
Foto Zesu ,remaja pria yang sudah di anggap seperti adik kandung oleh Kiki .
++++++++
+++++
Disaat sudah tiba di kediaman rumah Kiki ,Oki tiba-tiba mendapatkan kabar dari anak buah Kiki yang sedang di tugaskan membereskan kekacauan yang ada di pabrik tuan .
*Sir ........"
(*Tuan ........")
* Dammit, you guys wait there I'll be right there. "Jawab geram Oki .
(*Berengsek ,kalian tunggu disana saya akan segera pergi kesana .")
Panggilan berakhir
"What's wrong, Oki?".Tanya Xik .
("Ada apa Oki?".)
"Ceso, the hit man got away."Jelas Oki .
("Ceso ,pembunuhan bayaran itu berhasil kabur .")
"What!?".Xik syok .
("Apa!?".)
"Didn't I kill him."
("Bukankah saya sudah membunuhnya .")
"Ceso is very cunning, we have to hurry over there."Ajak Oki bersiap-siap berangkat .
("Ceso sangat licik ,kita harus bergegas kesana .")
"I'm in too."Ucap Zesu yang ingin ikut Namun langsung dihentikan oleh Oki.
("Saya juga ikut .")
"You have to stay at home, after taking a shower you immediately take Feleki back to the hospital. I am afraid that Ceso will act reckless, because this assassin is really very cunning."Jelas Oki .
("Kamu harus tetap di rumah,setelah mandi kamu langsung ajak Feleki kembali ke rumah sakit .Saya takut Ceso akan berbuat nekat ,karna pembunuh bayaran ini benar-benar sangat licik .")
Dengan berat hati Zesu pun menyetujui perintah Oki .
"Hurry up and get back to the hospital."Oki yang sudah berlari keluar rumah Kiki .
("Cepat mandi dan cepat kembali ke rumah sakit .")
Diluar Oki langsung naik kedalam mobil yang sudah siap untuk berangkat ke pabrik tua .
Xik yang menyetir mobil itu ,melajukan dengan kecepatan mobil yang sangat cepat .
+++++++
Setelah ke pergian Oki dan Xik ,Zesu segera pergi ke kamarnya untuk bergegas mandi .Agar bisa lebih cepat kembali ke rumah sakit .
Sesaat kemudian di rumah Feleki sendiri ,yang sudah selesai mandi dan berganti pakaian pun segera turun ke lantai kebawah rumahnya ,untuk segera menaiki mobilnya ,dan pergi ke rumah Tuan Kiki .
Setibanya di rumah Kiki ,Zesu yang juga sudah siyap untuk berangkat pun segera mempercepat mengenakan sepatunya .Selesai dengan mengenakan sepatunya ,Zesu langsung melangkah turun kebawah menghampiri Feleki yang sudah menunggu di ruang tamu .
"Where is Mr. Oki, and Mr. Xik?".Tanya Feleki beranjak dari tempat duduknya .
("Dimana Tuan Oki ,dan Tuan Xik ?".)
"They're back at the old factory. We should hurry back to the hospital too."Jelas singkat Zesu .
("Mereka kembali ke pabrik tua .Kita juga harus segera bergegas kembali ke rumah sakit.")
"Let me drive the car."Sambungnya .
("Biar saya yang menyetir mobilnya .")
Melempar kunci mobil miliknya ke Zesu ."Hurry, I suddenly felt bad too, with my hunch."Ucap Feleki melangkah keluar rumah bersamaan dengan Zesu .
("Cepat, saya tiba-tiba juga merasa tidak enak, dengan firasat saya .")
Disaat sudah didalam mobil Zesu langsung menyalahkan mesin mobil Feleki ,dengan kecepatan maksimal Zesu meninggalkan pekarangan rumah Kiki .
Dengan fokus menyetir mobil,Zesu berkata ."Try calling Edi."
("Coba telfon Edi .")
"Yes."Jawab Feleki yang langsung memainkan layar ponselnya .
("Iya .")
* Edi, okay there right? ".Tanya Feleki yang sudah khawatir .
(*Edi ,disana baik-baik saja kan ?".)
* Alright, what's wrong? ".Tanya balik Edi .
(*Baik-baik saja ,emang ada apa?".)
"Bring your cellphone to me."Suruh Zesu yang masih fokus menyetir .
("Dekatkan ponsel kamu ke saya .")
* Edi is me, Zesu. You stay close to Mr. Kiki's wife, don't go anywhere until Feleki and I get there. "Ucap Zesu .
(*Edi ini saya ,Zesu .Kamu tetap di dekat istri tuan Kiki ,jangan pergi kemana-mana sampai saya dan kak Feleki sampai disana .")
*Okay ."
(*Baiklah .")
* Stay there Edi. "Pesan Feleki sebelum mematikan nada sambung telfon .
(*Tetap disana Edi .")
++++++++
Ditempat Edi setelah mendapatkan telfon ."Sebenarnya ada apa ,kenapa mereka berdua sangat panik ."Batinnya ."Yasudah lah lebih baik saya masuk kedalam ."Lanjutnya melangkah masuk kedalam ruang rawat Kiki .Tidak lupa Edi kembali menutup pintu masuk ruang rawat Kiki .
"Edi apa mereka sudah datang?".Tanya Yani yang masih terduduk di kursi kecil dekat ranjang suaminya.
"Belum nyonya ,katanya mereka akan sampai sebentar lagi ."Kata Edi .
"Umm."
"Kau duduklah Edi ,jika kamu berdiri terus patah kamu punya kaki ."
"A,iya nyonya ."Edi melangkah duduk disova .
Sesaat setelah itu ,berakkkk.........dorrr......dorr......dorrr....
Terdengn suara ribut diluar kamar rumah sakit .
Yani yang mendengarnya langsung bangkit dari tempat duduknya ."Edi,kau mendengar suara ribut itu ?".
"Jangan-jangan yang dibilang Zesu dan Feleki tetap disini ,adalah karna akan ada terjadi hal seperti ini ."Batin Edi dengan raut wajah cemas nya .
Menepuk bahu Edi."Edi,malah ngelamun ."Ucap Yani ."Kamu lagi menyembunyikan sesuatu?".Lanjutnya menatap raut wajah Edi yang terlihat seperti menyembunyikan sesuatu.
"Tidak ada nyonya lebih baik, kita segera memindahkan bos Kiki ke ruang rawat lain."Kata Edi .
Menarik kerak baju Edi ."Ada apa,Edi?".Tanya Yani menatap raut wajah Edi dengan tajam .
Memasang mata jengkalnya ,dengan keringan dingin yang mulai keluar ."Ada seseorang yang akan membunuh bos Kiki sepertinya ,ny-nyonya ."
Melepaskan cengkeramannya dari kerah baju Edi ."Baiklah ayo ,saya tidak ingin terjadi sesuatu dengan Kiki ."Dengan wajah yang cemas .
Edi langsung melangkah keluar ruang rawat Kiki ,dengan melihat keadaan sekitar lorong yang masih aman .Edi langsung mendorong tempat tidur dorong ,yang berada didepan ruang rawat lain .Dengan membawa tempat tidur dorong ,Edi kembali masuk kedalam ruang rawat Kiki .
Tempat tidur dorong yang sudah tertata di samping ranjang Kiki .Edi langsung mengangkat badan Kiki ,sedangkan Yani memegangi tempat tidur dorong yang dibawa Edi tadi agar tidak bergerak-gerak .
Setelah Kiki sudah berpindah tempat ke atas tempat tidur dorong tadi .Yani yang membawa alat cair Kiki agar tidak terlalu tergoncang ,dan Edi yang mendorong tempat tidur dorong tadi.
Edi dan Yani yang sudah berhasil masuk ke ruang rawat yang tidak VIP .Diruang rawat itu belum ada seseorang yang menepati(Kamar rawat kosong) ,dan ada satu ranjang yang masih kosong .
Edi pun menepatkan Kiki di ruang rawat itu ."Nyonya kita harus segera pergi ."Ajak Edi .
__ADS_1
"Bagaimana dengan Kiki ?".Tanya Yani yang tidak mungkin untuk dirinya meninggalkan suaminya sendirian di sini .
"Orang-orang itu tidak mungkin mencari bos Kiki diruangan ini ,Nyonya Yani ."Jelas Edi .
"Bagaimana jika mereka ke sini Edi?,saya tidak ingin kehilangan Kiki ."Yani dengan wajah muram nya ,merangkul telapak tangan suaminya .
"Tidak akan nyonya ."Ucap Edi berusaha menyakitkan istri majikannya."Jika bos Kiki sadar ,dia juga akan menyuruh nyonya menyelamatkan diri nyonya .Bos Kiki sangat menyayangi nyonya ,pasti sekarang bos Kiki juga berharap nyonya bisa selamat dari sini ."Sambunya .
Tediam merenung ."Baiklah saya akan ikut.Saya percaya Kiki akan baik-baik saja disini ."Ucap Yani melepas genggaman tangannya kepada Kiki .
Edi dan Yani pun langsung berlari mencari jalan keluar dari ruang rawat yang tidak VIP itu .
"Edi di luar sudah ribut dengan orang-orang itu ."Kata Yani yang mendengar suara senapan sejata api yang semakin menggema .
"Saya akan mengeluarkan Nyonya dari pintu belakang."Edi yang tetap terfokus berlari dengan berusaha keras meyelamatkan istri bosnya ,agar bisa keluar dari rumah sakit ini dengan selamat .
Akan tetapi setibanya di sebuah lorong ,yang sudah ramai dengan orang-orang yang menyelamatkan diri .Yani dan Edi bertemu dengan orang yang berbekalkan senjata api.
"Sial."Gumam Edi kesal dengan dirinya sendiri.
Orang bersenjata itu mengarahkan senjata apinya menghadap Edi dan Yani .
Dorrr.....Suara letusan senjata api yang mengarah ke Yani.Dengan cepat Edi mendorong badan Yani ,di sisi lain.Sebelum berhasil menembak lagi orang bersenjata tadi telah tumbang terlebih dahulu .
"Are you all right?".Tanya Feleki yang sudah ada disana .
("Kalian baik-baik saja?".)
"Awas nyonya. "Teriak Edi menarik badan Yani untuk menjauh dari peluru sejata api yang ingin mengenai Yani .
Dorr..... .
"Edi ."
"Edi, kau baik-baik saja ?".Tanya Yani cemas ,dengan raut wajah yang masih syok karena tembakkan tadi.
Menggenggam lengan yang tertembak."Tidak apa-apa nyonya ."Edi menahan rasa sakitnya.
"How dare you."Bentak Zesu mengangkat senjata api nya kearah penembak tadi berasal .
("Beraninya kalian.")
Sebelum Menembakkan pelurunya,Zesu sudah di todong senjata api dari berbagai arah .Begitu juga dengan Feleki ,Edi ,dan Yani yang sudah dikepung dengan orang-orang yang menodongkan senjatanya yang siyap menembak kapan pun itu .
"Lower your weapons."Ucap salah seseorang yang melangkah keluar diantara orang-orang yang menodongkan senjata api.Seseorang itu tak lain dan tak bukan adalah Ceso, seorang pembunuh bayaran yang berhasil menyadra semua orang yang ada di dalam rumah sakit itu .
("Turunkan senjata kalian.")
"Who is this woman? Looks very close to you".Tanya Ceso dengan perhatian kearah Yani .
("Siapa wanita ini?,terlihat dekat sekali dengan kalian".)
Ceso pun melangkah mendekati Yani ,disaat sudah berdekatan dengan Yani .Ceso yang ingin mengelus dagu Yani ,langsung mendapatkan tendangan kencang dari Yani tepat di tulang kering kaki Ceso .
Dekkk.....
"Aaaa, you bastard."Teriak Ceso merintih kesakitan.
("Aaaa ,besengsek.")
Disaat yang bersamaan Yani kembali ,menyerang Ceso dan merebut paksa senjata api milik Ceso .Yani yang berhasil menodongkan senjata api ke kepala Ceso."REDUCE YOUR WEAPON, OR I WILL BREAK THE HEAD OF YOUR LORD!".Bentak Yani dengan suara lantangnya .
("TURUNKAN SENJATA KALIAN ,ATAU AKAN KU PECAHKAN KEPALA TUAN KALIAN!".)
Edi yang sudah mengenali sifat asli istri bosnya itu ,langsung mengumbar senyum tipisnya .
Sedangkan Feleki langsung mengerutkan keningnya ."Mr. Kiki's wife has great guts too."Batinnya kagum .
("Nyali istri tuan Kiki besar juga.")
Disisi lain Zesu dengan raut wajah tanpa ekspresi ,langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk melucuti senjata anak buah Ceso ,juga melumpuhkannya dengan menembak-nembak tepat di kakinya.
"Give it up Ceso, all your men have succeeded Zesu incapacitated."Jelas Feleki menatap dengan raut wajah sinis .
("Menyerahlah Ceso ,semua anak buah kau sudah berhasil Zesu lumpuhkan .")
Ceso yang nekat langsung menarik tangan Yani yang membawa senjata api dengan paksa merebut senjata api itu .Yani yang kalah tenaga dengan Ceso pun ,berganti dirinya yang di todong senjata api."Remember miss, Miss is just a weak woman. So don't mess with me."Hina Ceso berbisik di telinga Yani .
("Ingat nona ,Nona itu hanya wanita yang lemah.Jadi jangan macam-macam dengan saya .")
"Now lower your weapons, or this woman's head, will be BROKEN !!."Ancam Ceso menarik paksa badan Yani mengikuti langkahnya yang berjalan mundur ,lalu berhenti didepan Liv .Ceso yang masih menodong Yani dengan senjata api ,menarik badan Yani dalam rangkulannya masuk kedalam Liv .
Dengan pintu Liv yang berlahan tertutup."Human weak all of you."Ucapnya berakhir dengan tertutupnya pintu Liv .
("Manusia lemah kalian semua.")
"Damn we failed to protect Mr. Kiki's wife."Ucap kesal Edi kepada dirinya sendiri.
("Sial kita gagal melindungi istri tuan Kiki.")
Mengisi senjata apinya dengan peluru ."We haven't failed."Ucap Zesu dengan raut wajah datarnya .
("Kita belum gagal .")
"You help those who are injured, let me save Mr. Kiki's wife."Zesu dengan berlalu pergi dari sana .
("Kalian bantu orang-orang yang terluka ,biar saya yang menyelamatkan istri tuan Kiki .")
Setelah kepergian Zesu ,yang berlari melewati tangga darurat menyusul Ceso yang menyadra istri Kiki .
Feleki dan Edi yang masih terluka ."We better treat your wounds first."Saran Feleki .
("Lebih baik kita obati luka kau terlebih dahulu.")
"No need, helping these people is more important than this little wound."Edi berjalan menjauh dari sana untuk pergi membantu anak buah Ceso yang sudah merintih kesakitan .
("Tidak perlu ,menolong orang-orang ini lebih penting dari pada luka kecil ini ." )
Dengan polisi yang sudah berdatangan di lobi bawah rumah sakit pun mulai membantu menangkap anak buah Ceso .
"Thank you for your help, sir."Ucap salah seorang polisi kepada Edi dan Feleki .
("Makasih atas bantuannya ,tuan .")
"This is all thanks to our friends, but unfortunately this is not over. Our employer's wife is still being held hostage by the head of hostage."Jelas Feleki .
("Ini semua berkat teman kami ,tapi sayangnya ini semua belum selesai .Istri majikan kami masih di sandra oleh ketua penyanderaan ini .")
"Then we'll send a helicopter to help my friend, sir."Ucap Pak polisi itu .
("Kalau gitu kami akan mengirimkan helikopter untuk membantu temen ,Tuan .")
"Wait Feleki, it's better not to be reckless. We'll just wait for instructions from Zesu."Edi dengan raut wajah yang masih merintih kesakitan .
("Tunggu Feleki ,ada baiknya kita tidak gegabah .Kita tunggu saja instruksi dari Zesu .")
"Like you also need wound care instructions."Kata Feleki membawah paksa Edi ke perawat yang sedang sibuk mengobati orang-orang terluka .
("Seperti kau juga butuh instruksi perawatan luka .")
+++++++
Didalam Liv ,Yani yang masih berkalungkan lengan kekar Ceso dan senjata api yang di todongkan di kepalanya oleh Ceso ."Get off me bastard."Betak Yani meronta-ronta .
("Lepaskan saya baji*ngan .")
Berbisik di telinga Yani ."If miss move, these bullets will shatter miss stubborn head, scattering them everywhere."Acamnya .
("Jika Nona bergerak-gerak ,peluru ini akan memecahkan kepala keras Nona sampai berceceran dimana-mana .")
"Brengsek ,saya benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa ."Batin kesal Yani ."Kiki saya mohon membuatkan kamu,Kiki".Batinnya kembali dengan berharap Kiki siuman dan membantunya .
+++++++
Feleki yang baru saja menerima telfon dari Oki ,di hampiri oleh Edi dengan lengan yang terluka tadi sudah berbalut perban."After the phone with whom?".Tanya Edi .
("Habis telfon dengan siapa ?".)
"Mr. Oki, said I'll be here soon."Jelas Feleki.
("Tuan Oki ,bilang sebentar lagi akan sampai disini .")
"By the way, where is Mr. Kiki?".Lanjutnya bertanya .
("Ngomong-ngomong ,dimana tuan Kiki ?".)
"Ahh !! yes, Mr. Kiki earlier I moved to another room. In order not to be found by that person. You can see, he made the VIP special room completely destroyed. If I didn't move Kiki's boss, it would have been. well take a look at boss Kiki. "Kata Edi mengajak Feleki ke ruang rawat non VIP .
__ADS_1
("Ahh!! iya ,Tuan Kiki tadi saya pindah kan ke kamar lain .Agar tidak di temukan oleh orang tadi .Kamu bisa lihatkan, tadi ruang rawat khusus VIP hancur lebur dibuatnya .Jika saya tidak memindahkan Bos Kiki ,pasti sudah .Ya sudahlah lebih baik kita lihat keadaan bos Kiki .")
"Wait".Feleki menghentikan langkah kaki Edi .
("Tunggu ".)
Memberikan pistol ."Bring this, so you don't get hurt again."Kata Feleki .
("Bawa ini ,agar kau tidak terluka lagi .")
Menerima pistol itu ."Thanks for worrying about me."Dengan wajah sok polosnya .
("Makasihlah sudah di khawatir dengan saya .")
"Don't put on an innocent face, we have to quickly go to Mr. Kiki's ward."Ajak Feleki berlalu pergi.
("Jangan pasang wajah sok polos ,cepet jalan kita harus ke ruang rawat tuan Kiki. ")
+++++++++++++
Zesu yang sedang berlari di tangga darurat rumah sakit menghentikan langkahnya sejenak ."Damn, why is everyone always so troublesome !?".Batinya mengatur nafasnya sebelum melanjutkan berlari naik ke lantai teratar rumah sakit .
("Sialan, kenapa semua selalu merepotkan!?.")
+++++++++
Masih dengan menyandra Yani ."According to you, women are weak."Hina Ceso .
("Menurut juga kau ,wanita lemah .")
Disaat yang bersamaan pintu Liv terbuka ,Ceso dan Yani telah sampai di lantai teratas rumah sakit.
Tidak sampai disitu ,Ceso dan Yani yang masih tersandar pun dipaksa menurut mengikuti langkah kaki Ceso yang akan membawah Yani ke atap gedung rumah sakit .
Setibanya di pintu keluar ke atap gedung rumah sakit ."Open the door, weak woman."Bentak suruh Ceso kepada Yani .
("Buka pintunya ,wanita lemah.")
Yani mengikuti perintah Ceso ,ia pun membuka pintu itu .Di saat pintu sudah terbuka Ceso mendorong dengan kasar badan Yani sampai terjungkal ."Women are weak."Hina Ceso sekali lagi .
("Wanita memang lemah .")
Ceso yang sudah berada di atas gedung rumah sakit pun menutup pintu masuk tadi dengan pipa besi yang ada tidak terlalu jauh dari pintu keluar tadi .Setelah sudah menutup pintu keluar tadi dengan pipa besi yang di masukkan kedalam celah pegangan pintu.Ceso menatap Yani yang sudah bangkit dari tepat tersungkurnya."Sick miss?" .Tanya Ceso yang melihat luka lecet di lutut Yani .
("Sakit nona?" .)
"Not ."Jawab ketus Yani .
("Tidak .")
"It's just a small cut."Lanjutnya.
("Ini hanya luka kecil. ")
"Great guts too, miss."Ceso menatap dengan sinis .
("Besar juga nyalimu, nona .")
Ceso pun melangkah mendekati Yani dan langsung mencengkram kuat pergelangan tangan Yani .Dengan cepat Yani membalasnya dengan meyikut perut Ceso .Di saat Ceso kesakitan, Yani menarik tangan Ceso yang mencengkram pergelangan tangannya dan membanting badan Ceso ke depan .
Berukkk.........Tubuh Ceso terbanting ke depan oleh Yani .
Menatap dengan tajam ."I'm not as weak as you imagine, you bastard."Betak kesal Yani .
("Saya tidak selemah yang kau bayang kan, laki-laki brengsek .")
Ceso yang merasa di rendahkan harga dirinya langsung bangkit dari tempat tersungkurnya."No more kidding, miss, I will kill you right now."Bentak Ceso bergerak dengan cepat kearah Yani .
("Tidak ada main-main lagi, nona ,saya akan membunuhmu sekarang juga.")
Ceso langsung mencengkram leher Yani dengan kuat ,sampai Yani terangkat ."Women remain weak, there is no name women are not weak, miss bastard!".Bentak Ceso menatap Yani dengan sorot mata yang kejam .
("Wanita tetap lemah ,tidak ada namanya wanita tidak lemah, nona berengsek!".)
Meronta-ronta."T-let go, l-let go of me-I'm a jerk !!."Ucap Gugup Yani dengan leher yang terce*kik .
("Le-lepas ,le-lepaskan sa-saya berengsek!!.")
Menatap Yani dengan sorot mata yang tajam."It hurts, does it hurt miss?".Tanya Ceso tanpa rasa bersalah .
("Sakit ,apa sakit nona?".)
Berak.......berakkk......suara dobrakkan pintu keluar tadi yang di tutup dari luar oleh Ceso.
"Look, that lady must be Zesu, Kiki's cunning and bastard half sister. Like Kiki."Ceso dengan raut wajah kesal yang penuh dendam .
("Lihat nona itu pasti Zesu ,adik tiri Kiki yang licik dan brengsek itu.Seperti Kiki .")
Leher yang masih terce"kik ,Yani mengigit tangan Ceso yang mence*kik lehernya. Ceso yang kesakitan langsung membanting tubuh Yani dengan sangat kuat ke lantai.
"Aaargh, you bastard !!!".Teriak kesakitan Ceso dengan menahan rasa sakit bekas gigitan Yani .
("Aaarrgg, wanita berengsek!!!".)
Dengan menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya."You have dared to insult my husband, son of a bit*ch."Betak Yani yang masih tersungkur .
("Kau sudah berani menghina suami saya, laki-laki bajingan .")
"Oh! So that bastard Kiki, your husband, miss !?".Degan tersenyum sinis.
("Oh!Jadi Kiki berengsek itu, suami kamu, Nona!?". )
"I never thought, that bastard Kiki could have a wife with big guts like you, miss."Sambungnya dengan mengeluarkan pistol miliknya .
("Tidak ku sangka ,Kiki berengsek itu bisa punya istri bernyali besar seperti kamu ,Nona .")
Menodong pistol itu kearah Yani."Stand up, miss !."Bentak Ceso dengan suara lantang nya.
("Berdiri,Nona!.")
Melihat Yani yang sudah tidak berdaya dengan luka lecet dan memar yang hampir memenuhi di seluruh tubuhnya ."Stand up stupid."Betak Ceso sekali lagi .
("Berdiri bodoh.")
Kepala yang mulai berputar pusing ditambah dengan penglihatan yang mulai mengabur."Sial kenapa penyakit ini harus kambuh di saat-saat seperti ini ."Batin Yani dengan menggenggam kepalanya yang pusing ,dan badan sempoyongan Yani berusaha untuk bangkit .
"It turns out that women are physically weak."Hina Ceso sekali lagi .
("Ternyata fisik wanita memang lemah .")
"Kiki di mana kamu ,Kiki."Batin Yani yang sudah tidak sanggup menahan rasa pusingnya. Sampai akhirnya Yani kembali tumbang .
++++++++
Kiki yang merasakan ikatan batin yang kuat dengan Yani, istrinya ,seketika itu langsung siuman ."Yani, di mana Yani !?".Ujarnya dengan raut wajah yang sangat cemas .Dengan badan yang masih lemah Kiki melepas semua alat infus dan alat-alat medis lainnya yang terpasang pada dirinya.
Lalu ia beranjak turun dari atas ranjangnya dengan terus manggil-manggil nama istirnya."Yani ,Yani ."Serunya membuka pintu ruang rawatnya.
Edi dan Feleki yang sudah berdiri di depan ruang rawatnya Kiki ,yang sudah bermaksud untuk membuka pintu kamar ruang rawat Kiki. Tiba-tiba dikejutkan dengan Kiki yang membuka pintu kamar ruang rawatnya.
"Bos ,sir!!."Seru bersamaan Feleki dan Edi yang terkejut.
"Where is my wife ?, I just heard her voice, where is she?".Dengan nada suara yang sedikit membentak.
("Dimana istri saya?,saya baru saja mendengar suaranya ,dimana dia?".)
"Th-that's sir."Gugup Feleki .
("It-itu Tuan .")
"Istri bos di sandra oleh Ceso di atap gedung rumah sakit .Dan sekarang Zesu sedang berusaha menolong istri bos. "Jelas Edi dengan perhatian yang tidak berani menatap raut wajah Kiki .
Tanpa basah-basih lagi ,Kiki langsung merampas paksa pistol yang di bawa Feleki .Setelah itu dirinya langsung melangkah mendekati Liv ,di saat pintu liv sudah terbuka Kiki langsung melangkah masuk kedalam liv .
++++++++++++
"You weak woman."Ceso dengan mendekati tubuh Yani yang sudah terbaring lemah .
("Dasar wanita lemah .")
Menendang-nedang pelan badan Yani. "Wake up weak woman !!".
("Bangun wanita lemah!!".)
Di saat yang bersamaan ,Berakkkk.........pintu keluar yang tertutup tadi berhasil Zesu dobrak dari dalam .
"What a bit*ch, you always come at the worst time."Ucap Ceso menatap Zesu yang sudah berdiri tidak terlalu jauh dari dirinya .
__ADS_1
("Berengsek sekali ,kau selalu datang di waktu yang sangat tidak tepat .")