Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.77 Kiki Girl


__ADS_3

Sesaat kemudian Kiki dan Zesu sudah sampai ditempat yang tak terlalu jauh dari rumah Oki dan Xik , mereka berdua pun mulai bersiap menjalankan rencana mereka .


Sesaat kemudian Kiki keluar dari dalam mobil dengan mengunakan gaun wanita berwarna merah .


Zesu yang melihat penampilan tauannya ,pun berkata ."Sir is very suitable to be a woman. Very beautiful sir."


("Tuan cocok sekali jadi perempuan .Cantik sekali tuan .")



Menatap dengan kesal ."I want me to tear these clothes."Kiki dengan geram .


("Ingin ku merobek-robek pakaian ini .")


"Sorry sir, only this plan occurred according to the situation there."Dengan menggaruk-garuk ramputnya yang tak terasa gatal .


("Maaf tuan ,hanya rencana ini yang terpikir kalau menurut situasi disana .")


"Why not use my way earlier."


("Kenapa tidak guna cara saya tadi .")


"Master's way is too dangerous, sir, you agree to use this way !?".Memasang wajah tak imut sama sekali .


("Cara tuan terlalu berbahaya ,lagian tuan setuju kan pakek cara ini!?".)


"Umm."


Mengambil tas yang sudah berisi pakaian wanita didalam mobil ."Here, sir, bring it, here there are women's clothes that I think fit Mr. Oki and Mr. Xik to wear."


("Ini tuan bawa ,disini sudah ada pakaian wanita yang menurut saya muat untuk dipakai tuan Oki dan tuan Xik .")


Kiki pun mengambil tas berisi baju itu ."Where's the communication tool?".Tanyanya mencari alat komunikasi yang biasa dipasang ditelinga(alat Earpiece).


("Alat komunikasinya dimana ?".)


"Oh, this is sir."Kata Zesu memberikan alat Earpiece itu .


("Oh ,ini tuan .")


Kiki pun memasang alat itu ditelinganya ."You still get ready, if I have succeeded we immediately step on the gas."


("Kau tetap bersiap-siaplah ,jika saya sudah berhasil kita langsung tancap gas.")


"Yes sir."


("Siyap tuan .")


Kiki pun mulai melangkah ,akan tetapi belum beberapa langkah dirinya sudah hampir saja tersungkur karna sepatu hak tinggi yang ia pekek.


Mebantu ."Sir, sir is it okay?"


("Tuan ,tuan tidak papa?".)


"These shoes are really torturous !!!, I wonder how my wife used to wear shoes like this."Ucap Kiki dengan raut wajah lesungnya .


("Sepatu ini benar-benar menyiksa!!! ,saya jadi heran bagaimana istri saya biasa betah pakek sepatu seperti ini .")


"Ladies are soft bones, sir, so if they wear anything they will be comfortable."


("Wanita itu tulang lunak tuan ,makanya kalau mereka pakek apa saja pasti nyaman-nyaman saja .")


"Never mind, I'll try. Otherwise the two of them will be mush there."Kata Kiki berusaha melanjutkan langkahnya dengan sepatu hak tingginya .


("Sudahlah,saya akan berusaha .Jika tidak mereka berdua akan jadi bubur disana .")


Setelah kepergian tuannya ,Zesu masuk kedalam mobil yang sejak tadi terpakir ditepi jalan .Zesu masuk kedalam mobil dan membelokkan arah mobilnya ,agar nanti bisa langsung tancap gas jika masalah sedang rumit .


++++++++++++


Disisi lain Kiki yang sudah dekat dengan ke diam Oki dan Xik .Tetap melangkahkan kakinya dengan santai melewati rumah Oki dan Xik yang dikerumuni anak buah Tuan Mak yang sudah berhasil masuk dengan paksa kedalam rumah .


Sampai tiba-tiba .


"Miss."Seru salah seorang anak buah tuan Mak menghalangi langkah Kiki dengan tangan kanannya yang di bentangkan didepan Kiki .


("Nona .")


"Where are you going, Miss at night?".


("Mau kemana nona malam-malam?".)


Dalam alat Earpiece ,Zesu berkata ."My master has already informed, Oki and Xik that the master will arrive soon."


("Tuan saya sudah memberi tahu, Oki dan Xik kalau tuan akan segera sampai .")


"What if you accompany me, for tonight."Ucap Pria tadi .


("Gimana kalau nona menemani saya ,untuk malam ini.")


"Sialan anak buah ini ,dia tak tau betapa gatalnya tangan ini ingin mence*kik orang ."Batin geram Kiki .


Mengelus dagu Kiki ."Miss will accept my offer, accompany me for one night."Goda Pria tadi .


("Nona mau menerima tawaran saya ,menemani saya untuk satu malam .")


Mengepalkan kedua tangannya ,dan membuang nafasnya dengan lembut .


Dengan suara wanita Kiki berkata ."Sorry sir, I have to pick up my two daughters."Dengan berlalu pergi .


("Maaf tuan ,saya harus menjemput kedua putri saya .")


Menatap kepergian Kiki ."Two daughters !, already became mistresses, but still smooth skin."Ujarnya melangkah bergabung kembali dengan teman-temannya .


("Dua putri!,sudah jadi nyonya ternyata,tapi masih mulus kulitnya .")


Kiki yang sudah sampai didepan pintu masuk rumah tetangga Oki dan Xik ,yang Xik bilang tadi pun menekan bel rumahnya .


Sesaat kemudian seorang wanita membuka pintu rumah ."Come in, miss, si-sir."Kata Selly sedikit gugup mempersilakan Kiki masuk .


("Mari masuk nona,eh tu-tuan .")


Disaat Kiki sudah didalam kamar wanita tadi ."H!!".Ujar Oki dan Xik terpaku melihat penampilan baru Kiki .


Melempar tas kewajah kedua temannya. Berukkk .


"Use this."Suruhnya tegas dengan suara lantangnya .


("Pake ini .")


Membuka ini tas ."Women's clothing!!."Ujar Xik tak suka .

__ADS_1


("Pakaian wanita!!.")


"Hurry up."Suruh Kiki .


("Cepat pakek.")


"Eehh sorry, looks like I have to go out first."Kata Selly berlalu pergi .


("Eehh maaf ,sepertinya saya harus keluar dulu .")


"You make me embarrassed in front of my lover, hhhaa !!".Oki dengan tingkat seperti anak kecil .


("Kau membuatku malu didepan kekasihku ,hhhaa!!".)


"If you want to get out we have to humble ourselves, Oki. But if you don't want to come it's up to you."Xik yang sudah mulai menggunakan pakaian tadi .


("Jika ingin keluar kita harus merendahkan diri kita ,Oki.Tapi jika kau tak ingin ikut terserah .")


Dengan mengunakan pakai wanita tadi ."If I catch the mastermind behind all this, I'll embarrass him for the rest of his life."Sumpah Oki .


("Jika saya berhasil menangkap dalang dari ini semua ,akan ku buat dia malu seumur hidupnya .")


Sesaat kemudian ,Oki dan Xik yang sudah menggunakan pakaian wanita pun mengikuti langkah Kiki turun kebawah .


Selly yang melihat penampilan imut Oki dengan pakaian wanitanya berkata ."You're cute, Oki."Ucapnya Lirih .


("Kau imut,Oki .")


"I'm just ashamed."Oki mengalihkan perhatian kearah lain .


("Saya justru malu .")


"Praised by girlfriend, why are you embarrassed?".Ucap Xik.


("Dipuji pacar ,kanapa malu?.")


"Come on, quickly ."Ajak Kiki .


("Ayo cepat .")


"I'll go first, I promise I'll come back again."Kata Oki yang tangannya sudah ditarik paksa oleh Xik untuk mengikuti langkah Kiki .


("Saya pergi dulu ,saya janji akan kembali lagi .")


Mereka bertiga pun keluar dari dalam rumah Selly bersamaan .Kiki yang jalan ditengah seperti tiang penyanggah Oki dan Xik .Iya kenapa!?,karna Oki dan Xik kesulitan dengan sepatu hax tinggi yang mereka berdua gunakan .


Sedangkan Kiki yang kesal ,memasang wajah yang sangat ingin meremas jantung orang hidup-hidup dengan kedua tangan yang sejak tadi mengepal .


"These bastard clothes are torturing my !!."Keluh Xik dengan raut wajah lungsetnya .


("Pakaian berengsek ini menyiksa!! ku!!!! .")


"Aaaa, I hate this, I have no pride."Keluh Oki dengan raut wajah kesalnya .


("Aaaa ,aku benci ini ,aku seperti tidak ada harga diri .")


"Talkative, like a woman."Kiki dengan muka datarnya .


("Cerewet!, seperti wanita .")


Disaat lewat didepan rumah Oki dan Xik yang dikerumuni banyak anak buah Tuan Mak .Kiki dihampiri oleh seseorang pria tadi .


("Nyonya!!,jadi ini kedua putri nyonya .")


"Baji**ngan!! merepotkan".Batin geram Kiki .


"Hahhh, madam!"Tawa ujar Oki yang membuat penyamaran memalukan itu terlihat .


("Hahhh,nyonya! .")


"H !!, you guys!. Couldn't you."Ujar pria kaget .


("H!! ,kalian cowok!.Jangan-jangan kalian.")


membukam mulutnya ."Damn this damn mouth."Gumamnya yang mendapat tatapan diingin dari Kiki dan Xik .


("Sialan mulut berengsek ini .")


"Oyy they're here."Panggil pria tadi kepada rekan-rekannya .


("Oyy mereka disini .")


Dengan cepat Kiki langsung memukul dagu pria tadi kuat-kuat dengan kepalan tangannya ,sampai pria tadi tersungkur .


"Run!!".Terik Kiki berlari melepas satu-persatu sepatunya agar mudah berlari .Begitu juga yang dilakukan oleh Xik dan Oki .


("Lari!!".)


DORR.....DORRRR.....DORRRR.....DORRR .......


Suara pintol yang dibawa anak buah Tuan Mak bergema menembak-nembak Kiki ,Oki ,dan Xik yang sedang berlari .


Kiki yang berlari dengan cepatnya langsung ,bersembunyi didelakang tong sampah .


Sementara itu Xik yang terkunci oleh peluru-peluru pistol yang terus saja meluncur hanya bisa tiarap dengan tengkurap ditenggah jalan ."You idiot Oki !!!".Teriaknya kesal.


("Bodoh kau Oki!!!".)


Sedangkan Oki yang tiarap didekat tong sampah dimana Kiki bersembunyi pun dilempari Kiki pistol untuk berjaga-jaga .


Dorr.....dorrrr.......Suara pistol Kiki yang berhasil menembak salah seseorang yang ingin mendekat ke dirinya .


Dalam alat komunikasi yang terpasang tadi Kiki berkata ."Zesu quickly pick us up."


("Zesu cepat jemput kami.")


"Yes,sir."Jawab Zesu dalam alat komunikasi,dengan langsung bersiap menyalahkan mesin mobilnya .


("Baik tuan.")


++++++++


Kembali ke Kiki yang ke sulit dengan banyaknya anak buah tuan Mak ,ditambah lagi dengan lengan bekas lukanya kemarin sempat terasa nyeri tiba-tiba .


Xik yang tak membawa senjata apapun mengandalkan perlindungan dari Oki yang membawa pistol pemberian Kiki .


"Xik !!, over you."Teriak Oki melihat seseorang yang ingin menembak Xik .


("Xik!! ,atas kau .")


Xik dengan cekatan langsung membalikkan badannya dan langsung menendang kuat-kuat, tepat dimasa depan seseorang itu.

__ADS_1


"Aaakk."Seseorang itu kesakitan dengan memegangi masa depannya tanpa memperdulikan pistol nya ia bawa terjatuh .


Xik dengan cepat memanfaatkan waktu itu ,untuk mengambil pistol yang terjatuh itu .Dan Doorrr......Xik menembak kepala seseorang tadi .


+++++++++


Berbeda dengan Kiki ,Kiki justru semakin banyak yang mengejarnya .Apa mungkin karna Kiki lahh ,orang yang paling mereka ingin bunuh .


Oki yang melihat Kiki diincar banyak oleh anak buah Tuan Mak ."Kiki fans more, than my fans."


("Fens Kiki lebih banyak ,dari fens saya .")


"Aaarrr.". Berukkkkkk suara Xik menendang seseorang yang ingin memukul Kiki dari belakang .


"Is it still old Zesu?".Xik dengan fokus melihat sekitar .


("Apa masih lama Zesu?".)


Melihat mobil yang dikendarai Zesu sudah mulai dekat ."There he is ."Kiki bersiap lari untuk masuk kedalam mobil .


("Itu dia .")


Dengan menghindari beberapa tembakan ,Oki ,Xik ,dan Kiki berlari masuk kedalam mobil yang sudah siap untuk tancap gas .


Disaat Kiki ,Oki,dan Xik berhasil masuk kedalam mobil .Zesu dengan cepat mempercepat gas mobilnya ,sampai melaju dengan kecepatan dibatas normal .


"Eemmhhh !!!, finally free."Ujar Oki dengan menghembuskan nafas lengah.


("Eemmhhh!!!,akhirnya bebas .")


"You almost killed me, Oki !!".Ucap geram Xik mengepalkan tangannya menatap Oki dengan dingin .


("Kau hampir membunuh saya ,Oki!!".)


Dengan berkup ngeri."S-sorry, Xik, sorry."


("Ma-maaf ,Xik ,maaf.")


Tanpa mendengarkan perkataan Oki ,Xik langsung memasukan kepala Oki kedalam ketiaknya.


"Smells Xik, smells, aaaaa Kiki please."Teriak Oki dengan meronta-ronta meminta tolong ke Kiki ,namun diabaikan oleh Kiki .


("Bau Xik, bau ,aaaaa Kiki tolong .")


+++++++++++


Sesaat kemudian sampailah Kiki di kediamannya .Dipekarangan rumah dengan nuansa elegan .



"Still well maintained, your house."Ucap Xik .


("Masih terawat rumah juga, rumah kau.")


"Come on in or you will be laughed at by all my men."Kiki melangkah mendahului Xik dan Oki .


("Ayo masuk atau kalian akan ditertawakan semua anak buah saya .")


Sedangkan Zesu yang masih didalam mobil ,pun berlalu pergi untuk memarkir mobil digarasi .


+++++++++


Oki dan Xik yang sudah berganti baju pun ikut bergabung dengan Kiki yang sudah duduk diruang tamu bersama dengan Zesu.


"So now, what should we do?".Tanya Oki .


("Jadi sekarang ,apa yang yang harus kita lakukan?".)


"As in the beginning, we must follow the path of his plan."Jawab Xik.


("Seperti diawal ,kita harus mengikuti jalan rencana dia.")


"But we also have to prepare everything, don't think we're just following the plot of the plan. But think about how we can follow the plan without getting hurt, or making him suspicious of what we are doing."Jelas Kiki .


("Tapi kita juga harus mempersiapkan semuanya ,jangan berpikir kita hanya mengikuti alur rencananya saja .Tapi berpikirlah juga bagaimana kita mengikuti jalan rencananya tanpa harus terluka ,ataupun membuat dia curiga dengan apa yang kita lakukan .")


"Mr Kiki and I, have also prepared Earpiece communication devices to communicate with each other if one of us needs help."Jelas Zesu dengan membuka kota berbentuk persegi ,yang berwarna hitam .


("Saya dan tuan Kiki ,juga sudah siapkan alat komunikasi Earpiece untuk saling berkomunikasi jika salah satu dari kita membutuhkan bantuan .")


Melihat alat komunikasi Earpiece."Jeez !!, this is the newest communication tool right !?".Ujar Oki kagum .


("Astaga!!, ini alat komunikasi keluaran terbaru itu kan!?.")


"You bought this tool, Ki?".Tanya Xik .


("Kau yang membeli alat ini ,Ki?".)


"If you need, what's wrong with buying."Ucap Kiki dengan raut wajah datarnya .


("Jika kalian membutuhkan ,apa salahnya untuk membeli .")


"It's true, this tool is also indispensable for our plans."Kata Xik.


("Bener juga ,lagian alat ini juga sangat dibutuhkan untuk rencana kita .")


Mereka berempat pun mulai memasang alat komunikasi Earpiece ,yang seperti anting itu ditelinga mereka masing-masing .


"I swear so cool !!".Oki yang masih terkagum-kagum .


("Sumpah keren sekali!!".)


Percakapan itu pun terus berlajut ,dengan Zesu yang menunjukkan beberapa alat untuk bertarung ,yang sudah Kiki siapkan kemarin .


+++++++++++


+++++++


Ditempat Riska


pukul 01.30


Dengan mata yang masih terjaga ,Riska bergumam ."Kamu dimana Zen?,sejak minggu kemarin tidak ada kabar dari kamu ,biasa kamu selalu kirim chat ,jika kamu sibuk .Tapi kenapa sekarang tidak Zen .Apa kamu sudah melupakan saya?."Dengan fokus memperhatikan foto Zen yang ada dalam galeri ponselnya .



"Dulu mukanya kek gini ,sekarang mukanya kek apa ya?".Riska dengan menghalu ."Saya berharap dia baik-baik saja disana ."


"Bentar lagi ,juga tahun baru tanpa Zen."


Menatap atap rumah kamar tidurnya ."Haduhh tidur Riska tidur ,lu ko jadi mikir gini ,enggak guna banget Riska ,tidurr."Gumam Riska berusaha memejamkan matanya kembali .

__ADS_1


__ADS_2