
Pagi ini Riska begitu sibuk dan ribet mencari buku tugasnya yang tidak ketemu-ketemu .
"Aduhh ,dimana sihhh,telat ini ."Ujar kesal Riska .
"Cari apa dik?".Tanya mamah yang baru masuk ke kamar Riska .
"Buku tugas mah ,tidak ada ."Jawab Riska fokus mencari bukunya .
"Ya sudah berangkat saja ,nanti juga ketemu ."Kata Mamah .
"Ihh mamah ,mana bisa ketemu .Kan di rumah aja tidak ada, apa lagi di kampus mamah ."Ujar Riska .
"Kali aja kebawa Yani dik , coba tnya Yani nanti ."Saran mamah .
"Bener juga ."Kata Riska mengambil tasnya ."Riska berangkat dulu ."Pamit Riska mencium pipi mamahnya sekilas dan berlalu pergi.
-------------
Setibanya di kampus ,Yani yang sudah sampai duluan menunggu Riska didepan pintu masuk kampus .
Sementara itu Riska yang sudah selesai memarkir mobilnya melangkah masuk kedalam kampus .
Menghampiri Yani yang sedang duduk di kursi panjang pintu masuk kampus ."Yan ,gimana ada tidak ?".Tanya heboh Riska .
"Ada ko ."Jawab Yani mengambil buku didalam tasnya ."Ini bukunya ,sudah saya bantu kerjakan juga ."Lanjutnya memberikan buku itu kepada Riska .
"Makasih Yan ."Ujar Riska senang ."Oya buku materi Fisika nya sudah saya ambil Yan ."Lanjutnya .
"Bagus itu ,nanti setelah pelajaran kita belajar ya di taman kampus ."Ajak Yani .
"Okeh bu guru ."Ucap Riska .
Mereka berdua pun beranjak dari tempat duduknya ,dan melangkah bersamaan masuk kedalam kampus .
Sebelum masuk kedalam kelas ,Riska dan Yani dihadang dengan Gabriel lagi.
"Lu lagi bisa minggir tidak ."Ucap kesal Riska melihat Gabriel yang berdiri dihadapannya .
"Tidak bisa ,sebelum lu bilang setuju buat gue ajak makan siang ."Kata Gabriel .
"Astaga cari ribu nihh orang ,untung Zen tidak ada disini ."Ujar Yani menepuk keningnya dengan pelan .
"Lu tuli ya ,gue kan udah bilang tidak o'on ."Ujar kesal Riska .
"Gue juga sudah bilang kalau lu nggak boleh nolak ."Ucap Gabriel menggenggam tangan Riska .
Dengan cepat Riska menepi tangan Gabriel."Lu o'on banget ."Ujar Riska mengangkat tangannya dan mendorong dengan kasar badan Gabriel .
"Gue akan terus paksa lu ."Ujar Gabriel menatap kepergian Riska dan temannya.
"Bukankah dia senior kita Ris ?".Tanya Yani .
"Umm."Dengus cuek Riska .
"O!".Ujar Yani .
Setibanya didepan ruang kelas ,Riska dan Yani langsung melangkah masuk kedalam kelas .Karna beberapa menit lagi kelas akan segera dimulai .
---------------
Ditempat lain ,
Gabriel begitu sangat geram ,dan kesal dengan sikap Riska yang sok jual mahal .
__ADS_1
"Bro ,lu kenapa ?".Tanya seorang pemuda dengan menepuk bahu Gabriel dan duduk disamping Gabriel .
"Baru kali ini ,gue dihina sama cewek yang sok jual mahal ."Ujar Gabriel kesal .
"Cowok ganteng kek lu ,baru di hina sama satu cewek aja masa udah frustasi ."Ucap pemuda yang tak lain adalah teman Gabriel .
"Pokoknya gue akan buat perhitungan sama tuhh cewek ."Ucap sinis Gabriel beranjak dari tempat duduknya .
"Lu mau kemana ?".Tanya temannya .
"Pergi ,bentar ."Jawab Gabriel yang sudah melangkah menjauh .
Melihat kepergian Gabriel."Semoga aja tuhh anak nggak berbuat nekat ."Batin Temannya .
-------------------
-----------
Ditempat Dino .
Siang-siang yang membosankan setelah mata pelajaran kuliah selesai ,Dino memutuskan untuk pulang .Namun ,hal menggembirakan ia dapatkan ,ia mendapatkan chat ajakan makan siang dari Lilu.
Sesuai kiriman chat ,Dino menunggu Lilu didepan parkiran kampus .Hingga beberapa jam kemudian ,Lilu datang menghampiri dirinya .
"Mau makan dimana Li ?".Tanya Dino .
"Makan di restoran Kasmes ."Jawab Singkat Lilu .
Mereka berjalan beriringan ke motor Dino .Setibanya didekat motor ,Lilu naik keatas motor Dino .Dino mulai menyalahkan mesin motornya dan mulai meninggalkan parkiran kampus.
---------------
Beberapa menit kemudian ,setibanya didepan restoran Kasmes .Lilu turun dari atas motor Dino ,yang disusul oleh Dino yang sudah memarkir motornya dengan benar .
Dengan menunggu pesanan datang ,diantara mereka berdua hanya ada keheningan.Sampai Dino membuka suara ."Gimana kabar Ardi ?,Li."Tanya Dino.
"Baik ."Jawab singkat Lilu.
"Setalah ini mau tidak jalan-jalan sebentar ke taman ?".Tanya Dino .
"Tidak bisa ,saya harus ke toko tante ."Tolak Lilu .
"Din ,saya hanya ingin setelah ini kau tak menggangu ku lagi .Saya tak ingin lebih dekat lagi dengan kamu ,karna yang dulu pernah kita jalani sudah menjadi masa lalu bagiku ."Kata Lilu .
Melelahkan nafasnya dengan lembut. "Iya ,saya tau itu .Tapi saya hanya ingin berteman dengan kamu Li ,tidak lebih."Ucap Dino .
"Tapi saya yang tak bisa Dino. "Ucap nada tegas Lilu .
Terdiam ."Baiklah, jika itu membuatmu bahagia ."Kata Dino .
Beberapa saat kemudian ,pelayan datang menghampiri mereka dengan membawa pesanan makanan .
Dino dan Lilu mulai memakannya ,dan hanya ada keheningan kembali diantara mereka .
Iya,Lilu dan Dino pernah menjalin hubungan atau kurang lebih pasangan kekasih .Namun, itu semua berakhir karna alasan yang tidak pernah diketahui oleh Lilu .Kenapa? karna Dino orang pertama yang memutuskan hubungan itu .
Berhari-hari Lilu mencoba melupakan Dino ,setelah ia berhasil melupakan semuanya Dino hadir kembali .Dan tiba-tiba mengungkapkan kalau dirinya masih sayang dengan Lilu ,itu membuat Lilu tak percaya sekali gus tak habis pikir dengan jalan pikiran Dino .
Setelah kejadian itu Lilu menjadi teringat dengan semuanya ,tapi Lilu bersyukur karna Ardi belum tau soal itu semua .
---------------
Kembali ke dunia nyata .
__ADS_1
Setelah makan Lilu langsung berpamitan pulang ,ia menaiki taksi pesanannya .Sementara itu ,Dino yang masih didepan restoran dengan duduk diatas motor ."Maaf Li , saya memang tak pantas untuk kamu cintai ."Batin Dino mulai menyalahkan mesin motornya .
---------------
Sementara itu ,Lilu yang sudah turun dari dalam mobil taksi .Melangkah masuk kedalam toko baju milik tantenya.
"Siang nona. "Sapa salah tau pekerja di toko baju itu.
"Siang ,jangan panggil saya Nona ,panggil saja saya Lilu aja kak ."Kata Lilu dengan sopan melangkah masuk ke ruangan tantenya .
Setibanya didepan ruang kerja Tantenya."Siang tante ."Sapa Lilu.
"Siang keponakan imut tante ."Jawab Tante yang duduk di kursi kerjanya.
"Ada kerjaan tidak tante ?".Tanya Lilu.
"Tidak ada ,pasti kamu mau jalan-jalan ke taman kan".Tebak Tante .
"Iya ,tante ."Jawab Lilu ."Saya pergi dulu ya tante ."Pamit Lilu melangkah pergi dari ruangan Tantenya .
Melihat kepergian keponakannya ."Semoga tuhan selalu melindungi mu Lilu ."Batinnya.
---------------------------
------------------
Ditempat Yani .
Pukul 20.30
Selesai makan malam ,Yani dan Kiki suaminya fokus dengan kesibukan mereka masing-masing dikamar tidur mereka .
Kiki yang fokus dengan pekerjaan kantornya yang menumpuk ,sedangkan Yani kebingungan dengan tugas kuliah yang berlipat-lipat .
Tak lupa Yani juga menjalankan ,video coll dengan Riska yang dilain tempat juga frustasi dengan tugas kuliahnya .
"Ampunnn!!! ,ini lebih menakutkan dari perkelahian ku melawan berandal ."Keluh Riska mengacak-acak rambutnya.
"Lebay dehh."Ujar Yani."Udah ku kirim jawabannya ,cepet ditulis .Saya mau tidurrr!!!."Ucap Yani mematikan vc nya dengan Riska .
Yani membereskan buku-bukunya ,setelah beres ia beranjak dari tempat duduknya .
"Ki mau kopi?,saya akan buatkan".Tanya Yani.
"Tidak ,istirahat aja .Besok Kan kamu masuk pagi kan ."Kata Kiki .
Menganggukkan kepalanya."Baiklah ."Ucapnya melangkah ketempat tidur .
Sementara itu ,Kiki masih fokus dengan pekerjaannya yang masih menumpuk .Sampai pukul 01.30 ,Kiki masih terjaga .Yani yang terbangun ,mencari keberatan Kiki yang biasa tidur disamping .
Membuka matanya berlahan ."Tidak ada ."Ucapnya Lirihnya .Lalu bangun dari tempat tidurnya ."Ki ,tidak tidur?,sudah larut malan Ki."Lanjutnya .
"Sudah selesai ko ."Jawab Kiki menutup laptopnya ,lalu melangkah ketempat tempat tidur .
Kiki membaringkan tubuhnya disamping istrinya .Yani langsung merangkul badan kekar suaminya .
"Yan ,kalau seandainya saya fokus dengan bisnis kuliner dan bisnis perdagangan .Apa kamu setuju ?".Tanya Kiki .
"Itu terserah kamu ,jika kamu nyaman di bisnis itu .Yasudah ambil saja ."Kata Yani.
"Saya ambil semua mungkin ."Kata Kiki melihat raut wajah istrinya yang sudah molor dalam mimpinya .
"Sudah tidur !!".Gumam Kiki .
__ADS_1