Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.97 Wanita masa lalu l


__ADS_3

Dino yang sudah dalam perjalanan kembali ke apartemen dengan ekspresi wajah sedikit bingung .Dino melangkahkan kakinya pelan menyusuri jalan setapak khusus pejalan kaki .


"Saya masih sedikit tidak percaya kalau Rizal meninggal ,karna kemarin malam itu saya bicara dengan dengan dia dan dia terlihat baik-baik saja .Tapi kakak Rizal bilang ,Rizal meninggal sudah dua bulan yang lalu.Sial kenapa jadi bingung seperti ini."Batin Dino .


Melihat jam tangannya ."Sudah jam 5 sore ,saya harus segera pulang dan berangkat kerja ."Dengan mempercepat langkah kakinya .


+++++++++++


Di tempat Yani .


Malam hari ini Yani sudah mulai mempersiapkan persiapan untuknya pergi kuliah besok pagi .


Di temani oleh suaminya yang sedang fokus mengerjakan beberapa pekerjaan kantornya .


Menelfon Riska .


*Hy Ris."Sapa Yani dalam nada sambung telfon .


*Ada apa?".


*Ada tugas kah besok?".


*Tidak beberapa hari ini gurunya hanya cerewet ."


*Oh ,kalau gitu besok saya pinjem buku catatan kamu buat ku salin ."


*Okeh .


*Besok berangkat jam berapa kau ."


*Iy berangkat pagi Ris ,saya kan kelas pagi ."


*Heheh ,okeh-okeh ."


*Hemm."


Panggilan berakhir.


Selesai mematikan nada sambung telfon,Yani membereskan buku-bukunya .Sesudah berberes."Ki ayo tidur ,di lajutkan di kantor saja ."


"Kamu tidur saja duluan ,sebentar lagi saya menyusul ."Jawab Kiki yang fokus dengan leptop kerjanya .


"Baiklah."Yani beranjak pergi ke tempat tidur untuk beristirahat duluan .


++++++++++++++


Pagi harinya ,Yani bersiap untuk berangkat kuliah .Kiki yang sudah siap dengan semuanya menunggu istrinya di dalam mobil dengan memanaskan mesin mobilnya .



Dengan celana jins berwarna biru, kemeja bunga-bunga dan tas rangsel warna hitam Yani keluar rumah untuk segera masuk kedalam mobil yang sudah di tunggu oleh suaminya di dalam mobil .


Duduk di kursi penumpang dekat suaminya ."Jalan Ki."


Kiki mulai melajukan mobilnya meninggalkan pekarangan rumahnya untuk mengantarkan istrinya berangkat kuliah.


"Nanti kalau sudah pulang telfon saya ,biar saya jemput kamu ."Pesan Kiki yang fokus menyetir mobil .


"Iya om ."Balas Yani .


"Hemm."Dengus Kiki .


Sesaat setelah menempuh perjalanan yang sedikit malam sampailah mobil Kiki di depan kampus Yani .Setelah mobil sudah berhenti dengan benar Yani beranjak turun dari dalam mobil ."Dah ,semangat kerjanya ."Yani dengan senyum manisnya .


Kiki membalas senyum manis istrinya ."Kamu juga semangat kuliahnya."Dengan mulai menyalahkan mesin mobilnya untuk berlalu pergi berangkat ke kantornya .


++++++++++++++



Riska yang baru sampai ."Yan tungguin gue!!".Teriaknya .


Yani yang mendengar suara Riska menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya ."Kelihat bahagia banget lu ,ada apa?".


"Gue seneng lu masuk kampus lagi."Dengan wajah semringahnya .


Membuang muka malas nya ."Yaelah paling juga lu seneng karna ada yang bantu lu ,buat kerjakan tugas fisika lu yang sudah numpuk-numpuk ."


Merangkul pundak Yani."Sudahlah ayo masuk kelas ."Ajak Riska berlalu pergi bersama dengan Yani .


Tanpa mereka sadari dari kejauhan seorang wanita memperhatikan Yani dengan senyum miringnya menatap kepergian Yani dan sahabatnya itu ."Lihat bagaimana saya menghancurkan senyum nanti ,Yani."Ucap geram wanita itu berlalu pergi.


+++++++++++


Di kantor Kiki dengan wajah yang penuh dengan ukiran senyuman bahagia ,ia melangkahkah kakinya masuk ke dalam kantor dan membalas sapaan dari beberapa karyawan kantornya .



Edi yang sedang fokus dengan leptop kerjanya ,mengalihkan perhatian dengan cepat memperhatikan kehadiran bosnya yang melangkahkan masuk ke dalam ruang kerja pribadinya."What! bos tersenyum."Ujarnya yang mendapatkan senyum tipis dari bosnya .


Edi langsung mengambil salah satu berkas yang harus di ttd oleh bosnya ,sebagai alasan dirinya datang ke ruang kerja pribadi bosnya .


Di depan pintu ruang kerja pribadi bosnya,Edi mengetuk pintu ."Bos boleh masuk?".


"Masuk".


Di dalam ruang pribadi bosnya Edi langsung melangkahkan kakinya mendekati meja kerja bosnya ."Bos lagi sakit?".


Kiki yang mendapatkan pertanyaan aneh dari sekertaris pun mengangkat alis kirinya ."Tidak."Jawab cuek Kiki .


"Apakah hari ini ada miting?".Lanjutnya bertanya .


"Tidak ada bos ,hanya ada banyak dokumen yang harus di lihat lebih lanjut oleh bos saja ."Jelas Edi .


"Baiklah kamu bawa kesini dokumennya biar saya lihat."Suruh Kiki dengan memberikan berkas yang baru saja ia ttd .


Mengambil kembali berkas tadi ."Baiklah bos ,saya permisi ."Pamit Edi beranjak pergi .

__ADS_1


++++++++++


Kembali ke Yani .


Jam istirahat kuliah telah tiba ,Riska dan Yani sudah duduk di taman kampus dengan beberapa buku yang sedang mereka kerjakan .


"Asataga Ris ,gue pikir tugas lu banyak yang sudah selesai ,ternyata belum ada yang kerlarr!!".Ucap Yani dengan menekan kalimat terakhir .


"Lu tahu kan gue tidak bisa fisika .Jadi beberapa hari ini banyak tugas fisika ,dan gue banyak bolos demi menghindari fisika ."Ucap enteng Riska .


"Sudah lah bereskan ini dan ayo kita ke perpustakaan ,kita selesaikan hari ini juga agar besok bisa jalan-jalan."Ajak Yani mulai membereskan beberapa buku miliknya .Begitu juga Riska yang juga mulai membereskan beberapa buku yang ia bawa.


Selesai berkemas Yani dan Riska mulai berlalu pergi untuk pergi ke perpustakaan .Di tengah-tengah langkahnya ,tiba-tiba seorang wanita menghentikan langkah kakinya .


Yani yang melihat seseorang didepannya langsung terdiam mematung dengan bola mata jengkalnya yang menatap lurus kedepan .


"Hy ,senang saran bisa bertemu dengan anda ."Sapa Wanita didepan Yani dan Riska.


"Yan,dia siapa?".Tanya Riska .


"Anda terlihat terkejut ,nyonya Yani Bosili."Ucap Wanita itu sekali lagi .


"Kamu duluan saja Ris ,saya akan menyusul."Kata Yani kepada Riska .


"Beneran lu tidak papa gue tinggal?".Tanya Riska sedikit ragu.


Dengan mendorong pelan bahu Riska ."Iy ,sudah duluan sana ."


Setelah kepergian Riska ,wanita itu kembali berkata ."Apakah anda takut jika teman anda mendengar semua abi suami anda ?".


Dengan ekspresi wajah datarnya ."Langsung pada intinya saja ,kenapa anda menemui saya?" .


Tersenyum miring ."Hhehm, anda sangat buru-buru ."Yang di balas oleh Yani dengan ekspresi datar .


"Anda tahu ,sudah lama saat dimana saya menghabiskan sepanjang malam bersama suami anda ."


"Maksud anda!!".


"Dan sekarang saya sudah mendapatkan hasilnya ."Ucap Wanita itu dengan senyum sinisnya .


"Saya hamil anak suami anda."Jelas wanita itu langsung membuat Yani melayangkan tamparan keras ke pipi mulus wanita didepannya .


"Jaga ucapan anda ,mustahil suami saya mau berhubungan dengan wanita licik seperti anda ."Bentak Yani dengan tegas kepada wanita itu.


Dengan menahan panasnya tamparan di pipi mulusnya ,wanita itu mengeluarkan ponselnya dari dalam tasnya dan menunjukkan satu foto kepada Yani .Sekali lagi Yani di buat terkejut dengan apa yang di lihat hari dan ketahui hari ini .


Dengan tersenyum miring."Terserah anda mau percaya atau tidak ,saya akan merebut suami anda karna saya tidak ingin anak saya lahir tanpa seorang ayah.Dan satu hal foto yang saya perlihatkan ke peda anda ,adalah foto terbagus menurut saya."Teganya dengan berlalu pergi .


Yani hanya diam mematung menatap kepergian wanita itu dengan perhatian mata yang sudah memerah berkaca-kaca.Tidak ingin berpikir terlalu negatif dengan apa yang di lihat dan yang ucapkan wanita tadi."Saya harus percaya dengan suami saya ,lebih baik nanti saya tanya langsung kepadanya ."Ucapnya berlalu pergi.


++++++++


Di perpustakaan yang sudah di tunggu oleh Riska di salah satu meja di perpustakaan,Yani yang baru saja sampai langsung bergabung dengan Riska .


Yani yang sudah mulai mengerjakan tugas kampusnya sedikit mengalami kesulitan ,karna pikiran yang terus saja teringat dengan perkataan wanita tadi di tambah dengan foto yang baru saja ia lihat.


Riska yang menyadari temannya itu kesulitan dalam mengerjakan tugas ."Yan ,apa lebih baik kita lanjutkan besok saja."


"Ummm."Dengus Riska kembali fokus .


+++++++++


Di kantor Kiki .


Di kantor Kiki ,ia kedatangan tamu yang sudah lama tidak bertemu dengannya .Siapa tamunya kalau bukan Danu sahabat dekatnya .


"Senang rasanya bisa bertemu dengan kamu."Kata Danu yang sudah duduk di sova yang ada di ruang kerja pribadi Kiki .


"Tidak biasanya kamu kesini ,ada keperluan apa?".Tanya Kiki yang masih dengan wajah dinginnya.


"Saya...."Ucap Danu terputus dengan kedatangan Edi yang baru saja masuk kedalam ruang kerja pribadi Kiki dengan membawa nampan minuman .


Menaruh minuman yang ia bawa di atas meja ."Silakan di minum ,saya permisi dulu."Ucapnya berlalu pergi kembali .


Di luar ruang pribadi bosnya."Perasaan gue tidak enak dengan kedatangan sahabat dekat bos."Batin Edi .


++++++


"Ada apa Danu?".Tanya Kiki yang membuyarkan tatapan kosong sahabatnya .


Mengalihkan perhatiannya ke Kiki ."Tidak ,itu saya cuma mau memastikan kalau kamu baik-baik saja ."


Kiki tersenyum tipis mendengar perkataan Danu ."Saya selalu baik-baik saja ,Danu .Kamu terlihat aneh hari ini."


Mengaruk-ngaruk ramput kepalanya yang tidak terasa gatal ."Mungkin karna saya terlalu banyak pikiran beberapa hari ini ,saya jadi berperilaku aneh ."Kata Danu .


Bangkit dari tempat duduknya ."Saya akan pergi berlibur beberapa hari ,jika nanti saya pulang saya akan menemui kamu, lagi ."Katanya .


Kiki yang juga sudah bangkit dari tempat duduknya."Kapan pun kamu ingin berkunjung ,berkunjung saja kantor saya selalu terbuka untuk kamu ."Kata Kiki .


"Kamu sangat baik ,Ki .Dan itu yang membuat saya bimbang ."Kata Danu dengan ekspresi wajah sedikit sedih.


Kiki menepuk bahu temannya dan merangkulnya."Jika ada masalah cerita saja Danu ,kau selalu saja diam ."


"Tidak ,tidak ada ."


"Saya pergi dulu bro."Pamitnya berlalu pergi .


"Seperti ada yang disembunyikan."Batin Kiki .Namun setelah kepergian sahabatnya itu ,Kiki yang tidak ingin terlarut dalam kecurigaan pun melanjutkan kerja kantornya kembali .


Sementara itu Danu yang sudah dalam berjalan turun ke lantai bawah ."Semoga yang saya lakukan sudah benar ."Batinnya .


+++++++++++


Hari sudah mulai menjelang sore ,namun Yani belum juga menghubungi Kiki .Kiki yang cemas memutuskan untuk menjemput istrinya langsung ke kampus.


Setibanya di kampus ,Kiki yang sudah memarkirkan mobilnya dengan benar pun beranjak turun dari dalam mobil .

__ADS_1


Kiki pergi ke dalam kampus dan bertanya kepada salah satu mahasiswa di sana .Namun ,tidak ada mahasiswa yang tahu keberadaan Yani .


Sampai akhirnya ,Kiki bertemu dengan Riska yang berjalan terburu-buru ."Riska ."Panggil Kiki .


Riska yang berpapasan dengan Kiki langsung menghentikan langkah kakinya ,tepat di sampai Kiki ."Kak Kiki ,kenapa disini?".


"Saya mau menjemput istri saya ."


"Dimana Yani?".Lanjutnya bertanya .


"Yani masih di perpustakaan ,maaf saya buru-buru saya harus mengumpulkan tugas ."Ucapnya berlalu pergi dari sana .


Kiki kembali melanjutkan langkahnya ,untuk pergi ke perpustakaan .Setibanya di depan perpustakaan ,belum juga masuk kedalam Kiki sudah di sambut oleh istrinya yang ingin keluar perpustakaan .


Melihat tatapan dingin dari istrinya ."Kenapa Yank?".Tanya Kiki .


Belum juga menjawab pertanyaan suaminya ,Yani sudah lebih dulu menarik tangan suaminya untuk segera berlalu pergi dari sana .


Yani terus saja menarik tangan suaminya tanpa memperdulikan tatapan sepasang mata yang terus saja memperhatikannya dan suaminya .


Sampai di parkiran mobil ,Yani langsung saja masuk kedalam mobil .Tanpa mengeluarkan sedikit pun kata-kata kepada suaminya .


Kiki yang melihat sifat aneh istrinya ,hanya menjijikkan satu alisnya .Akan tertapi karna tidak ingin berkata macam-macam lagi ,Kiki pun menyusul istrinya masuk kedalam mobil .Kiki menyalahkan mesin mobilnya untuk segera berlalu pergi dari kampus istrinya .


++++++++


"Yank ada apa ,kenapa kamu mencueki saya ?".Tanya Kiki yang masih fokus menyetir mobil .


"Lebih baik fokus saja menyetir mobil ."Ucap Yani tanpa melihat wajah suaminya .


Sesaat setelah percakapan singkat itu ,akhirnya sampailah mobil Kiki didepan rumah mewah miliknya .Yani langsung beranjak keluar dari dalam mobil meninggalkan suaminya yang masih di dalam mobil .


Kiki yang merasa sikap istrinya semakin aneh ,langsung beranjak turun dari dalam mobil dan langsung menyusul istrinya yang sudah lebih dulu masuk kedalam rumah .


Kiki mempercepat langkah untuk menyusul istrinya ,di lorong lantai dua Kiki yang sudah dekat dengan istrinya langsung menarik pergelangan tangan istrinya ."Tunggu Yank ,ada apa?".


"Lepas!!".Bentak Yani mepis tangan suaminya.


"Ada apa Yank? ,kenapa?.Kita sudah janji kan jika ada apa-apa akan saling terbuka."Kata Kiki panjang lebar .


"Lalu apa hubungan kamu dengan Tika ?".Tanya Yani sedikit membentak .


"Tika."


"Saya tidak ada hubungan apa-apa dengan Tika ,bahkan bertemu sekalipun tidak pernah ."Jelas Kiki .


"Bohong!! ,Kamu pernah berhubungankan dengan Tika ,jujur saja Kiki .Kenapa kau selalu saja membohongi KU!".Ucap Yani menekan kalimat akhirnya .


"Tidak ,saya tidak pernah berhubungan dengan Tika.Siapa yang bilang seperti itu?".Ucap Kiki yang di buat kebingungan dengan tuduhan yang di berikan oleh istrinya .


"Tika yang bilang ."


"Kamu percaya dengan wanita licik itu."


"Iya ,karna dia sedang hamil anak kamu Kiki!".


"Tidak ,itu bukan anak saya ,saya tidak pernah berhubungan dengan dia ."Bantah Kiki .


"Apa kamu melihat langsung bukti kalau itu anak saya?,tidak bukan."


"Saya melihatnya ,dia memperlihatkan foto kalian berdua ."Kata Yani dengan mata berkaca-kacanya .


"Tidak itu pasti foto palsu ,kamu harus percaya dengan saya Yani ."Mohon Kiki menggenggam pergelangan tangan istrinya .Namun kembali di tepis oleh Yani ."Sudahlah Ki ,kamu sudah terlalu banyak berbohong dengan saya ."Ucap Yani berlalu masuk kedalam kamar .


Yani mengambil beberapa pakaian miliknya ,dan juga beberapa buku kuliahnya untuk ia kemas kedalam koper .Kiki yang melihat kembali menghentikan istrinya dengan merangkulnya badan istrinya dari belakang .Yani merasakan rangkulan hangat dari suaminya langsung meronta-ronta mencoba melepaskan dirinya .Namun Kiki semakin mengeratkan pelukannya ."Saya mohon jangan pergi lagi Yani."Ucap Lirik Kiki.


Yani langsung menendang tulang kering kaki suaminya ,dan mendorong badan suaminya agar menjauh dari nya .Yani yang sudah berhasil terlepas dari pelukan suaminya ,langsung menutup rapat-rapat kopernya ."Biarkan saya sendiri untuk sementara waktu ."Ucap Yani dengan ekspresi wajah yang sudah basah dengan air matanya .


Yani menarik kopernya berlalu pergi dari sana ,meninggalkan suaminya yang masih terdiam terpaku .


"Sial wanita licik itu ."Ujar Kesal Kiki .


Kiki langsung meneraih ponsel di dalam saku jasnya untuk menghubungi Edi .


*Edi bisa kamu cari tahu di mana alamat rumah Tika yang sekarang ."


*Baik bos ."


*Jika sudah ketemu langsung hubungi saya ."


*Baik bos ."


Panggilan berakhir .


Kiki langsung melangkahkan kakinya terburu-buru ke lantai bawah ,setibanya di lantai bawah Kiki kembali naik ke dalam mobil miliknya .


Dengan terburu-buru Kiki langsung menyetir mobilnya meninggalkan pekarangan rumahnya .


++++++++++++++


Sementara itu ,Yani yang sudah sampai di rumah orang tuanya pun beranjak turun dari dalam mobil taksi yang ia naiki .


"Terimakasih pak."


"Sama-sama neng."Balas supir taksi itu menurunkan kopernya dari dalam bagasi mobil .


Setelah kepergian mobil taksi itu ,Yani yang sudah berdiri di depan pintu rumah orang tuanya pun menekan bel pintu rumah .


Ayah Yani yang kebetulan ada di rumah pun membukakan pintu rumah ."Yani ,kenapa ke sini ?".


"Iya yah ,Yani ingin berkumpul bersama ayah dan bunda juga kedua adik Yani .Mungkin untuk beberapa hari tidak papa kan Yani menginap disini ."


Merangkul bahu putrinya ."Tentu tidak papa nak ."


"Emang suami kamu kemana?".


"Oh ,sedang sibuk kerja saja yah .Makanya aku ijin ke sini ."Ucap Yani berusaha menutupi kekecewaannya kepada suaminya.

__ADS_1


"Baiklah kamu taruh koper kamu dulu di kamar ,bunda tadi juga masih pergi belanja .Ayah akan menunggu di ruang keluar bersama kedua adik kamu,kalau sudah ikut bergabung ke ruang keluarga ya melihat acara tv."Kata Ayah berlalu pergi ke ruang keluarga .


Yani hanya menganggukkan kepalanya,lalu naik ke lantai satu di mana tempat tidurnya berada .


__ADS_2