Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.50 hari rebahan


__ADS_3

Di suatu pagi ,disebuah hotel mewah ,disalah satu kamar hotel .Terlihat ada seorang gadis manis yang sedang memperhatikan malaikat tampan didepannya ,yang masih terlelap dalam mimpinya.


Gadis itu memperhatikan dengan penuh rasa kagum ,itu terlihat jelas diraut wajahnya yang tersenyum manis .


"Tak ku sangka ,dan tak pernah terpikirkan dalam diriku .Kalau aku akan mendapatkan seorang pemimpin dan pendamping hidup sebaik dia .Iya dia ,orang yang berwajah sangat polos jika tidur ,dan ngeselin saat bangun .Hhhh."Batin Yani dengan raut wajah tersemat senyuman manis .


"Hemm ada-ada aja kau Yani ."Lanjut batinnya yang masih memperhatikan raut wajah suaminya.


Dengan mata yang masih terpejam. "Jangan dilihatin terus ,aku jadi ingin."Ujar Kiki.


"Iiihh apaan sihh ."Ujar Yani mengubah posisi tidurnya ,membelakangi suaminya .


"Dia lihat astagaaa ."Batin malu Yani .


Merangkul istrinya ."Aku beneran capek".Ujar lirih Kiki yang menenggelamkan wajahnya dileher istrinya.


"Pulang nanti aja gapapakan ?".Tanya Kiki.


"Iya iya ."Jawab Lirih Yani menahan geli ,karna nafas suaminya yang berhembus lembut dilehernya.


Yani kembali terlelap dalam tidurnya ,karna perlakuan hangat dari suaminya .Mereka berdua menghabiskan hari-hari mereka dengan tidur seharian .


Hingga Kiki tiba-tiba terbangun dari tidurnya ,karna suara nada dering dari ponsel istrinya .Kiki melepas pelukannya berlahan dari istrinya,agar tidak terbangun.


Dengan berlahan ia ,bangkit dan meraih ponsel istrinya yang tergeletak diatas meja dekat tempat tidur .


Tersambung dengan panggilan .


*Yan lu tidak kuliah ?"


*Gue sendirian Yan ,kalau lu tidak masuk .Hari ini ada tugas fisika pula Yani ,Yan masuk ya ."Ucap Riska dalam panggilan telfon tampa tau siapa yang mengakat terlfon itu.


*Ris ,istri ku hari ini tidak masuk kuliah .Kamu ijinkan ya ."Kata Kiki


*Kiki ,oo maaf maaf menggangu ."Ujar Riska langsung mematikan panggilan telfon.


"Mati."Ujar Kiki menaruh ponselnya kembali .


Yani yang terbangun ."Ada apa Ki?".Tanyanya dengan mata yang masih sedikit terpejam.


Kembali tidur dan merangkul istrinya ."Tidak ada apa-apa ."Ucapnya kembali memejamkan matanya.


---------------------


-------------


Ditempat Riska .


Pukul 09.30


Mematikan panggilan telfonnya. "Astaga itu tadi suaminya ,ahhh jangan mereka sudah."Ujar batin Riska terkejut. "Aulahh!!! dasar pikiran ku ,selalu melayang-layang ."Lanjutnya.


Ditengah-tengah ,pikiran aneh-aneh Riska yang melayang-layang .Tiba-tiba ."Woyy!!!".Ujar Lilu menepuk pundak Riska .


"Yaajimmm!!, Lu ."Ujar Riska kaget setengah mati .


"Nahh lu diem-diem bae ,ada apa?".Tanya Lilu.


"Gue lagi nunggu Yani ,ehh ternyata dia tidak masuk hari ini ."Kata Riska .


"Kenapa dia tidak masuk ?".Tanya Lilu.


"Tau nanti juga lu tau sendiri ."Jawab Riska."Oya nanti jam 11 ada kelas tidak ?,kalau tidak temani gue belanja bentar."Lanjutnya.


"Tidak ada ,gue udah selesai kelasnya ."Kata Lilu .


"Temani gue ya."Minta Riska .


"Iya ,gue tunggu dimeja bundar di sana ya ."Kata Yani menunjuk kursi taman di taman kampus .

__ADS_1


"Okeh ,gue masuk kelas dulu ."Pamit Riska berlalu pergi .


-------------------


Setelah kepergian Riska ,Lilu melangkah ke kursi taman tadi untuk bersantai sejenak dengan membaca buka yang ia pinjem dari perpustakaan.


Hingga ia teringat."Ardi ko belum kirim balasan surat saya ,ada apa ya?".Batin Lilu memperhatikan taman bunga didepannya."Positif aja Lilu ,mungkin Ardi sedang proses persiapan operasi ."Lanjut batinnya .


Melihat Lilu yang sedang duduk sendirian ."Lagi apa Lilu di sana?".Ujar Dino melangkah mendekat ke Lilu .


--------------------


"Li boleh gabung duduk disini ?".Tanya Dino .


"Boleh ."Jawab Lilu yang masih fokus dengan buku yang ia baca .


"Lagi apa Li? ,duduk disini sendirian".Kata Dino .


"Nunggu temen ."Jawab Lilu .


"Li nanti malam ada Waktu tidak ?,kalau tidak saya mau ajak jalan bentar ."Kata Dino .


"Tidak ada ,saya sibuk bantu tante ."Jawabnya .


"Kamu masih marah dengan saya Li?".Tanya Dino .


"Tidak Dino ."Jawab Tegas Lilu.


Beranjak dari tempat duduknya."Saya pergi duluan Li,masih ada tugas kuliah ."Pamitnya melangkah pergi.


"Iya Din."Jawab Lilu .


---------------------


Empat jam berlalu, dan selesai sudah mata pelajaran kuliah Riska .Riska mengemasi buku-bukunya dan segera melangkah pergi dari sana .


Dengan langkah yang terburu-buru,tampa sadar Riska menabrak seseorang didepannya .


"Lu lagi ,seneng banget lu deket-deket sama gue ."Ujar seseorang yang ditbrak Riska .


Riska yang tak asing dengan suara itu langsung mendongak keatas ,melihat raut wajah orang yang ia tabrak ."Gue deket-deket sama lu ,najiss! ,lebih baik gue nikah sama patung dari pada sama lu Balok es ."Ujar kesal Riska berlalu pergi .


"Iittss galak amat ,itu yang gue cari dari dulu dari cewek."Ujar Orang itu menatap kepergian Riska ,dan orang itu tak lain adalah Gabriel senior Riska .


-------------


Setibanya diluar kampus Riska melangkah ke taman kampus ,untuk mencari keberadaan Lilu .


Melihat Lilu duduk disalah-satu kursi taman."Itu dia ."Batin Riska melangkah mendekat ke tempat Lilu .


Duduk di kursi taman ."Ahhggg!! pusing gue nggak ada Yani ."Ujar Riska kesel .


"Kau apa-apa Yani ,apa-apa Yani ,nahh gini lu jadi menggantung dengan Yan ,Riska. "Ucap Lilu .


"Au ,lahhh ."Dengus kesal Riska ."Ayo jalan keburu sore nanti ."Lanjutnya.


"Ayo ."Ajak Lilu yang sudah membawa tasnya.


Mereka berdua berlalu pergi ,ke mol untuk belanja .Setibanya diparkiran kampus ,Riska langsung saja memberikan kunci mobilnya kepada Lilu .Lilu hanya menjijikkan satu alisnya ,lalu melangkah masuk menyusul Riska yang sudah masuk duluan .


Lilu yang membawa kunci mobil ,pun menyalahkan mesin mobil dan, mengendarai mobil Riska keluar dari parkiran kampus .


-------------------


Setibanya di mol ,Lilu dan Riska yang sudah turun dari dalam mobil melangkah masuk kedalam mol .


"Li nggak jadi belanja ,kita makan aja yukk lapar ."Ajak Riska .


"Oke ,terserah kamu ."Jawab Lilu.

__ADS_1


Riska dan Lilu kembali melangkah mencari restoran untuk makan .


Hingga mereka pun masuk kedalam restoran mawar ,Riska dan Lilu yang sudah didalam restoran mencari tempat duduk yang masih kosong .Mereka berdua pun duduk disalah satu meja ,yang masih kosong di restoran itu .


Lilu dan Riska dihampiri oleh pelayan restoran .Bertanya apa pesanan Riska dan Lilu ,selesai mencacat pesanan pelayan itu berlalu pergi kembali .


"Muka lu jangan lungset terus Ris ."Ujar Lilu.


"Lu tau ,gue tadi ketemu sama es balok ."Ucap kesal Riska.


"H!! jangan-jangan senior es itu suka sama lu ."Ujar Lilu.


"Ngawur lu ,gue tidak akan meninggalkan Zen .Gue akan tetep menunggunya sampai dia datang kembali kesini. "Ucap Serius Riska.


"Kau begitu sayang ya sama Zen".Ucap Lilu ."Gue harap Zen cepet pulang ke sini ,biar lu tidak sendirian lagi ."Lanjutnya.


"Iya Li ,semoga dia cepat pulang ."Saut Riska.


Ditengah-tengah percakapan mereka ,pelayan itu datang kembali kemeja mereka dengan memberikan makanan .


-----------------------


-------------


Ditempat Yani


pukul 15.32


Yani yang sudah terbangun duduk di sova kamar hotelnya dengan menunggu suaminya yang sedang mandi,ia juga memainkan ponselnya yang tadi tidak ia lihat sama sekali .


"H! Riska chat aku sebanyak ini ,telfon juga .Ini pasti Kiki yang angkat. "Batin Yani dengan membaca isi chat dari Riska ."Ada praktek fisika ,o!! pantas dia chat aku sebanyak ini."Lanjut batinnya .


Kiki yang sudah selesai mandi keluar dari dalam kamar mandi. "Yan ,sudah selesai .Mandi gihh."Suruh Kiki yang masih sibuk menggosok-gosok rambut basahnya dengan handuk .


"Ehhh nihhh orang apa-apa! ,tidak punya rasa malu atau apa ,astaga jantungku. "Batin Yani melihat suminya yang hanya mengunakan celana jeans panjang berwarna hitam .


"Badannya sixpack ,ahhh dasar kau otak mesum ."Ujar Batin Yani yang masih melihat pemandangan bagus didepannya.


"Yan ,cepet mandi malah ngelamun ."Ujar Kiki membuyarkan pikiran-pikiran aneh yang sedang dipikirkan Yani .


"Oya lupa ."Ujar Yani beranjak dari tempat duduk.


"Apa kau kagum dengan ku ,Yan?".Tanya Kiki menghentikan langkah istrinya yang ingin masuk kedalam kamar mandi .


Melototkan bola matanya ,memperhatikan raut wajah tampan didepannya.


"Kau boleh menyentuhnya ."Ucap Kiki dengan menggenggam tangan istrinya dan menaruh telapak tangan mungil itu diperut sixpacknya.


Melepaskan ,dan mendorong badan Kiki."Kauuuuu, au lahh ."Ujar Yani melangkah masuk kedalam kamarandi, meninggalkan suaminya.


Didalam kamar mandi ."Pikiranku terbang kemana-mana ,ahhh dia benar-benar sixpack ."Ujar Yani ."Lebih baik aku mandi ,dan cepat-cepat pulang ."Lanjutnya memulai ritual mandi .


Sementara itu Kiki yang sudah mengenakan baju ,duduk ditempat tidur .Dan seperti biasa Kiki fokus bermain game di ponsel istrinya.


--------------


Beberapa jam kemudian Yani keluar dari dalam kamar mandi melangkah menghampiri suaminya yang tertidur kembali.


"Ki malah tidur ayo pulang ."Ajak Yani menarik tangan suaminya.


"Iya iya bu boss ."Jawab Kiki berusaha membuka matanya yang masih terasa berat untuk dibuka .


Beranjak dari tempat tidur ."Aku cuci muka dulu ."Ucapnya melangkah masuk kedalam kamar mandi .


Selesai cuci muka ,Kiki dan Yani melangkah keluar dari dalam kamar hotel.


Memperhatikan suaminya."Ki kamu pakai sandal?".Tnya Yani .


Merangkul pundak istrinya ."Sejak kemarin berangkat aku kan udah pakai sandal Yani."Jawab Kiki menjelaskan.

__ADS_1


--------------


Setibanya didalam mobil ,Kiki mulai menyalahkan mesin mobilnya untuk meninggalkan pekarangan hotel itu .


__ADS_2