
Suasana hari minggu,
Pagi yang cerah
Angin yang berhembus dengan lembutnya,
menambah suasana ketenangan pagi ini
Kicauan burung-burung pagi
melengkapi suasana lengkapnya keindahan pagi yang cerah.
--------------------
----------
Hari minggu ini ,Kiki yang mendorong kursi roda istrinya menyusuri jalanan kecil di komplek rumahnya.
Sesekali tetangga rumah mereka yang berpapasan dengan mereka menyapa mereka dengan ramah .Sampai diujung jalan yang ada kursi panjang ,Kiki berhenti sejenak untuk beristirahat .
"Ahh!! capek juga y Yan ,baru kali ini saya jogging pagi."Ujar Kiki dengan posisi capeknya .
"Kamu enggak pernah jogging,yang benar saja ."ucap Yani tak percaya .
"Iya karna saya selalu sibuk dengan dunia saya ."Ucap Kiki .
"Sibuk apaan Kiki?".tnya Yani
"Hemm!! apa ya ."Ucap Kiki dengan tangan Kanan yang menyangga dagu nya.
"Selalu dehh!!! buat penasaran orang saja."Ujar Yani kesal .
"Hehehh!!! saya sibuk kerja dan kehidupan foya-foya saya ."Ucap Kiki dengan tawa nya .
"Buang-buang uang kamu Kiki,foya-foya terus."Ujar Yani .
"Maksud saya bukan foya-foya kayak biasa orang-orang lakukan Yani .Foya-foya saya tak perlu mengeluarkan uang banyak ,kadang tidak mengeluarkan uang sama sekali .Tapi saat itu saya senang sekali dengan apa yang saya lalukan."Kata Kiki menjelaskan.
"Jadi berandalan y."Ujar Yani dengan tatap sinis .
"Iya mungkin,heheh!!!."Ucap Kiki disambung dengan tawanya.
"Ayo kembali Yan sudah mulai panas ."Ucap Kiki beranjak dari tempat duduknya .
Kiki mendorong kursi roda istrinya kembali kearah rumah .Beberapa jam kemudian sampailah Kiki dan Yani di rumah .
Di Rumah Kiki membantu istrinya seperti hari-hari biasa .Selesai dengan semua dan selesai sarapan ,Kiki dan Yani duduk santai diruang keluarga .
#####
Ditempat Riska .
__ADS_1
Pukul 08.30
Pagi ini Riska yang diantar supir pribadinya pergi belanja sayuran di pasar Tradisional.Selesai belanja Riska pergi ke rumah Zen karna ada janji dengan Ibu Zen untuk masak bersama .
Sesampainya di sana Riska sudah ditunggu oleh Zen di teras rumah .Zen beranjak dari tempat duduknya dan membantu Riska membawa barang belanjaannya .
"Banyak banget belanjaannya Ris ,akan dibuat apa ini ?".Tnya Zen yang membawa dua kantung besar belanjaannya Riska .
"Hehehh!!! sorry saya belanjaannya ,saya samakan dengan mamah belanja biasanya ."Ucap Riska .
"Emang mamah kamu kalau belanja sebanyak ini langsung dimasak semua gitu ?".Tnya Zen .
"Iya enggak Zen ,mamah biasa simpan di kulkas buat hari besoknya ."Kata Riska .
Disaat sudah didalam rumah Riska sudah ditunggu oleh Ibu Zen di dapur .Riska mencium punggung tangan kanan ibu Zen .
Riska dan Ibu Zen sangat akur mereka masak bersama dengan Zen yang duduk dimeja makan memperhatikan mereka berdua memasak.
Sesekali ada candaan diantara mereka ,Zen juga ikut senang karna pacarnya ibu Zen dapat tersenyum lepas kembali .
Sampai beberapa jam kemudian makanan yang dibuat Riska dan Ibu Zen sudah siapa untuk dimakan .Ups:) lebih tepatnya masakan ibu Zen ,karna sembaring tadi Riska hanya membatu mencuci-cuci sayuran saja .Maklum Riska belum pernah masak di dapur .
Mereka bertiga mulai menikmati makanan yang sudah siap untuk mereka dimakan.
######
Ditempat Zuan dan Zoan .
Zuan hari ini akan pergi ke masjid besar disalah satu di kota B.Perjalanan kesana Zuan membutuhkan waktu dua jam perjalanan dengan transportasi bus.
Disaat sampai di sana Zuan menunggu seseorang di pintu masuk masjid dengan duduk di tangga masuk masjid .
Beberapa jam kemudian datang seorang wanita muda seumuran Zuan menghampiri Zuan .Mereka duduk agak berjauhan ,dengan membicarakan sesuatu yang sangat serius menurut saya .
Cukup lama mereka berdua bercakap-cakap sampai selang beberapa waktu kemudian wanita itu beranjak dari tempat duduknya melangkah menjauh meninggal Zuan dengan ekspresi wajah yang sedikit sedih .
Setelah kepergian wanita itu Zoan yang sembaring tadi memperhatikan kakaknya dari kejauhan menghampiri kakaknya ."Siapa dia kak Zu ?".tnya Zoan yang sudah berdiri disamping Zuan .
Menengok kearah sumber suara."Kamu mengikuti saya Zoan ?".tnya balik Zuan.
"Heheh!!! iya kakak ,tapi saya janji enggak akan bilang ke bunda dan ayah ko ."Ucap Zoan .
"Dia pacar kakak."Ucap Zuan dengan muka datarnya .
"Pacar ."Ujar Zoan terkejut sekali ,Bagaimana tidak terkejut !! kakaknya yang selalu bersikap dingin dengan semua wanita yang berusaha mendekati dirinya ,namun ia dapat berpacaran dengan seorang wanita cantik berhijab pula ,Kan aneh!!
"Serius kakak enggak boong kan ?".tnya Zoan masih tak percaya dengan kakaknya .
"Ayo pulang keburu sore sampai rumahnya nanti ."Ajak Zuan mengabaikan pertanyaan adiknya dengan beranjak melangkah menjauh .
Zoan mengikuti langkah kakaknya ."Tapi dia tadi sedang sedih keknya kak ,emang ada apa ?".tnya Zoan .
__ADS_1
"Dia akan pergi ke Aceh untuk memperdalam agamanya ."Kata Zuan .
"Terus kakak biarkan dia pergi ?".tnya Zuan .
Menghentikan langkahnya ."Iya ,kakak tak ingin terlalu mengekangnya untuk meraih apa yang dia mau.Jadi kakak biarkan dia pergi walau kakak juga tak ingin dia pergi."Kata Zuan .
"Salaut saya dengan kakak ,tapi dia tadi sedih kak."Ucap Zoan.
"Iya karna dia juga sebenarnya tak ingin pergi ."Ucap Zuan .
"Pasti sedih sekali pacar kakak ."Ujar Zoan .
Sesampainya di halte bus mereka menunggu beberapa saat ,bus tujuan kota mereka sudah datang dan berhenti dihalte bus itu .Mereka berdua langsung masuk kedalam dan duduk dengan nyaman didalam kursi penumpang bus .
Disepanjang perjalanan yang mereka berdua tempuh Zoan tak henti-hentinya bertanya kepada kakaknya tentang wanita tadi ,sampai kakaknya Zuan yang kesal mengabaikan ucapan adiknya .Namun tak sampai disitu Zoan tetap tak dapat diam selalu ada aja hal yang ia lakukan .
Sampai dua jam pun berlalu sampailah mereka berdua ditempat tujuan .Mereka berdua pun turun dari dalam bus ,untuk segera pulang ke rumah .Mereka berdua berjalan menyusuri jalanan kota yang saat itu mulai ramai dengan orang-orang yang baru pulang kerja .
Disaat mereka berdua sedang berjalan santai di jalur pejalan kaki ,tiba-tiba ada suara klakson mobil yang berbunyi disamping mereka berdua berjalan.Mereka berdua menengok kearah sumber suara yang ternyata itu Ayah mereka yang baru pulang kerja .
"Ayo naik."Ajak Ayah yang duduk didalam mobil.
Zoan masuk kedalam mobil dan disusul oleh Zuan yang ikut masuk kedalam mobil .Mereka berdua duduk di kursi tengah mobil.
Zoan yang kelelahan dengan bualan nya sendiri tertidur dengan kepala yang bersandar dipundak kakaknya Zuan .
"Dari mana Zu?,sampai adik kamu seperti letih sekali."Ucap Ayah yang fokus menyetir .
"Dari jalan-jalan Yah mumpung hari minggu."kata Zuan .
"Berarti Bunda tadi di rumah sendirian ."Ucap Ayah yang fokus menyetir.
"Iya Yah ."Jawab Zuan .
"Ayah tadi berangkat kerja?".Tnya Zuan .
"Iya ,tadi ada pasien yang membutuhkan perawan khusus Zu."Kata Ayah yang fokus menyetir.
Beberapa menit kemudian sampailah mereka di rumah .Zuan membangunkan adiknya yang sembaring tadi tertidur pulas .Zoan dengan setengah sadar bangun dari tidurnya dengan merangkul pundak kakaknya, Zuan dengan merangkul adiknya yang setengah tertidur membantu adiknya berjalan ke kamar .
#####
Di tempat Yani .
Pukul 21.42
Malam minggu yang sunyi ini mereka habis dengan berbaring ditempat tidur .Dengan Yani yang sembaring tadi bertanya-tanya tentang masa lalu suaminya .Kiki sendiri hanya menjawab sedikit dari pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan istrinya untuk dirinya.
Bagi Kiki tak ada gunanya juga menceritakan secara jelas tentang masa lalu nya yang kelam sejak kematian orang tuanya itu .
Tak terasa waktu menunjukan pukul yang semakin larut malam ,mereka berdua yang letih dengan percakapan mereka pun tertidur kedalam alam mimpi mereka .
__ADS_1