Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.73 Antara penyesalan & Rumitnya musuh .


__ADS_3

Sedangkan Dino yang sedang diperiksa oleh dokter Rendi dan perawat yang bersamanya, di kamar rumah sakitnya dimana Dino dirawat .


"Dokter ,dia sudah mulai tersadar."Ucap Perawat yang bersamaan dokter Rendi itu ,melihat Dino yang mulai membuka kelopak matanya .


Dino yang mulai tersadar membuka matanya berlahan .Dan seketika itu juga langsung bangun dari tempat dirinya berbaring ."Dimana!?, dimana Lilu!?".Tanyanya histeris dengan menatap raut wajah dokter yang merawatnya .


"Dimana dia!?".Bentak Dino.


"Maaf tuan ,nona Lilu sudah tiada ."Jelas dokter Rendi dengan tuturkan yang lembut.


Seketika itu Dino langsung terdiam ,ia langsung menundukkan perhatiannya dengan raut wajah muram dan penuh penyesalan.


"Tuan istirahat saja ,nanti saya akan kembali kesini untuk memeriksa keadaan tuan. "Jelas Dokter Rendi berlalu pergi bersama dengan perawat nya .


+++++++++++


Disisi lain ditempat Dyballa yang baru saja mendapatkan telfon dari rumah sakit ,dihampiri oleh Ibunya yang masih belum tidur .


"Siapa nak?".Tanya Tante Lilu.


"Dari rumah sakit ,bu."


"Ibu kenapa belum tidur?".Tanya Dyballa.


"Belum mengantuk ."Jawabnya ."Mungkin itu telfon yang memberi kabar soal Dino ."Lanjutnya .


"Iya bu ,siapa Dino?".Tanya Dyballa yang masih belum tau siapa Dino .


"Dia pacar Lilu ,dia sangat tertekan sekali saat Lilu tiada sampai dia syok dan pingsan."Jelasnya ."Besok kamu kesana lihat dia ,dan beritau dimana Lilu dimakamkan ."Lanjutnya .


"Baik bu ,sekarang ibu tidur dulu.Saya tak ingin jika nanti ibu sampai sakit ."Kata Dyballa merangkul pundak ibunya untuk mengantar ibunya kembali ke kamar nya .


+++++++++++


Kembali ke Dino yang masih terjaga dikamar rumah sakitnya,ditengah hari yang sudah menjelang tengah malam .Dino benar-benar tak bisa tidur ,ia terus saja kepikiran tentang penyesalannya kepada Lilu. Akhirnya Dino pun bangun dari tempatnya berbaring ,dan beranjak dari tempat tidurnya .Dengan tangan yang masih terpaksa selang infus ,Dino beranjak turun dari atas tempat tidur untuk melangkah duduk disova .


Dino duduk termenung disova rumah sakit dengan memperhatikan langit-langit atap kamarnya,hingga akhirnya ia pun tertidur dengan posisi terduduk .


+++++++++++++


+++++++


Kembali ke Kiki .


Kiki yang sudah dirumahnya pun ,langsung beranjak turun dari dalam mobil untuk segera masuk kedalam rumah dengan didampingi oleh Feleki .


Sementara itu disalam rumah ,Kiki sudah ditunggu oleh dokter pribadinya ,dan juga Zesu yang sudah duduk disova. Zesu pun beranjak dari tempat duduknya saat melihat Kiki melangkah masuk .


"Doc, quickly get the bullet in my arm."Ucap Kiki dengan raut wajah datar yang sudah terduduk disova .


("Dok ,cepat keluarkan perluru didalam lengan saya .")


"Yes,sir."Dokter itu yang sudah mulai merawat luka Kiki .


("Baik ,Tuan .")


"Zesu after this come with me."


("Zesu setelah ini ikut saya .")


"Feleki ."Serunya .


"Yes ,sir."


("Iya tuan .")


"You go back to the office and run the company like normal days. I don't want just because of this, the company goes awry."


("Kau kembali kekantor dan jalankan perusahaan seperti hari-hari normal biasanya .Saya tak ingin hanya karna hal ini ,perusahaan sampai kacau .")


"Then what about the man who shot, sir?".Tanya Feleki .


("Lalu bagaimana dengan orang yang menembak tuan ?".)


"I'll take care of Zesu and me."


("Biar saya dan Zesu yang urus .")


"Okay ,sir."


("Baiklah Tuan .")


Ditengah-tengah pembicaraan mereka, tiba-tiba ponsel Kiki berdering .Kiki mengambil ponsel yang ada disaku celananya untuk melihat dirinya mendapatkan panggilan telfon dari siapa .


Dengan melihat nada sambung telfon itu . "Shut up !!, don't talk."Suruh Kiki dengan suara tengasnya .


(."Diam!! ,jangan bicara .")


*Hallo Yan,ada apa?".Tanya Kiki kepada istrinya .


*Ko gitu tanyanya !?".


*Hemm."


*K-kamu tidak kagen dengan saya gitu?".Tanya Yani dengan gugup dan nada suara rendah.


*Ehh,apa!?, tidak kedengeran !?".


*Dahlah ,nggak ada siaran ulang ."


*Yani ."


*Yan ,tidur gihh sudah malam besok kamu pasti sudah mulai kuliah .Maaf ya untuk beberapa hari ini saya sibuk sekali ,jadi tak sempat telfon kamu .Saya juga rindu kamu ,tapi maaf saya tidak sempat telfon kamu .Kamu jaga diri ya ,kalau ada apa mintak tolong sama Linda saja dulu atau Edi ."Jelas Kiki dalam Panggilan telfon .


*Ummm,baiklah kamu ...


"Sir wound is a little deep so I'll sew a


little."Kata Dokter itu memutus ucapan Yani dalam panggilan Telfon .Yani yang mndengar suara itu dan sedikit faham bahas inggris,langsung bertanya seketika.


("Luka tuan sedikit dalam jadi saya akan jahit sedikit .")


*Kamu kenapa Ki?".


*Kamu berkelahi?".


*Atau apa Ki?"

__ADS_1


*Eeettss ,jika kau tanya terus bagaimana saya menjawab ."


*Iyaiya kamu kenapa?".


*Tidak papa ,hanya luka kecil ."


*Boong ,kamu kenapa Kiki!?.Kamu berkelahi lagi ,atau kamu boong kesana bukan urusan kerja tapi urusan lain ?".Ucap terus-menerus Yani tak memberika selah untuk Kiki menjawab .


*Eeettsss!!diem dulu Yani!".Suruh Kiki sedikit tegas .


*Saya benaran ada urusan kerja ,tapi tadi tiba-tiba saya terjatuh karna terburu-buru dan lengan saya membentur sisi lancip meja kantor sampai terluka Yani ."Jelas Kiki berbohong dengan bermaksud Yani tak mencemaskannya lagi


*Kamu tidak bohong kan?".


*Kamu boong pasti ,biar saya tak cemas, iya kan!?".


*Saya tidak bohong Yani."


*Hemm,baiklah saya percaya .Tapi awas aja kalau bohong ."


*Yasudah tidur sana."


*Iya Om Kiki ,malam ."Kata Yani mematikan panggilan telfon .


Setelah panggilan itu selesai ,Kiki kembali menaruh ponselnya didalam kantung celananya .


Sedangkan dokter yang mengobati tadi ,berkata dengan menundukkan perhatiannya ."Sorry sir, it was interrupting your phone call."


("Maaf tuan ,tadi menggangu panggilan telfon tuan .")


"Yes, I finished treating my wound quickly."Kiki dengan raut wajah datarnya .


("Iya ,sudah cepat selesai mengobati luka saya .")


+++++++


Sesaat kemudian Kiki yang sudah berganti baju dengan setelan jangket berwarna kuning ,dan celana hitam pun mulai bersiap pergi bersama Zesu .


Sedangkan Feleki ,sudah mulai bersiap kembali kantor untuk melanjutkan kerjaanya .


Kiki dengan menaiki motor yang dikendarai oleh Zesu pun mulai pergi ketempat yang diberitahukan oleh Kiki .


Satu jam kemudian sampailah Kiki di restoran yang tak terlalu bersar dan mewah ,namun sangat ramai sekali dengan pengunjung.Zesu yang sudah memarkir motornya pun ,menyusul Kiki yang sudah turun dari motor .


"Sir, who are we going to meet here?".Tanya Zesu dengan memperhatikan daerah sekitar restoran yang sangat ramai .


("Tuan ,kita akan bertemu siapa disini?".)


"Old friend."Kiki dengan mulai melangkah masuk ke dalam Restoran.


("Teman lama.")


Setibanya didalam ,Kiki langsung pergi kekasir ."Can I meet the owner of this restaurant?".Tanya Kiki.


("Apakah saya bisa bertemu dengan pemilik restoran ini?".)


"Wait, sir, let me ask."Kata Pelayan kasir itu melangkah masuk kedalam dapur .


("Sebentar Tuan ,biar saya tanyakan .")


Di dapur ,Xik mengintip sedikit siapa yang datang berkunjung ingin menemui dirinya dari balik selah-selah kecil pintu dapur .Setelah diberi tau oleh pelayan kasirnya kalau ada yang ingin bertemu dirinya .


"Get in."Suruh Xik kepada pelayan kasir perempuannya .


("Suruh masuk .")


++++++


Sesaat kemudian pelayan itu keluar dari dalam dapur ,dan menghampiri Kiki kembali ."Yes sir, come in."Kata Pelayan itu mempersilakan masuk kedalam dapur.


("Boleh Tuan ,mari masuk .")


"Kiki !!, wahhh your height is still loyal apparently."Ucap sindir salah seorang Koki .Sebut saja dia dengan nama Xik yang langsung memeluk erat Kiki yang baru saja masuk ke dalam dapur .


("Kiki!! ,wahhh tinggi badan kau masih setia rupanya.")


"Who is Xik?"Tanya seseorang yang baru saja keluar dari ruang penyimpanan sayuran.


("Ada siapa Xik ?". )


"WOoww Kiki!!."Ujar Seseorang itu langsung mengambil alih merangkul Kiki dengan sangat kuat .Sebut saja orang itu dengan nama Oki .


"Oki you make me unable to breathe."Ucap Kiki yang masih dalam pelukan Oki .


("Oki kau membuatku tidak bisa bernafas .")


"If this must be Zesu."Tebak Xik .


("Kalau ini pasti Zesu .")


Zesu hanya memasang wajah datarnya ,dan seketika itu Xik langsung merangkul pundak Zesu dan menggosok-gosok rambut kepalanya dengan mengepel tangannya."You've grown yaaa !!".Ucap gemas Xik


("Kau sudah besarrr yaaa!!".)


"Uaaa."Ujar Zesu menyeringa geli .


Sesaat kemudian Kiki dan Zesu yang sudah terduduk diruang pribadi Xik dan Oki .Oki datang ke ruangan itu dengan membawa ,nampan berisikan minuman ."Drink first, here's the juice to our liking first."


("Minum dulu ,nihh jus ke suka kita dulu .")


"Oranges."Ucap Kiki .


("Jeruk .")


"You still remember it."Saut Xik.


("Kau masih ingat ternyata .")


"Of course it's still Oki Xik."


("Tentu masih Oki Xik .")


Tokkkk....tokkk suara ketukan pintu dari luar ruangan .


"Mr. customers outside are waiting a lot."Kata karyawan Oki dan Xik.


("Tuan pelanggan diluar sudah banyak yang menunggu .")

__ADS_1


"Wait a minute we cook !!."Terik Xik dengan suara lantangnya .


("Tunggu bentar lagi kita masak!! .")


"Sorry, Ki, let's talk later. Aren't you going to wait for us to finish?".Ucap Oki .


("Maaf Ki ,nanti lagi ya ngobrolnya .Kau tak papakan menunggu kami sampai selesai ?".)


"It's okay, as long as it's not until morning."Kata Kiki sedikit bercanda.


("Tidak papa ,asal tak sampai pagi. ")


"Ohh no Ki, take it easy."Kata Oki berlalu pergi .


("Ohh tidak Ki ,tenang saja .")


"Be patient, bro."Xik dengan melangkah pergi menyusul Oki.


(."Sabar dikit bro .")


Kiki yang sejak tadi terduduk di tangga pun menundukkan perhatiannya setelah kepergian Oki dan Xik .



sementara itu ,Zesu yang terduduk di kursi melonggarkan ototnya dengan mengangkat kedua tangannya dan menghadapkan penglihatan kearah atap ruangan itu .


+++++++++


Disaat sudah menjelang sore ,Oki ,Xik yang dibantu dua karyawannya mulai berberes restoran dan menutup restoran lebih awal.


Sesaat kemudian ,disaat semua sudah beres Oki dan Xik kembali datang ke ruangan dimana Kiki dan Zesu menunggu kedatangan mereka sejak tadi .


"It must have taken a long time, sorry."Kata Oki duduk disova yang disusul oleh Xik yang duduk disampingnya .


("Pasti lama sekali ,maaf .")


"What's the truth, Ki ?, You haven't visited here since the death of your parents at that time."Ucap Xik .


("Ada apa sebenarnya Ki? ,sudah lama kau tak berkunjung kemari sejak kematian kedua orang tuamu waktu itu.")


"So far, I don't live here, I live in my mother's hometown. I came here to ask you something for help, but if you don't want it I won't force you either."Jelas Kiki .


("Selama ini saya tak tinggal disini ,saya tinggal di kampung halaman ibu saya dulu.Saya kesini mau mintak tolong sesuatu ke kalian ,tapi jika kalian tak mau saya juga tak akan memaksa .")


"Of course you can, Kiki."Saut Oki .


("Tentu boleh Kiki .")


"You know, Kiki, don't know what after he left, we rarely do sports."Xik dengan menunjukkan lengan kekarnya.


("Tau tuh Kiki ,tidak tau apa setelah kepergiannya kita jadi jarang olah raga .")


"So, what do you want to ask for help, Ki?".Tanya Oki penasaran.


("Jadi, kau mau mintak bantuan apa Ki?".)


"I............".Jelas Kiki menceritakan semuanya .


("Saya ...........")


"Very challenging, we will come !!."Ucap Xik sangat bersemangat.


("Menantang sekali ,kami akan ikut!!." )


Menyanga dagunya ."If this is the case, the person who shot you must be related to Mak."Kata Oki .


(."Jika seperti ini masalahnya ,pasti orang yang menembak kau ada hubungan dengan Mak .")


Disaat yang bersamaan ponsel Kiki berdering .Kiki langsung mengambil ponsel itu ,dan mengangkat nada sambung itu.


* How about Feleki? ".


(*Gimana Feleki ?".)


* Sorry sir, our security failed to catch the man who shot it, sir. "


(*Maaf tuan ,sekuriti kita gagal menangkap orang yang menembak tuan .")


* Well, it's okay, I'll take care of it. You just stay in the company. "


(*Baiklah, tidak papa saya akan urus itu kau tetap di perusahan saja .")


*Yes sir."


(*Baik Tuan .")


Panggilan berakhir.


"Sekuriti saya gagal menangkap orang yang menembak saya ."Kata Kiki memasukan ponselnya sedalam kantung jangketnya kembali .


"Mr. Mak must have hired a very skilled paid killer."Kata Xik dengan perhatian sinis.


("Tuan Mak pasti menyewa pembunuh bayar yang sangat ahli .")


"Xik, if we join Kiki. How about our restaurant?".Saut Oki menyangga dagunya


("Xik, jika kita ikut Kiki .Bangaimana dengan restoran kita? .")


"There's Oskar and Welki, he'll be able to take care of our restaurant for a few days."Jelas Xik .


("Kan ada Oskar dan Welki,dia pasti bisa urus restoran kita untuk beberapa hari .")


"If those two can't, we can just close the restaurant for a while."


("Jika mereka berdua tak bisa ,kita tutup saja restoran untuk sementara waktu .")


"Okey."


("Baiklah.")


"Jika Mak sudah senekat ini. dia pasti akan menyewa orang lagi untuk membunuh mu ."Kata Xik .


"I also think like that, but how to find evidence that Mak is the mastermind of all this. While he is always cunning in his actions."Kiki dengan yang bingung apa yang seharusnya dia lakukan .


("Saya juga berpikir seperti itu ,tapi bagaimana mencari bukti kalau Mak adalah dalang dari semua ini .Sementara dia selalu licik dalam melakukan aksinya .")


"Then we'll find out."Oki bersemangat dengan beranjak dari tempat duduknya.

__ADS_1


("Kalau gitu kita cari tahu .")


Kiki dan Zesu pun diajak pulang kerumah Oki dan Xik yang tak terlalu jauh dari tempat usaha restoran mereka .


__ADS_2