
Pagi ini Yani ada jadwal untuk memeriksakan cidera kakinya .Dengan diantar oleh suaminya Yani pergi ke rumah sakit untuk periksa .Kiki menemani istrinya periksa sampai pemeriksaan selesai .
Beberapa jam kemudian selesai dengan pemeriksaan itu ,Kiki dan Yani dihampiri oleh dokter yang baru selesai ambil hasil ronsen .
Memperlihatkan hasil ronsen."Tulangnya sudah mulai pulih ,kalau teratur minum obatnya mungkin dua minggu lagi sudah bisa dilepas perbannya ."Kata Dokter Jino .
"Bener dok dua minggu lagi saya sudah boleh jalan ?".Tnya Yani dengan raut wajah cerianya.
"Boleh tapi masih belum boleh lari-lari dulu Nona."Kata Dokter Jino .
"Tak apa tak bisa lari , asal saya sudah bisa jalan-jalan lagi ."Ujar Yani kesenangan .
"Senengnya."Ucap Kiki tersenyum .
"Hehh!! saya terlalu senang ."Ucap Yani membalas senyuman suaminya .
"Oya ini obatnya Ki jangan lupa ,jangan telat minum obatnya ."Kata Dokter Jino memberikan resep obat itu kepada Kiki .
"Makasih ya Jino .Saya permisi dulu ."Ucap Kiki dengan membantu istrinya melangkah pergi dari ruangan itu .
Selesai membeli obat dan membayar semuanya Kiki melangkah mendekat menghampiri istrinya yang sedang duduk menunggu diruang tunggu .
"Langsung pulang atau jalan dulu ."Tnya Kiki yang sudah berdiri didepan Yani .
"Ummm."Ujar Yani lirih ..
"Ehh!! kalian ,bagaimana keadaan putri ayah sudah baikan atau belum ?".Tnya Ayah yang baru datang .
"Sudah Yah ,kata dokter dua minggu lagi sudah boleh dilepas perbannya."Kata Yani .
"Syukurlah kalau gitu ."Ucap Ayah ikut senang mendengar kabar itu .
"Kamu sendiri juga harus jaga kesehatan Ki ,jangan mentang-mentang kamu sibuk kerja dan ngurusin putri ayah kamu jadi lupa sama diri kamu sendiri ."Ucap Ayah yang juga menghawatirkan kesehatan Kiki .
"Kalau saya akan selalu baik-baik saja ko Yah ,selama putri ayah selalu disamping saya
Saya akan selalu baik-baik saja ."Kata Kiki yang disambung dengan senyumnya.
"Waduh!! kalau ayah disini terus bisa-bisa kangen sama bunda ."Ujar Ayah melangkah pergi meninggalkan mereka .
"Astaga ayah."Ujar Yani .
Yani dengan dibantu oleh suaminya melangkah keluar rumah sakit .Diluar Yani duduk kembali di kursi besi panjang ,semetara itu Kiki melangkah ke parkiran mobil yang lumayan jauh dari rumah sakit .
Sesampainya di sana Kiki mengendarai mobilnya dan berhenti didepan pintu keluar rumah sakit .Kiki kembali turu dan membatu Yani masuk kedalam mobil .Sesudah itu ia ikut menyusul masuk kedalam mobil dan duduk di kursi pengemudi .Mobil Kiki melaju meninggalkan rumah sakit .
Diperjalanan mereka ,Yani berkata ."Ki temen dokter kamu tadi dilihat-lihat ganteng banget Ki ,kayak aktor tampan Lee min ho ."
"Hemmm!!!."Ujar Kiki yang fokus menyetir .
"Jadi saat diperiksa tadi ,pingin dehh enggak pulang .Ahh!!! gantengnya kalau di bayang-bayangkan."Ucap Yani dengan tangan kanan yang menyanggah dagu nya .
"Puji-puji aja terus ,kenapa tadi enggak sekalian dibungkus aja terus bawa pulang ."Kata Kiki ketus dengan fokus menyetir.
"Boleh dibawa pulang."Ujar Yani dengan raut wajah tampa rasa bersalah .
"Iya enggak lahh!! Yani ,saya cemburu tau ."Ujar Kiki yang fokus menyetir dengan raut wajah yang sedikit memerah .
"Apa-apa saya tidak dengar ,coba ulangi lagi ?".Suruh Yani dengan mendekat kan telinganya kearah Kiki yang fokus menyetir mobil.
Kiki melirik sekilas ,lalu menengok dan mencium pipi Yani sekilas .Yani yang terkejut langsung memasang mata jengkalnya dengan melihat Kiki yang fokus menyetir mobil.
"Umm!! manis ."Ujar Kiki yang fokus menyetir mobil.
"Dasar om mesum ,nyosor-nyosor aja ."Ujar Yani kesal .
"Kan kamu yang mintak."Ucap Kiki tersenyum .
"Hii!!! saya kan suruh mengulang i ucapan kamu bukan mencium om mesum ."Ujar Yani ketus .
"Oo,jadi saya tadi salah dengar ."Ucap Kiki yang fokus menyetir .
"Dah lah ."Ujar Yani ngambek .
__ADS_1
Kiki memberhentikan mobilnya didepan super market ,ia turun dan masuk delam toko itu.
Beberapa menit kemudian Kiki keluar dari dalan toko dengan kantung plastik ditangannya .
Didalam mobil ."Ini Es krim kesukaan kamu ."Ucap Kiki memberikan sekantong plastik es krim .
Menerimanya ."Emm!!! enak ini ."Ucap Yani membuka salah satu es krim .
"Enggak mau bilang apa-apa gitu ?".Tnya Kiki .
Yani tak memperdulikan apa yang di ucapan suaminya , karna ia sudah fokus dengan es krimnya .
Beberapa menit kemudian sampailah mobil Kiki dipekarangan rumahnya .Kiki turun dari dalam mobil dan memapah istrinya berjalan masuk kedalam rumah .Setelah istrinya sudah sudah duduk di sova ruang keluarga ,Kiki berpamitan kepada istrinya untuk perangkat kekantor .
Kiki yang baru turun dari tangga dengan tas kerja yang sudah ia bawah menghampiri istrinya kembali diruang keluarga ."Yan saya berangkat kekantor dulu ."ucap Kiki melangkah pergi .
"Kiki tunggu !!!."Panggil Yani yang menghentikan langkah Kiki .
Kiki kembali melangkah mendekat Ke istrinya ."Ada apa lagi sanyak ?".Tnya Kiki .
"Menunduk sebentar ."Suruh Yani kepada suaminya .
Kiki menurut dan menunduk badannya menghadap istrinya .Yani menarik dasi suaminya dan merapikan ,dengan sekilas Yani mencium bibir suaminya itu ."Dahh rapi ."Ucap Yani .
Sementara itu Kiki masih merunduk memperhatikan wajah imut istrinya .
"Sudah cepat berangkat, jadi kerja enggak ?".Ucap Yani .
"Enggak jadi dehh ."Jawab Kiki santai .
"Kiki ,serius cepat berangkat kasihan kebo sendirian di kantor ."Kata Yani .
"Kabo!!!."Ujar Kiki .
"Edi Kiki sudah cepat berangkat."Suruh Yani .
"Cium lagi dikit disini ."Minta Kiki dengan menyodorkan pipi kanannya .
"Sudah-sudah nanti aja Kiki ,cepat berangkat."Suruh Yani .
"Enggak janji dehh, nanti malam."Ucap Yani .
"Kalau enggak ketiduran ."Gumam Yani.
"Benar ya ?".Ujar Kiki .
"Iyiyiy ."Ucap Yani .
Kiki pun melangkah pergi meninggalkan rumah untuk segera berangkat ke kantornya .
----------------------
------------
Dijalan tampa sengaja Kiki berpapasan dengan Zen ,dengan raut muka Zen yang penuh lebam .Kiki menepikan mobilnya ,lalu ia keluar dari dalam mobil dan menghampiri Zen .
"Zen kenapa dengan wajah kamu ?".Tnya Kiki yang sudah diluar mobil .
"Tak apa ,ini hanya luka karna sedikit berkelahi tadi ."Jawab Zen dengan raut wajah yang menahan rasa sakitnya luka lebam diwajahnya .
"Apa perlu ke dokter?,biar saya antar ."Ucap Kiki .
"Tak perlu ini hanya luka kecil."Kata Zen melangkah pergi meninggalkan Kiki .
Menatap kepergian Zen."Tak mungkin jika itu hanya luka karna perkelahian ."Ucap Kiki .
Kiki meraih ponselnya dan menelfon seseorang .Selesai dengan panggil telfon itu Kiki kembali masuk kedalam mobil ,dan mengendarainya kembali .
##############
########
Ditempat Zen .
__ADS_1
Pukul 10.30 .
Sekarang adalah jam istirahat Zen bekerja .Ia pergi keluar dari dalam mol dan duduk di kursi besi panjang dibawah pohon. Dengan sesekali ia melamun ,"Sakit semua badanku ,mungkin ini karna pukulan dari iblis itu ."Gumam Zen ."Tapi tak apa lahh!!! yang penting ibuku baik-baik saja ."Sambung Zen .
Beberapa jam kemudian jam istirahat selesai ia mulai masuk kedalam mol dan mulai bekerja kembali sampai sore hari .
Setelah sudah menjelang sore ,Zen berpamitan kepada karyawan lain yang juga akan pulang begitu juga dirinya.
Diperjalanan pulang Zen sempai mampir ke toko makanan untuk membeli sedikit makanan untuk ibunya .Selesai menerima pesanan makanannya dan juga selesai membayar Zen melanjutkan langkahnya untuk pulang ke rumah .
Selang beberapa jam ,sampailah Zen di rumah ia mengetuk pintu rumah .Yang ternyata tak terkunci .Zen membuka pintu rumah dan masuk kedalam rumah .
Menghampiri ibunya yang sedang duduk melamun melihat layar TV ."Ibu sudah makan ?".Tnya Zen .
"Ehh!! putra ibu sudah pulang ."Ucap Ibu membuyarkan lamunannya.
"Ibu sudah makan atau belum?".Tnya Zen .
"Belum ini ibu mau masak dulu. "Kata Ibu Zen yang ingin beranjak dari tempat duduknya .
Memegang tangan ibunya ."Tak usah bu ,Zen tadi beli makanan .Ayok kita makan bersama ."Kata Zen beranjak dari tempat duduknya mengambil sesuatu di dapur .
Selesai mengambil sesuatu Zen kembali duduk di sova dengan dua piring dan sendok makan yang ia bawah .
Zen membukakan kotak makan untuk ibunya ."Ibu makan yang banyak biar gemuk lagi kayak dulu dan tentunya sehat ."Ucap Zen memberikan kotak makan yang sudah ia buka kepada ibunya .
Ibu Zen menerima pemberian putranya itu dan mulai memakannya .Zen yang melihatnya ikut senang ,kalau melihat ibunya suka dengan apa yang ia bawah .
#############
#######
Ditempat Yani .
Pukul 19.23 malam
Sesuai dengan janji Kiki kemarin ,Kiki mengajak istrinya jalan-jalan di taman kota .Saat itu hari semakin sore sehingga lampu penghias malam mulai menyalah ,disudut-sudut taman kota .Begitu juga lampu hias yang menyalah bergonta-ganti warna ,menambah suasana indah menjelang malam .
Kiki dengan mendorong kursi roda istrinya mengelilingi jalan setapak taman ,yang juga mulai ramai dengan orang-orang berjalan-jalan dan anak anak-anak yang sedang bermain-main .
Sesekali Kiki juga disapa oleh anak buahnya dan teman-teman yang dekat dengan dirinya .Yani yang memperhatikan disepanjang jalan, juga menjadi heran ,kenapa suaminya yang hanya pegawai kantor biasa bisa dikenal banyak orang .
"Ki banyak banget fens kamu ,dari tadi disapa terus sama orang ."Ucap Yani .
"Fens!!!."Ujar Kiki .
"Mereka buka fens Yani ,mereka itu bawahan saya ."Ucap Kiki memberhentikan kursi roda Yani di samping kursi panjang .
"Masa anak buah sebanyak itu ,emang kamu punya perusahaan apa saja ?".Tnya Yani memperhatikan raut wajah suaminya.
"Saya punya perusahaan properti ,toko mobil ,toko ponsel ,mol ,dan bengkel mobil juga sepeda motor .Saya juga punya restoran tapi tidak disini ,"Kata Kiki yang sudah duduk santai di kursi tadi .
"Halu nya terlalu tinggi ."Ucap Yani .
"Kalau saya hanya halu tak mungkin sembaring tadi banyak yang menyapa saya dengan ramah pula ."Kata Kiki .
"Iya juga sihh!! apa jangan-jangan kamu seorang CEO ."Ucap Yani dengan memasang bola mata jengkalnya .
"Kenapa?kamu enggak suka ya".Ucap Kiki .
"Ya entah lahh!! biasa kalau orang kaya itu selalu sibuk dengan pekerjaannya ,jadi saya tidak begitu suka ."Kata Yani .
"Hemm!!! saya tidak seperti Yan ,saya lebih suka dekat dengan keluarga dari pada sibuk dengan berkas-berkas."Ucap Kiki .
"Yaudah ayok jalan lagi keburu malam nanti tidak jadi jalan-jalannya ."Ajak Kiki beranjak dari tempat duduknya ,dan kembali mendorong kursi roda istrinya.
Selesai dengan jalan-jalan yang panjang tadi ,Yani yang terlalu letih sesampainya di rumah ia langsung tertidur pulas sekali .Kiki yang ingin menyusul istrinya tidur ditempat tidur .Tiba-tiba ponselnya yang diatas meja dekat tempat tidur berdering .Kiki meraih ponsel itu dan mengangkat nada sambungan telfon tadi .
*Jadi gini bos................................................."Kata orang itu menjelaskan semua yang ia tau .
"Oh ,jadi seperti itu ya udah besok kita ketemu ya ditempat bisa ."Kata Kiki .
"Okeh bos ."Jawab Orang dalam sambungan telfon.
__ADS_1
panggilan berakhir .
Kiki menaruh ponselnya kembali diatas meja ,lalu membaringkan dirinya ditempat tidur disamping istrinya yang suda tertidur dengan pulas nya .