Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.39 Baca aja:ups


__ADS_3

Siang ini adalah hari Yani pergi ke rumah sakit, dengan suaminya untuk melepaskan perban dikakinya .


Yani yang melangkah masuk ke dalam rumah sakit dengan dipapah oleh suami .Melewati lorong-lorong rumah sakit ,setibanya diruang pemeriksaan dokter .Kiki langsung melangkah masuk dengan istinya tampa harus menunggu antrian panjang .


Didalam ruangan Yani yang sudah berbaring ditempat tidur ,dokter pun mulai berlahan melepas perban dikaki Yani .


Selesai dengan pemeriksaan itu .Yani yang sudah sembuh seutuhnya pun sudah tak mengenakan perban kembali .


"Makasih ya Jino ."Ucap Kiki .


"Sama-sama Ki ."Jawab Jino.


"Ayo pulang Yan."Ajak Kiki kepada istinya yang sembaring tadi memperhatikan dokter Jino dengan rasa kagum .


"Bentar Ki ."Jawab Yani ."Dok, boleh tidak salam tangan gitu dikit ,kalau boleh ."Ujar Yani mengulurkan tangannya.


Sifat posesif Kiki pun keluar ,Kiki langsung merangkul lingkar pinggang kecil istrinya itu untuk ia tarik keluar ruangan. "Saya pergi Jino. "Pamit Kiki .


Kiki terus melangkahkan kakinya tampa melepas rangkulan tangan kanannya yang merangkul lingkar pinggang istrinya.


Semetara itu dokter Jino yang melihat sifat asli temannya itu ,tersenyum dengan manisnya menatap kepergian temannya itu.


Sampai di parkiran mobil dengan kesal Yani masuk kedalam mobil .


Mobil Kiki pun berlalu meninggalkan rumah sakit .Disepanjang jalan Yani tetap memasang raut wajah kesalnya .Kiki yang memperhatikan sejak tadi hanya terdiam dengan menahan rasa ingin tertawa dengan tingkah kekanak-kanakan istri.


"Yan ,masih kesal ?".Tnya Kiki yang fokus menyetir mobil ."Sebenarnya yang kesal itu, seharusnya saya Yani ,kenapa jadi kamu yang kesal dan marah ."Ucap Kiki.


"Au ,saya tadi kan cuma mau kenalan aja .Gitu aja nggak boleh ."Ujar Yani kesal .


"Ya kapan-kapan saya akan ajak Jino ketemuan nanti kamu saya ajak ."Kata Kiki yang langsung menambah mood Yani menjadi ful 100℅ .


"Benarkah!!! janji ya awas boong. "Kata Yani.


"Iya ."Jawab Kiki ."Senengnya ,jika kamu tau Jino itu sudah punya istri,bagaimana? ."Sambung Kiki.


"Boong kamu Ki ."Ujar Yani tak percaya.


"Benar Yan ,kalau tidak percaya lihat saja nanti ."Ucap Kiki .


"Yaudah lahh."Ujar Yani muram .


"Jika Jino belum punya istri,apa kamu akan meninggalkan saya dan berpindah merebut hati Jino?".Tnya Kiki yang masih fokus menyetir.


Langsung menengok kearah Kiki. "Ehh!!! tidak lahh Ki .Cari cowok playboy kek kamu itu sulit Ki ."Ujar Yani sedikit menggoda .


"Hemmm."Dengus Kiki ."Playboy-playboy gini saya setia sama satu orang tau. "Kata Kiki dengan senyum manisnya melirik sekilas ke Yani .


"Ihhhh pede banget ."Ujar Yani .


"Ya kan emang gitu nyatanya ."Kata Kiki .


"Terserah kamu Ki ."Kata Yani .Mengelus perut ratanya ."Ki laper ."ujar Yani .


"Yaudah kita makan dimana ?".Tnya Kiki.


"Ummm,Warung makan cak bejo aja Ki.Dijalan F. "Kata Yani .


"Bejo ,hhhhh."Ujar Kiki dengan tawanya.


"Ihh ko malah ketawa ."Ucap Yani.


"Namanya lucu ."Ucap Kiki.


"Namanya lucu ,tapi nasi bebek nya enak banget Kiki restoran mahal mahh kalah pokoknya sama rasanya. "Kata Yani .


"Okeh kita kesana ya ,saya penasaran. "Kata Kiki fokus menyetir mobil.


Kiki pun menyetir mobilnya pergi ketempat rumah makan yang disarankan oleh istirnya. Suasana terik matahari siang itu Kiki terbah dengan mobil Suzuki warna hitam putih miliknya.



Selang beberapa jam sampailah mobil Kiki diparkiran mobil didepan rumah makan sederhana itu. Sesudah memarkir mobilnya dengan benar ,Kiki dan Yani keluar dari dalam mobil .Kiki keluar terlebih dahulu untuk memesan makanan ,sementara itu Yani sudah terduduk dimeja yang masih kosong .


Selesai memesan Kiki kembali menghampiri istirnya yang sudah terduduk dimeja yang kosong tepat dekat jendela kaca besar yang terpasang di rumah makan itu .


"Ki lihat itu ,astaga romantisnya ."Kata Yani kagum melihat kakek-kakek yang sedang menyuapi istri nya yang terduduk di kursi roda ,Kakek dan nenek itu terduduk dimeja yang sedikit jauh dari mereka berdua duduk .


"Biasa saja."Ujar Kiki cuek .


"Cuek amat ."Dengus kesal Yani .


"Lihat kakek itu menyuapi istrinya lagi."Ucap Kiki pelan ,fokus dengan ponselnya.


"Bodoamat ."Ujar Yani tak perduli .

__ADS_1


"Yang gitu aja marah ,di maaf in napa ."kata Kiki lembut .


"Sudah lupakan ."Kata Yani .


Ditengah-tengah percakapan mereka ,pelayan rumah makan itu datang kemeja mereka dengan pesanan makanan yang sudah dipesan .


Kiki dan Yani menikmati makanan mereka dengan keheningan ,sampai selang beberapa waktu Kiki yang sudah selesai makan duluan mulai fokus dengan game di ponsel istirnya. Namun berbeda dengan Yani ,Yani yang masih memakan makannya sedikit menyimpan kekesalan kepada wanita yang duduk dimeja sampai mejanya.Wanita itu terus melihat ke Kiki dengan senyum-senyum manisnya sesekali Kiki melihat wanita itu sekilas .Kiki sendiri yang merasa diperhatikan tak ada rasa perduli sedikit pun ,ia tetap fokus dengan game di ponsel istirnya.


Yani yang baru selesai menghabiskan makanannya pun meminum segelas es teh yang ia pesan .Ia juga merasa lega karna wanita itu sudah tidak memperhatikan suaminya kembali .


"Sudah Yan ?".Tnya Kiki mematikan ponsel istirnya.


"Sudah ."Jawab Yani singkat.


"Saya bayar dulu Yan ,kalau mau ke mobil .Ke mobil aja duluan nanti saya menyusul ."Kata Kiki beranjak dari tempat duduknya untuk membayar makanan pesanannya.


Wanita yang terduduk disamping meja yang ditempat i Yani ,ikut beranjak dari tempat duduknya melangkah menyusul Kiki. Yani masih terdiam ditempat duduknya dengan memperhatikan wanita tadi dari kejauhan .


Wanita itu melangkah dibelakang Kiki ,Kiki yang berhenti mendadak dimanfaatkan oleh wanita itu untuk menabrak dirinya dengan Kiki.


BRUKK........


"Sorry sorry ,gue tidak sengaja ."Ucap Wanita itu yang melihat rut wajah Kiki dengan rasa kagum .


Sementara itu Kiki hanya merespon perhatian wanita didepannya itu dengan raut wajah dingin tampa ada raut senyuman sedikit pun diwajahnya .


Kiki yang melihat tas wanita didepannya itu terjatuh mencoba mengambilnya .Namun sebelum Kiki berhasil menyentuh tas itu ,Yani dengan cepat meraih tas itu.


"Nihh!!! tasnya ."Ujar Yani dengan tatapan sinis memberikan tas itu.


Wanita itu menerima tas itu dengan raut wajah yang amat kesal ,dan hal itu sangat terukir di raut wajahnya .


"Yan saya bayar uang pesanan kita dulu."Ucap Kiki melangkah meninggalkan istirnya.


Sesudah dengan kepergian suaminya ,Yani melangkah selangkah ,berdiri disamping wanita itu. "Lain kali kalau latih drama tabrak-menabrak ,itu latihan tabrakan sama truk tengkar dong sekalian. "Kata Yani sinis."Biar gue kagum ."Sambungnya.


Yani mendekat ke suaminya dengan manjanya Yani merangkul lengan kekar suaminya .


"Sepertinya, tadi istri saya salah makan ."Ujar Kiki dalam Hati ."Ayo pulang Yan."Sambung aja Kiki .


"Ayok ."Jawab Yani .


Sesudah didalam mobil. Kiki kembali menyalahkan mesin mobilnya untuk meninggalkan pekarangan rumah makan itu.


Disepanjang jalan pulang Yani yang kelelahan dengan ditambah kekenyangan sehabis makan pun tertidur dengan pulas nya.


Setibanya di rumah Kiki mengendong badan istirnya keluar dari dalam mobil. Kiki yang membawa istirnya dalam gendongnya ,


membawanya ke kamar untuk ia baringkan ditempat tidur . Setelah menyelimuti badan istirnya dengan selimut tebal nan lembut itu, Kiki juga mencium kening istrinya sekilas .


Selesai itu Kiki melangkah keluar kamar dengan buru-buru .Ia menghampiri bik Ana pembantunya ,ia berbicara sekilas dengan bik Ana .


Setelah pembicaraan singkat itu ,Kiki kembali melangkah keluar menaiki mobilnya meninggalkan pekarangan rumahnya kembali.


-----------------------


----------------


Ditempat Zen .


Pukul 11.30


Duduk santai di teras rumahnya ,ya itu lah yang sedang Zen lakukan. Zen sedang terduduk menunggu seseorang yang sudah ia tunggu kedatangannya .Ia menunggu seseorang itu sudah cukup lama ,sampai beberapa menit kemudian berhenti lah sebuah mobil didepan rumah Zen. Pintu mobil itu pun terbuka dan keluarlah seorang laki-laki dewasa,yang tak lain dan tak bukan orang itu adalah Kiki.


Kiki melangkah menghampiri Zen ."Zen sorry terlambat ."Ucap Kiki.


"Iya Ki ,bentar saya panggil ibu saya ."Kata Zen melangkah masuk kedalam rumah .


Ibu Zen ,Zen ,dan Kiki langsung berangkat ketempat tujuan .Mereka akan pergi ketempat persidangan ,yang akan dilaksanakan hari ini.


Beberapa jam menempuh perjalanan sampailah mobil Kiki dipekarangan gedung persidangan. Kiki yang selesai memarkir mobilnya .Beranjak keluar dari dalam mobilnya ,begitu juga ibu Zen dan Zen .


Mereka melangkah masuk ke dalam gedung .Ibu Zen dan Zen menunggu di kursi tunggu,untuk menunggu giliran mereka .Sementara itu Kiki melangkah masuk untuk menemui temanya.


"Kiki ."Panggil teman Kiki yang melihat keberadaan Kiki .


Menghampiri temanya."Gimana Sudah beres ?".Tnya Kiki .


"Sudah Ki ,bentar lagi giliran mereka sidang. "Kata Teman Kiki ."Oya Ki,benar yang dibicarakan ibu Zen .Suaminya sangat pintar dalam membalik-balikan fakta ."Sambungnya.


"Tapi semua berjalan dengan lancarkan?".Tanya Kiki .


"Tentu lancar dong Ki."Kata Teman Kiki .


Mereka berdua pun melanjutkan percakapan dengan melangkah keluar untuk menemui ibu Zen dan Zen.Setibanya ditempat ibu Zen dan Zen ,teman Kiki bercakap-cakap sedikit dengan ibu Zen .Sesudah itu mereka kembali masuk untuk pergi ke ruangan persidangan.

__ADS_1


Sidang itu berjalan sampai Tiga jam lamanya.Dan setelah tiga jam berlalu. Akhirnya sidang itu berhasil dimenangkan oleh ibu Zen .Walau selama persidangan ayah tiri Zen terus saja mengelak dengan kata-kata manisnya. Namun tetap saja persidangan itu berhasil dimenangkan oleh ibu Zen .


Selesai mengurus surat cerai .Ibu Zen dan teman Kiki menghampiri Kiki dan Zen yang sedang terduduk menunggu mereka di kursi panjang besi ruang tunggu .


"Syukurlah Nak Kiki ,Zen sidangnya berhasil dengan sempurna ."Kata Ibu Zen senang. "Saya juga berterima kasih kepada teman nak Kiki ini ,dan nak Kiki .Sudah mau membantu saya sampai sejauh ini ."Sambungnya.


"Sama-sama bu .Oya saya pamit duluan ya karna saya sudah ada janji lagi ."Kata Teman Kiki.


"Iya ,hati-hati dijalan tuan Bagas. "Ucap Kiki.


"Sekali lagi terima kasih tuan Bagas ."Kata Zen .


"Sama-sama Zen."Ucap Bagas ."Saya permisi."Sambungnya melangkah pergi .


Kiki kembali menyetir mobilnya meninggalkan gedung persidangan itu, untuk mengantarkan Zen dan Ibunya pulang.


----------------


-----------


Ditempat Riska .


Pukul 16.30


Sore ini Riska sedang terduduk santai diruang keluarga .Abi yang baru datang menghampiri adiknya ,dan terduduk disamping adiknya .


"Dek mamah sama papah masih bertengkar?".Bisik Abi kepada adiknya.


"Iya gitulah. "Jawab Riska yang fokus dengan ponselnya.


"Yaelah Dek ,kamu bertindak gitu .Kasihan papah tuhh."Kata Abi .


"Ada bayarannya tidak?".Tanya Riska.


Menghela nafas sabarnya ."Iya nanti kakak kasih ."Ucap Abi.


"Bener ya ,kalau boong kakak harus terima nanti akibatnya ."Kata Riska.


"Iyaiya ,ya sudah sana bantu papah. "Kata Abi.


Riska beranjak dari tempat duduknya untuk menghampiri orang tua yang sedang terduduk didekat kolam renang .


"Mah maaf in papah atuhh."Ucap papah yang duduk dibelakang mamah .


"Pah mah ."Panggil Riska .


"Diam Ris ,mamah kamu masih ngambek sama papah ."Ucap Papah .


Duduk ditengah-tengah orang tuanya ."Mah jangan ngambek lagi atuhh kasihan papah ."Kata Riska ."Lagian Riska baik-baik saja kan saat itu ."Sambungnya .


"Papah kamu bilang wanita itu cantik ,ya mamah tersinggung Dek."Ucap mamah kesal.


"Ahh mamah kenapa harus ngambek .Mamah kan wanita yang tak pernah menerima ke kalah dengan semudah ini ."Kata Riska. "Seharusnya mamah tuhh bangkit ,terus kurung papah biar tidak dekat-dekat dengan wanita itu mamah ."Ujar Riska .


"Emang papah tadi minta maaf sama mamah apa jaminannya?".Tanya Mamah.


"Nanti malam kita diner mah ,terus papah janji dehh tidak akan temanan sama teman wanita papah itu lagi ."Kata papah .


"Bener ya pah ?.Kalau sampai boong lihat saja nanti ."Kata mamah dengan mengepalkan kedua tangannya.


"Iya mamah ,janji."Kata papah.


"Nahh gini baikan ,yaudah Riska kembali ke kakak dulu ."Kata Riska beranjak dari tempat duduknya melangkah pergi.


Setelah kepergian putrinya itu ,papah merangkul istrinya. "Tau tidak mah ,saat mamah marah rasanya sepi banget ."Kata Papah .


"Habisnya papah sihh."Ujar mamah.


"Yaudah ayo siap-siap buat nanti malam diner ."Ajak papah .


Disaat Riska ingin kembali keruang keluarga ,Riska melihat kakaknya yang sedang mengendap-endap ke pintu keluar rumah .


Riska mendekati kakaknya."Kakakkkkkkkkkkkk."Teriaknya dengan suara cemprengnya.


Abi yang terkejut langsung membalikkan badannya menghadap kearah adiknya.Dengan mengeluarkan senyum manisnya. "Ada apa Dek?".Tanya Abi.


"Uangnya mana ?."Minta Riska.


"Besok aja ya ,kakak belum ke ATM dek ."Kata Abi mencari alasan .


"Tatetahhh!!! ,adek tidak terima alasan ,uangnya sekarang kak."Ucap Riska mengulurkan tangannya.


Dengan terpaksa Abi mengambil dompet disaku celananya .Ia mengeluarkan tiga lempar 100 ribuan .Dan memberikan kepada adiknya .


Menerima dengan senang hati ."Makasih kakak tampan ku ."Ucapnya melangkah pergi .

__ADS_1


"Dadal sudah uang ku .Lagi malas ke ATM pula ."Gumam Abi menatap kepergian adiknya.


Abi pun tetap melangkah keluar. Ia menaiki mobilnya pergi meninggalkan pekarangan rumahnya.


__ADS_2