
Menatap dengan raut wajah dingin."No one can hurt Mr. Kiki's wife."Ucap Zesu .
("Tidak ada satu orang pun yang boleh menyakiti istri tuan Kiki.")
Tersenyum sinis ."If you beat me, you can take this limp woman with you."Tawaran.
("Jika kau berhasil mengalahkan saya ,kau boleh membawa wanita lemas ini bersamamu.")
Mengeluarkan pisau kecil dari salah satu saku bajunya ,dengan berlari kearah Ceso.Zesu berteriak."Die you son of a bit*ch!!"
("Mati kau bangsat!!".)
++++++
Edi yang masih di lorong rumah sakit non VIP ."We have to help them too."Dengan berlalu pergi .
("Kita juga harus membantu mereka.")
"But Livnya still can't open."Feleki mengejar langkah Edi .
("Tapi Livnya masih belum bisa dibuka .")
"Stupid, there are emergency stairs."Edi yang masih tetap berlari .
("Bodoh,tangga darurat kan ada .")
"Unthinkable."Feleki mengerutkan wajahnya .
("Tidak terpikirkan.")
++++++
Kiki yang masih didalam Liv."Damn it took so long."Ujar jengkel Kiki .
("Sial lama sekali.")
+++++++
Kembali ke Zesu yang sudah berkalungkan pisaunya sendiri di lehernya ."You're just a burden, you idiot!!."Hina Ceso menekan pisau itu lebih kuat lagi .
("Kau itu hanya buat beban ,bodoh!!.")
Tersenyum sinis,berukk... satu tendangan mendarat di tulang kering kaki Ceso sampai dirinya terpental .
"Damn, you bastard, Zesu !!".Betak teriak Ceso menahan rasa sakitnya .
("Sial, bajingan kau ,Zesu!!".)
Berlari dengan tangan yang membawa pisau yang siap untuk menusuk Zesu.."Die you!!".
("Mati kau!!".)
Berekkk......berukkk......Selinggg......berekkk.....Suara berkelahi mereka yang hampir membuat Zesu kuwalahan ,karna Ceso sendiri adalah seorang pembunuh bayaran profesional ,ditambah dirinya juga duluan nya adalah mantan kapten mafia terkenal .
Sedangkan Zesu hanya seorang pria remaja yang masih pemula dalam perkelahian.
Sampai akhirnya .Berukk......Zesu tersungkur dengan tubuh yang sudah hampir penuh dengan luka sayatan.
Menatap dengan sorot mata tajamnya."To me you are just a mosquito, one pat. Bakkk!! Destroyed, that's you."
("Bagi saya kau hanya nyamuk ,yang sekali tepuk .Bakkk!! Hancur, itu lah kamu .")
Menindih badan Zesu ,lalu memukul-mukul wajah Zesu dengan sangat kesar ."Like this is how you kill Mr. Mayo. Like this right! ??".Bentak geram Ceso .
("Seperti ini kan cara kau bunuh tuan Mayo .Seperti ini kan!??".)
Dengan pakaian rumah sakit yang masih melekat pada dirinya."Oi."Seru Kiki dengan pandangan dinginnya, yang sudah berdiri tidak terlalu jauh dari Ceso yang menyiksa Zesu .
Ceso pun tersenyum sinis ,lalu bangkit dari atas tubuh Zesu yang sudah bersimbah darah .
Kiki yang melihat istrinya terbaring lemah dengan luka lebam di tubuh istrinya ."I promised my wife, not to fight again."Dengan sorot mata memerah berkaca-kaca.
("Saya sudah berjanji dengan istri saya ,untuk tidak berkelahi lagi .")
"But you've made me break that promise, you've hurt my wife and my sister."Sorot mata yang semakin memerah berkaca-kaca.
("Tapi kau sudah membuat saya melangar janji itu ,kau sudah melukai istri saya dan adik saya .")
Melangkah maju belahan."Die you Ceso!!!!!!".Teriak Kiki berlari ke arah Ceso .
("Mati kau Ceso!!!!!!".)
Kiki yang sudah dekat dengan Ceso ,langsung melompat menendang badan Ceso dengan sangat kuat .Sampai Ceso hampir saja tersungkur.
Tanpa menunggu Ceso siyap berkelahi lagi ,Kiki sudah lebih dulu menyerang dengan brutal kepada Ceso .
Kiki mereput paksa pisau yang dibawa Ceso ,lalu menusuk-nusukkan pisau itu ke tubuh Ceso .Mendendak memukul ,sampai mematahkan tulang kaki Ceso .
Dengan tubuh yang bersimbah darah Kiki mengangkat pisaunya mengarahkan ke tubuh ceso yang sudah tersungkur bersimbah darah ."Don't expect you to get away that easily from me."Bersamaan dengan menancapnya pisau tadi tepat di jantung Ceso .
("Jangan harap kau bisa lepas semudah itu dari saya.")
Mendengar langkah kaki Feleki dan Edi yang baru sampai ."Hurry and bring Zesu to the doctor."Suruh Kiki dengan nada membentak .
("Cepet bawa Zesu ke dokter .")
"Yes,sir."Feleki yang mengangkat badan Zesu yang dibantu oleh Edi .
("Baik tuan .")
Sedangkan Kiki langsung menggendong tubuh Yani yang masih pinsan."Maafkan saya Yani."Ucap lirih Kiki berlalu pergi dari sana dengan Yani yang masih dalam gendongannya .
++++++++++
++++++
Dua hari setelah kejadian itu .
Sudah dua hari berlalu setelah kejadian itu ,akan tetapi .Yani masih terbaring di ranjang rumah sakit dengan Kiki masih setia menemani istrinya ,Yani yang masih terbaring lemah.
Tokk....tokk.....
"Sir, can I come in?".Ucap Feleki yang ada diluar kamar ruang rawat Kiki.
("Tuan,saya boleh masuk?.")
"Come in."
("Masuk.")
Feleki yang sudah di dalam."Edi has flown to Indonesia, sir."
("Edi sudah terbang ke Indonesia ,tuan .")
__ADS_1
"I also want to remind you, if the wound examination schedule is soon, sir."
("Saya juga mau mengingatkan ,kalau sebentar lagi jadwal pemeriksaan luka ,tuan.")
"Yes."
("Ya.")
"What about Zesu's condition, is he getting better?".
("Bagaimana dengan keadaan Zesu ,apa dia sudah membaik ?".)
"Yes sir, now Zesu is with Mr Oki and Mr Xik."
("Sudah tuan ,sekarang Zesu sedang bersama tuan Oki dan Tuan Xik .")
"Earlier, Mr. Oki, also told you to meet him in Zesu's ward."
("Tadi tuan Oki, juga berpesan agar tuan menemui dirinya di kamar rawat Zesu.")
"What time is it now?".
("Sekarang jam berapa?".)
"10:46 p.m., sir."Dengan melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan kirinya .
("Jam 10.46 siang, tuan. ")
"I'll go to the examination room for a bit, you stay outside my wife's hospital room."Pesan Kiki bangkit dari tempat duduknya .
("Saya akan ke ruang pemeriksaan sebentar ,kamu tetep di luar kamar rumah sakit istri saya.")
"Yes,sir."Dengan mengikut langkah tuan nya keluar kamar rumah sakit .
("Baik tuan .")
Kiki pun berlalu pergi ke ruang kontrol pemeriksaan lukanya ,sedangkan Feleki duduk di kursi tunggu di depan ruang rawat istri Kiki .
++++++++++
Kiki yang dalam perjalanan ke ruang kontrolnya ,tiba-tiba mendapatkan nada sambung telfon .Ia pun mengeluarkan ponselnya dari saku celananya untuk melihat nada sambung telfon dari siapa .
tersambung.
*Asallamuaikum nak Kiki ."Salam Bunda Yani dalam nada sambung telfon.
*Wallaikum'salam Bun ."Jawab salam Kiki dalam nada sambung telfon.
*Yani dimana nak Kiki? ,bunda telfon-telfon tidak di angkat-angkat ,emang kebiasaan anak itu ."
*Yani sakit bun ."
*Apa!?, bangaimana bisa!? ,kenapa!?".
*Saya gagal melindungi Yani bunda ,jadi sekarang Yani sedang berbaring di rumah sakit ."
*Yani seperti ini ,karna Yani diculik oleh teman bisnis saya yang dendam dengan saya ."
*Maafkan saya bun."
*Bunda memaafkan kamu nak Kiki .Bunda percaya ko kamu sudah berusaha melindungi putri bunda .Ini semua mungkin musibah nak Kiki ,bunda cuma berpesan tetap jaga putri bunda baik-baik .Jika putri bunda sudah siuman kamu beri kabar bunda ya ."
*Iya bun ,makasih masih percaya dengan saya ."
*Ngomong dari ini ,kamu dan Yani ada dimana ?".
*Saya dan Yani sedang ada di Australia bun. "
*Yasudah jaga diri kamu baik-baik ,bunda juga titip putri bunda yang sekarang sudah menjadi tanggu jawab kamu untuk melindunginya ,sebagai suaminya. ".
*Iya bun ,saya berjanji akan selalu ada untuk putri bunda. "
"Yasudah nak Kiki ."
Panggilan berakhir .
++++++++
+++++
Tempat bunda malam hari.
Di tempat bunda yang baru saja ,mematikan telfon dari menatunya, Kiki ."Ada telfon dari siapa bun?".Tanya Ayah yang baru pulang dari tempat kerjanya .
"Dari bu RT Yah ,ini tasnya ketinggalan disini sejak kemarin,katanya mau di ambil tapi orangnya lupa terus .Jadi bunda mau suruh Zuan buat antarkan ke rumahnya ."Jelas Bunda mencari alasan lain ,agar ayah Yani tidak ikut menghawatirkan putrinya.
"Oh ,kalau gitu bunda siapkan makan .Ayah lapar bun ."Dengan mengelus-elus perut ratanya.
"Ayah mandi dulu sana."Suruh bunda berlalu pergi .
"Ok bunda ."Ayah dengan berlalu pergi ke kamarnya untuk berbersih diri .
Bunda yang sudah di depan kamar putra nya pun memberikan tas bu RT tadi kepada Zesu."Zu bisa antar tas ini ke rumah bu RT ?".
Zuan yang sedang duduk di kursi belajar ,pun beranjak ."Bisa bun ."Jawabnya mengambil tas itu .
Dengan bersemangat langsung beranjak bangun dari atas tempat tidurnya."Zoan juga ikut kak."
"Ajak adik kamu Zu ,jika tidak dia akan menangis ."Goda Bunda sebelum berlalu pergi .
Merintih kesal."Bunda."
Melihat kakaknya yang sudah mengenakan jangket ,dan akan bersiap berangkat."Tunggu kak."Ucap Zoan terburu-buru mengambil jangketnya untuk segera mengejar kakaknya yang sudah berlalu pergi .
+++++++++
+++++
Kembali ke Kiki .
Kiki yang sudah ada di dalam ruang dokter yang akan memeriksa lukanya ,ia yang sudah tidak mengenakan baju pun mulai di diperiksa oleh Dokter.
Fokus dengan mengobati luka Kiki ."You are very great Mr. Kiki. Your injuries are very severe, and impossible to heal. Plus, when you come here with a lot of blood, but you can heal easily. You are really strong, Mr. Kiki. "Ucap puji dokter pria yang sedang mengganti perban yang digunakan Kiki.
("Anda sangat hebat tuan Kiki .Luka Anda ini sangat parah sekali ,dan mustahil untuk sembuh .Ditambah lagi,saat Anda datang kesini dengan keadaan yang sudah ke habisan banyak darah ,tapi Anda bisa sembuh dengan mudah .Anda benar-benar kuat tuan Kiki .")
Kiki hanya menagapi pujian dokter itu ,dengan raut wajah tanpa ekspresi .Sedangkan dokter itu tetap mengobati luka Kiki , membersikan luka dan mengganti perban yang di berbalut di luka Kiki dengan perban yang baru .
Sesaat kemudian Kiki yang sudah selesai di obati pun mengenakan bajunya kembali ,lalu beranjak dari atas tempat duduknya yang sejak tadi duduk di atas tempat tidur rumah sakit .
Dokter yang sedang membereskan bekas peban Kiki ."Sir's wound is still not drying properly, so Mr. Kiki don't do too many activities that make Mr. Kiki's body sweat too much, and don't bend too much first."Pesan dokter pria itu.
("Luka Tuan masih belum mengering dengan benar ,jadi tuan Kiki jangan terlalu banyak melakukan aktivitas yang membuat badan tuan Kiki berkeringat terlalu banyak ,dan jangan terlalu banyak membungkuk badan terlebih dahulu .")
__ADS_1
"Fine doctor, thank you."Ucap Kiki yang akan bersiap pergi .
("Baik Dokter ,terimakasih .")
"Mr. Kiki."
("Tuan Kiki .")
"Hopefully the master's wife will get well soon, and sorry for the weakness of our hospital security."
("Semoga istri tuan lekas sembuh ,dan maaf atas ke lemah keaman rumah sakit kami. ")
"Yes, please excuse me."Ucap Kiki berlalu pergi dari ruangan dokter itu .
("Iya ,saya permisi dulu. ")
++++++
Selesai melakukan memeriksakan lukanya ,Kiki langsung melangkah ke kamar rawat dimana Zesu sedang terbaring sakit .
Setibanya didepan kamar rawat Zesu ,Kiki langsung membuka pintu kamar rawat lalu melangkah masuk .
Xik yang sedang duduk santai di sova."Kiki, how about your wife?".Tanya Xik yang menyadari kedatangan Kiki .
("Kiki ,bagaimana dengan keadaan istri kamu?".)
Dengan raut wajah tanpa ekspresi."Still not awake."Jawabnya .
("Masih belum siuman .")
"Hopefully your wife will wake up quickly. So that you don't keep a cold face."Ucap Xik sedikit menyindir Kiki .
("Semoga saja istri kamu cepat siuman .Agar kau tidak berwajah dingin terus .")
"That's right, you both have flat faces against the wall, cold attitudes too."Saut Oki yang sedang membantu Zesu mengupas buah.
("Benar ,kalian berdua itu punya muka datar kek tembok ,sikapnya dingin pula. ")
Oceh Oki yang hanya dibalas dengan raut wajah tanpa ekspresi oleh Kiki dan Zesu yang masih terbaring di atas tempat tidur rumah sakit .
Kiki yang sudah didekat tempat tidur Zesu."How are you doing ?".
("Bagaimana keadaan kamu ?".)
"Better than yesterday, sir."Jawabnya .
("Sudah lebih mendingan dari kemarin ,Tuan .")
"Oi, Zesu. You are already considered a little brother by Kiki, but still calling him Mr., it's too formal and not suitable for calling brothers."Saut Oki dengan basah-basihnya .
("Oi ,Zesu .Kau itu sudah dianggap adik kadung oleh Kiki ,tapi masih saja memanggil dengan sebutan Tuan ,itu terlalu formal dan tidak cocok untuk panggilan kakak beradik.")
"It's true what Oki said, it's better if you call me brother, like before."Ucap Kiki dengan raut wajah datar dinginnya .
("Benar yang di bilang Oki ,ada baiknya kamu memanggil saya dengan sebutan kakak, seperti dulu .")
"Nahh now you two try to smile together."Ucap Xik merangkul pundak Kiki .
("Nahh sekarang kalian berdua coba tersenyum bersama .")
Melihat raut wajah Zesu dan Kiki yang masih datar tanpa ekspresi pun langsung menepuk keningnya sendiri ."Jeez you two, want me to operate on both of you faces or I want to tear both of your faces."Oceh kesal Oki .
("Astaga kalian berdua ,ingin ku mengoperasi wajah kalian berdua atau ingin ku robek-robek wajah kalian berdua .")
Masih dengan raut wajah datar dan dinginnya."What about the case of Mak?"
("Bagaimana dengan kasus Mak?".)
"We have managed to put Mak in prison for life, plus he has lost his mind because of the death of his son, Mayo."Jelas Oki .
("Kami sudah berhasil menjebloskan Mak ke dalam penjara seumur hidup ,di tambah lagi dia sudah menjadi hilang akal karna kematian anaknya, Mayo .")
"Mayo, die."Seru Kiki mengangkat satu alisnya .
("Mayo, mati .")
"You don't know, if it was Zesu who killed Mayo, Ki."Saut Xik .
("Kau tidak tau, kalau yang membunuh Mayo itu Zesu ,Ki .")
"Yes, when you were dying because of that stab wound, Zesu immediately got angry and couldn't control her temper. Finally she beat Mayo, until Mayo was covered in blood and died. And I raised my hand, because it was impossible to stop Zesu's temperament which was just like yours."Jelas Oki.
("Iya ,saat kau sekarat karna luka tusuk itu ,Zesu langsung marah dan tidak bisa mengendalikan temperamentalnya .Akhirnya dia memukul-mukul Mayo ,sampai Mayo bersimbah darah dan Mati.Dan saya angkat tangan ,karna mustahil menghentikan temperamental Zesu yang sama kayak kau.")
Kiki langsung menatap Zesu dengan sorot mata yang sangat dingin .
Mengalihkan perhatian kearah lain ."Brother, don't look at me like that."Ucapnya dengan nada suara pelan .
("Kakak, jangan menatapku seperti itu .")
Mengelus lembut rambut kepala Zesu ,yang langsung membuat Zesu memasang bola mata jengkalnya menatap Kiki .
Tersenyum tipis ."Thanks for worrying about my situation."
("Makasih sudah menghawatirkan keadaan saya .")
Memasang wajah sok imutnya yang sebenarnya emang imut ."Oooo, how romantic."Seru Oki membuyarkan suasana hangat antara adik dan kakak .
("Oooo, romantisnya.")
Memukul kepala Oki."Mood breaker ."Ucap Xik .
("Perusak suasana .")
Memegangi kepalanya."Sick!!".Memasang wajah imutnya .
("Sakit!!".)
"Yes, I'm going back to my wife's ward."Ucap Kiki yang ingin beranjak pergi .
("Yasudah ,saya akan kembali ke kamar rawat istri saya .")
"Brother."Panggil Zesu menghentikan langkah kaki Kiki .
("Kakak.")
Kiki yang sudah menghentikan kakinya pun membalikkan badan menghadap Zesu kembali .
"I will pray, I hope Brother-in-law regains consciousness."Kata Zesu.
("Saya akan berdoa,semoga kakak ipar cepat siuman .")
Kiki hanya menganggukkan kepalanya dan membalasnya dengan senyum tipisnya ,sebelum berlalu pergi.
__ADS_1