Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.91 Dingin


__ADS_3

Pagi-pagi sekali, Kiki masuk kedalam kantornya untuk memulai kesehariannya sebagai bos perusahaan Bosili.



Salah seorang karyawan kantor yang sudah datang, menyapa bosnya yang baru datang ke lobi kantor."Pagi ,pak."Akan tetapi dibalas dengan ekspresi datar dan dingin oleh Kiki yang tetap melanjutkan langkahnya .


Karyawan yang menyapa bos Kiki tadi ,di tepuk pundaknya oleh karyawan lain ."Mood bos kita tidak bagus ,lebih baik cepat fokus kerja saja ."Katanya .


++++++++++


++++++


Di tempat Yani .


Ayah yang akan pergi bekerja, berpamitan kepada bunda, istrinya ."Bun ,Yani masih belum bangun?".Tanya Ayah .


"Belum yah."


Dengan mencium punggung tangan suaminya ."Jangan terlalu dipikirkan ,ayah fokus saja sama pekerjaan ayah."Kata Bunda .


"Iya bun,ayah berangkat dulu."Ayah berlalu pergi .


Melihat putranya yang baru bangun."Zu,bisa bantu bunda?".


Mendekati bundanya."Bantu apa bun?".Tanya Zuan .


"Tolong kamu belanja sayuran ,ini tasnya di dalamnya sudah ada daftar belanja yang harus kamu beli."Kata Bunda memberikan beberapa uangnya.


Mengeluarkan uang dari dalam saku bajunya."Ini uangnya ."


"Baiklah bun ,Zuan belanja dulu ."Kata Zuan berlalu pergi .


++++++++


Setelah kepergian putranya ,Bunda melangkah naik ke lantai atas untuk pergi ke kamar putrinya .


Setibanya di atas bunda yang sudah di dalam kamar putrinya ,membuang nafasnya dengan sabar."Yani, kenapa makanannya tidak di makan nak?".Tanya Bunda mengelus lembut punggung putrinya yang masih berbalut selimut .


"Nak."Seru bunda .


"Saya tidak lapar bun .Jika saya lapar, saya akan makan ."Ucap Yani yang masih dalam balutan selimutnya.


Zoan yang baru datang ke kamar kakaknya ."Bun,ada kak Kiki di bawah ."Beritahu Zoan .


"Budah bilang saja ,saya tidak di rumah ."Saut Yani tanpa melihat bundanya.


"Ada baiknya kamu menemui dia nak ,masalah tidak akan selesai jika kamu tidak mendengarkan penjelasannya langsung darinya .Karna terkadang kebenaran tidak seperti dengan apa yang kita lihat dan dengar nak ."Kata bunda mencoba menyakitkan putrinya .


Dengan wajah sebah karna menangis semalaman ,Yani bangkit dari tempat tidurnya .Bunda mengelus rambut kepala putrinya ."Temui dia ,dan dengarkan penjelasan ."Kata bunda .


Tanpa menjawab pertanyaan bunda, Yani pun bangkit dari tempat duduknya ,ia melangkah keluar kamar .Di langkahnya yang menuruni anak tangga ,Yani melepas kalung yang ia pakai .


Setibanya di bawah ,Yani melihat Kiki yang sedang terduduk di sova .Kiki yang menyadari kedatangan istrinya ,langsung beranjak dari tempat duduknya ."Yan ,saya..."


Dengan memutus percakapan suaminya ,Yani memberikan kalung yang ia lepas tadi kepada suaminya ."Saya tidak berhak menerima ini ."Katanya .


Kiki hanya terdiam menatap kalung itu."Saya tahu saya salah ,saya juga tidak akan memaksa kamu untuk kembali kepada saya .Saya hanya ingin kamu memaafkan saya ,atas semua kesalahan saya yang tidak bisa menjadi suami terbaik untuk kamu ."Kata Kiki dengan ekspresi yang seduh.


Yani menarik tangan suaminya ,ia memberikan kalung itu di tangan suaminya."Lebih baik kamu pergi dari sini ."Suruh Yani yang sudah berderai air mata tanpa memperhatikan raut wajah suaminya yang seduh .


Tanpa menunggu kepergian suaminya ,Yani langsung berlari kembali naik kemarnya .Yani berpapasan dengan bundanya yang baru ingin turun ke bawah ."Yani ,kenapa?".Tanya bunda yang di abaikan oleh Yani .


Yani langsung masuk kedalam kamarnya ,dan membanting pintu kamar dengan sangat keras .Tanpa berpikir panjang lagi, Bunda melanjutkan langkahnya turun ke bawah ,di bawah bunda melihat suami anaknya yang akan berlalu pergi ."Nak Kiki ."Seru bunda menghentikan langkah Kiki .


"Nak Kiki jangan berkecil hati ,mungkin Yani masih syok atas kejadian itu .Yani hanya butuh waktu untuk sendiri .Nak Kiki jangan patah semangat ya untuk mendapatkan kepercayaan anak bunda lagi .Dan maaf kalau putri bunda seperti ini ,karna ini adalah hal baru untuk Yani ."


"Saya akan memberi waktu untuk Yani sendiri ,bun ."Kata Kiki .


"Saya permisi dulu ,bun."Pamit Kiki berlalu pergi .


"Hati-hati di jalan ,nak Kiki ."Kata Bunda .


+++++++++


Kiki pun kembali kekantor ,ia melanjutkan kerjanya yang sempat ia tunda untuk menemui istrinya tadi .


Awalnya tadi ,Kiki berpikir kalau istrinya mau mendengarkan penjelasan .Akan tetapi dirinya salah dugaan ,istrinya bahkan tidak mau melihat wajahnya apalagi mendengarkan penjelasannya .


Kembali ke cerita


Edi dengan membawa beberapa dokumen masuk kedalam ruang kerja Kiki ."Siang bos."Sapa Edi .


Edi yang merasa tidak ada jawaban dari bosnya."Bos kenapa?".Tanya Edi kepada Kiki yang masih melamun memperhatikan kalung pemberian istrinya yang di situ terdapat cincin pernikahan mereka .


"Bos!!".Panggil Edi sedikit membentak .


"Apa?".Tanya dingin Kiki tanpa memperhatikan Edi .


"Ini ada beberapa dokumen yang harus bos tandatangani ."Kata Edi memperlihatkan dokumen itu .


"Taruh saja di situ ."Dengan raut wajah yang sama ,datar dan dingin.

__ADS_1


"Bos sebentar lagi ada miting di luar kantor."Kata Edi .


"Atur saja jadwalnya ,jika sudah saatnya berangkat kamu beritahu saya."Kata Kiki dengan ekspresi dinginnya .


"Baiklah bos,saya permisi ."Kata Edi berlalu pergi dari ruang kerja bosnya .


+++++++


Sampai saatnya tiba ,jam miting Kiki .Edi dan Kiki pun turun ke lantai bawah .Di lantai bawah ,Kiki masih di fokuskan membaca beberapa berkas miting .


Di luar kantor ,Kiki beranjak masuk kedalam mobil yang pintu mobilnya sudah di bukakan oleh sekuriti di sana .


Edi yang juga sudah duduk di kursi pengemudi mulai menyalahkan mesin mobilnya untuk segera berangkat ke tempat miting .


Dengan terfokus membaca bekas yang ia bawah ."Hari ini ada dua kunjung kerja ke proyek ,dan tiga miting .Apa itu benar?".Tanya dingin Kiki.


"Iya bos ,hari yang sibuk."Ucap Edi yang fokus menyetir .


+++++++


Sesaat kemudian sampailah Kiki dan Edi di salah satu restoran di kota Surabaya .


Kiki dan Edi melangkah mendekati meja yang sudah di tunggu oleh kelayen perusahaannya .


Miting itu berlangsung dua jam ,setelah dua jam berakhir .Kiki dan Edi mulai bersiap untuk pergi .


Menjabat tangan Kiki ."Terimakasih sudah mau bekerja dengan perusahaan kecil kami ,tuan Kiki ."Kata kelayen itu .


"Saya harap anda tidak mengecewakan saya pak."Kata Kiki tanpa memperlihatkan ukiran senyuman sama sekali di wajahnya .


"Kalau gitu kami permisi dulu ,tuan ."Pamit kelayen itu berlalu pergi bersama sekretarisnya .


Kelayen tadi yang sudah di luar restoran ."Pak ,CEO tadi benar-benar dingin ."Kata Sekretarisnya.


"Huss,jangan begitu ."Kata bosnya dengan masuk kedalam mobil .


++++++


Sedangkan Kiki dan Edi yang sudah dalam perjalanan ke miting ke dua yang menempuh perjalanan satu jam lamanya .


Sesaat kemudian Kiki yang sudah memulai miting keduanya untuk melanjutkan, menjalankan mitingnya membahas projek dengan sangat baik .


Setelah selesai dengan semua pembahasan ,Ceo yang iku miting bersama Kiki pun berlalu pergi dari sana .


"Edi kamu suruh saja kelayen kita menemui kita di sini ."Suruh Kiki yang terduduk tenang menghadap leptopnya.


"Baik Tuan ."Jawab Edi mulai menghubungi seseorang melalui ponselnya .


Setelah satu jam berlalu ,miting yang juga sudah selesai dan kelayennya juga sudah berlalu pergi dari sana .


"Ayok bersiap ,kita pergi proyek ."Ajak Kiki menutup leptopnya .


"Bos."Seru Edi .


"Apa?".Jawab dingin Kiki.


"Bos tidak mau makan siang dulu ?".Tanya Edi


memasang ekspresi seduh.


Kiki menatap Edi sekilas ,dengan raut wajah dinginnya."Kau pesan saja makanan ,saya tunggu ."Katanya dingin.


"Bos tidak ikut makan?".


"Tidak."Jawab dingin Kiki .


"Cepat pesan ,kita masih banyak pekerjaan.Saya tidak ingin membuang-buang waktu."Lanjutnya dingin .


Tanpa berkata lagi ,Edi langsung memesan makanan .Edi sebenarnya tidak enak dengan bosnya yang tidak ikut makan ,tapi mau gimana lagi dirinya juga sudah sangat kelaparan .Dia juga tidak ingin sampai sakit perut atau apa ,karna itu mungkin akan semakin menyusahkan bosnya.


+++++++


Sesaat kemudian ,Kiki dan Edi yang sudah sampai di tempat proyek perusahaan mulai memeriksa sudah sampai mana proyek pengerjaan .Dengan di bantu oleh arsitek pengerjaan proyek itu.


"Sudah hampir selesai semua ,pak .Kami hanya tinggal sedikit lagi ,semua akan beres."Kata arsitek itu .


"Saya akan datang ke sini lagi lain waktu ,untuk memeriksa perkembangannya ."Kata Kiki dingin berlalu pergi dari sana .


"Baik pak ,saya permisi dulu ."Pamit Edi berlalu pergi menyusul bosnya yang sudah berlalu pergi .


"Iya pak."Jawab arsitek itu sedikit canggung menatap kepergian bos dan sekretaris.


Di dalam mobil ."Kita langsung ke proyek ke dua ,apa bos?".


"Hem."Dengus Kiki dengan wajah datar dinginnya .


+++++++


Hari sudah menjelang malam ,akan tetapi Kiki masih fokus dengan berkas-berkas kerja di depannya .


Edi yang baru selesai menyelesaikan beberapa berkas pun melangkah masuk kedalam ruang kerja bosnya ."Permisi bos."

__ADS_1


Kiki masih diam tanpa menjawab atau perkataan apapun .Kiki hanya fokus dengan berkas-berkas kerjanya .


Edi pun menaruh berkas itu di atas meja .Tanpa melihat wajahnya Edi ,Kiki berkata ."Lebih baik kau pulang ,besok kita masih banyak pekerjaan.Saya tidak ingin kalau kau sampai sakit ,karna terlalu memaksakan diri untuk bekerja ."


Belum juga menjawab ,Kiki langsung menyelah perkataan Edi."Besok berangkat lah lebih awal."Pesan Kiki dingin.


"Baiklah bos ,saya permisi ."Pamit Edi berlalu pergi dari ruang kerja Kiki .


++++++++


Jam 12 malam sudah berlalu ,akan tetapi Kiki masih fokus dengan berkas-berkas kerjanya.Kiki berhenti sejenak dari aktivitasnya ,ia melirik sekilas jam tangannya .Dengan wajah dingin tanpa ekspresi ,Kiki bangkit dari kursi kerjanya .


Kiki membereskan berkas-berkas kerja yang belum ia kerjakan .Selesai dengan itu ,ia mengenakan jasnya dan melangkah pergi dari ruang kerjanya .


Kantor yang sudah sepi dengan ramainya karyawannya,dan hanya tinggal beberapa penjaga kantor yang masih terjaga.Kiki melangkahkan kaki santai nya menyusuri lorong kantornya dengan santai.Setibanya di parkiran mobil ,ia beranjak masuk kedalam .


Kiki menyalahkan mesin mobilnya ,untuk berlalu pergi dari sana .Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang ,menyusuri jalanan kota yang tidak terlalu ramai .


+++


Sesampainya di rumah dengan nuansa elesan dan mewah ,Kiki yang sudah memarkir mobil pun beranjak turun dari dalam mobil .Dengan langkah yang santai ,ia melangkah masuk kedalam rumah .


Kiki membuang nafas dengan kasar saat sudah ada di dalam rumah ,tanpa ingin berpikir yang aneh-aneh lagi Kiki pun melanjutkan langkahnya untuk pergi kemarnya .


Namun langkahnya terhenti di depan ruang kerjanya ,ia melangkah masuk kedalam ruang kerjanya .


Badan yang terasa letih ,Kiki duduk kan di atas kursi kerjanya yang nyaman .Dengan memperhatikan langit-langit ruang kerjanya."Masih sunyi ,seperti dulu."Batinnya .Dengan mata yang mulai terpejam .


++++++++


Di malam yang sama,dengan awan mendung yang menutupi bintang-bintang malam yang ingin bersinar .Yani duduk termenung di dekat jendela kamarnya .Yani terus saja memandangi langit malam yang tertutup awan gelap ,dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


Akhirnya setelah menahan-nahan ,air mata itu pun tumpah dan mengalir dengan derasnya membasahi pipinya .


Tak ingin terlarut dalam kesedihannya ,Yani menghapus air matanya ,dan beranjak dari tempat duduknya .Yani melangkah mendekati tempat tidurnya ,untuk membaringkan badan letihnya .


+++++++++


+++++


Ke esok kan harinya ,Yani bangun lebih awal dari hari pertama ia pulang kerumah .Yani duduk di kursi panjang di belakang rumahnya dengan tatapan yang kosong menghadap kebun mini di depannya .


Bunda sangat sedih melihatnya ,tapi apa yang bisa di lalukan .Menyuruh anaknya menceraikan suaminya ,atau apa? selain diam dan memberikan sedikit arahan juga semangat kepada anaknya agar tepat tegar.


Zoan dan Zoan yang sudah siap berangkat ke sekolah ."Bun ,kakak baik-baik saja,kenapa kakak seperti itu?".Tanya Zuan membuyarkan lamunan bunda .


"Kak Yani ,sedang membutuhkan waktu untuk sendiri ."Jawab bunda dengan senyum dipaksakan .


"Kalian tidak berangkat sekolah ,ini hari pertama kalian kan".Lanjutnya .


Mencium punggung tangan bundanya ,secara berganti."Kami berangkat bun."Pamit Zoan mewakili kakaknya yang dingin dan datar .


Setelah kepergian kedua putranya ,bunda menghampiri putrinya yang masih melamun ."Nak ,sarapan dulu gihh .Sudah beberapa hari ini kamu tidak makan."


"Bunda takut ,kamu sakit nak."Sambungnya muram .


Yani menengok ke raut wajah ibunya yang muram ,ia tersenyum tipis lalu bangkit dari tempat duduknya."Nanti Yani akan makan ."Katanya .


"Yani akan mandi dulu ."Dengan berlalu pergi .


Bunda menatap kepergian putrinya dengan senyum lebar ,bahagianya.


+++++++++++


Walau ini hari pertama masuk sekolah setelah sekian lama libur .Sikap Zuan tetap sama ,dingin dengan raut wajah datang .Sedangkan Zoan masih sama ,dia humoris seperti biasa dan juga sudah mulai semakin dekat dengan Karin .


Karin yang kelas dua Smp ini ,juga sangat senang ,karna bisa satu ruang kelas bersama dengan Zoan .


Zuan yang sedang tertidur di bangku kelasnya di hampir oleh ,Mail ."Hemm ,lu tidur saja Zu."Sindir Mail .


Zuan hanya diam ,dan masih dengan mata terpejam tidak memperdulikan sindiran dari Mail .


Mail yang tidak mendapatkan jawaban dari Zuan ,mendengus kesal .


Sampai guru pelajaran hari ini pun masuk kedalam kelas ,Zoan segera duduk di bangku sampai kakaknya untuk mengikuti pelajaran .


++++++++


Di tempat Kiki,ia sudah di sibukkan dengan pekerjaan kantornya .Iya ,sejak kepergian istrinya dari rumah, Kiki lebih sering menyibukkan dirinya dengan pekerjaan kantor .


Mungkin dengan ini ,dia bisa menghilangkan sedikit beban masalahnya yang datang beberapa hari ini .


Sampai tanpa di sengaja ,Kiki yang akan pergi keluar kantor bertabrakan dengan salah seorang karyawan wanitanya yang membawa berkas kerja dengan terburu-buru.


Berkas itu berhamburan ke lantai .Dengan memungut berkas-berkasnya ."Ma-maaf pak ,ma-maaf. Maaf pak ,saya tidak sengaja ."Ujar Wanita itu gugup dengan keringan panas dingin .


Kiki hanya diam mematung, berdiri depan wanita itu .Dia hanya menatap sekilas wanita itu ,dengan ekspresi dingin dan datarnya .Kiki berlalu pergi begitu saja saat wanita itu selesai mengemasi berkas-berkasnya .


Salah seorang karyawan pria mendekat ke karyawan wanita tadi ."Dingin."Ucapnya.


"Diam ,kau mau kalau kita di pecat ."Tegur wanita itu berlalu pergi .Pria tadi mendengus kesal ,dan melanjutkan pekerjaannya .

__ADS_1


++++++


__ADS_2