Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.94 Pulang ke rumah


__ADS_3

Walaupun jendela kamar Yani sudah terbuka ,agar angin malam bisa masuk kedalam kamar dan Kiki tidak kepanasan lagi ,akan tetapi tetap saja Kiki tidak bisa tidur .Kiki yang tidak bisa tidur ,terus saja memandangi langit-langit kamar tidur .Sampai istrinya yang awalnya tertidur pulas dengan merangkul Kiki pun terbangun ."Belum tidur Ki?".Ucapnya dengan mata yang masih sayup-sayup.


"Sudah ,hanya terbangun saja ."Ucapnya berbohong ,yang sebenarnya adalah dia tidak tidur semalaman karna tidak bisa bergerak dan ruang kamar Yani yang juga sangat panas .


Dengan mata yang mulai terpejam kembali Yani mengubah posisi tidurnya membelakangi suaminya."Buka saja baju kamu ,jika kamu kepanasan .Saya malas kalau harus pakek kipas angin ."Kata Yani dengan mata terpejamnya .


Kiki yang memang sudah sangat kepanasan ,di tambah dengam tempat tidur yang sangat sempit pun langsung saja melepas kaos yang ia kenakan lalu melempar kaus itu ke kursi dekat meja belajar Yani .


Akhirnya dengan hanya mengenakan celana panjangnya saja ,Kiki mencoba untuk memjamkam matanya .


++++++++++++++


+++++++


Keesokkan paginya ,cahaya metari pagi yang menyelinap masuk melewati jendela kamar Yani yang tidak tertutup sejak tadi malam pun membangun Yani dari tidur lelapnya .


Dengan mata sayup-sayup khas orang bangun tidur Yani membuka matanya.Yani membulatkan bola mata jengkalnya lebar-lebar melihat pemandangan pagi yang sangat indah di depannya."What!! apa kemarin malam terlalu panas sampai dia tidur tanpa mengenakan baju."Batin Yani .


Yani terus saja memperhatikan raut wajah polos suaminya yang masih terpejam dalam mimpinya ."Dia terlihat sangat tampan, jika tertidur seperti bayi polos."Batin Yani kagum .


Dan tanpa ia sadari ,ia mengeluh lembut wajah polos itu dengan tersenyum manis ."Kamu suka melihat saya tidur?".Ucap Kiki yang masih dengan mata terpejam ,Yani yang mendengarkannya langsung menipis tangannya dengan raut wajah yang mulai gugup .


Namun ,belum juga benar-benar menjauhkan tangannya Kiki lebih dulu menggenggam pergelangan tangan Yani ,lalu menyentuhkan tangan Yani kembali di pipinya dengan bersamaan dangan mata yang mulai terbuka .


Yani langsung melototkan bola mata jengkalnya ,dan ekspresi wajah yang merah malu .


"Apa hobby kamu melotot kepada suamimu?".Ucap Kiki langsung membuat Yani memejamkan matanya rapat-rapat dengan ekspresi wajah Yani yang merah malu .


Kiki memperhatikan wajah istrinya dengan tatap yang hangat ,ia pun mendekat wajah ke arah wajah istrinya .Semakin dekat hingga sembuh nafas istrinya bisa ia rasakan .


Wajah Kiki yang sudah dekat dengan istrinya pun memberikan kiss lembut di bibir istrinya .


Yani yang merasakan sentuhan hangat dari suaminya langsung membuka matanya ,sampai tatapan mereka berdua saling bertemu .


Kiki masih memberikan tatapan hangatnya ,Yani pun membalas tatap itu dengan penuh rasa cintanya yang terpancar dari balasan tatapan hangatnya .


Kiki kembali mencium bibir istrinya ,namun kali ini ia menciumnya sedikit lebih lama dan dalam .Di saat sudah hampir kehabisan nafas karna ciumannya ,Kiki melepas ciumannya.Lalu ia turun ke leher istri dan membuat beberapa bekas tanda kepemilikan disana .


Dengan nafas yang mulai tidak beraturan ."Ki-Kiki ."


Kiki menyudahi membuat bekas tanda kepemilikan di leher istrinya ,ia pun menatap istrinya dengan hangat dan mulai menindih badan istrinya .Kiki yang sudah ada di atas tubuh istrinya mendekat wajah ke wajah istrinya semakin dekat hingga sembuh nafas mereka bedua dapat saling mereka rasakan .Di saat yang bersamaan tiba-tiba pintu kamar terbuka ."Yan....."Ucap Bunda terputus dan langsung menutup pintu kamar putrinya.


Yani langsung menengok ke arah sumber suara dengan cepat ,dan di saat yang bersamaan bunda langsung menutup pintu kamar putrinya kembali .Sedangkan Kiki yang masih di atas tubuh istrinya hanya memasang bola mata jengkal kaget nya juga malunya .


Di luar kamar anaknya dengan pintu yang sudah tertutup ."Ma-maaf maafkan bunda ,bunda akan buat sarapan dulu ."Ucap Bunda yang benar syok dengan apa yang ia lihat ,dengan langkah kaki yang menuruni anak tanga."Aduhh bagaimana bisa lupa kalau putri ku sudah menikah ,main masuk-masuk saja .Asatga-astaga astaga ."Batin bunda yang menyesali dengan apa yang baru saja ia lihat .


Setelah kepergian bundanya ,Yani kembali mengalihkan perhatian ke arah suaminya ."Bun ,aaa sudah-sudah menyingkirkan saya akan mandi ."Ucap Yani berusaha keluar dari kunci tangan kekar suaminya .


Kiki yang pasrah ,ia menyingkirkan dan bangun dari atas tubuh istrinya .Yani langsung melangkah masuk kedalam kamar mandi ,dan Kiki bangkit dari tempat tidur untuk mengenakan kaos yang kemarin malam ia lepas kembali .


+++++++++++


Sesaat setelah itu ,Yani yang sudah selesai mandi keluar dari dalam kamar mandi ."Kamu tidak mandi?".Tanya Yani kepada suaminya yang terduduk di atas tempat tidur .


"Tidak ,saya akan mandi di rumah saja ."Jawab Kiki .


"Ummm,baiklah ayo pulang ."Ajak Yani .


"Tidak berkemas dulu?".


"Di rumah kamu sudah banyak pakaian saya ,jadi lain waktu saja saya akan mengambil pakaian saya yang ada disini ."Kata Yani .


Kiki menganggukkan kepalanya,dengan bangkit dari tempat duduknya ."Ki ,kita makan di rumah saja ya ."Ucap Yani Yang tahu hal yang di lihat bundanya tadi adalah hal sangat memalukan untuk Kiki ,jika harus bertemu dengan bundanya sekarang.


Kiki hanya membalas dengan anggukkan kepalanya ,karna dia juga malu jika harus berlama-lama di sini .


Yani dan Kiki pun berpamitan dengan bunda dan kedua adiknya yang sedang sarapan pagi di meja makam .


Bunda sempat menolak kalau Kiki dan Yani pulang terburu-buru tanpa sarapan pagi terlebih dahulu ,tapi setelah mengingat kejadian tadi ,bunda pun dengan terpaksa membiarkan putrinya dan menantunya itu pulang ke rumahnya .


"Mereka pasti sangat malu sekali, karna saya tadi."Batin Bunda dalam hati menatap kepergian putri dan menantunya.


++++++++++


Kiki yang fokus menyetir sesekali mengalihkan perhatiannya kearah istrinya dengan senyum tipisnya ,melihat tanda kepemilikan yang melekat di leher istrinya.


Sedang Yani yang fokus dengan layar ponselnya."Saya sudah ambil cuti satu minggu saat pertama kali masuk kuliah ,jadi hari ini saya masih bisa sih masuk kuliah sekarang tapi lebih baik saya masuk hari senin saja ."Kata Yani .


"Kamu bisa ambil cuti di awal mata kuliah baru,bagaimana bisa?".Tanya Kiki yang fokus menyetir .


Dengan mengabaikan pertanyaan suaminya."Umm saya lapar sekali."Gerutu Yani mengelus perut rata nya .

__ADS_1


"Kita akan lewat depat penjual bubur ayam ,jika kamu mau saya akan memberhentikan mobil disana ?".


"Iya bubur ayam saja ,saya sudah lapar sekali ."


Sesuai dengan perkataan Kiki tadi ,Kiki pun menghentikan mobilnya di depan penjual bubur ayam .Setelah mobil sudah terparkir dengan benar, Yani langsung beranjak turun yang di susul oleh Kiki .


Seperti biasa Yani mencari tempat untuk duduk ,sedangkan Kiki memesan bubur ayam pesanan mereka .


Bubur ayam itu terletak di pinggir jalan pasar tradisional .Warung bubur juga sedikit terbuka ,sehingga tempat duduk yang di tempati oleh Yani dapat melihat lalu lalang orang-orang dan kendaraan yang sedang beraktivitas .


Kembali ke Cerita .


Setelah menunggu beberapa menit akhirnya bubur ayam pesanan mereka telah jadi. Yani dan suaminya menikmati sarapan paginya dengan hening di antara mereka .


Selang beberapa waktu ,Kiki yang sudah selesai makan menunggu istrinya selesai makan dengan memainkan layar ponselnya .


Yani yang sudah selesai makan."Setelah ini kamu mau berangkat kerja?".


"Tidak ,saya akan ambil cuti beberapa hari."


"Umm."Dengan alis kanan yang terangkat ,Kiki memperhatikan istrinya.


"Kenapa tidak kerja saja?".Lanjutnya bertanya kembali .


"Jadi ,saya tidak boleh menemani kamu ."Ucap Kiki dengan tatapan dingin.


Yani yang mendapatkan tatapan dingin dari suaminya ,tersenyum paksa ."Boleh boleh Kiki ,kamu cuti kerja saja tidak papa."


Dalam hati berkata ."Iyakan saja Yani ,iyakan!!".


Beranjak dari tempat duduknya ."Ayo kembali."Ajaknya.


Setelah membayar yang bubur ayam ,Kiki langsung berlalu pergi bersama istrinya. Mobil Kiki kembali melaju di jalanan untuk segera kembali pulang ke rumah .


++++++++++


Di tempat lain ,Zoan yang sedang duduk di samping kakaknya yang sedang tidur .


"Kak masih pagi sudah tidur."Ujar Zoan yang tidak di gubris oleh Zuan .


Zoan yang di abaikan hanya bisa mendengus kesal ."Kak nanti pulang sekolah ikut aku sebentar ."Kata Zoan beranjak dari tempat duduknya .


Setelah kepergian adiknya ,Zuan dengan posisi yang masih sama ,yaitu tangan yang tersilang diatas meja sebagai penyanggah kepalanya, ia yang tidak benar-benar tertidur membuka matanya .


Zuan hanya terdiam memperhatikan kegiatan di luar sekolahan melalui jendela kelasnya yang sedikit terbuka .


+++++++++++


Di tempat Yani yang sedang asik menonton acara Tv ,di hampiri oleh Kiki yang baru saja turun dari kamarnya .


Kiki yang sudah duduk di samping istrinya ,langsung saja merebahkan kepalanya di paha istrinya .Yani yang kaget seperti biasa ,dia langsung melototkan bola mata hitamnya .


Dengan mata yang terpejam ."Tolong jangan melotot jika melihat saya."Ucap Kiki .


Dalam hati berkata ."What!! bagaimana dia tahu dengan mata terpejam."Batin kesal Yani .


Tanpa berpikir panjang lagi ,Yani melanjutkan kegiatan fokus pada acara tv nya .Sedangkan Kiki yang masih menidurkan kepalanya di paha istrinya dengan mata terpejam.


Sesekali Yani juga mengalihkan perhatiannya ke arah suaminya ."Dia memiliki alis yang tebal dan hitam."Batin Yani .


Yani melambai-lambaikan telapak tangannya di atas wajah suaminya untuk mengetahui kalau suaminya benar-benar tertidur ."Tidur!, pegang alisnya, dia akan bangun tidaknya ."Batinnya .Akhirnya dengan gugup Yani mendekatkan jarinya ,di saat sudah menyentuh alih suami ."Ini asli ,tapi tebal sekali."Batinnya langsung menyingkirkan jarinya dari atas alis suaminya karna tahu suaminya membuka matanya .


Yani langsung melotot kaget ,dan langsung menjauhkan kembali tangannya .Namun ,Kiki menahan pergelangan tangan Yani .Kiki mendekatkan jari istrinya ke alisnya ."Sentuh saja tidak papa."Ucapnya memejamkan matanya kembali .


Yani melakukannya dengan tersemat senyum manis.


++++++++++++++


++++++++


Di tempat Zuan dan Zoan


Bel pulang sekolah berbunyi ,semua murid-murid berhamburan keluar kelas untuk segera pulang .


Zuan melangkah dengan malas nya keluar ruang kelasnya ,yang di ikuti oleh adiknya di belakang .


Menyamakan langkah kaki kakaknya ."Kak antar saya ."Ucap Zoan langsung menarik tangan kakaknya tanpa menunggu jawaban dari kakaknya .


Sampai di suatu tempat ,dengan mata yang sempat di tutup dasi oleh adiknya. "Akhirnya sampai ."Ujar.Zoan .


Zuan masih terdiam mematung dengan mata yang masih tertutup dasi sekolah adiknya .

__ADS_1


Dengan membuka dasi yang menutup mata kakaknya ."Satu ,dua ...."


"Tiga!!!".


"Kejutan!!!".Ujar Mail ,Aldo ,dan Karin yang ada di sana .


Zuan terkejut ,tapi langsung berubah datar kembali ."Ada apa ini?".


Menghembuskan nafasnya dengan kasar ."Hari ini ulang tahun kita kak ."Ucap Zoan .


"Kakak lupa!?".


"Hari ini bukan ulangtahun kita."Ucap Dingin Zuan berlalu pergi .


Mengejar kakaknya dan berhenti tepat didepan kakaknya ."Kali ini saja ,kakak ikut bergabung dengan kami."Mohon Zoan .


Zuan hanya terdiam mematung memperhatikan wajah adiknya.


"Pelisss!!".Mohon Zoan dengan berharap Zuan tidak pergi begitu juga dengan ke dua temannya yang juga melakukan hal yang sama .


Masih dengan muka datarnya ."Saya ikut."


"Oyyyy!!!".Ucap bersamaan Zoan ,Aldo ,dan Mail .


Melihat jam di ponselnya ."Aku harus pulang ,ayah sudah menungguku ."Pamit Karin.


"Saya antar."Ucap Zoan .


"Tidak,tidak perlu saya pulang sendiri saja."Ucapnya melangkah pergi .


"Kita lanjut!!".Saut Aldo melanjutkan fokus bermain basket .


Sebenarnya mereka berempat ada di tempat latihan bola basket ,yang berdekatan dengan sekolah mereka .


+++++++++


Di tempat Yani dengan membawa secangkir kopi di tangannya ,ia melangkah ke ruang kerja pribadi suaminya .


Membuka pintu ruang kerja suaminya secara berlahan ."Tidak istirahat dulu Ki ,mandi dulu sana."Kata Yani dengan melangkah mendekat.


Mengalihkan perhatiannya ke istrinya ."Nanti saja ,tinggal sedikit lagi."


"Kamu masak makan malam apa?".Lanjutnya bertanya .


"Belum masak,mau mandi dulu ."Ucap Yani berlalu pergi .


"Ehhh,nanti antar saya beli camilan .Camilan dirumah sudah habis."Ucapnya dengan melangkah pergi.


"Iya."Jawab Kiki yang fokus dengan leptopnya kembali .


+++++++++++


Hari sudah menjelang malam ,makan malam juga sudah selesai .Yani pun mengajak suami untuk pergi ke supermarket terdekat .


Yani berjalan kaki dengan suaminya untuk pergi le supermarket .


"Ki ,kamu dulu sering keluar malam kayak gini?".Tebak-tebak Yani membuka suara .


"Iya."


"Kamu tidak di marahi sama ayah bunda kamu?".


"Tidak ,kan mereka tidak tahu."


"Hem,bagaimana mereka tidak tahu?".Tanya Yani yang terus kepo .


"Saya lompat dari jendela kamar saya ,saya keluar juga tidak bawa mobil atau motor .Jadi ayah sama ibu tidak tahu saya keluar malam ."Jelas Kiki panjang lebar .


"Kamar tidur kamu ada di lantai dua Ki ,bagaimana kamu bisa turun lewat sana?".


Kiki memandang wajah istrinya sekilas ,lalu merangkul pundak istrinya dengan sedikit mempercepat langkahnya ."Cepet jalan sebelum camilan itu habis."Ucap Kiki mengalihkan pembicaraan.


Yani yang tidak mendapatkan jawaban hanya memayungkan bibirnya dengan menyamakan langkah kaki suaminya yang merangkul pundaknya .


Setibanya di supermarket Yani dan Kiki langsung masuk kedalam ,Kiki mengambil keranjang belanja untuk wadah camilan yang akan di beli istrinya .


Yani berkeliling ke bagian camilan dengan diikuti oleh suaminya dari belakang ,ia langsung mengambil beberapa camilan .


Setelah keranjang belanja sudah penuh ,Kiki berpamitan untuk mengambil beberapa minuman terlebih dahulu .Sedangkan Yani melangkah duluan ke kasir untuk anteri membayar barang belanjaannya .


Berbisik di telinga Yani yang sedang antri di kasir."Sendiri aja mbak."Spontan membuat Yani terkejut menengok ke sumber suara .

__ADS_1


__ADS_2