Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.6 Pertemuan ketiga


__ADS_3

Sedang kan ditempat Kiki sebelum malam tiba .Kiki yang baru pulang dari rumah sakit ,ia segera bersiap untuk berangkat kerja .Kiki yang sudah rapi dengan seragam kerjanya segera berangkat kerja .Dengan menaiki sepeda klasik nya .Kiki menyusuri jalanan kota yang tak terlalu ramai .


Selang beberapa waktu sampailah Kiki ditempat kerja nya.


" Pagi "sapa Kiki yang baru datang


" Pagi juga ki."jawab Linda.


" Pagi ki ."saut pak Zen ,sambung pak Zen berkata ."Ko telat Ki ,ada apa?."


"Enggak ada apa-apa pak ,aku hanya kesiangan."jawab Kiki.


"Yaudah semangat kerjanya ."kata Pak Zen dengan berlalu pergi ke ruangannya sendiri.


Kiki pun duduk ditempat kerjanya dan memeriksa cctv kota .Linda datang menghampiri Kiki.


"Ehem, ehem ada yang baru ketemu cewek nihh tadi malam."kata Linda duduk di samping Kiki.


"Apaan Lin?."Kiki dingin.


"Dia cantik lohh Ki, dan kayaknya baik juga .kamu harus bisa mendapatkannya Ki."kata Linda.


"Udah berusaha ini. Kamu sendiri katanya mau nikah, kapan?."tanya Kiki.


"Masih bulan depan Ki."jawab Linda.


"Uwihh bentar lagi ada yang bakal jadi emak-emak."kata Kiki menggoda.


"Hemm."gumam Linda.


Kiki yang tau sahabatnya itu kesal, tertawa lepas tampa perduli dengan kekesalan sahabatnya .


"aku suka dahh lihat kamu enggak kayak biasanya ."kata Linda tersenyum .


" Maksudnya? ."kata Kiki yang dingin kembali .


"Hemm pura-pura enggak peka."ujar Linda makin kesal.


"Aku enggak paham dengan perkataan mu ,beneran."Kata Kiki.


"Kamu biasa dingin kayak balok es, baru kali ini aku lihat kamu senyum dan tertawa lagi. Yahh semoga saja cewek yang lagi deket dengan kamu bisa merubah mu jadi gula manis lagi."kata Linda menjelaskan.


"Maksudnya aku setiap hari pahit gitu."kata Kiki yang mulai kesal.


"Dah lahh aku kerja dulu."kata Linda berlalu pergi.


Melihat kepergian Linda


"bodoamat."kata Linda yang sudah jauh.


Kiki melanjutkan mengecek cctv di kota dan membaca dokumen kriminal yang akan diserahkan untuk diproses nanti.Selang beberapa waktu ,Zuki yang juga anggota polisi sama seperti Kiki datang keruangan.


"Siang Ki." Sapa Zuki yang baru datang.


"Siang juga."jawab Kiki.


" Ki kamu sudah baca tentang dokumen berandal yang menyerang wanita kemarin?."tanya Zuki.


"sudah ternyata salah satu dari mereka ada yang satu sekolah dengan wanita kemarin."kata Kiki menjelaskan.


"Tunggu bukankah wanita kemarin itu sudah lulus ."kata Zuki sedikit terkejut


"Tidak ,dia masih sekolah."jawab Kiki..


"Wahh keren tuhh wanita .terkejut."kata Zuki.


"Lebay. aku keliling dulu ."pamit kiki berlalu pergi untuk memeriksa keadaan kota .


"Yoi ."jawab Zuki yang masih fokus dengan dokumennya.


Kiki menyusuri jalanan kota yang tak terlalu ramai dengan tenang .Sapaan demi sapaan dilontarkan dari warga kota untuk Kiki. Iya walaupun Kiki seorang pegawai polisi biasa ,dia cukup dikagumi banyak orang dengan kebaikannya yang suka membantu orang .


Walaupun banyak warga kota yang tak tau siapa itu Kiki.


Kiki Boseili anak kedua dari Alm Rio Boseili dan Alm Yumi na Boseili .Kiki dibesarkan dari keluarga yang cukup kaya .Namun karna Kiki yang memiliki sifat yang tak suka mengumbar omongan tentang kekayaannya yang membuat banyak orang tak tau siapa Kiki .Kiki juga memilih membeli rumah sendiri yang cukup besar namun sederhana.


Kiki yang dingin cuek itu semakin dingin ,setelah mendengar kabar kedua orangtuanya meninggal dunia .


Kakak Kiki Azizah yang tak bisa menemani Kiki disaat tengelam dalam kesedihan .Hanya bisa memberikan Kiki semangat, ya Kakak Kiki sudah menikah dan sekarang menetap di Amerika ,itu sebabnya Azizah tidak bisa menemani Kiki adiknya.


Dan sekarang Kiki menjalani kehidupannya dengan alur takdirnya.


Kiki bekerja sebagai polisi sekaligus mengurusi perusahan orang tuanya yang diwariskan padanya .


Dari semua masalah yang pernah di alami Kiki .Kiki sadar bahwa hidup itu tak selamanya bahagia ,jika hidup bahagia terus menerus itu bukanlah hidup bahagia .Itu hanya lah ruang hampa yang lari dari semua masalah.


Setelah menyusuri jalanan kota .Kiki yang merasa letih beristirahat sebentar di kursi panjang dekat kolam ikan.Baru beberapa menit kiki beristirahat ,hp kiki tiba-tiba berdering .Ada satu telfon dari sekretarisnya Edi.


Kiki mengangkat panggilan


*Hallo ada apa Di?."tanya Kiki


*Boss lupa ya kalau nanti siang ada rapat "jawab Endi .


*Astaga lupa .Tunggu sebentar aku segera ke sana ."kata Kiki.


*Apa boss enggak aku jemput saja?."ujar Edi.


*Enggak Di,nanti aku langsung kekantor saja ."kata Kiki.


*Baiklah boss."jawab Edi.


*Di ,tolong nanti siapkan aku pakaian buat rapat."kata Kiki.


*Asiyap boss ."jawab Edi .


panggilan pun berakhir.


Kiki segera menaiki sepedanya dan mengayunkan dengan cepat menyusuri jalanan kota yang mulai ramai ,dengan anak-anak sekolah yang pulang sekolah ,iya ini sudah jam 12.


Selang beberapa waktu sampailah kiki didepan gedung yang cukup mewah dengan 10 lantai .Gedung itu bernama perusahan Boseili ,perusahan yang cukup terkenal kesuksesan nya didalam maupun luar negeri.

__ADS_1


Saat Kiki memarkirkan sepedanya banyak mata yang menyorot padanya.(iya bagaimana tidak banyak mengalihkan perhatian, dengan penantian Kiki yang cukup indah untuk dipandang mata hehehe).Kiki pun masuk kedalam kantor.Dalam perjalanan ke ruangannya banyak sapaan demi sapaan dari karyawan Kiki yang kagum dengannya dan Kiki hanya membalas dengan senyuman tipisnya.


Sampailah Kiki di ruangan yang paling atas ,dan sudah ada Edi yang menunggu dengan memainkan gamenya.


"Edi ."panggil Kiki yang baru masuk.


"Pak boss sudah datang ."jawab Edi.


"Iya mana pesanan ku?."tanya Kiki.


"Ada dikamar boss."jawab Endi.


"Hemm ,apa kamu sudah siapkan semua laporannya?."tanya kiki


"Sudah siap semua boss."jawab Edi


"Ahhh... Di .Kamu memang sekretaris ku yang malas tapi aku bangga dengan mu."kata Kiki


"Apa saya malas!?."ujar endi.


Tampa menjawab perkataan Endi .Kiki berlalu pergi begitu saja ke kamar yang ada di rumah kerjanya untuk mandi dan berganti parkiran.


Edi umur 21 tahun asal Mojokerto .Dia memiliki sifat malas tapi pintar banget (banyak orang heran dengan nya) .Dia juga suka jahil orang ,Playboy 11 12 dengan Kiki .Tapi walau mereka playboy Edi sama dengan Kiki ,tak pernah berbuat lebih dengan wanita .Dan jika sudah suka dengan satu wanita mereka berdua akan menutup hati untuk wanita lain .Lebih tepatnya setia dengan 1 orang saja.


Selang beberapa waktu Kiki keluar kamar dengan pakaian yang sudah rapi.


"wihh keren boss."ujar edi yang kagum.


"Hemm."gumam Kiki yang tak menggapai perkataan endi.Kiki langsung duduk dimeja kerjanya dan memeriksa laporan untuk rapat sebentar lagi.


"Gimana boss sudah bagus? ."tanya Endi mendekat ke meja kerja Kiki.


"Bagus ,ayo berangkat."ajak Kiki.


Edi pun mengemasi semua laporan dan memasukannya kedalam tas.Setelah semua beres mereka segera turun untuk segera pergi ke perusahan Kusuma tepat rapatnya .Saat turun kebawa banyak yang memandang dengan mereka berdua dengan begitu kagumnya.Kiki hanya menanggapinya dengan senyuman tipis dengan muka datarnya yang tampan.Sementara itu Edi mengumbar senyum manisnya .


Hingga sampailah Kiki dan Edi dilantai yang paling bawah.


"Di mending enggak usah bawa supir,kamu aja yang supir nanti gantian kalau capek."kata Kiki .


"Okelahh."jawab Edi .


Kiki dan Edi masuk kedalam mobil dengan Edi yang menyetir mobil dan Kiki yang duduk dibelakang untuk membaca lagi laporannya.Mobil itu pun melaju memecah jalanan kota yang tak terlalu ramai .


Selang beberapa waktu sampailah Kiki dan Edi di perusahaan Kusuma.Edi melajukan mobilnya kedalam parkiran ,setelah terparkir Kiki dan Edi segera turun dari mobil.


"Boss dari pada saya lupa ,saya mau bilang sekarang saja."kata Edi dengan berjalan beriringan .


"Mau bilang apa? ."kata Kiki


"kemarin Ika datang ke perusahaan mencari boss."kata Edi.


"Terus?."jawab Kiki Cuek.


"Dia mencari boss."kata Edi .


"Dibahas nanti saja ayo masuk ."ajak Kiki


"Ummm baik."jawab Edi.


Setelah berjabat tangan dengan pemilik perusahaan ,Kiki dan Edi memutuskan untuk kembali pulang.Kiki dan Edi pergi ke parkiran.


"Biar aku saja yang supir."kata Kiki masuk kedalam mobil .


Kiki melanjutkan mobilnya di jalanan Kota yang mulai gelap karna hari mulai gelap karna karna hari yang semakin malam.


"Boss baru jam 7 .30 malam ayo ngopi dulu."ajak Edi .


"ok ."jawab Kiki.


Kiki melanjutkan mobilnya ke kafe biasa mereka nongkrong .Kiki memarkir kan mobilnya .Setelah itu mereka duduk didekat jendela luar kafe kopi .


Pelayan pun datang Kiki dan Edi pun memesan kopi dan keripik kentang


Kiki masih fokus melihat buku menu dan tertarik pd satu menu makan.


"Mbak sama bungkus terambulan keju 1 ."kata Kiki yang keinget Yani.


"Buat sapa Ki?."Tanya Edi


"Buat cewek."jawab Kiki.


"Apa kamu?Enggak akan PHP in cewek lagi kan?."kata Edi terkejut.


"Enggak ,yang ini sulit untuk dicari. aku tidak akan melepaskannya."Kata Kiki dengan tersenyum manis yang teringat kejadian semalam yg pertama kali ketemu Yani.


"Aku salut sama kamu ki. Terus aku kapan dapat ceweknya ."ujar Edi.


pelayan pun datang membawa pesanan mereka .


"Sabar aja bentar lagi dapat." kata Kiki


"Iya .oya sapa nama cewek kamu? ."tanya Edi


"Yani.oya jangan beri tau Ika


aku takut Ika akan berbuat macam-macam dengan Yani."kata Kiki


"Siyap lahh itu."jawab Edi.


Mereka berdua terus berbincang -bincang tampa terasa sudah jam 9 malam .Kiki memutuskan untuk pergi pulang .karna dia harus ke rumah sakit.


"Aku pulang duluan Di."pamit Kiki yang mulai beranjak dari tempat tidurnya.


"Enggak mau aku antar saja boss?."kata Edi.


"Enggak aku nanti harus ke rumah sakit."jawab kiki yang berlalu pergi .


"ok lahh hati-hati boss."kata Edi.


Kiki pun berlalu pergi ke rumah sakit dimana Yani dirawat dengan membawa terambulan kejunya.

__ADS_1


.


.


.


Pulang ke rumah?


Kicauan burung pagi ,menyambut mentari pagi yang cerah.Kiki yang baru terbangun dari mimpinya .Dengan menggosok-gosok rambutnya,kas orang bangun pagi.Kiki melihat sekitar ruang ,yang mencari keberadaan Yani .Yani yang sedang menikmati indahnya pagi dari balik jendela kamarnya.


Kiki mendekat ke Yani dan berkata."Sedang apa Yan?."


"Melihat anak-anak itu mereka imut-imut banget."jawab Yani yang masih fokus dengan apa yang dia lihat.


"Kau suka anak-anak?."tanya Kiki dengan melihat keluar jendela.


"Iya begitu lahh."jawab Yani,sambung Yani berkata." Kamu sudah bangun?."dengan mengalihkan perhatian ke kiki.


"Usah dari tadi."jawab Kiki.


"Benarkah."kata Yani yang memandang wajah Kiki.


"Hemmm,kalau aku belum bangun .Terus sapa yang bicara dari tadi."kata Kiki dengan menarik Hidung Yani.


"Sakit an**jiiirrr."kata Yani memegang hidungnya.


"Udah mandi sana, bentar lagi bunda kamu datang untuk menjemput mu pulang."kata Kiki ."Dengan berlalu pergi


"Ki "panggil Yani yang melihat Kiki ingin pergi .


"Ada apa ?."tanya Kiki dingin dan menghentikan langkahnya.


"Kamu akan pulang?."tanya Yani.


"Iya , aku harus berkerja."jawab Kiki


"Ki kamu beneran serius dengan perkataan mu?."tanya Yani.


"Aku serius. Kalau kamu berubah pikiran ,atau tidak mau. Bilang saja aku tidak akan marah, jika seandainya kamu menolaknya."kata Kiki


"Bukan begitu Ki. Aku hanya takut aja, tidak bisa menjadi yang kamu harapkan .Lagi kita juga baru kenal ki ,apa kamu percaya dengan aku."kata Yani .


Kiki berjalan mendekat ke Yani, dan memegang pipi Yani ,lalu berkata." Aku sudah kata kan Yani ,jadilah dirimu sendiri .Jangan jadi diri orang lain ,hanya karna ingin terlihat baik didepan orang yang kamu sayang. Aku hanya ingin melihat kamu bahagia ,jadi diri kamu sendiri .Bukan untuk melihat kamu menderita yang berusaha menjadi orang lain demi terlihat baik dimata aku."


Yani yang mendengarkan perkataan kiki ,tak terasa meneteskan air mata.Kiki yang melihatnya memeluk Yani dan berkata." Ingat lah untuk selalu jadi dirimu sendiri.Dan aku akan selalu percaya ,kalau kamu lahh jodoh aku."


"Iya ."kata Yani yang masih ada dalam dekapan hangat Kiki.


Cukup lama mereka berpelukan ,Yani pun melepas pelukannya.


"Makasih."kata Yani.


Dengan mengusap lembut rambut Yani .Kiki berkata." I love you."


"Enggak di jawab."ujar Kiki.


"Enggak malu ."kata Yani.


Menyungging senyum tipis."Aku pulang dulu ,besok aku akan ke rumah mu."kata kiki


"Mau apa ke rumah?."tanya Yani


"Menculik mu ."jawab Kiki.


"Gitu mahh."kata Yani dengan bibir 3 m nya.


"Hem. Untuk melamar kamu Yani." kata Kiki menggoyang-goyangkan dagu Yani.


"iya iya udah sana hati-hati dijalan,Dan Samagat kerja."kata Yani.


"Iya "jawab Kiki berlalu pergi.


Yani pun masuk ke kamar mandi untuk cuci muka setelah cuci muka .Yani bermaksud berganti baju ,tapi lupa jika bajunya masih ada diluar .saat ingin ambil baju ,berapa saat bunda datang.


"Lagi apa nak."tanya bunda yang baru datang melihat yani mengotak atik Tas.


"Astaga curut!!! Bunda datang enggak ketuk pintu dulu."kata Yani terkejut .


"Maaf lagi apa kamu?."tanya bunda.


"Cari baju bun .tapi tinggal baju kotor semua ."jawab Yani.


"Bunda kemarin salah bawa tas .tas yang isinya baju kotor tertinggal yang isi baju bersih bunda bawa pulang lagi."kata Bunda menjelaskan.


"Bunda."Kata Yani dengan menepuk jidatnya


"Bunda bawa baju bersih ko ini."kata bunda Dengan menyerahkan baju itu kepada Yani.


"Ok bun saya ganti baju dulu."kata Yani berlalu pergi masuk kamar mandi.


Dan bunda melanjutkan membersihkan barang-barang .Selang beberapa menit Yani keluar kamar mandi .Bunda juga sudah selesai beberes.


"Ayo pulang ."ajak Bunda.


"Ok bun sini biar aku yang membawa tasnya."kata Yani mengambil tas berat yang dibawa bundanya.


Bunda memberikan tas itu,mereka pun berjalan keluar di berjalanan setelah memesan taksi .


"Bun kita tadi belom pamit sama ayah."kata Yani yang sudah didalam taksi


"Ayah kamu sudah tau nak."jawab bunda.


"ooo."kata Yani.


taksi itu melaju di jalan kota yang ramai dengan para pekerja yang baru memulai hari .


.


.


.

__ADS_1


.


Salam bahagia dari Author:)


__ADS_2