
Sore harinya Yani di sibukkan di dapur oleh para pembantunya .Sesaat setelah di sibukkan membuat makan malam .Yani berlalu pergi meninggalkan dapur dan duduk di ruang tamu menunggu kepulangan suaminya untuk makan malam bersama nanti .
Yani menunggu kepulangan suaminya sampai tertidur di sova ruang tamu .Namun ,Kiki masih tidak kunjung pulang .
Sampai jam 11 malam tiba ,Kiki yang baru pulang kerja .Menekan bel rumah ,Bik Siti yang belum tidur mendengar bel rumah berbunyi pun melangkah berlahan ke pintu depan rumah agar tidak membangunkan istri majikannya yang tertidur di sova ruang tamu untuk membukakan pintu rumah .
Melihat bik Siti yang membuka pintu rumah ."Istri saya sudah tidur ,bik?".Tanya Kiki .
"Sudah Pak ,ibu ketiduran diruang tamu ."Jawab bik Siti .
"Bik Siti bisa lanjut istirahat saja ."Kata Kiki berlalu pergi .
"Baik pak."Balas bik Siti yang juga berlalu pergi kembali ke kamar pembantunya.
Kiki menghampiri istrinya yang tertidur pulas diatas sova .Kiki mengendong badan istrinya untuk memindahkan istrinya ke kamar tidur .
Dengan sayup-sayup Yani dalam gendong suaminya membuka matanya ."Ki ."Seru Yani .
"Eh ,turunkan saya .Saya akan memanaskan makan malam untuk kamu."Lanjutnya .
"Sudah tidur saja ,saya akan panas sendiri nanti ."
"Umm."
"Kamu sudah makan?".
"Belum ."
"Kenapa tidak makan ,lain kali kamu makan saja duluan tidak perlu menunggu saya .Saya tidak ingin sampai kamu sakit ."Jelas Kiki mendudukkan badan istrinya diatas tempat tidur .
"Saya akan ambilkan makanan untuk kamu."Kata Kiki yang ingin berlalu pergi namun di hentikan oleh Yani yang menarik baju Kiki .
"Tidak perlu Ki ,saya mau tidur saja ngantuk."Tolak Yani mulai mengatur posisi tidurnya .
Dengan badan yang sudah berselimut tebal."Good night".
Mendekati istrinya dan mencium kening istrinya sekilas."Night too."Ucap Kiki .
Selesai itu Kiki berlalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya .
++++++++
Selesai mandi ,Kiki yang sudah ada di meja makan duduk dengan meminum segelas teh hangat yang baru saja ia buat .
Kiki menikmati teh hangat itu dengan santai ,namun sesekali pandangannya terasa kososng .Entah sedang memikirkan apa ,namun hari ini Kiki terlihat seperti merindukan seseorang .
Kiki memperhatikan meja makan terasa sunyi dari tawa-tawa yang biasa terjadi ."Jika ibu dan Ayah ada di sini ,mungkin meja makan ini sangat ramai ."Batin Kiki tersenyum miring menahan rasa sedihnya .
Tidak ingin terlalu lama terlarut dalam kesedihan ,Kiki yang sudah selesai menghabiskan tehnya pun bangkit dari tempat duduknya .
Kiki berlalu pergi untuk segera beristirahat ,menyusul istri yang sudah tertidur pulas .
++++++++++++++
Ditempat Dino.
Sudah lama sejak kematian Lilu ,dan kedua orang tuanya .Dino yang mulai bangkit dan melupakan masa lalu nya, mulai menjalani hari-harinya seperti hari-hari normal biasa ia lakukan.Walaupun hari-hari normal ini sedikit berbeda dengan yang biasa ia jalani .
Sampai di waktu ini ,di hari ini .Dino yang sedang berjalan untuk kembali ke apartemennya .Di penyeberang pejalan kaki ,Dino berhenti sejenak dengan menunggu lampu merah menyalah .
Di sunyi nya jalanan ,seorang anak kecil berlari melewatinya tanpa menunggu lampu merah menyalah .Di tengah-tengah itu bus dari arah kiri meju dengan cepet nya ke arah anak kecil berlari tadi .
Tanpa berpikir panjang Dino langsung berlari menyelamatkan anak itu .Dino menarik tangan anak itu ,dalam rangkulannya .Bus yang melaju sudah sangat dekat dengan Dino .Dino yang sudah tidak memungkinkan untuk berlari lagi ,hanya terdiam mematung dengan pandangan kosong menatap bus yang semakin dekat dengan dirinya .
Berummmm...............
Bersamaan dengan bus yang akan menabrak Dino dan anak kecil tadi ,seseorang dengan cepat menarik tangan Dino untuk menghindar dari bus.
Dino yang masih syok pun terdiam mematung di depan seseorang yang menolongnya tadi .
Seseorang itu sedikit membungkukkan badannya ."Lain kali hati-hati jika ingin menyebrang pria kecil ."Kata Seseorang pria itu kepada anak kecil tadi .
Anak itu hanya menganggukkan kepalanya,dan berlalu pergi dari sana tanpa berkata apa-apa lagi .
Dino yang masih terdiam mematung ,mendapatkan tepukkan di bahunya ."Kau baik-baik saja?".Tanya pria itu .
"H,iya ,saya baik-baik saja ."Ucap Dino .
Tertawa pelan ."Kau masih sama seperti dulu ,Din."Ucap Pria tadi menepuk bahu Dino .
Dino mengalihkan perhatiannya ke arah anak kecil yang baru saja berlalu pergi."Loh ,kemana anak kecil tadi? cepat sekali menghilang."Ucapnya terheran-heran .
"Kau seperti belum pernah lihat saja ,Din."Saut Pria tadi.
"Belum pernah lihat ,maksudnya?".Tanya Dino yang masih dibuat binggung.
"Anak tadi hanya arwah ,kau tadi menolong arwah .Anak tadi mati di sini ,karna tertabrak truk tubuhnya terlindah roda truk yang membuatnya mati di tempat ."Jelas Pria tadi .
"Tidak mungkin!!".
"Terserah kau, mau percaya atau tidak."
"Btw kau mau pulang?".Lanjutnya bertanya .
__ADS_1
"Iy ."Jawab Cuek Dino.
"Aku antar ,rumahku searah soalnya sama apartemen kau."Kata Pria tadi .
"Bagaimana kau tahu rumah ku yang sekarang ,dan bukankah rumah...."Ucap Dino terputus dengan perkataan pria tadi .
Merangkul bahu Dino."Banyak bicara kau ,ayo jalan ini sudah malam bro."Ucapnya sambil melangkahkan kakinya bersamaan dengan Dino .
++++++++++++++
Sesaat setelah menempuh perjalanan beberapa menit ,sampailah Dino dan temannya tadi didepan pintu masuk pekarangan apartemen Dino .
"Kapan-kapan aku akan berkunjung ke rumah kau ."Kata Dino kepada temannya yang sepanjang jalan tadi hanya terdiam .
Dengan wajah pucatnya pria tadi menatap Dino dan tersenyum tipis ."Iy ,datang saja ke rumah lama ku dulu ."Katanya .
"Sepertinya sudah jam 1 ,apa kau tidak mau menginap di apartemen ku saja?".Tawar Dino .
"Tidak ,aku pulang saja ke rumah ."Kata Pria tadi berlalu pergi tanpa berkata apa-apa lagi .
"Sampai jumpa besok."Kata Dino yang tidak mendapatkan balasan dari temannya .Tanpa berpikir panjang lagi ,Dino membalikkan badannya dan tiba-tiba ."Astagfirullah!".Ujar kaget Dino dengan pak satpam yang tiba-tiba sudah berdiri mematung di belakangannya.
"Adeh mas Dino ,gitu aja kaget ."Ucap Pak satpam yang biasa sudah dekat dengan Dino .
"Bapak tiba-tiba ada di belakangan saya."Dino sedikit membuang nafasnya dengan kasar .
"Iy maaf mas .Ngomong dari ini ,mas tadi sedang mengobrol dengan siapa?".Pak Satpam yang mengalihkan perhatiannya ke arah belakang badan Dino mencari seseorang yang baru saja di ajak bicara dengan Dino .
Membalikkan badan ."Sama tem....."Ucapnya terhenti dengan apa yang dia lihat didepannya .Iya,teman Dino tadi sudah menghilang dari jalan itu .Namun ,Dino masih berpikir positif ,mungkin temannya tadi sudah pergi jauh .
"Sama teman pak ,tapi seperti teman saya sudah pergi jauh ."Jelas Dino .
"Tapi sejak tadi saya memperhatikan mas sedang bicara sendirian ,makannya saya mendekati mas Dino ."Jelas Pak satpam yang membuat Dino terheran-heran.
Dino tertawa pelan dengan penjelasan pak satpam."Mungkin bapak capek ,jadi bapak halusinasi .Lebih baik sekarang bapak istirahat ,biar besok lebih vit lagi."Kata Dino berlalu pergi meninggalkan pak satpam.
Membenahi topi yang ia kenakan."Mungkin benar saya kecapekan ,dan saya jadi halusinasi."Gumam Pak satpam bicara sendiri .
++++++++++++
++++++++
Di tempat Yani
Karna hari ini akhir pekan ,Kiki memutuskan untuk mengajak Yani mengunjungi temannya yang sudah lama tidak bertemu .
Di perjalanan ke rumah teman Kiki ,Yani yang tadinya ketiduran pun terbangun dari mimpinya ."Sudah sampai Ki?".Tanyanya .
"Ki ,nama teman kamu ko samaan seperti Linda ?".Tanya Yani .
"Saya juga tidak tahu ,bagaimana bisa mirip."Kata Kiki yang fokus menyetir.
"Ki ,kita mampir beli peralatan bayi dulu .Masak kita datang menjenguk bayi tidak bawa apa-apa."Kata Yani .
"Baiklah ,kita beli."Kata Kiki fokus menyetir.
Iya ,Kiki dan istrinya akan menjenguk bayi Linda .Sahabat Kiki semasa Kiki masih bekerja sebagai petugas polisi dulu .
Walaupun Kiki sudah lama tidak bertemu dengan sahabatnya itu ,namun Kiki masih berkomunikasi dengan baik sahabat itu .
Kembali ke cerita .
Yani dan Kiki yang sudah ada di pusat perbelanjaan di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota Surabaya ,mulai masuk kedalam penjual khusus peralatan yang dibutuhkan oleh bayi .
Yani melihat-lihat semua pakaian bayi ,dan membeli beberapa baju bayi perempuan.Selesai membeli beberapa baju ,Kiki dan Yani pun berlalu pergi dari sana .
Di dalam mobil Kiki kembali mengendarai mobil ,agar segera sampai di tempat sahabatnya .
Beberapa waktu menempuh perjalanan sampailah mobil Kiki di kediaman sahabatnya itu .Kiki dan istrinya di sambut oleh suami sahabatnya yang membukkan pintu rumah .
"Mas Kiki bukan ?".Tebak Suami sahabatnya.
"Iy mas ."
"Em ,mari masuk istri saya sudah menunggu anda ."Katanya mempersilakan Kiki dan istrinya untuk masuk kedalam rumah .
"Kiki ,lama kau tidak menghubungi ku .Jika saya tidak mengundang kau datang ke sini kau pasti tidak akan datang ."Ucap Linda panjang lebar .
"Sayang apa kau tidak akan mempersilakan mereka untuk duduk?".Saut suaminya.
"Astaga lupa ,mari duduk ."Linda mempersilakan Kiki dan istrinya untuk duduk .
"Oh ,ini sedikit pemberian untuk malaikat kecil anda."Kata Yani memberikan pemberiannya kepada Linda .
Menerima pemberian dari Yani."Terimakasih ,saya akan menerima ini dengan senang hati."Kata Linda tersenyum bahagian .
"Saya akan membuatkan minuman ."Ucap Linda berlalu pergi .
Kiki dan suami Linda mengobrol banyak ,sedangkan Yani yang sejak tadi duduk disamping suaminya hanya menyimpan pembicaraan mereka .
Hingga Linda datang membawa beberapa minuman dan camilan .Suaminya melihat kedatangan istrinya pun membantu Linda menaruh camilan dan minuman di atas meja .
Selesai itu Linda ikut bergabung duduk di sova ,dan mengobrol-ngobrol kembali .
__ADS_1
Sampai baru beberapa menit mereka menggobrol terdengar suara tangih bayi yang terdengar nyaring ,namun keras .Linda segera bangkit dari tempat duduk ."Anda boleh ikut, Yani ,jika anda ingin melihat bayi saya ."Ajak Linda sebelum berlalu pergi .
Yani pun mengikuti langkah kaki Linda ,sampai setibanya di sebuah ruangan suara tangis itu semakin terdengar kencang .Yani yang sudah ada di dalam ruangan itu melihat bayi kecil yang memerah sedang dalam gendongan Linda .
"Bayi anda sangat mengemaskan."Puji Yani melihat kulit pink dari bayi itu ditambah dengan pipi cubinya sangat mengemaskan.
"Sangat Yani ,mungkin jika putriku dewasa nanti akan sangat mirip dengan anda yang cantik ."Balas Linda .
"Anda sangat memuji saya ,saya jadi memerah."Ucap Yani membuat Linda tertawa pelan .
"Anda sangat cantik ,jadi saya berharap putri saya cantik seperti anda .Boleh kan?".
"Tentu tentu boleh nyonya Linda ."Kata Yani mengelus lembut kepala bayi itu .
++++++++
Waktu berlalu bayi kecil itu sudah kembali terlelap dari mimpinya ,Linda pun kembali membaringkan bayinya di dalam keranjang bayi .
Melihat wajah polos bayinya ."Putri saya akan mirip seperti anda ."
Yani yang mendengar pun tersenyum manis dengan tersipuh malu karna terus saja dipuji .
++++++++
Beberapa jam kemudian ,selesai pulang dari rumah sahabatnya .Kiki mengajak istrinya untuk makan siang di luar sebelum kembali pulang ke rumah .
Yani yang sedang makan merasa di perhatian oleh suaminya dengan perhatian yang membuatnya sangat tidak nyaman ."Bisa kan kau tidak menatapku seperti itu."Kecam Yani .
"Tidak saya tidak melihat kamu ."Balas Kiki santai minum minuman pesananya .
"Di luar restoran ada keributan ."Lanjutnya melajukan makan dengan santai .
"What!".Yani langsung menegok kearah keluar restoran .
"Iya ,ribut kenapa itu?".Yani memperhatikan luar restoran dengan samar-samar karna jarak pintu keluar dan meja makannya sangat jauh .
"Entah ,kamu lanjut makan saja setelah itu kita pulang ."Kata Kiki dengan santai .
Tanpa menjawab perkataan suaminya ,Yani pun melanjutkan memakanan makannya .
+++++++++++!
Selesai makan Yani dan suaminya berlalu pergi dari sana . Sebelum masuk kedalam mobil Yani melihat-lihat sekitar restoran .
Kiki yang memegang pintu masuk mobil untuk istrinya ,melihat istrinya yang tidak kunjung masuk ."Lihat apa Yank?".
"Hem,tidak".Yani langsung melangkah masuk kedalam mobil .
Kiki pun menutup pintu mobil dan melangkah ke pintu mobil lainnya untuk masuk kedalam mobil .Setelah sudah duduk di kursi pengemudi Kiki mulai menyetir mobilnya .
Hening ,sepanjang jalan hanya ada hening .Yani terus saja terdiam menatap ke luar jendela mobil yang tertutup .
Sedangkan Kiki hanya terdiam fokus menyetir mobil dengan sesekali memperhatikan istrinya yang terdiam .
"Apakah benar tadi itu Yusi ,tapi kenapa dia seperti itu."Batin Yani dengan pandangan kosongnya memperhatikan keluar jendela mobil .
++++++++++++++
++++++++
Ditempat Dino .
Sore harinya setelah pulang dari kerja para waktunya ,Dino memutuskan untuk berkunjung ke rumah sahabatnya yang kemarin malam baru saja ia temui .
Setibanya di depan rumah sahabatnya ,rumah yang sangat sederhana Dino mengetuk pintu rumah itu.
Seorang wanita setengah paru baya keluar dari dalam rumah ."Nak Dino ."
"Bu ."Ucap Dino mencium punggung tangan wanita setengah bayu baya itu .
"Cari siapa nak?".
"Cari Rizal bu ."
"Nak Dino belum tahu apa ,kalau putra saya Rizal sudah meninggal dunia ."Jelas ibu Rizal dengan menahan air mata nya hingga matanya berkaca-kaca.
"Tidak mungkin bu ,saya baru saja kemarin malam mengobrol dengan Rizal ."Tegas Dino tidak percaya .
Sampai kakak perempuan Rizal yang baru saja pulang dari tempat kerjanya ."Dino ."
"Eh ibu kenapa ?".Kakak Rizal merangkul bahu di ibunya .
"Tidak ,ibu baik-baik saja ."
"Sebentar ya Dino ,kamu boleh duduk dulu ."Kata Kakak Rizal."Ibu istirahat saja ,tadi kak Cinta datang kesini kan? ."Lanjutnya menuntut ibunya untuk masuk kedalam rumah .
Setelah sesaat kemudian ,kakak Rizal kembali keluar rumah menghampiri Dino yang sedang duduk di teras rumahnya dengan raut wajah yang penuh dengan pertanyaan .
__ADS_1