Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.109 Hotel Azora di W l


__ADS_3

Selesai ngampus 3 jam di dalam kelas ,akhirnya tibalah untuk Riska dan Yani pulang .Akan tetapi selesai kelas Yani dan Riska tidak langsung pulang ke rumah .Mereka berdua pergi ke taman kampus terlebih dahulu .Setibanya di sana ,Riska mencari seseorang yang akan bertemu dengannya .


"Icha masih ada kelas kayaknya, Yan." Ujar Riska dengan perhatian ke arah lain .


Yani yang sudah duduk di kursi pudar taman ."Tunggu saja lah Ris."Ucapnya .


"Saya mau beli minum dulu ,kamu mau titip?".Tanya Riska .


"Iya, air dingin seperti biasa sekalian camilannya ." Balas Yani tersenyum tipis .


"Okeh." Riska yang sudah beranjak pergi meninggalkan Yani .


Dengan menunggu kembalinya Riska ,Yani membuka layar ponselnya .Yani mulai memainkan layar ponselnya .Sesaat kemudian ,Icha menghampiri Yani yang masih terduduk sendiri di kursi bundar taman .


Duduk di kursi bundar yang ada di depan Yani ."Yan."Sapanya .


"Hy ,di cariin Riska kamu."


Menaruh tasnya di depan meja yang ada di depannya ."Iya katanya ada perlu ."


"Saya dengar dari mahasiswa ipa ,tugas kampusnya...katanya makin sulit.Mereka banyak yang mengeluh .Apa itu benar?". Lanjutnya bertanya .


Mengangkat bahunya sekilas."Tidak juga ,kalau kita niat mah beratnya tugas-tugas kampus tidak akan terasa ." Balas Yani .


"Benar ,tapi kalau saya mendengar dari mahasiswa lain tugas-tugas materi-materi kuliah kalian .Terasa selalu meledakkan otak."Kata Icha .


"Hem."


"Udah dari tadi di sini ,Cha?". Tanya Riska yang baru datang .Riska melangkah mendekat dan duduk di kursi bundar dekat Yani .


Yani yang menyadari itu langsung mengambil kantung plastik yang Riska bawa untuk mengambil minuman dingin yang ia pesan.Semantara itu Riska dan Icha mulai asik berbincang-bincang .


+++++++++


Hari sudah ingin menjelang sore ,Kiki yang masih beristirahat di kursi kerjanya .Mengambil ponsel miliknya yang tergeletak tidak terlalu jauh darinya .Kiki memainkan layar ponselnya untuk menghubungi saudara angkat Danu .


*Hallo ,ada apa mas?".


*Bagaimana keadaan Danu?".


*Mas Danu masih tidur mas sejak tadi pagi.I dare not wake up, karna tadi mas Danu banyak minum ."


(Saya tidak berani membangunkan)


*Yasudah biarkan dia istirahat ."


*You will be in Morocco long?".


(Kamu akan lama di Maroko?".)


*Akan lama Mas ,soalnya saya ada kerjaan di sini .Ada bagusnya juga Mas Kiki ,soalnya saya bisa menjaga Mas Danu ."


*......


*.............


Percakapan mereka terus berlanjut .


Sementara itu di lain tempat Yani yang sudah ada di rumahnya. Langsung naik ke lantai atas rumahnya untuk menyegarkan dirinya .


Sesaat setelah bebersih diri ,Yani kembali turun ke lantai bawah .Yani melangkah masuk ke ruang dapur untuk membuat makanan sore .


Sebelumnya tadi ia sempat mengirim pesan chat ke suaminya agar tidak menjemput ke kampus ,ia juga mengirim pesan chat kepada suaminya untuk pulang kerja lebih awal .


++++++


Kiki yang sudah selesai mengakhiri percakapan telfon nya dengan saudara angkat Danu pun mulai melanjutkan kerjaannya karna hari ini ia harus pulang lebih awal ke rumah .


Sementara itu Edi yang masih sibuk di meja kerjanya di hampiri oleh Linda petugas CS .Dengan ragu-ragu Linda bertanya ."Masih sakit punggung mu?".


"Masih."Balas Edi tanpa melihat wajah Linda ,ia tetap fokus dengan pekerjaannya.


Menaruh salep di atas meja kerja Edi ." Ini ada salep buat urat ,kamu pakai saja untuk mengurangi rasa nyerinya ."Jelas Linda langsung saja berlalu pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun .


Edi mengalihkan perhatiannya ke salep pemberian Linda tadi dengan senyum tipisnya.Sementara itu Linda langsung saja berlalu pergi tanpa menoleh ke belakang lagi .


+++++++++++


Yani yang sedang di sibukkan di dapur dengan peralatan masak .Tiba-tiba mendapatkan sautan suara ."Istri muda rajinnya ."

__ADS_1


Melihat ke sumber suara ."Bunda ,kesini tidak kasih kabar dulu ."


Menaruh sesuatu di atas meja ."Bunda cuma sebentar ,bunda mo kasih makanan ini untuk suami mu ."


Yani melangkah mendekat untuk melihat apa yang di bawa bundanya ."Nasi kuning, ikannya enak-enak."


"Untung saja aku belum masak banyak bun.Bunda sudah bawa banyak sekali makanan."Sambungnya.


"Bunda ada syukuran di rumah ." Kata Bunda yang duduk di kursi meja makan .


"Ibu-ibu?".


"Bunda mau minum apa?".


" Tidak perlu bunda langsung pulang ,kasihan taksi bunda nunggu terlalu lama di depan ."Bunda beranjak dari tempat duduknya .


"Umm,bunda ada syukuran tidak bilang-bilang .Yani jadi tidak bantu-bantu ." Ucap Yani muram merangkul bahu bundanya.


"Syukuran kecil-kecil tidak perlu di bantu Yan.Lagian ada Zuan dan Zoan yang bantu bunda ." Kata Bunda yang berjalan beriringan dengan putrinya keluar dari dapur .


"Syukurlah ada dua adik baik-baik Yani yang membantu bunda ."Ucap Yani tersenyum manis.


Yani mengantar bundanya sampai keluar rumah dan sampai bundanya masuk kedalam mobil taksi .Selesai dengan kepergian mobil taksi yang di naiki bundanya .Yani pun kembali masuk ke dalam rumah ,ia kembali ke dapur untuk menata makanan pemberian bundanya tadi di atas meja .


Selang beberapa waktu kemudian ,Kiki yang sudah sampai di rumah langsung di sambut oleh istrinya. Kiki merangkul bahu istrinya dengan mencium sekilas kening istrinya. Yani yang membawakan jas suaminya pun ikut naik ke lantai dua rumah mereka .


Sesaat kemudian Kiki turun ke lantai bawah untuk pergi ke meja makan di mana istrinya sudah menunggunya di sana .


Mereka berdua memulai makan malam mereka. Kiki yang melihat nasi kuning di piring yang di ambilkan istrinya ." Kamu buat nasi kuning? ".


Memberikan piring makan yang berisi nasi kepada suaminya ." Tidak ,tadi bunda ke sini ngantar makanan ini."


"Enak ini masakkan bunda ."Melihat lauk ikan di atas meja .


"Weww."


"Terus masakan yang aku buat tidak enak gitu ."Ucap ketus kesal Yani .


Tersenyum paksa ."Tidak-tidak masakan kamu jauh lebih enak ,enak sekali."Kata Kiki.


Mendekatkan salah satu piring ikan kepada suaminya ."Makan ini!".


Mengambil lauk yang di berikan istrinya. "Iya."


Walaupun mereka berdua duduk berdampingan keheningan di antara mereka pun terjadi,karna mereka sibuk dengan kesibukan masing-masing .Yani fokus melihat acara tv nya ,sedangkan Kiki suaminya fokus membaca buku .


Yani yang masih fokus dengan tonton acara tv di depannya membuka suara memecah keheningan."Bagaimana kabar Danu?".


Kiki yang masih fokus dengan buku yang ia baca ."Sudah sedikit membaik ,di sana dia tidak sendirian .Ada saudara angkat di sana yang menemaninya ."


Yani mengangguk dengan memayungkan bibirnya."Danu punya saudara ,tapi kata kamu dia anak tunggal ."


Menutup bukunya lalu memalingkan perhatiannya ke arah istrinya. "Saudara angkat Yani ,bukan saudara kandung ."


"Umm."


"Kalian berdua juga seperti saudara."Ucapnya memperhatikan hal lain ." Pasti dulu kalian nakal dan berulah kejahilan bersama-sama."Lanjutnya.


"Hem ,kami tidak senakal itu."Balas Kiki ." Kami hanya bermain-main."Lanjutnya .


"Pemainan apa yang melukai dirinya sendiri ,dan melukai orang lain? ."Oceh Yani dengan jawaban yang di berikan suaminya.


"Wajar jika terluka dalam permainan .Kami saat itu hanya melakukan untuk kesenangan, Jadi rasa sakit saat itu tidak terasa ,walau terluka parah ."Jelas Kiki menceritakan sedikit masa lalunya.


"Kamu ikut tawuran gitu ,terus ikut-ikutan anak pang ?".Balas Yani bertanya-tanya penasaran.


Merangkul bahu istrinya yang sudah tersadar di dada bidangnya."Aku ikuti bermain-main saja tidak lebih .Sampai...." Ucapnya terputus dengan perkataan istrinya .


"Kamu sudah pernah cerita ,dan aku bersyukur pak polisi itu membantu mu ke jalan yang benar ."Sambung Yani .


Kiki tersenyum tipis melihat raut wajah istrinya ."Lebih baik kamu istirahat besok kita harus berangkat pagi-pagi. "


Masih dengan menatap wajah suaminya ."Kita mau kemana?".


"Jalan-jalan." Balas Kiki mengatur posisi tidurnya .


"Umm."Dengus Yani ikut menyusul tidur .


++++++++++++

__ADS_1


+++++


Keesokan harinya Yani sudah memulai perjalanan bersama suaminya yang menyitir mobil sendiri .


"Ki!". Seru Yani yang duduk di samping suaminya yang sedang fokus menyetir mobil .


" Kenapa ?".Tanya Kiki yang masih fokus menyetir mobil .


Dengan kesal Yani kembali mengulang-ulang pertanyaannya ."Kita mau kemana sebenarnya?".


"Jalan-jalan." Balas Kiki yang sama dengan jawaban nya kemarin .


"Iya tahu kita lagi jalan-jalan ,maksud aku kita itu..." Ucapnya terputus dengan perkataan suaminya ."Istirahat saja ,perjalanan kita masih panjang .Aku tidak ingin sampai sana kamu terlalu capek sebelum memulai ."


"Selalu bertele-tele dulu ."Batin Yani dengan kesal ia pun memalingkan perhatiannya ke arah luar jendela mobil tanpa memperhatikan suaminya yang fokus menyetir mobil .


Kiki yang menyadari istrinya sedang kesal dengan dirinya ,hanya terdiam fokus menyetir mobil dengan sesekali mencuri perhatian ke arah istrinya .


Sepanjang perjalanan Yani yang terus memperhatikan luar jendela mobil tanpa terasa ia pun tertidur pulas .Akhirnya sepajang perjalanan hanya Kiki yang masih hidup fokus menyetir mobil,sementara itu istrinya sudah berada di alam mimpinya.


Sesaat menempuh perjalan yang cukup jauh akhirnya sampailah mobil Kiki di tempat tujuan.Kiki membawa mobilnya ke parkiran mobil yang tersedianya di sana. Selesainya memarkirkan mobilnya dengan benar ,ia tidak langsung beranjak turun .Kiki hanya terdiam dengan melonggarkan sabuk yang terpasang di kursi mobilnya .


Merilek tubuhnya untuk sejenak ."Lelahnya!".Batinnya memejamkan kedua matanya.


++++++


Danu yang baru saja bangun dari tidurnya ,melihat-lihat langit-langit atap kamar tidur apartemennya.Mengangkat tangannya untuk menutupi sebagian dari wajahnya. "Ahh pusing!". Umpatnya .


Sepupu angkat Danu yang baru saja masuk ke kamar Danu dan menyadari bahwa kakak angkatnya sudah siuman ,berkata ." Syukurlah mas sudah bangun ,aku pikir mas sudah mati ."Berjalan lebih mendekat ke tempat tidur kakaknya .


Danu yang sudah bangun duduk di atas tempat tidur dengan raut wajah yang masih acak-acakan ."Mat**mu mati."Umpat Danu ketus .


"Ya mas belum sehat beneran sudah minum 5 botol bi*r ,di tambah anggur pula .Bukankah itu tidak baik untuk kesehatan mas.Mas bahkan sampai video coll dengan mas Kiki .Ahh itu benar-benar memalukan ." Oceh saudara Danu dengan menepuk keningnya sendiri .


Alexia Ferrari .Biasa di panggil Alex dia adalah adik angkat Danu yang selama ini menetap di Rusia .Sejak lulus dari SMA Danu langsung menyuruh adiknya untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri dan yang di inginkan Alex saat itu adalah kuliah di Rusia .Setelah adiknya sudah menentukan tempatnya untuk melanjutkan pendidikan.Danu dengan cepat langsung mengurus semuanya keperluan adiknya agar bisa langsung terbang ke Rusia, karna saat itu juga sedang ada masalah besar yang Danu tidak ingin jika adik angkatnya sampai terlibat dalam masalah saat itu.


Der kembali ke Cerita .


Danu yang tidak terlalu memperdulikan ocehan adiknya langsung saja berusaha beranjak dari atas tempat tidurnya .Dengan mengabaikan adiknya yang masih mengoceh ,dan Danu yang mengacak-ngacak rambutnya dengan menguap lebar ."Lebih baik kau cepat pergi dari kamar ku ,dan makan-makan lah sana ."Katanya memutus ocehan adiknya .


Danu pun melangkah masuk ke dalam kamar mandi .Sementara itu Alex yang memperhatikannya hanya menghela nafas panjangnya ,lalu berlalu pergi dari kamar kakaknya .


+++++++


Yani yang baru saja bangun dari tidur yang sangat lelapnya memperhatikan sekelilingnya dan mendapati suaminya sedang tertidur pulas di kursi pengemudi mobil .


"Sudah sampai kenapa Kiki tidak membangunkan ku ."Gumamnya mengusap matanya khas seperti orang bangun tidur .


Sesudah sudah benar-benar terkumpul semua nyawanya .Yani pun membangunkan suaminya."Kiki bangun ,bangunn!".Dengan menggoyang-goyang lengan kekar suaminya .


Kiki yang menyadari itu membuka matanya dengan berlahan ."Hem."Gumamnya .


"Kita dimana?". Tanya Yani melihat dari keluar jendela mobil yang terasa sudah larut malam .


" Parkiran mobil ."Balas Kiki mengusap wajahnya dengan kedua tangannya ."Tadi kamu masih tidur aku juga capek ,jadi ikut tidur saja di dalam mobil menunggu kamu bangun ."Jelasnya .


"Sekarang kita mau kemana?". Tanya Yani yang masih belum tahu setelah ini akan pergi kemana .


" Lebih baik kita turun dulu ."Balas Kiki beranjak turun dari dalam mobil.


Kiki pun beralih ke bagasi mobil untuk mengambil koper berukuran sedang yang ia dan istrinya bawa .Kiki menarik koper itu berjalan mendekati istrinya ."Ayo jalan."Ajaknya merangkul baru istrinya .


Kiki membawa istrinya ke penginapan mewah yang ada di kota W .Sepanjang perjalanan ke penginapan Yani memperhatikan sekelilingnya yang sangat cantik .Halaman hotel mewah itu di hiasi dengan tanaman dan lampu-lampu malam yang sangat cantik di tambah dengan bangunan gedung hotel itu yang sangat mewah dan elegan ."Tidak ada yang jelek di sini ."Batin Yani .


Setibanya di dalam hotel Kiki langsung di sambut dengan hangat oleh beberapa pekerja hotel di sana ,ia langsung saja melangkah mendekati tempat pembayaran .Di tempat pembayaran Kiki di sambut dengan baik oleh penjaga kasir hotel itu .


Memberikan kartu kunci pembuka kamar hotel yang telah Kiki pesan lebih dulu ."Ini kartunya tuan ,semoga anda senang dengan pelayanan hotel kami .Selamat malam ."Kata karyawan kasir itu dengan sopan dan ramah .


Kiki membalas dengan senyum tipisnya .Di saat Kiki ingin berlalu pergi ."Tunggu tuan ."Panggil karyawan kasir itu .


Memberikan sebuket bunga Krisan putih kepada Kiki ."Pak Irawan tidak bisa menyambut kedatangan anda ,jadi pak Irawan menitipkan bunga ini untuk istri anda ."Jelas karyawan kasir itu .


"Hem ,sampaikan terimakasih saya dengan pak Irawan .Pelayanan hotelnya sangat bagus sejak dulu ." Kata Kiki tersenyum tipis sebelum berlalu pergi dari sana .


Kiki menghampiri istrinya yang terduduk di salah satu kursi tunggu di lobi hotel .Menarik pegangan kopernya kembali ."Ayo ke kamar ,sudah larut malam saatnya kamu istirahat."Memberikan sebuket bunga tadi ."Pak Irwan pemilik hotel ini memberikan bunga ini untuk mu."


Yani langsung mengambil bunga itu ,dan mencium aroma wangi bunga Krisan putih pemberian pemilik hotel ini ."Wanginya bunga favorit saya."Yani dengan senyum manisnya .


"Ayo dengan jalan." Ajak Kiki .

__ADS_1


"Umm." Gumam Yani beranjak dari tempat duduknya .


Kiki dengan merangkul bahu istrinya pun berjalan berdampingan masuk ke dalam Liv untuk naik lantai 8 kamar mereka berada .


__ADS_2