hati.
"Ayok."Ajak Kiki menarik tangan mungil Yani
"Bentar-bentarrr."Kata Yani dengan suara cempreng nya.
"Ada apa lagi Yan?"tanya Kiki melepas tangan Yani.
Yani mengambil tas kecilnya dan berkata."Udah ayok."
"Astaga Yani."kata Kiki
Yani keluar kamar duluan Yang disusul oleh Kiki dari belakang setelah mengunci pintu kamar .
"Tunggu ibu anak mu ketinggalan ."kata Kiki berlari kecil mengejar Yani
"Om lambat ."kata Yani masuk kedalam mobil duluan.
Kiki yang fokus menyetir mobil bertanya."Kamu mau makan apa?".
"Nasi bebek aja."jawab Yani.
"Gimana kalau rumah makan yang ini?"tanya Kiki.
"Okeh lahh."Jawab Yani.
Kiki menepikan mobilnya ,Kiki dan Yani turun dari mobil .Kiki memesan makanan untuknya dan untuk istrinya.Yani yang sudah duduk duluan disusul oleh Kiki yang duduk disampingnya.
"Lain kali kalau lapar itu bilang."Kata Kiki
"Kamu tadi tidurnya pulas banget ,aku tak ingin mengganggunya."kata Yani.
Kiki menjentik kening Yani."Terus kamu jadi kelaparan."
"Aduh auah."kata Yani kesal.
"Mas mbak ini pesanannya ."kata pelayan rumah makan
__ADS_1
"iya mas mbak makasih."kata Kiki menerima pesanannya.
"Udah ngambeknya ,sini makan aaaa pesawat terbang mendarat."kata Kiki menyuapi Yani.
Yani memakan makanan dari kiki."ADUH".ujar Kiki kesakitan karna tangannya digigit Yani.
"Balas dendam kamu."ujar Kiki
"Bodoamat ."ujar Yani mengabaikan perkataan Kiki dan fokus memakan makanannya .Kiki mengelus lembut rambut istrinya .
Selang beberapa menit Kiki yang selesai duluan menunggu istrinya selesai makan .Setelah istrinya selesai makan Kiki membayar pesanannya,sedangkan Yani masuk kedalam mobil duluan.Selesai membayar Kiki menyusul Yani masuk kedalam mobil.
"Mau kemana lagi Yan.?"tanya Kiki
"Kembali Ke Villa aja,aku ke keyang enggak bisa gerak."kata Yani mengelus-elus perut ratanya.
"Oke bu boss."kata Kiki.
Kiki melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang ,menunju Vila.
Sesampainya Di Villa Yani yang letih dengan perut sudah full nya pun tertidur pulas dimobil.Kiki tak ingin membangunkan istrinya itu pun mengendong istrinya kedalam kamar dan membaringkan nya .Kiki yang juga letih ikut tertidur disamping Yani.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Dirumah Zuan dan Zoan.
"Sepinya tak ada kakak,jadi enggak ada yang aku ganggu ."ujar Zoan duduk di sova dengan posisi malas nya.
"Ya kapan-kapan kalian berkunjung lahh ke rumah kak Yani."kata Bunda.
Zuan beranjak dari tempat duduknya."Ayo tidur ."ajak Zoan dengan menarik tangan nya.
"Kakak aku bisa jalan sendiri."ujar kesal Zoan tak bisa melepas pegangan tangan kakaknya.
"Kalian itu astaga."kata Ayah tertawa dengan tingkah Zoan yang meronta-ronta mencoba melepas tangan nya dari pegangan tangan kakaknya.
"Mereka sudah besar Yah,padahal baru kemarin kita mengajari mereka belajar berjalan."Kata bunda tak kuasa menahan air mata bahagia nya.
"Iya bun,udah kita juga harus tidur."Ajak pak Rendi pada istri tercintanya.
.
.
.
.
.
.
.
Tak semua air mata ,bermakna kesediaan.
Tak semua tawa ,bermakna kegembiraan.
Tak semua senyum,Bermakna kebahagian.
Terkadang kita harus pura-pura tersenyum ,dipaksa tertawa ,dan malamnya kita menangis.Aneh bukan ,TAPI HAL SEDERHANA ITU BISA MEMBUAT ORANG di dekat KITA tersenyum Bahagia.
Tampa ada rasa khawatir dengan kita.
Karna bagi mereka Kita baik-baik saja:)
.
__ADS_1
.
Salam sehat kakak author dan kakak pembaca setia novel saya.