
Di perjalanan ke pesta ,Kiki yang fokus menyetir mobil sesekali mencuri perhatiannya melihat istrinya .
Dengan terfokus pada layar ponselnya."Ki, nanti di sana saya ngapain ?".Tanya pertanyaan aneh Yani .
Sedikit mengerutkan keningnya."Kamu makan saja ,kamu belum makan kan ."Jawabnya .
"Nanti kamu masuk duluan ,saya akan menyusul ."Sambungnya .
Membulatkan bola matanya ."Tidak tidak ,saya masuk bersama kamu saja ."
Mengelus rambut istrinya sekilas ."Saya akan segera menyusul, sayang,nanti kamu masuk saja duluan ."
"Ummm,baiklah .Tapi kamu cepat menyusul ,saya takut orang-orang di dalam memakan saya ."Ujar Yani .
Tersenyum ."Iya ,Sayang ."Ucapnya yang masih fokus menyetir .
+++++++
Sesaat kemudian sampailah mobil Kiki di depan rumah yang terlihat mewah dan elegan .
"Kamu cepat menyusul masuk kedalam ,Ki."Pesan Yani .
"Iya ,sayang."Kata Kiki .
"Umm."Kata Yani membuka pintu mobil .
"Yank ,senyum, jangan cemberut saja ,mau saya cium ."Goda Kiki .
Tanpa menjawab Yani langsung tersenyum canggung ,lalu ia berlalu pergi masuk kedalam gedung .
Di pintu masuk Yani yang canggung ,mendengar ucapan-ucapan bisikan-bisikan orang-orang yang mehadiri pesta ."Eehh,senyum saja Yani, senyum ."Batinnya .
"Who is she?".
("Siapa dia?".)
"I do not know."
("Saya tidak tahu.")
"Young master's new girlfriend perhaps."
("Pacar baru tuan muda mungkin.")
"Beautiful."
"We have to get to him."
("Kita harus dapatkan dia .")
Suara bisikan itu .
Sampai salah seorang pria muda mendekati Yani ."Good afternoon, miss."Sapa Pria itu .
("Selamat siang ,nona.")
"Midday."Jawab gugup Yani .
("Si-siang.")
Menggenggam tangan Yani,namun belum juga menggenggam Yani langsung menepih tangan pria itu."Ett, Miss is very aggressive."Ujar Pria itu .
("Ett,nona sangat agresif.")
Sampai di saat pria itu ingin menyentuh Yani lagi ,tiba-tiba tangan lain menepis tangan pria itu .
Menatap dengan dingin ,Kiki berkata ."Don't touch my wife."Dengan merangkul pinggang istrinya agar lebih dekat dengan dirinya .
("Jangan sentuh istri saya.")
"Kiki."Batin Yani memperhatikan raut wajah suaminya .
Sampai salah seorang pria setengah parubaya ,dan wanita setengah parubaya menghampiri Yani dan suaminya .
"Afternoon, Mr. Kiki."Sapa pria setengah parubaya itu .
("Siang ,tuan Kiki .")
"Afternoon."
("Siang. ")
"Who is this, sir?".Tanya istri pria parubaya .
("Ini siapa, tuan?".)
"She's my wife, Yani."Jawab Kiki memperkenalkan nama istrinya .
("Dia istri saya, Yani .")
Pria muda ikut bergabung."Thank you for the gift sis."Kata pria itu .
("Terimakasih hadiahnya kak.")
"Come with me, madame."Ajak wanita setengah parubaya itu .
("Mari ikut saya,nyoya .")
Yani memperhatikan raut wajah suaminya ,yang di balas dengan senyum tipis suaminya .Akhirnya Yani ikut bergabung dengan tamu-tamu wanita lainnya .
"You are so lucky to get Kiki, he is very nice. Even though sometimes he is a little bit of a punk, but he is very kind."Kata Wanita parubaya .
("Anda beruntung sekali mendapatkan Kiki ,dia itu sangat baik .Walaupun terkadang dia sedikit berandal ,tapi dia itu sangat baik sekali.")
"Introducing Mr. Kiki's wife, Mrs. Yani."Kata Wanita parubaya tadi .
("Perkenalkan istri tuan Kiki ,nyonya Yani .")
Salah seorang wanita langsung bangkit dari tempat duduknya ,dan mengulurkan tangannya."Greetings, I'm Stella."
("Salam kenal ,saya Stella .")
Menerima balasan uluran tangan Stella."Yani ."Ucap Yani sedikit canggung .
"Can we both look at the back garden aunt?".Tanya Stella kepada wanita parubaya tadi .
("Bisakah kita berdua lihat-lihat taman belakang tante?".)
"Of course you can, but Mrs. Yani has not tasted this food."Kata Wanita parubaya itu .
("Tentu boleh ,tapi nyonya Yani belum mencicipi makanan ini.")
"Later, auntie, I'll just go with Stella for a moment."Kata Yani .
("Nanti saja ,bibik,saya akan pergi bersama Stella saja sebentar .")
Tanpa berkata apa-apa lagi Stella langsung menarik tangan Yani pergi dari sana .Setibanya di taman ,Stella langsung melepas genggam tangannya .
__ADS_1
"Why stop here ?, said we will look around the park."Ucap Yani .
("Kenapa berhenti di sini?,kata kita akan melihat-lihat taman .")
Dengan memperhatikan penampilan Yani Stella tersenyum sinis ."So holy."Ujarnya.
("Sok suci .")
Mengerutkan keningnya."Eh."
"Know Kiki where are you?, In a hotel when you serve him, or on the side of the road when you offer yourself, or he is a nightclub".Kata Stella yang sangat membuat Yani seperti sangat di rendahkan .
("Kenal Kiki di mana kau ?,di hotel saat kau melayani dia,atau di pinggir jalan saat kau menawarkan diri kau ,atau dia klub malam".)
Namun Yani yang masih tenang berkata ."What do you mean? Stella. I ....."Ucapnya terputus dengan perkataan Stella .
("Maksud anda apa?,Stella.Saya.....")
"Don't act innocent Yani, you don't know. If your husband is an ex-playboy, whose daily life is teasing women, sleeping with women ....."
("Tidak usah berlagak polos Yani ,kau tidak tahu.Kalau suami kamu itu adalah mantan playboy ,yang kesehariannya godain wanita ,tidur dengan wanita.....")
Pelak.....Satu tamparan keras mendarat di pipi mulus Stella ."Shut your mouth, you can insult me but not my husband."Bantak Yani dengan suara lantangnya .
("Tutup mulut mu ,anda boleh menghina saya tapi tidak untuk suami saya .")
"Jihh, if you know. Your husband is my ex."Kata Stella yang masih sempat tersenyum sinis .
("Jihh, Jika kamu tahu .Suami kau itu bekas saya .")
Stella langsung saja berkata dengan jujurnya kepada Yani ,Yani yang di buat sangat marah memilih untuk pergi dari sana dengan menahan air matanya .
Menatap kepergian Yani."Weak."Ujar Stella.
("Lemah.")
+++++++++
Setelah kepergian Yani ,Stella kembali bergabung dengan tamu-tamu yang lainnya .
Kiki yang mencari keberadaan istrinya ,menghampiri wanita parubaya tadi ."Where is my wife, auntie?".Tanya Kiki .
("Istri saya dimana ,tante?".)
"Earlier with Stella, she said she wanted to look at the back garden of aunt's house."Jawab wanita parubaya itu .
("Tadi sama Stella ,katanya mau melihat-lihat taman belakang rumah tante .")
"I'll excuse me, auntie."Kata Kiki berlalu pergi mencari keberadaan Stella .
("Saya permisi dulu ,tante .")
Menatap kepergian Kiki."What's wrong, why does Kiki look angry?".Batin wanita parubaya itu .
("Ada apa ya,kenapa Kiki terlihat marah?".)
++++++++
Di saat sudah dekat dengan Stella ,Kiki langsung menarik tangan Stella menjauh dari tamu-tamu yang lain .
Menatap dengan dingin . "Where is my wife?"
("Di mana istri saya?".)
"Calm down Kiki, why are you so worried about that cheap woman. "Ucap Stella mengelus lembut dada bidang Kiki .
("Tenang Kiki ,kenapa kau begitu menghawatirkan wanita murahan itu .")
("Dia istri saya ,dan dia lebih mahal dari harga diri kau yang rendah .")
Tersenyum acuh."I just said, about what we did before."Kata Stella .
("Saya tadi hanya bilang, soal apa yang pernah kita lakukan dulu .")
Kiki langsung menatap dengan dingin raut wajah Stella .Kiki sangat ingin sekali memukul dan menghabisi Stella di tempat itu juga ,itu terlihat dari ekspresi wajahnya yang begitu marah.Lalu ia mendekati dirinya lagi ke Stella."Luckily you're a woman. If you're a man, I might have crushed your body."Bisik Kiki di telinga Stella sebelum dirinya berlalu pergi dari sana .
("Untunglah kamu seorang wanita. Jika kamu seorang pria, aku mungkin telah meremukkan tubuhmu.")
++++++++
Di tempat lain Yani yang sedang mengemasi pakaiannya mengingat-ingat perkataan Stella yang terus saja bergelud di dalam pikirannya .
"I've made love with your husband, you know what it means, right. Sex."Kata-kata Stella tadi yang sedang bergemi di dalam pikiran Yani .
("Saya sudah pernah bercinta dengan suamimu ,kau tahu artinya kan .Sex.")
"Actually we also often do, many times."Lanjutnya yang membuat Yani semakin marah ,sakit dan kecewa.
("Sebenarnya kami juga sering melakukan,berkali-kali.")
Yani terus saja berderai airmata ,mengingat-ingat perkataan itu .Kebenaran yang sudah meremukkan menghancurkan kepercayaan hatinya .
Kiki yang sudah sampai rumah langsung bergegas masuk kedalam rumah .
Zesu yang pertama kali melihat kakak iparnya pulang dengan keadaan bersedih ,bertanya kepada kakaknya ."Sis, what's wrong?"
("Kak,ada apa ?".)
"No, nothing."Jawab singkat Kiki yang tepat melanjutkan langkahnya .
("Tidak ,ada apa-apa.")
++++++
Di dalam kamar ,Kiki langsung mendekati istrinya ."Yan ,tolong dengarkan penjelasan saya dulu."Dengan berusaha menggenggam tangan istrinya ,namun terus saja di tepis .
Menepis tangan suamianya ."Jangan sentuh saya."Bentak Yani ."Saya ingin pulang Indonesia, sekarang juga ."Ucap tegas Yani dengan air mata yang masih berderai membasahi pipinya .
"Tapi saya mohon dengarkan penjelasan saya dulu ,Yan .Saya ....."Kata Kiki terputus dengan perkataan Yani ."Jika kau tidak mau mengantar saya pulang ,saya akan pergi ke bandara sendiri ."Kata Yani berlalu pergi.
Kiki langsung menarik tangan istrinya untuk menghentikan langkahnya ."Baiklah-baiklah, kita pulang sekarang juga ."Kata Kiki .
Kiki merai ponselnya ,ia menghubungi seseorang .Setelah menutup panggilan itu ,Kiki menyusul istrinya yang sudah turun ke lantai bawah .
+++++++++++
Di lantai bawah Yani langsung masuk kedalam mobil ,Yani duduk di kursi penumpang bagian tengah mobil .
"Brother, be careful on the road."Kata Zesu.
("Kakak, hati-hati di jalan .")
"Y ."Jawab singkat Kiki menyusul masuk kedalam mobil .
Supir mobil Kiki pun mulai menyalahka mesin mobil ,untuk meninggalkan pekarangan rumah mewah Kiki .
Zesu menatap kepergian mobil kakaknya dengan canggung ,ia sedikit memikirkan sesuatu yang belum ia ketahui apa masalahnya .
Kiki yang duduk di samping istrinya."Yan ,saya bisa jelaskan kalau....."
__ADS_1
"Saya tidak butuh penjelasan dari orang seperti kau .Orang yang sudah menghancurkan kepercayaan saya ."Kata Yani dengan mata yang masih berkaca-kaca .
"Saya akan tinggal di orangtuan saya .Saya butuh waktu untuk sendiri ."Sambungnya .
Kiki hanya terdiam ,ia sadar memang dirinya bersalah .Iya,walau itu adalah masa lalu nya .Tapi ia tetap merasa bersalah karna sudah melakukan hal memalukan itu .
+++++++++++
Dua jam penerbangan berlangsung ,akhirnya tibalah Kiki dan Yani di Indonesia .Yani yang sudah membawa kopernya sendiri .
Menggenggam tangan istrinya ."Biar saya antar ."Kata Kiki .
Tanpa menatap raut wajah suaminya ."Tidak perlu ,saya bisa naik taksi ."Kata Yani.
Masih dengan menggenggam tangan istrinya."Biar Edi mengantar kamu ,saya tidak ingin kamu pulang sendirian. "
"Edi ,antar istri saya sampai di kediaman rumah orangtuanya."Suruh Kiki .
"Lalu bos ,tidak ikut juga ?".Tanya Edi yang masih belum tahu sedang ada pertengkaran.
"Tidak ."Jawab singkat Kiki .
"Baiklah ,mari saya bawakan koper nyonya ."Kata Edi mengambil alih membawa koper Yani .
Mobil yang di naiki istrinya mulai berlalu pergi .Tapi Kiki yang masih terpaku, tidak henti-hentinya menatap kepergian mobil itu .
Yani yang melihat bayangan suaminya dari kaca sepion mobil ,hanya bisa menahan air matanya yang ingin mengalir keluar .
++++++++
Setibanya di depan rumah orangtua Yani ,Edi yang sudah mengeluarkan koper Yani dari dalam bagasi mobil ."Saya permisi dulu ,nyonya ."Pamit Edi .
"Terimakasih sudah mengantar ."Kata Yani.
"Sama-sama,Nyonya ."Kata Edi masuk kedalam mobil .
Mobil Edi pun berlalu pegi dari sana .Yani yang ingin masuk kedalam rumah ,terlebih dahulu menghapus air matanya .Setelah selesai ia mendekati pintu masuk rumahnya ,ia menekan bel rumah .
Tingg...tungg .....
Membuka pintu rumah ."Kakak ."Seru Zoan yang membuka pintu.
"Bunda dimana?".Tanya Yani .
"Ada di dalam ,lagi masak makan malam .Eh ,ayo masuk kakak ."Kata Zoan mempersilakan.
Yani pun melangkah masuk kedalam rumahnya ,ia langsung di sambut oleh bundanya yang baru saja keluar dari dapur."Siapa tamunya ,Zo?".Tanya Bunda .
Dengan mata berkaca-kaca Yani langsung mendekati bundanya ,dan memuluk dengan sangat erat .
"Putri bunda kenapa ,datang tidak bilang-bilang dulu .Bunda kan bisa masak kan makanan yang enak-enak."Kata bunda yang masih di peluk oleh putrinya .
Masih dalam peluk kan putrinya ,bunda mengelus lembut rambut kepala putrinya ."Ada apa nak ,kenapa kamu menangis ?".Tanya bunda dengan lumbut .
Namun Yani masih terisak dalam tangisnya .
"Zo ,tolong masukkan koper kakak kamu ke kamar nya ."Suruh Bunda .
"Baik ,bun."Kata Zoan mengangka koper itu kelantai atas .
Bunda mengajak putrinya yang masih terisak dalam tangisnya,untuk duduk di sova ruang tamu .
Dengan mengelus lembut rambut kepala putrinya."Coba kamu ceritakan pelan-pelan,jika kamu menangis saja bunda tidak akan tahu apa masalahnya?".Tanya bunda .
"Kiki ,dia pernah tidur bersama wanita lain,bun."Kata Yani .
Bunda menghembuskan nafas dengan lembut ."Pasti di melakukannya sebelum bertemu dengan kamu,Yani."Tebak bunda .
"Iya bun ,dan wanita itu menceritakannya dengan jelas kepada saya bun .Apa ini, kenapa saya menikah dengan orangs seburuk itu!? ."
"Huss,tidak baik berkata seperti itu,Nak.Setiap orang itu punya masalah lalu dan setiap orang pasti memiliki cerita masa lalu yang buruk juga nak."
"Sudah lah bun ,Yani akan istirahat ."Kata Yani bangkit dari tempat duduknya .
"Coba untuk memaafkan suami kamu nak,karna dia pasti sudah berusaha untuk kamu ."Pesan bunda kepada putrinya yang sudah berlalu pergi .
+++++++++++
Malamnya Ayah ,Zuan ,Zoan ,dan Bunda makan malam di meja makan .
"Bun ,kakak tidak ikut makan?".Tanya Zoan.
"Yani ada disini bun?".Tanya Ayah .
"Iya ,tadi sore di kesini ."Kata Bunda .
"Tadi mata kakak juga terlihat sebah ,Yah."Kata Zoan .
"Benar itu bun?".Tanya Ayah .
"Iya Yah ,nanti bunda ceritakan ."Bangkit dari tempat duduknya ,bunda yang sudah membawa sepiring makanan."Bunda akan kasih makanan ini ke Yani dulu ."Berlalu pergi .
+++++++
Di kamar bunda mengetuk pintu kamar dulu sebelum masuk kedalam .Di dalam bunda menaruh makanan itu di meja dekat tempat tidur Yani ."Makan dulu Yan ."Kata bunda membangunkan putrinya .
Yani hanya terdiam dalam selimut tebal yang menyelimuti tubuhnya ,ia menyembunyikan mata bengkak yang dari tadi siang tidak henti-hentinya menangis.
Masih dengan membangunkan putrinya."Bunda tidak ingin sampai kamu sakit nak ,makan dulu ya sedikit saja ."Kata bunda .
Masih dalam balutan selimut."Nanti Yani makan ."Kata Yani lirih .
Menghelahkan nafasnya ."Baiklah bunda pergi dulu ,kamu makan ya nanti ,jangan sampai tidak makanan ."Pesan bunda sebelum berlalu pergi .
Bunda yang sudah di luar kamar putrinya ,kembali menutup pintu kamar putrinya .Ayah yang tiba-tiba sudah di samping istrinya ."Bun ,kenapa dengan putri kita .Apa suaminya menyakiti dia?".Kata Ayah yang sudah geram .
"Tidak Yah ,ini memang sudah terbiasa terjadi dalam rumah tanggakan .Kita sebagai orang tua cuma menuntutnya ke jalan yang benar saja ."Kata bunda .
"Tapi dia sudah di sakiti oleh suaminya ,bun."Geram ayah .
"Ayah ,sudah .Ayah harus istirahat, besok kan ayah harus kerja ."Kata Bunda mengandeng tangan suaminya .
Dalam perjalanan turun ke bahawa."Suami anak kita tidak bersalah Yah ,ini hanya ke salah fahaman .Biarkan putri kita sendiri yang menyelesaikannya ,agar dia bisa tahu dan belajar bahwa menikah itu bukan sekedar menjalani hubungan karna cinta saja,tapi juga membangun kepercayaan kepada seseorang yang tidak pernah kita kenal .Juga, agar putri kita bisa mempelajari ,bagaimana cara menerima kekurangan seseorang .Jadi biarkan dia menyelesaikannya sendiri Yah."Jelas bunda dengan tutur katanya .
Merangkul bahu istrinya ."Ayah benar-benar beruntung memilik istri seperti bunda ."Kata Ayah .
"Ayah akan membiarkan putri kita menyelesaikan masalah rumah tangganya sendiri ,selagi itu memang yang terbaik ."Sambungnya .
+++++++++++++
Di tempat Kiki yang masih terjaga di tengah malam di tengah-tengah udara dingin yang mulai menyerang .
Dengan ekspresi wajah datar. "Masa lalu ,hemm."Ucapnya tersenyum tipis .
Tidak ingin memikirkan lebih jauh lagi,Kiki pun bangkit dari tempat duduknya .Di saat melangkah masuk kedalam rumah ,Kiki di hampir oleh bik Santi."Tuan ,makan..."Ucapnya langsung terputus dengan perkataan Kiki .
"Kamu makan saja ."Saut Kiki melanjutkan langkah .
__ADS_1
Menatap kepergian majikannya."Ada apa dengan tuan ,dia terlihat lungsuh sekali ."Batin bik Santi.