Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.85 Pulang


__ADS_3

Yani yang mendapatkan respon serius dari suaminya ,langsung mengalihkan perhatiannya kearah lain."Aduhh, pingin cepet pulang dehh bosen di sini terus ."Ucapnya mengalihkan pembicaraan .


"Kata dokter besok kamu sudah boleh pulang ."Saut Kiki membawa makanan tadi ke atas meja yang berdekatan dengan sova .


Sesudah menaruh makanan di atas meja ,Kiki membantu istrinya turun dari atas tempat tidur untuk berpindah duduk di sova .


Yani mulai memakan makanan yang sudah di siapkan oleh Kiki untuknya.Di saat istrinya terfokus makan ,Kiki berkata."Maaf kalau saya tidak pernah bersikap romantis ,soalnya......."Katanya yang terputus dengan Yani yang tersedak sampai batuk."Uhukk uhukk...."


Kiki langsung mengambil air putih dan meminumkannya kepada istrinya ,dengan mengelus punggung istrinya ."Pelan-pelan kalau makan ,Yank ."


Yani sudah agak enak kan pun memberikan gelas air putih tadi kepada suaminya kembali.


Kiki yang sudah menaruh kembali gelas itu diatas meja ."Makan lagi yank ,pelan-pelan saja kalau makan ."


Tanpa menjawab pertanyaan suaminya ,Yani menganggukkan kepalanya dan mulai melanjutkan makan malamnya.


+++++++


Sesaat setelah itu ,Yani yang sudah selesai makan masih terduduk di atas sova dengan memperhatikan suaminya yang sedang berberes bekas makan mereka ."Mungkin selama ini Kiki sibuk kerja ,jadi tidak ada waktu membayangkan tentang bagaimana itu kencan dan hal-hal yang romantis mungkin .Ya yang membuat Kiki jadi dingin ,tapi dia sangat penyayang dan perhatian sekali dengan saya .Umm kayaknya saya harus kasih kejutan untuk dia ."Batin Yani .


"Yang ,tidak kekamar mandi ?".Tanya Kiki membuyarkan lamunan istrinya .


"Umm."


"Yang."


"Apa!?".


Mengangkat satu alisnya."Kamu tidak mau kekamar mandi?".Tanya Kiki yang masih sabar dengan sikap Yani .


"Ummm."


Kiki yang sudah duduk disamping istrinya menatap raut wajah istrinya yang masih mencueki dirinya sejak tadi ."Hemm."Kiki menghembuskan nafas dengan kasar .


"Ki ,saya mau kekamar mandi terus kita jalan-jalan keluar yuk, bosen di kamar terus."Yani dengan beranjak dari tempat duduknya .


Tanpa menjawab perkataan istrinya ,Kiki ikut beranjak dari tempat duduknya untuk membantu istrinya pergi kekamar mandi .


Selesai dari kamar mandi ,sesuai permintaan Yani .Kiki mengajak Yani keluar ruang rawat rumah sakit untuk berjalan-jalan sebentar di luar.


Kiki mengajak Yani untuk pergi ke taman yang berdekatan dengan rumah sakit.


Di tambah lagi ,sekarang keadaan musim di Alphen new south wales adalah musim gugur .


Yani yang sudah terduduk di kursi taman dengan mandangi daun-daun kering yang berguguran di dekatnya ,ia mengumbar senyum manisnya ."Ehh ,Ki "Seru Yani teringat sesuatu.


"Hem."


"Bukankah hari ini tahun baru."


"Iya ,malam ini tahun baru ."


Memayungkan bibirnya ."Pingin pulang lihat kembang api ."Merajutnya .


"Besok kita pulang ."


"Besok sudah lewat kembang apinya ."


"Yasudah kita buat pesta kembang api sendiri ."


Tersenyum senang ."Serius!".


"Iya ,khusus buat kamu ."Kata Kiki mengumbar senyum manisnya .


Menarik pipi putih susu suaminya. "Makasih om kapasss!!" .Ucap Yani yang sangat bahagia.


++++++++++


++++++


Ditempat Zuan & Zoan .


Zoan yang baru bangun tidur merambah-rabah samping tempat tidurnya dengan mata yang masih terpejam .Dirinya yang merasakan seperti ada yang hilang langsung membuka matanya lebar-lebar ."Kakak!" .Serunya kaget dengan langsung terduduk diatas tempat tidur .


Melihat sekitar kamar yang sunyi ."Kak Zu dimana ?,apa dia meninggalkan adik imutnya sendirian di sini. Eehh tidak tidak ."Gumamnya bangkit dari tempat tidur .


Zoan melangkah mendekati pintu keluar kamar inap nya ,sebelum membuka pintu keluar kamar inap .Pintu kamar inap itu terlebih dahulu membuka dengan sendirian."Mau kemana?" .Tanya Zuan yang ternyata membuka pintu itu dari luar kamar inap .


"Cari kakak ,kakak sendiri dari mana?,saya di tinggalkan sendirian. "Gerut Zoan.


Melangkah masuk melewati adiknya,lalu duduk di dekat tempat tidur yang hanya beralaskan ubin. "Cari makan."Jawab dingin Zuan.


Membuka kotak makan."Sini makan dulu, setelah itu ikut kakak."Kata Zuan yang membuka salah satu bungkus makanan.


Zoan pun ikut bergabung dengan kakaknya Zuan untuk memakan makanan pagi mereka.


+++++++


Sesaat kemudian Zuan dan Zoan yang sudah selesai makan mulai mengemasi bekas makan mereka .Zuan memasukan bekas nasi bungkus tadi kedalam kantung pepastik.


Zoan yang sudah bangkit dari tempat duduknya mengambil jangket milik kakaknya ,lalu ia memberikan jabgket itu kepada kakaknya .Zuan yang sudah menerima jangket pemberian adiknya pun mengenakan jangket itu ,yang di susul dengan Zoan yang juga sudah mengenakan jangketnya sendiri .


Selesai mengunakan jangketnya ,Zuan bangkit dari tempat duduknya dengan membawa kantung sampah bekas makan tadi .


"Ayo keluar ."Ajak Zuan melangkah pergi.


"Terus nanti malam kita tidur di mana?".Tanya Zoan yang mengikuti langkah kakaknya.


"Lihat saja nanti ."Jawab tenang Zuan.


++++++


Zuan dan Zoan pun meninggalkan penginapan itu .Zoan mengikuti kakaknya yang katanya akan pergi ke suatu tempat.


Sesaat kemudian Zuan dan Zoan yang sudah tiba di sebuah gang sempit yang lumayan jauh dari kota .


"Kak ,tempat ini banyak penjahat, menurut ku."Gumam Zoan kepada kakaknya.


Zuan hanya terdiam tanpa merespon perkataan adiknya ,sampai keluarlah seorang pria remaja yang berumur lebih tua dari mereka . Remaja pria itu bersama dengan dua temannya melangkah mendekati Zuan dan adiknya.


"Tidak biasanya lu ada disini ,ada apa?" .Tanya salah seorang pria remaja yang terlihat sudah sangat akrab dengan Zuan.


"Saya cuma mau tanya adakah pekerjaan untuk kami ,yang menghasilkan uang .Walau tidak banyak ,setidaknya itu menghasilkan uang ."Kata Zuan kepada remaja pria itu.


"Kebetulan bos ,ada lowongan kerja yang tidak terlalu jauh dari sini. "Saut salah seorang teman pria remaja itu.


"Toko pondok mawar ."Ucap Remaja pria itu yang tidak lain adalah Topan.


"Iya bos."Jawab teman Topan tadi.


"Jangan."Tolak Topan .


"Di situ ada transaksi narkoba ,sangat berbahaya untuk Zuan ."Lanjutnya.


"Perasaan toko makan itu aman-aman saja bos ,baru tau saya kalau di sana ada transaksi narkoba."Kata Teman Topan sebut saja dia dengan nama Al .


"Bagaimana kalau kedai cak Seto ,katanya butuh orang buat bantui dia bersih-bersih gitu."Saran salah seorang teman remaja pria satuanya ,sebut saja dia dengan nama Brian.


"Boleh juga ."


"Zu kamu pergi saja ke kedai cak Seto ,kedainya dekat toko sayuran tidak terlalu jauh dari sini Zu .Maaf saya tidak bisa antar ,saya masih ada urursan. "Jelas Topan.


"Iya ,terimakasih sudah membantu."Kata Zuan .


"Iya."Ucap Topan dengan berlalu pergi bersama dua temannya tadi.


Sesudah kepergian Topan dan dua temannya tadi .Zuan juga langsung berlalu pergi yang di ikuti oleh adiknya .Zuan segera pergi ke kedai yang di bilang oleh Topan tadi bersama dengan adiknya .


Siang itu panas matahari juga sangat terasa sekali ,menyengat kulit .Di panas yang sangat terik itu ,Zuan dan adiknya masih tetap melakahkan kakinya menyusuri tepi jalanan kota.


Sampai di depan kedai yang di bilang Topan tadi. "Kita akan cari uang disini ,untuk sementara waktu ."Kata Zuan.


"Saya terserah kakak ,yang penting kakak bersama saya ."Kata Zoan .

__ADS_1


Zuan dan adiknya pun melangkah masuk kedalam kedai ,setibanya di dalam Zuan langsung bertemu dengan pak Seto yang sedang melayani pelanggannya.


"Maaf menggangu pak ,apa bapak ini pemilik kedai ini?".Tanya Zuan dengan soapan.


"Iya mas ,ada apa?".Tanya Pak Seto yang sibuk melayani pelanggannya.


"Saya dengan adiknya mau melamar kerja disini pak ,jika bapak membuka lowongan kerja ."


"Oh boleh boleh mas ,mulai hari ini kedua mas ini boleh langsung mulai kerja. "


"Terimakasih pak ,terimakasih ."


"Iya ,kedua mas ini siapa namanya ?".


"Saya Zuan ,ini adik saya Zoan. "


"Saya pak Seto mas ."


"Mas Zuan tolong bantu saya antar makanan ini ke meja pelangan ,dan mas Zoan tolong bantu saya cuci piring kotor. "


"Baik pak ."


Zuan dan Zoan pun mulai melakukan pekerjaan mereka masing-masing .


Zuan mulai di sibukkan dengan mengantar makanan yang tiada henti-hentinya sejak tadi ,sedangkan Zoan baru juga selesai mencuci setumpuk piring kotor ,ia sudah mendapatkan lagi setumpuk piring kotor .


Dengan mengelap keringat sebesar jangung di keningnya ."Melelahkan sekali."


Memang saat itu kedai pak Seto atau rumah makan pak Seto sangat ramai sekali dengan pengunjung yang ingin membeli makanan .


+++++++++


Dilain tempat Ayah Rendi yang sedang fokus menyetir mobilnya,untuk mencari kedua putranya."Di mana kedua putra saya ,tidak seharusnya saya membetak mereka berdua .Sial."Gumam kesal Pak Rendi.


Hari sudah menjelang Sore akan tetapi Pak Rendi masih mengelilingi jalanan kota untuk mencari keberadaan kedua putranya.


+++++++


Dilain tempat Zuan dan Zoan yang baru saja membantu pak Seto menutup kedai ."Pak kami pamit pulang dulu ."Pamit Zuan.


"Oiya mas ,besok mulai kerjanya jam setengah 6 mas ."


"Iya pak ,kami permisi ."Jawabnya berlalu pergi bersamaan dengan adiknya.


Diperjalanan pulang Zuan dan Zoan mampir ke toko makanan kesukaan mereka untuk membungkus makanan .


Sesaat kemudian mereka berdua yang sudah selesai membeli makanan pun melanjutkan langkahnya.


"Kak hari ini kan malam tahun baru ,bagaimana kalau kita makan di taman dengan lihat pesta kembang api ."Saran Zoan.


"Baiklah, terserah kamu."Jawab singkat Zuan .


Setibanya di suatu tempat yang cukup jauh dari kota ,dan jauh dari keramaian .


Zuan dan Zoan duduk di tepi sungai yang luwas dengan menikmati suasana kembang api yang mulai berhamburan di langit-langit menerangi malam pergantian tahun .



Membuka bungkus makanannya."Eeh sudah dingin kak makanannya."


"Iya ,sudah makan ."Kata Zuan yang sudah memakanan makanannya .


++++++++++


Dilain tempat Pak Rendi yang sedang menghentikan mobilnya di perempatan lampu merah .Dengan fokus menunggu lampu hijau menyalah ,pak Rendi yang mendengar suara kembang api yang mulai bertebaran di langit-langit menjelang pergantian tahun baru ."Kembang api."Serunya.


"Zoan sangat suka dengan kembang api ,Suka .Saya harus segera pergi kesana."Ucapnya setelah lampu merah berganti hijau pak Rendi langsung melajukan mobilnya kembali.


+++++++++++


++++++


Lintas rekomendasi teman-teman Yani yang sedang menikmati pergantian tahun baru .



Tidak terasa air matanya juga berlinang membasahi pipinya."Selamat tahun baru ,Zen."Katanya sedang berusaha tersenyum senang.


Di sisi lain di tempat seseorang yang sudah beberapa bulan tanpa kabar .Dia yang sedang berada di perjalanan pulang ke apartemennya ,yang melewati kerumuman orang-orang sudah tidak sabar melihat pesta kembang api .Dan di saat yang bersamaan .Dooorr.........kerettt............



Dengan sedikit mengangkat perhatiannya ke langit yang sudah di penuhi warna-warni kembang api ."Selamat tahun baru,Riska."


Menepuk pundak temannya yang sedang fokus dengan pesta kembang api."Zen ,mau lihat ini dulu atau makan dulu .Hem saya sudah lapar Zen ."Jastin .


"Makan saja."Ucapnya berlalu pergi.


+++++++++


Kembali ke Dino yang sedang dalam perjalanan pulang ke apartemennya ,yang disambut dengan cemebarnya kembang api di Langi malam menjelang pergantian tahun.



Dengan sekilas mendongakkan kepalanya."Tahun baru."Ucapnya cuek dengan melanjutkan langkah kakinya kembali.


+++++++++++


Di sisi tempat lain .


Zuan yang baru saja selesai membuang sampah bekas makannya dan adiknya. kembali melangkah menghampiri adiknya yang masih terduduk .


Zuan ikut kembali terduduk di sampai adiknya .


"Sebenarnya waktu tawuran itu terjadi ,Zoan sudah dilarang oleh Mas Wawan untuk tidak ikut tawuran .Zoan setuju ,lalu disaat Zoan dalam perjalanan pulang .Salah satu teman mas Wawan telfon Zoan pakek ponselnya mas Wawan. Dia bilang kalau mas Wawan sedang terluka parah dan butuh bantuan untuk segera di bawa kerumah sakit ."


"Dan tanpa berpikir panjang lagi ,Zoan langsung mengiyakan .Setibanya di sana ,Zoan langsung pergi ke tempat di mana mas Wawan sedang terluka ,menurut pemberitahuan orang dalam telfon mas Wawan tadi .Di saat Zoan sudah bertemu dengan mas Wawan ,mas Wawan berkata pelan dia menyuruh saya segera pergi dari sana .Tapi Zoan tidak tega dengan keadaan mas Wawan ,dengan semampuhnya Zoan berusaha membawa mas Wawan keluar dari area tawuran itu .Akan tetapi ,tiba-tiba polisi datang .Zoan sangat panik sekali dan dengan terpaksa Zoan lari dari sana meninggalkan mas Wawan yang sudah sekarat ."


"Saat Zoan lari meninggalkan mas Wawan ,salah seorang polisi sudah melihat wajah Zoan ."


"Dan besoknya, Zoan dapat kabar kalau mas Wawan meninggal." Jelas Zoan menceritakan kejadian sesungguhnya .


"Sebenarnya tadi pagi kakak sudah kerumah mas Wawan .Keluarga mas Wawan bilang ,sebelum mas Wawan meninggal iya berkata jangan sakit Zoan ."Kata Zuan


"Kakak ke rumah mas Wawan."


"Sudah lebih baik kita pulang ,perjalanan ke penginapan jauh dari sini ."Ucap Zuan bangkit dari tempat duduknya .


"Tunggu kakak serius tadi pagi dari rumah mas Wawan?".Tanya Zoan yang berusaha mengikuti langkah kakinya kakaknya.


"Hemm."


"Saya jadi merasa bersalah dengan kakak ,karna kecerobohan saya kita jadi jauh dari bunda."Gerut muramnya .


"Besok kita pulang ,bunda pasti sangat cemas dengan kita. "


"Ta...."


"Ayah biar kakak yang bicara."


Memukul pelan lengan kakaknya."Kak selalu bisa di andalkan."Ujarnya tersenyum .


"Hemm,tapi mulai besok, jika kau keluar harus ijin dengan saya terlebih dahulu ."


"Iyaiya kak."


+++++++++


Di tengah perjalanan pulang ,di atas jembatan sungai di salah satu perbatasan masuk kota .Zuan dan Zoan tiba-tiba di hadang oleh tiga orang pria preman.


"Oi ."


"Serain uang kalian."Ucap salah seorang pria itu .

__ADS_1


"Siapa saya kalian, sampai saya harus memberi kalian uang."Ucap ketus Zoan .


Tersenyum sinis ."Cari masalah mereka dengan kita ."


"Hajarr!".Suruh nya kepada kedua anak buahnya .


Dengan lincahnya Zuan langsung melompat dan menendang dada bidang kedua preman itu sampai tersungkur."Saya tidak ingin ada perkelahian,biarkan kami pergi."Ucapnya dengan tatap dingin .


Belum juga Zuan dan Zoan jauh berjalan dari sana ,tiba-tiba salah dari seorang preman tadi berlari mengejar Zuan dan Zoan.


Zoan yang menyadari terlebih dahulu ,langsung bersiap melindungi kakaknya dari serengan preman tadi.


Di sudah berhasil menangkis pukulan preman tadi , di sisi lain Zoan yang terlalu fokus dengan satu lawannya tanpa ia sadari dari arah lain ,preman lainnya mengeluarkan pisau dari saku bajunya .


Zuan yang menyadari akan terjadi sesuatu langsung berlari mendekat kearah adiknya.Deppp.....jeppp.....Satu tusukan mendarat di perut Zuan.


"Bodoh kenapa kau tusuk dia?".Ujar preman lain.


"Cabut!".Ajak ketua preman berlari menjauh dari sana .


Zoan yang sudah merangkul badan kakaknya."Ti-tidak tidak tidak ,Zoan akan bawa kakak kerumah sakit ,kakak bertahan, kakak jangan tinggalkan Zoan sendirian, kakak sudah berjanji akan selalu ada untuk Zoan ."Ucap Zoan dengan mata memerah menahan tangisnya .


Dengan menahan rasa sakitnya, Zuan mencabut pisau yang menancap di perutnya."Aaa.....Te-tenang saja Zoan ,ini hanya luka kecil ."Membuang pisau yang sudah bersimbah darah itu .


Membantu kakaknya berdiri."Kita pergi ke dokter terdekat kak ,kakak harus segera mendapatkan perawatan ."


"Jika kita ke dokter ,uang kita tidak akan cukup untuk menyewa penginapan ."Jelas Zuan yang masih menahan priahnya luka tusukan .


"Sekarang luka kakak lebih penting dari kamar penginapan."Kata Zoan dengan tegas .


Dengan merangkul badan kakaknya, untuk membantu kakaknya berjalan .Zoan membawa kakaknya ke rumah sakit terdekat di jalan yang mereka lalui .


Setibanya di rumah sakit Nusa indah ,Zoan yang sudah membawa kakaknya ke rawat pun menunggu kakaknya yang sedang di priksa dengan duduk di kursi depan dokter yang sedang mengobati luka kakaknya.


Selang beberapa jam kemudian ,dokter itu membuka kembali goden penutup yang menutupi tenpa pemeriksaannya.


Zoan yang menyadari langsung bangkit dari tempat duduknya untuk mendekat kakaknya yang berbaring di atas tempat tidur rumah sakit .


Fokus mencuci tangannya."Luka mas Zuan sudah saya jahit sedikit ,saya akan berikan beberapa obat untuk mengurangi rasa sakit dan pemulihan luka .Dua hari sekali mas Zuan juga harus di kontrol kesini untuk melihat perkembangan pemulihan luka mas ."Jelas Dokter itu yang sudah duduk di kursi kerjanya dengan menulis sesuatu di lembaran kertas .


Selesai menulis resep obat dokter itu memberikan resep itu kepada Zoan."Ini reseb obat yang harus mas beli."Kata Dokter itu.


Dengan membantu kakaknya."Baik dok ,terimakasih .kami permisi dulu."Berlalu pergi .


"Sama-sama ."


Setibanya di luar Zoan langsung menembus obat itu ,dan membayar semua pembayaran perawatan kakaknya .Selesai menembus obat ,Zoan menghampiri kakaknya kembali yang sedang terduduk di luar rumah sakit.


Zoan membantu kakaknya beranjak dari tempat duduknya untuk segera berlalu pergi dari sana .


Di perjalanan ."Kita tidur di masjid saja kakak untuk sementara waktu ."Saran Zoan.


"Iya."


Sesaat kemudian Zuan dan Zoan yang sudah sampai di depan masjid ,tanpa sengaja berpapasan dengan ayahnya yang keluar dari dalam masjid .


Akan tetapi Zuan dan Zoan tidak menyadari dengan keberadaan ayahnya ,sedangkan ayah mereka yang menyadari baru saja berpapasan dengan kedua putranya langsung menghentikan langkahnya dan membalikkan badan melihat punggung kedua putranya."Zuan Zoan."Panggil Ayah .


Seketika itu Zuan dan Zoan menghentikan langkahnya kakinya.Ayah langsung melangkah mendekat ke arah kedua putranya ."Syukurlah ayah bisa bertemu kalian .Maafkan ayah kalian ini yang sangat tidak bejus menjadi seorang ayah."Ucap Ayah yang merasa sangat bersalah.


"Zoan ,ayah mintak maaf .Maukan kalian pulang bersama ayah?".


Memeluk erat ayahnya ."Maafkan Zoan juga Yah ,Zoan sangat ceroboh."Ucapnya dalan peluk kan ayahnya .


"Ayah juga minta maaf Zo ."Dengan mata yang mulai berkaca-kaca .


Melepaskan pelukkannya ."Ayo pulang ,bunda pasti sangat mencemaskan kalian berdua ."Kata Ayah merangkul kedua bahu putranya .


Baru satu langkahnya berjalan."Aa."Rintih Zuan memenggangi luka tujuknya .


"Kak pasti mulai nyeri ya?".Tanya Zoan cemas .


"Kamu kenapa Zu?".Tanya Ayah merangkul bahu Zuan.


"Kakak tertusuk di perut karna melindungi saya ,kami tadi di hadang oleh preman ."Jelas Zoan sedikit gugup .


"Sudahlah ,cepat bawa kakak kamu ke mobil .Nanti di rumah ayah akan priksa luka kamu lagi ."Kata Ayah .


++++++++++++


++++++++


Ditempat Yani


Yang baru menjelang pagi .


Yani yang baru membuka mata ,dengan sayup-sayup ia melihat sekitar ruang kamar rawatnya .Lalu perhatiannya terhenti oleh seorang wanita yang sedang sibuk mengemasi barang-barang milik Yani .


"Who are you?".Tanya Yani kepada wanita itu.


("Anda siapa?".)


"I am Alisa, Mr. Kiki's household assistant. Mr. Kiki is in urgent business, madam. So I was sent here to help the lady pack, and help the mistress to go home."Jelas Alisa.


("Saya Alisa ,asisten rumah tangga tuan Kiki .Tuan Kiki sedang ada urusan mendadak, nyonya.Jadi saya di utus kesini untuk membantu nyonya berkemas ,dan membantu nyonya pulang kerumah .")


Melangkah mendekati majikannya dengan membawa baju ganti milik majikannya."This is a change of clothes, Madame, let me help."Kata Alisa .


("Ini baju ganti nyonya ,mari saya bantu .")


Sesaat setelah itu ,Yani yang sudah berganti pakaian pun sudah bersiap untuk pulang ke rumah suaminya yang ada di Australia.


Di perjalanan keluar rumah sakit."Did Kiki say something earlier, where is he going?".Tanya Yani kepada pembantunya .


("Apa Kiki tadi bilang sesuatu ,dia mau pergi kemana?".)


"No madame, sir only said there was an urgent matter."Jawab Alisa.


("Tidak nyonya ,tuan hanya bilang ada urusan mendadak .")


+++++++++++


Selang beberapa waktu kemudian ,mobil yang di tumpangi oleh Yani pun sampai di halaman rumah menga suaminya.


Setelah mobil itu berhenti didepan pintu masuk ,salah seorang penjaga rumah membukkan pintu mobil untuk Yani.


Yani yang sudah beranjak turun dari dalam mobil berkata .."Thank you."Sebelum berlalu pergi masuk .


("Terimakasih.")


Sesampainya di dalam rumah ,Alisa mengantar kan majikannya ke tempat istirahatnya .


Setibanya di kamar tidur pribadi Kiki."Madame, what do you want to eat ?, I will make it for you."Kata Alisa.


("Nyonya mau makan apa? ,saya akan membuatkannya untuk nyonya .")


"N-no need, later."Jawab gugup Yani .


("Ti-tidak perlu ,nanti saja .")


"I'll just rest."Sambungnya .


("Saya akan istirahat saja.")


"Good mistress, excuse me."Pamit Alisa berlalu pergi dari kamar pribadi majikannya.


("Baik nyonya saya permisi .")


++++++++++


Duduk di samping tempat tidur ,dengan perhatian melihat seisi ruangan."Dia banar-benar membuatku serangan jantung dengan apa yang dia milik ,yang belum pernah saya ketahui semuanya ."Batin Yani .


Membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur itu."Dia bahkan sudah tau banyak tentang saya ,tapi saya .Saya tidak tau apa-apa tentang dia ."Gumamnya memejamkan bola matanya .

__ADS_1


__ADS_2