
"Yan,tolong bantu aku mencatat menuh ini."kata Riska bingung dengan kertas-kertas didepannya.
Sementara itu Yani bingung membantu Yusi ,menata meja."Engak bisa Ris."ujar Yanu fokus menata meja .
"Biar aku aja Yan."saut Zen melangkah mendekat ke Riska.
Duduk didepan Riska."Mana yang harus dibantu ?".tnya Zen.
"Emang kamu sudah selesai menghias jendela?".tnya balik Riska.
"Lihat saja."kata Zen.
"Indah ,kamu kreatif juga ,sederhana tapi berkesan."ujar Riska.
"Woy!! mana yang dibantu."Ujar Zen membuyarkan lamunan Riska.
Menunjukkan tulisan yang ia catat."Aku bingung ,dengan menuh apa yang akan dipesan ."kata Riska.
Melihat catatan Riska."Astaga ,burik sekali."ujar Zen ingin membuat Riska kesal.
"Apa?".tnya Riska sewot.
"Engak!! setelah lulus belajar lah memasak."ujar Zen fokus menulis .
"Engak ahh."ujar Riska.
"Hem!! jika kita sudah menikah,akan kau beri makan apa aku, kalau kau tak bisa masak."ujar Zen tetap fokus menulis.
"Umm!!! lagian masih lama kita menikahnya."kata Riska.
"Lihat ini."kata Zen memberikan lembaran kertas yang selesai ia tulis .
"Wahh keren rajin tulisannya."ujar Riska melihat 3 lembar kertas yabg selesai ditulis.
Melihat Zen yang tertelungkup menyilangkan kedua tangan diatas meja menutup wajahnya."Zen."panggil Riska.
"Umm."gumam Zen.
"Apa? aku boleh tanya sesuatu."kata Riska .
"Apa?".tnya Riska.
Ikut menundukkan kepalanya disamping Zen."Apa menjadi dewasa itu sulit?".tnya Riska.
Zen mengangkat kepalanya dan menatap wajah Riska sekilas,dan kembali menundukkan kepalanya ."Tidak !!! kan ada kamu."kata Zen.
Menjiwit lengan tangan Zen."Serius Zen."ujar Riska.
"Aduh!! Riska sakit."ujar Zen mengelus lengannya.
"Gimana kalau nanti sore kita jalan."ajak Zen .
"Kemana?".tnya Riska.
"Mau tidak?".tnya balik Zen.
"Iya iya."ujar Riska .
"Saya tunggu didepan toko rumah kamu ."kata Zen.
"Jam Setengah tujuh ya."kata Riska.
"Iya."kata Zen.
"Woy!! pacaran aja ,ayo Riska pesan makanan ."ajak Yani menarik tangan Riska.
######
Sesuai dengan waktu yang ditentukan ,jam 11 guru datang menilai kelas Yani.Selesai penilaian Yani dan Riska mengajak teman-teman sekelasnya dan wali kelasnya untuk makan bersama dikelas.
PUKUL 12.30
Yani dan teman-teman yang lain ,yang membantunya berberes-beres kelas.Selesai berberes mereka pulang kerumah masing-masing.
"Makasih ya makanannya."kata Jovan mewakili teman satu kelasnya untuk berterimakasih pada kelompok Yani.
"Sama-sama."jawab Lilu .
Mereka saling berpamitan dan berlalu pergi.
####
Sesuai dengan janji Zen ,Zen menunggu Riska di toko depan rumahnya .Cukup lama Zen menunggu Riska.Riska pun keluar namun tak sendirian ,Riska keluar bersama dengan laki-laki setengah paru baya disampingnya.
"Zen kenalin ini papah ku."kata Riska memperkenalkan papahnya.
Zen mengulurkan tangannya ke papah Riska."Saya Zen Om."kata Zen.
Papah Riska menerima uluran tangan Zen,dengan tatapan seramnya."Kamu pacar putri saya?".tnya papah Riska.
"Iya om."jawab Zen sopan.
"Putri saya sering cerita tentang kamu ,kalau kamu beneran serius dengan putri saya ,saya harap kamu tak mengecewakan putri saya."kata Papah Riska.
Riska mendorong perut buncit papahnya."Papah apaan sih."ujar Riska.
"Iya om saya akan menjaga perasaan putri om ."Kata Zen.
"Baiklah saya pegang ucapannya .Nanti kalau pulang jangan terlalu larut malam."Kata papah Riska.
"Iya om."Jawab zen.
Riska dan Zen pun pergi ke taman alun-alun surabaya ,dengan sepedah Zen .Dengan santai Zen mengayung sepedahnya menunju alun-alun .
Setibanya disana Zen memarkir sepedahnya diparkiran sepedah.
"Zen-Zen!! Pergi kesana yuk."ajak Riska menarik tangan Zen pergi ketoko es krim .
Saat sudah didepan toko Es krim Riska langsung memesan ,es krim pesanannya."Zen kamu engak mau?".tnya Riska yang sudah membawa es krim pesanannya.
"Tidak ,dingin .Saya jangun bakar saja."kata Zen .Dengan mengambil uang di dompetnya untuk membayar es krim Riska.
Namun Riska menghentikan tangan Zen."Biar saya aja yang bayar."kata Riska .
Zen tak memperdulikan ucapan Riska ,ia langsung memberikan uangnya pada penjual es krim.
"Sudah simpan saja!! kamu kan sudah jadi pacar saya.Masak saya yang ajak jalan tapi kamu yang bayarin semuanya."kata Zen.
"Tapi kan uang kamu untuk ditabung ."kata Riska .
"Sudah diam!! ayo jalan lagi."kata Zen merangkul leher Riska.
Zen dan Riska pergi ke pedagang jagung bakar untuk membeli jangung bakar kesukaan Zen.Selesai membeli Zen dan Riska duduk sejenak untuk menghabiskan makanan mereka .
Sesaat kemudian Riska dan Zen kembali berjalan -jalan mengelilingi alun-alun Surabaya.Sesekali Zen tersenyum dengan tingkah lucu Riska saat bermain-main dengan wahana-wahana dewasa .
Sampai-sampai Riska kecapekan karena terlalu senangnya ,sampai lupa untuk istirahat .
Zen menyuruh Riska untuk duduk dikursi taman.Namun karna hari semakin larut ,Zen yang tak ingin Riska di marahi karna pulang larut malam .Membungkus membelakangi Riska dan menyuruh Riska untuk naik ke punggungnya.
Riska yang mau terus menolak ,dan bersikap sok kuat seperti biasa.Riska berdiri dan belum satu langkah ia berjalan sudah hampir tersungkur terjatuh karna terlalu sakit disendi bagian kanannya.Zen yang melihanya dengan cepat membungkuk membelakangi Riska ,sehingga Riska terjatuh di punggung Zen.
Zen pun mengedong Riska pergi ke parkiran sepedah .Riska yang malu diperhatikan orang-orang ,menyembunyikan wajahnya di leher Zen.
"Zen turunkan saya,saya malu tau."bisik Riska ditelinga Zen.
"Sudah diamlah ,pakek aja topi jangket kamu ".kata Zen
"Sudah Zen tapi saya masih malu."bisik Riska ditelinga Zen.
"Sudah diam batu ,kau membuat ku geli."ujar Zen.
Riska pun diam dan menyembunyikan wajahnya di leher Zen .Sampai diparkiran sepedah ,Zen menurunkan Riska untuk naik kesepedahnya .Zen membonceng Riska untuk pulang kerumah .
Beberapa jam kemudian sampailah Zen didepan rumah Riska ,Zen membangun Riska yang tertidur memeluknya .
"Ris bangun sudah sampai."kata Zen.
Zen terus membangunkan Riska ,namun tak kunjung bangun dari tidurnya .Kakak Riska yang kebetulan ingin pergi entah kemana .Menghampiri Zen yang sedang membonceng adiknya yang sedang tertidur.
"Kenapa dengan adik saya?".tnya Kakak Riska yang menahan amarahnya.
Tampa ada rasa takut Zen berkata."Dia ketiduran mungkin, ke capekan .Anda pasti kakaknya Riska .Bisakah anda bantu saya."
"Adikku ini kalau tidur tak mengenel tempat ."ujar kakak Riska mengakat badan Riska.
"Sorry ya ,ngerepotin."kata kakak Riska yang sudah mengendong badan adiknya.
"Tak apa bang,saya permisi pulang ."kata Zen mengayung sepedahnya meninggal rumah Riska.
Menatap kepergian Zen."Di jaman gini masih ada cowok baik ,beruntung juga adikku."kata kakak Riska mengangkat adiknya masuk kedalam rumah.
Kakak Riska mengendong badan adiknya ke kamar nya.Saat melewati ruang Keluarga disana sudah ada papah dan mamah Riska yang sedang menonton acara tv.
"Kenapa adikmu?".tnya Ayah.
"Biasa yah ,tidur engak kenal tembat.Untung cowoknya baik coba tidak habis adik bontot kak ini."ujar Kakak Riska Abi.
"Kakak."ujar Riska menggosok-gosok matanya.
"Nah bangun dia."ujar kakak Riska.
"Kak Abi !! Dimana Zen ,dia dicuri orang."ujar Riska panik langsung turun dari gendongan kakaknya.
"Belum penuh mah pah banterainya ."ujar Kakak Riska.
"Umm dia sudah pulang ,gendong lagi antar kekamar ."ujar manja Riska pada kakaknya.
"Engak berat ."ujar Kakak Riska.
"Ayok masak gendong setengah-setengah ."ujar Riska.
"Sudah gendong aja adik kamu ke kamar nya."kata mamah.
"Iya Abi ini sudah malam ,engak baik bangunin singa bocil malam-malam."kata papah.
"Aku lagi ,aku lagi ,kesel aku .Dah naik ."ujar kesal kakak Riska menyuruh adiknya naik dipunggungnya.
Riska pun naik ke punggung kakaknya dengan eksperi wajah yang senang berhasil membuat kakaknya kesal.Kakak Riska menggendong Adiknya sampai di kamar nya.
Setibanya dikamar Riska masih menjahili kakaknya ,dengan permintaannya ,suruh matikan lampu suruh ambil bonek dilemari ,suruh ambil minum .Saat Riska suruh kakaknya menyelimuti dirinya .Kakak Riska yang tak kalah jahil menutupi badan Riska dan kentut didalam selimut .Setelah itu kakak Riska langsung lari keluar kamar .
Riska yang kesal."Awas kau kakak ,aku bakar kamar kau, bau busuk banget ."Teriak Riska.
Kakak Riska yang sudah sampai bawah langsung berpamitan dengan kedua orang tuanya untuk kembali pergi yang sempat tertunda tadi .
.
.
.
.
.
.
Ditempat Yani
Berbaring diatas tempat tidurnya ,dengan fokus membaca buku-buku novel kesukaannya ,ya itu lah yang dilakukan Riska saat bosan dimalam minggu .Ditengah-tengah seru-serunya membaca novel ponsel Yani berdering ,dengan kesal Yani mengangkat telfon itu.
"Hallo."
"Hy!! sedang apa istriku?".
"Baca novel."
"Coba vc ,sudah lama saya tak melihat wajah imut istri saya."
"Baru kemarin engak lihat dah rindu ."
__ADS_1
"Emang kamu engak rindu gitu ,sama suami tampan mu ."
"Tidak ."
"Oh yaudah ,saya lanjut tidur lagi ."
"Iihh!! gitu aja ngambek ,saya kan cuma bercanda Kiki."
"Bodoamat."
"Kiki mah gitu masa cowok ngambek sihh."
"Kiki ."
"Kiki.....ih..Kiki."panggil Yani dengan suara tangisnya .
"Iya apa ,kamu nagis Yani?".tnya Kiki.
"Yani."
"Yani!!!Yani!!!Yani!!!."
"Yan ,jangan gitu ,saya tadi cuma bercanda."
"Yani!!."
"Hhhhhh,kenak tipu kau."
"Yani awas ya nanti."
"Awas-awas aja aku bodoamat."
"Hemm."
"Dah ya ,saya mau lanjut baca buku ."
"Iya saya juga mau lanjut tidur ,jangan tidur larut malam Yan."
"Iya bawel."
Panggil berakhir.
Selesai panggilan berakhir Yani melanjutkan kembali membaca buku-buku novelnya yang sempat tertunda.
.
.
.
.
.
.
.
Ditempat Kiki Tokyo pagi hari.
Sesuai dengan rencana kemarin ,Kiki dan Kim pergi keluar untuk menjemput seseorang .Entah akan pergi kemana Kiki dan Kim.Kiki terus melajukan mobilnya di jalanan Tokyo yang saat itu mulai ramai dengan orang-orang yang mulai beraktivitas .
Sampainya di suatu daerah ,Kiki menepihkan mobilnya ,dan memarkirkannya.Serasa sudah selesai Kiki beranjak turun dari dalam mobil .
Tampa bertanya apapun Kim hanya mengikuti Tuannya dari sampaing .Hingga sampailah Kiki dan Kim di komplek sempit yang jalannya hanya muat dilalui sepedah dan pejalan kaki.
Kiki terus melangkahkan kakinya kedalam komplek tersebut ,tampa memperdulikan tatapan mata yang ingin membunuhnya ,yang dari pertama kali Kiki dan Kim masuk Komplek .
Hingga sampailah Kiki dan Kim didepan rumah kumuh yang hanya terbuat dari kayu-kayu yang mulai rapuh .
Melihat sekitar rumah."Tuan ini rumah siapa?".tnya Kim.
"Seseorang yang sangat penting ,untuk rencana kita."jawab Kiki singkat .
Tiba-tiba ada seorang laki-laki muda dan seorang anak laki-laki yang diseret paksa keluar dari dalam rumah itu oleh segerombolan laki-laki yang memiliki tubuh kekar dan besar.Enth apa alasannya ?".Laki-laki yang menyeret dua orang tadi begitu kasar dan tak manusiawi membuat Kiki geram .
Kiki yang melihat salah satu dari laki-laki yang mengusir orang tadi ,ingin memukul dua orang tadi dengan balok kayu .Entah kenapa Kiki melangkah mendekat,Kiki langsung menggenggam kuat balok kayu itu sebelum mengenai kelapa dua laki-laki itu.Dan menarik balok kayu itu hingga membuat orang yang bertubuh kekar tadi tersungkur dan langsung ditendang oleh Kiki sebelum terjatuh ketanah .
Kim yang melihatnya hanya diam tak berkutip ,bagaimana tidak tuannya sedang berkelahi dengan orang yang dua kali lebih besar dari dirinya .Apa tidak merinding Kim melihatnya .
「Jihh !!強いふりをする。」.Ujar Kiki dengan tatapan sadis dan dinginnya.
`Jihh! ! Tsuyoi furi o suru.'
(Jihh!! sok kuat.)
Kiki yang tak ingin cari ribut pun terlanjut menjadi ribut.Kiki langsung menyuruh Kim untuk membatu dua orang tadi berdiri .
「あなたは誰ですか?あなたは私たちのビジネスにどの程度挑戦するのですか?」.ucap salah seorang dari 4 orang yang mengusir dua laki-laki tadi.
`Anatahadaredesu ka? Anata wa watashitachi no bijinesu ni dono teido chōsen suru nodesu ka?'
(Siapa kalian ?,berani sekali kalian ikut campur urusan kami.)
「私たちは彼らの両方の友達です。私は彼らに私と一緒に来ることを許可するようにあなたに許可を求めます。」
`Watashitachi wa karera no ryōhō no tomodachidesu. Watashi wa karera ni watashitoisshoni kuru koto o kyoka suru yō ni anata ni kyoka o motomemasu.'Kata Kiki .
(Kami teman mereka berdua,saya meminta ijin kepada kalian untuk membiarkan mereka berdua ikut bersama saya .)
「ああ!!そんなに簡単なことではありません。どちらも私たちに借金があります。そして、私にそれを借りている人も、支払いたくない人も知っている必要があります。そうすれば、彼らの命と魂が私の死の奴隷になります。」.kata Laki-laki bertubuh kekar namun tak terlalu kekar dengan anak buahnya ,yang baru datang .Sebut saja dia Bos geng.
`Ā ! ! Son'nani kantan'na kotode wa arimasen. Dochira mo watashitachi ni shakkin ga arimasu. Soshite, watashi ni sore o karite iru hito mo, shiharaitakunai hito mo shitte iru hitsuyō ga arimasu. Sō sureba, karera no inochi to tamashī ga watashi no shi no dorei ni narimasu.'
(Ohh!! Tidak semudah itu Tuan,mereka berdua memiliki hutang pada kami.Dan anda pasti taukan siapapun yang berutang pada saya dan tak mau membayarnya,maka nyawa dan jiwa mereka sebagai gantinya menjadi budak saya sampai mati.)
"Ummm."Gumam Kiki.
「彼らはいくら借りているのですか?」tnya Kiki.
`Karera wa ikura karite iru nodesu ka?'
(Berapa hutang mereka?)
(30 miliar )
「これを取ってください、多分これで十分です。」kata Kiki memberikan se amplok tebal berisi uang yang diambil dari saku jangketnya .
`Kore o totte kudasai, tabun kore de jūbundesu.'
(Ambil ini , mungkin ini lebih dari cukup.)
"足りる。"jawab bos geng.
" Tariru."
(Cukup.)
「しかし、それでも彼らはここを去ることはできません、彼らを捕まえてください!!」kata bos geng kepada anak buahnya untuk menangkap kembali orang yang bersama Kiki .
`Shikashi, soredemo karera wa koko o saru koto wa dekimasen, karera o tsukamaete kudasai!!'
(Tapi tetap mereka tak boleh pergi dari sini,tangkap mereka!!.)
「ちょっと待って、もう一度お願いします。ペリスを放してください。」kata Kiki memohon ,Iya Kiki bermaksud seperti itu karna Kiki tak ingin menyakiti orang lagi.
`Chottomatte, mōichido onegaishimasu. Perisu o hanashite kudasai.'
(Tunggu-tunggu saya mohon sekali lagi ,tolong biarkan saya pergi peliss.)
「手渡ししたくない場合は、一緒にいる人をすばやく殺してください Jekc そして Kevin 私たちに」.teriak bos geng .
`Tewatashi shitakunai baai wa, issho ni iru hito o subayaku koroshite kudasai Jekc Soshite Kevin Watashitachi ni'
(Cepat bunuh orang yang bersama mereka jika tak mau menyerahkan Jekc dan Kevin pada kita.)
「強制的に、キムは注意してください、君たちは私たちの後ろにいてくれます。」.kata Kiki.
`Kyōsei-teki ni, Kimu wa chūi shite kudasai, kimitachi wa watashitachi no ushironi ite kuremasu.'
(Terpaksa,Kim bersiplah ,kalian tetap dibelakang kami.)
Dua orang itu mau engak mau harus menurut ,bagaimana tidak menurut dua orang itu begitu lemas seperti belum makan beberapa hari .
Mereka pun menyerang Kiki,Kiki yang memiliki Julukan sang Raja Darah ,sangat lincah dan gesit dalam menangkis serangan ,sampai tak ada orang pun yang berhasil menyentuh dua orang yang sedang ia lindungi.
Begitu juga Kim ,walaupun Kim tak sehebat Tuannya Kiki, Kim juga memiliki keahlian dalam Taekwondo yang sangat gesit.
Lawan-lawan yang dihadapai Kiki dan Kim memiliki otot dan badan yang sangat besar ,membuat Kiki dan Kim harus lebih kuat lagi dalam memukul untuk membuat lawan mereka langsung pingsan.
Serasa sudah agak sedikit berkurang Kiki menyuruh Kim untuk membawa dua orang laki-laki tadi berlari keluar dari komplek secepatnya.Sementara itu Kiki masih menghadang lawan-lawannya agar tak mengejar Kim dan dua orang tadi .
Namun saat Kim dan dua laki-laki tadi berhasil keluar dari komplek.Bos geng meluncurkan timah panas pada Kiki .Untungnya Kiki yang dengan cepat menyadari langsung menghindari peluru timah panas itu .
Tak habis pikir karna tawanannya berhasil kabur dan bos geng tersuluk amarah yang sangat besar.Menghujani Kiki dengan peluru panah ,Kiki yang dari tadi membawa tameng besi tebal ditangannyan ia gunakan sebagai perlindungan dirinya .Sampai ia menemukan jalan keluar dengan masuk kedalam toko dan mengambil pedang samurai .
Bos geng terus menembaki Kiki yang bersembunyi didalam toko.Namun sebelum ia berhasil membunuh Kiki peluru yang ia gunakan habis .Disaat ia mengisi peluru itu ,disaat itu pula kesempatan bagus untuk Kiki melarikan diri .Kiki keluar dari dalam Toko dan menendang kuat-kuat tangan bos geng yang membawa pistol tadi ,sampai pistol itu terpental dan pecah tak berbentuk.
"行かせて 。"ujar Kiki dengan tatapan dingin dan sadis nya.
" Ika sete."
(Biarkan saya pergi.)
Kiki melangkah kakinya meninggalkan komplek tadi,tapi sebelum Kiki keluar dari dalam komplek salah satu anak buah bos geng diberi abah-abah untuk menusuk Kiki dari belakang .Namun Kiki yang sembaring tadi membawa pedang samurai ditangannya ,dan insting kuat terhadap serangan langsung menoleh kebelakang dan menusukkan pedang itu tepat diperut anak buah bos geng.
Seketika hal itu membuat anak buah itu langsung bersimbah darah begitu juga Kiki .Dengan pedang yang masih ia genggam berlumurkan darah Kiki mendekat ke arah bos geng .
Dan berbisik ditelinganya .「あなたの部下が生きたいなら、急いで医者に電話してください」。kata Kiki dengan sura seraknya.
`Anata no buka ga ikitainara, isoide isha ni denwa shite kudasai'.
(Cepat panggil dokter jika kau ingib anak buahmu hidup.)
Saat Kiki selesai berucap 、"よくもそんなことができるな 。"ujar bos geng mengangkat pedang yang ia bawa.
," Yokumo son'na koto ga dekiru na."
(Beraninya kau .)
Mereka perdua pun berkelahi adu pedang ,Kiki yang ingin segera keluar dari komplek tersebut bertarung dengan sangat serius .Hingga tiba lah pedang bos geng terlempar oleh pedang samurai Kiki ,dan pedang samurai Kiki dengan cepat di kalung kan tepat dileher bos geng .
「話すより行動するほうがいいと思う」.ujar Bos geng.
`Hanasu yori kōdō suru hō ga ī to omou'
(Kau lebih suka bertindak dari pada berbicara ternyata.)
Mengangkat pedang yang ia kalungkan dileher bos geng,berbalik badan melangkah menjauh .
"あなたは誰?"。tnya Bos geng.
" Anatahadare?".
(Siapa kau?)
Berjalan menjauh ."Kiki ."jawab Kiki lirih namun cukup didengar oleh bos geng.
Menatap kepergian Kiki.「KIKI KING OF BLOOD」ujar bos geng terkejut .
`KIKI kingu OF buraddo'
( KIKI RAJA DARAH.)
Dan dalam pikirannya bergumam.[ 神に感謝し、彼は私の部下を殺しませんでした。」
Kami ni kansha shi, kare wa watashi no buka o koroshimasendeshita.'
(Syukur ia tak membantai habis anak buahku.)
Sementara itu Kim dan dua orang laki-laki tadi dibelikan Kim baju dan juga makanan untuk dua laki-laki itu makan di mobil Kiki yang diparkiran tadi ,sambil menunggu ke datang Kiki .
__ADS_1
Menghentikan makannya . "Will he be okay?".tanya laki-laki yang seumuran dengan Kim.
(Apa dia akan baik-baik saja?)
"It's true my brother said, will your friend be okay he's fighting monsters."Saut Adik laki-laki itu.
(Benar kata kakak ku,apa teman kamu akan baik-baik saja dia sedang melawan monster)
"Calm down, you two just eat, my best friend will be fine."kata Kim duduk santai di kursi pengemudi dengan pintu mobil yang masih sedikit terbuka.
(Tenanglah kalian berdua makanlah saja,sahabat ku itu pasti akan baik-baik saja.)
Selang beberapa menit kemudian Kiki sampai diparkiran mobilnya ,dengan tangan kanannya yang masih membawa pedang samurai .
"Tuan kenapa bawa samurai ?".tnya Kim keluar dari dalam mobil.
"Astaga lupa,tadi mau saya tinggal disana tapi kebawa .Makanya sejak saya jalan kesini tadi banyak orang yang memperhatikan saya .Tapi syukurlah tadi tak ada polisi."ujar Kiki
"Sir, it's better to just make a collection."Saran Kim
(Tuan mending buat koleksi aja samurainya .)
"Bener juga ,lagian bagus model samurainya Kim."kata Kiki."Taruh lah dibagasi ."Sambung Kiki memberikan samurai itu kepada Kim.
Kiki pun masuk kedalam mobil.Melihat dua laki-laki tadi masih diluar mobil."Hy !! you guys also come in, do you want to be beaten again?".tanya Kiki.
(Hy!! kalian juga masuk ,apa kalian mau dikeroyok lagi?)
Tampa menjawab pertanyaan Kiki dua orang tadi langsung masuk kedalam mobil .Kim yang sudah selesai menaruh samurai itu dibagasi pun ikut menyusul masuk kedalam mobil.
"Kim tadi sudah kamu aja mereka beli baju?".tnya Kiki.
"Sudah bos ,tadi saya juga sudah belikan makanan."kata Kim.
"How many clothes have you bought?".Tnya Kiki.
(Kalian sudah beli baju berapa?)
"5 pairs for me, 5 pairs for my sister."Jawab Laki-laki seumur Kim.
(5 pasang untuk saya ,5 pasang untuk adik saya .)
"Good, that's more than enough."kata Kiki.
(Bagus ,itu sudah lebih dari cukupkan.)
Menyalahkan mobilnya dan mulai melajukan mobilnya meninggalkan daerah itu.
"Almost forgot me, what are your names?".tnya Kiki fokus menyetir .
(Hampir lupa saya,sapa nama kalian? )
"I'm Jekc and this is my brother Kevin."kata Jekc .
(Saya Jekc dan ini adik saya kevin.)
"You guys aren't Japanese I think."ujar Kim.
(Kalian bukan orang Jepang kayaknya .)
"We are not Japanese, we are victims of human debt payments."kata Jekc.
(Kami memang bukan orang Jepang,kami korban pembayaran hutang yang berupa manusia.)
"What do you mean?".Tnya Kim yang belum faham.
(Maksudnya?)
"Our parents have a lot of debt even though it's only 30 billion. And our family can not pay it, our family was massacred. Then we were sold to Japan by the people who slaughtered our parents."kata Jekc menjelaskan.
(Orang tua kami memiliki hutang yang sangat banyak walau itu hanya 30 miliar .Dan keluarga kami tak dapat membayarnya ,keluarga kami dibantai habis .Lalu kami dijual kejepang oleh orang yang membantai orang tua kami)
"Do you know who killed your parents?".tnya Kiki.
(Apa kau tau siapa yang membunuh orang tua kamu? )
"No, before we knew it, we had flown to Japan as slaves."kata Jekc.
(Tidak ,sebelum kami tau,kami sudah terbang keJepang sebagai budak.)
"What's your own name?".tnya Jekc.
(Nama kalian sendiri siapa ? )
"I'm Kim and this is my Lord Kiki."kata Kim.
(Saya Kim dan ini Tuan saya Kiki .)
"Sorry for earlier, so you guys spend a lot of money for us."kata Jekc.
(Maaf ya untuk yang tadi, kalian jadi mengeluarkan uang banyak demi kami.)
"Calm down, my lord, never stingy when it comes to money."kata Kim.
(Tenang lah Tuanku ini ,tak pernah pelit kalau soal uang .)
"But don't ever call me good, because I'm not as good as you can see."kata Kiki.
(Tapi jangan pernah sebut saya baik,karna saya tak sebaik seperti yang kalian lihat .)
######
Jam 09.30 mobil Kiki sampai dipekarangan rumah Arcel .Sampainya diparkiran pribadi rumah Arcel Kiki turun dari dalam mobil yang disusul oleh Kim dan dua orang tadi .
Kim,kevin,dan Jekc pun mengikuti Kiki pergi kekamarnya.Sampainya dikamar Kiki.Kiki menyuruh adik Kevin untuk mandi duluan.Sempentara itu Kiki ,Kim ,dan Jekc duduk di sova kamar Kiki .
"Would you like to join us, for a K-pop dance competition?".tnya Kiki.
(Apa kau mau ikut bergabung bersama kami ,untuk lomba dance K-pop ? )
"My sister and I sang along. But my sister and I couldn't dance."kata Jekc.
(Saya dan adik saya bersedian ikut.Tapi saya dan adik saya tidal dapat menari.)
"Later you will study, I can't either."kata Kiki.
(Nanti kalian akan belajar,saya juga tak bisa.)
"Anyway, after this event is over you will be free, where will you go."Kata Kiki
(Oya setelah acara ini selesai kalian akan bebas ,akan pergi kemana.)
"Is it true?".Tanya Jekc.
(Benarkah?. )
"Yes, but if you want to join my subordinates it's okay. Later Kim will prepare a place for you in Seoul."kata Kiki.
(Iya ,tapi kalau kalian mau gabung menjadi anak buah saya juga tidak apa.Nanti Kim yang akan siapkan tempat untuk kamu di Seoul.)
"I will think about it first with my younger brother."Kata Jekc.
(Saya akan pikirkan dulu dengan adik laki-laki saya.)
Beberapa menit kemudian Kevin keluar dari dalam kamar mandi .Dan berganti dengan Jekc yang masuk kedalam kamar mandi.
Kevin pun duduk disova dimana tempat kakaknya tadi duduk.
"Hy! You've been silent."ujar Kim.
(Hy! dari tadi kau diam saja.)
"Let's go out first".ajak Kim pada Kevin .
Kim pun menarik tangan Kevin dan mengajaknya pergi ke ruang olah raga duluan.
(Ayo keluar dulu yuk)
Selang beberapa waktu Jekc keluar dari dalam kamar mandi.
"Where is my brother?".tnya Jekc cemas ,ya Jekc masih sedikit teraumah dengan masa lalunya.
(Dimana adikku? )
"Calm down you're always panicking, Kevin already went to the gym first."kata Kiki .
(Tenang lah kau selalu panik , Kevin sudah pergi ke ruang olah raga duluan. )
"Come on. We have to go there too."kata Kiki melangkahkan kakinya keluar kamar.
(Ayo Kita juga harus pergi kesana.)
Jekc pun mengikuti Kiki dari belakang sampai diruang olahraga milik Arcel .Sesampainya disana saat Jekc melihat adiknya sedang berbaur dengan yang lain dan terlihat senyum tipis diraut wajahnya .Membuat Jekc sangat bahagia.
"Does your younger brother never smile like now?".tnya Kiki.
(Apa adik mu tak pernah tersenyum seperti sekarang? )
"Not."
"Ma'am, from now on make your little brother smile again."kata Kiki melangkah pergi.
(Makah, mulai sekarang buat lah adik kamu tersenyum kembali .)
"He's the son of a Russian billionaire."ujar Arcel terkejut melihat wajah Jekc.
(Dia kan anak miliarder Rusia.)
"Dia Jekc Arcel, ngawur kamu."kata Kim .
"Anjirrr !!!! similar, but lacking a little thin mustache that doesn't exist."kata Edi.
(Anjirrr!!!? mirip, tapi kurang sedikit kumis tipisnya yang engak ada.)
"Yes, it could be similar."ujar Nona Dori.
(Iya ko bisa miripnya.)
"He's my brother, who do you mean?".tnya Kevin.
(Dia kakak saya ,yang kalian maksud itu siapa? )
"The son of a Russian billionaire."ujar Arcel.
(Anak seorang miliarder Rusia.)
"Sorry but I'm Jekc."kata Jeck.
(Maaf tapi saya Jekc .)
"Bye, let's start training, and Jeck and his younger brother will tell Kim and Hans who they mean."kata Kiki .
(Sudah sudah kalian ayo mulai latihan,dan Jeck juga adiknya nanti kelanjutan ceritanya akan diceritakan Kim dan Hans siapa yang mereka maksud.)
Mereka pun mulai berlatih sekali-kali juga ada tingkah lucu diantara laki-laki saat belajar menari ,karna badan mereka yang terlalu kaku. Terutama pada Kim dan Kiki yang dari mulai latihan membuat istri Arcel tertawa tak henti sampai -sampai perutnya terasa keram dan itu membuat Arcel panik .Namun setelah beberapa menit keram itu tak terjadi lagi.Karna hal itu Arcel jadi marah-marah untuk benar-benar serius ia tak ingin istrinya tertawa dan keram kembali.
.
.
.
.
.
.
.
Terkadang, daun yang jatuh tak dapat kembali lagi pada batangnya.
__ADS_1
Begitu juga hati,hati yang jatuh terinjak tak akan mudah untuk kembali pada tempat yang sama.