
Selesai dengan kepergian adiknya. Zuan ikut bergabung duduk bersama Kiki ,kakak iparnya .Sembaring menunggu Zoan kembali, keheningan di antara mereka pun melanda .Iya ,kalian pasti bisa bayangkan jika sebongkah es bertemu dengan sebongkah es yang sangat membeku keras .
Tak ingin terlalu canggung, Kiki pun membuka suara ."Sebentar lagi kelas berapa?".
"Tiga ."
"SMP ."Balasnya singkat .
"Ikut ekstrakurikuler apa kamu di sekolah?".Tanyanya kembali .
"OSIS."Jawabnya kembali singkat .
" Kenapa anak ini begitu sangat dingin.Terasa canggung disini."Batin Kiki memperhatikan sekilas Zuan yang masih terdiam tenang.
"Apakah selama ini kak Kiki merasa kesepian ?". Zuan yang membuka suara pertanyaan .
Kiki terdiam sesaat mencerna pertanyaan Zuan ."Jika di suruh menjawab antara tidak atau iya ,saya jawab Tidak. "
"Ditinggalkan pergi seseorang yang dekat dengan kita untuk selamanya bukan berarti nantinya kita akan sendirian .Jika kamu merasa kamu sendirian terus-menerus ,coba lah untuk lebih terbuka kepada orang lain. Dengan begitu kamu akan lebih mengerti fakta dari dunia ini. "
"Saya harus berubah jadi orang lain ,apa itu maksudnya?". Balas Zuan .
"Tidak perlu berubah ,jadi diri sendiri dan percaya kepada diri sendiri saja sudah cukup ."Kata Kiki .
Zuan terdiam ,ia mencerna semua kata-kata yang terucap dari mulut kakak iparnya .Sesaat kemudian Zoan kembali dengan membawa dua kantung plastik berukuran sedang .
Zoan memberikan air pesanan tadi kepada kak Kiki juga kak Zu .Karna terlalu haus Kiki langsung meminum air dingin pesanannya ,ia juga memakan camilan yang di beli oleh adiknya Zoan .
Beberapa waktu berlalu .Kiki dan kedua adiknya yang sudah selesai menghabiskan makanan mereka pun beranjak dari tempat duduk .Mereka bertiga memutuskan untuk kembali ke tempat tadi untuk mencari bunda dan Yani .
Hari ini , panas dari sang raja cahaya sudah di atas ubun-ubun ,panas yanga sangat menyengat sampai mampu membukam mulut Zoan rapat-rapat .
Sesaat kemudian sampailah mereka bertiga di dekat parkiran ,yang disana sudah ditunggu oleh Yani dan bundanya yang sedang berteduh di bawah atap parkiran .
Kiki langsung berlalu pergi mengambil mobil ,ia dan keluarga istrinya akan langsung pulang ke rumah .
++++++++++
+++++++
Beberapa hari berlalu .Yani sudah mulai masuk kampus kembali .Kiki juga sudah mulai membaik dan mulai bekerja di kantonya kembali .
Pagi-pagi ini Yani berangkat lebih awal ,untuk bertemu dengan Riska yang sama-sama berangkat lebih awal sama sepertinya .
Dengan tas nya ia bawa Riska berjalan tergesa-gesa mendatangi Yani yang sudah menunggunya .
"Beratnya itu tas." Goda Yani yang sebenarnya tahu isi tas itu adalah buku catata yang akan ia pinjam .
"Diam kau ,ini buku catatan yang akan kau pinjam .Sama buku ngampus sekarang ." Jelas Riska .
"Yasudah ayo masuk ." Ajak Yani .
Mereka berjalan beriringan masuk kedalam kampus untuk segera masuk kedalam kelas mereka .
++
Dilain tempat dengan wajah kesal bosan bercampur aduk .Danu sahabat dekat Kiki , menunggu Kiki selesai miting yang sudah berlangsung berjam-jam lamanya .Danu terduduk diam dengan buku di hadapannya di ruang tamu kantor.
Perhatian yang fokus membaca buku ."Miting atau beak berjamaah ,ini sudah lewat dua jam lamanya .Dia tidak keluar-keluar yang benar saja .Awas saja jika keluar ,awas kau!!".Batinnya yang geram .
Setelah empat jam berlalu akhirnya Kiki keluar ruang miting ."Bos Kiki ada yang menunggu anda di ruang tamu kantor ."Kata salah satu karyawan Kiki yang memberitahu .
Kiki menjawab dengan anggukkan kelapa, karyawan itu pun berpamitan dengan sopan dan berlalu pergi dari sana .
"Edi ,kamu siapkan dokumen tadi .Saya akan menemuinya ,jika sudah selesai taruh saja di ruang kerja saya ." Pesan Kiki berlalu pergi .
"Baik bos ." Balas Edi .
Kiki berlalu pergi untuk menemui tamunya ,setibanya di sana Kiki menjinjing sebelah alisnya melihat tamunya yang sudah molor di atas sovanya .
Kiki duduk tidak jauh dari kursi panjang yang di pakai tidur oleh Danu ."Dan!!".Seru Kiki .
Melonggarkan otot-otot tipisnya ."Buset lu baru keluar." Ujar Danu khas orang bangun tidur .
"Cuci muka dulu." Suruh Kiki.
"Tidak usah bentar lagi aku mo pulang ." Tolak Danu ."Saya akan berangkat ke Maroko besok ."
"Kenapa besok?, bukankah kamu baru pulang dari rumah sakit ."
"Udah dua hari yang lalu saya pulang ,saya bosen saja jika harus di rumah terus-menerus .Jadi saya memutuskan untuk terbang ke sana ." Katanya ."Saya baru saja dari makam anak dan ibu dari anak saya .Sebelum saya berangkat besok."Lanjutnya .
"Untuk berapa hari kamu disana ?".
"Ciee takut kangen di tinggal jauh ." Goda Danu kepada Kiki yang di balas raut wajah datar dengan Kiki .
"Jangan terlalu serius Ki ,wajah mu terlihat sangat seram ."
"Mungkin disana saya akan sedikit lama menetapnya ."Sambungnya .
"Saya juga sudah bertemu dengan ibu mertua mu ,saya senang dia mau memaafkan saya .Sebelumnya saya benar-benar takut dan stres karna terus memikirkannya .Tapi sekarang saya bisa bernafas lega karna saya mendengarkan sendiri kalau ibu mertua mu memaafkan ku ."Jelasnya .
Beranjak dari tempat duduknya ." Saya pamit ,sampai ketemu beberapa bulan lagi.Mungkin. "Katanya dengan disusul tawa kecilnya.
"Hati-hati ." Balas Kiki .
Danu tersenyum tipis dan berlalu pergi meninggalkan kantor Kiki .Danu harus segera pulang untuk beristirahat untuk persiapan perjalanan panjang besok .
Selesai dengan kepergian sahabatnya Kiki beranjak dari tempat duduknya .Kiki kembali ke ruang kerja pribadinya untuk melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda.
++++++++++++
__ADS_1
12 jam lebih setelah kampus selesai ia habiskan waktu di dalam perpustakaan bersama dengan Riska .Sedangkan Riska yang menemani Yani untuk belajar sampai tertidur pulas dengan wajah yang tertutup buku tebal .
"Astaga Riska ,niat belajar atau tidur ." Batin Yani menggeleng-geleng .
"Ris ,Zen!". Ucap Yani membangunkan Riska dari alam bawah mimpinya .
Riska langsung terbangun."Mana-mana ,mana dia ?". Tanyannya dengan suara lantangnya memperhatikan seisi rungan .
Sampai mahasiswa yang lain menatapnya dengan ." Sstttt!".
Seketika itu Riska menutup mulutnya dan kembali duduk dengan raut wajah malunya ."Aduh mulutku."
"Siapa suruh molor." Saut Yani .
"Tidur cuma bentar saja kau langsung bergema Yan ." Keluh Riska .
"Yasudah ayo lanjut lagi .Kita selesaikan lalu pulang dan molor ." Kata Yani kembali fokus dengan materi kampusnya .
Waktu terus berputar ,jarum jam menunjukan pukul 15.30 Yani dan Riska pun segera berberes buku untuk segera keluar dari dalam perpustakaan karna jam tutup perpustakaan sebentar lagi .
Di luar perpustakaan mereka berjalan bersamaan ke luar kampus .Setibanya di luar Riska meninggalkan Yani sendirian karna dia harus ke parkiran mobil untuk mengambil mobilnya .
"Di lanjut besok Ris ."
"Iya sampai jumpa besok ." Balasnya yang sudah berjalan berlalu pergi .
Yani segera menghubungi suaminya agar menjemputnya di kampus .Riska pun berlalu pergi dengan mobilnya ."Duluan Yani."Pamitnya .
"Okeh." Balas Yani .
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya sampailah mobil suaminya di depan kampus .Yani segera berjalan mendekat ,ia beranjak masuk kedalam mobil .
"Masih banyak tugas kampusnya ?". Tanya Kiki melajukan mesin mobilnya meninggalkan kampus .
"Iya ,saya harus kejar materi yang tertinggal ." Balas Yani .
"Bagaimana hari dikantor tadi ?".
"Padat ."
"Hemm." Serunya dengan memayungkan bibirnya .
"Danu tadi bilang dia sehabis dari rumah bunda ,dia juga berpamitan akan terbang ke Maroko ."
"Iya dia sudah bilang ke saya ."
"Mau makan di luar ?".
"Tidak ,mo pulang terus tidur saja capek ."
"Baiklah ."
Kiki dan Yani langsung kembali pulang ke rumah .Sehabis berbesih diri mereka bedua langsung tertidur pulas terhayati dalam mimpi masing-masing .
"Mau kemana Yan?". Tanya Kiki yang ikut terbangun .
"Mo lanjut kerjakan tugas kampus ." Jawab Yani .
Bangun dari atas tempat tidur ."Saya temani ,saya juga ada tugas kantor yang harus saya selesaikan ."
Yani mulai mengambil buku-buku kampusnya bengitu juga laptopnya .Sama dengan istrinya Kiki juga ikut fokus dengan berkas-berkas kejanya.
Sampai pukul dua berlalu ,Yani yang sudah terlalu lelah pun tertidur tanpa ia sadari .Kiki yang melihatnya pun beranjak dari tempat duduknya .Kiki mengendong tubuh istrinya ,untuk ia pindahkan ke atas tempat tidur .
Kiki yang hendak membereskan buku-buku milih istrinya terhenti sejenak.
+++++++++++++++
++++++++++++
Pagi hari nya .
Danu yang sudah bersiap berangkatkan ke bandara mulai memasukkan semua kedua kopernya kedalam bagasi mobil dengan di bantu oleh supirnya .
Selesai dengan itu Danu yang sudah ada di dalam mobil ,memulai perjalanan ke bandara dengan supir pribadinya yang mengendarai mobil miliknya .
Beberapa jam menempuh perjalanan sampailah Danu di bandara internasional .Danu menurunkan koper-koper miliknya ,selesai dengan itu ia mendorong kopernya masuk kedalam bandara .
Setibanya di tempat penintipan barang ia menaruh koper yang ia bawa di sana .Selesai dengan itu Danu kembali berlanjut mengantri masuk ke dalam pesawat melewati pos pemeriksaan sebelum masuk kedalam pesawat .
+++++
Yani yang baru saja bangun dari paginya mendapat i dirinya sudah berpindah tempat ke atas tempat tidur .Yani melihat sekitar ruangan dan mendapat i suaminya yang masih tertidur pulas di dekat laptop kerjanya.
Yani beranjak dari tempat tidurnya ,ia segera masuk kedalam kamar mandi .Yani mandi terlebih dahulu ,selesainya mandi ia akan membangunkan suaminya .
Danu yang masih mengantri masuk kedalam pesawat mendapatkan nada sambung telfon dari Kiki sahabatnya .
Melihat layar terlfonnya ."Ada apa lagi?".Batinnya menggeser gagang telfon yang bergetar .
*Sudah di bandara ?".
*Sudah ."
*Kau jangan telfon saja saya bentar lagi masuk pesawat ."
*Baru juga sekali telfon ."
*Sekali pun sama saja banyak ."
*Nanti sampai saya telfon lagi ."
Panggilan berakhir .
__ADS_1
Danu mematikan nada sambung panggilan karena sudah tiba gilirannya untuk masuk ke dalam pesawat .
Kiki melihat layar ponselnya ."Galak seperti wanita yang lagi pms ."Ujarnya .
"Siapa galak?". Saut Yani yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi.
"Danu." Balasnya .
"Umm ,mandi gih saya akan tunggu di bawah ."Suruhnya kepada suaminya.
" Mau di buatkan kopi?".
"Iya." Balas Kiki beranjak dari tempat duduknya .
Yani pun berlalu pergi turun ke lantai bawah untuk membuatkan sarapan pagi untuk suaminya .
+++++
Seperti hari-hari biasanya ,selesai sarapan pagi Kiki mengantar istrinya berangkat ke kampus sebelum dirinya berangkat ke kantor.
Setibanya di depan kampus Kiki menghentikan mesin mobilnya ."Nanti saya tidak bisa jemput kamu ,kamu tidak papakan di jemput supir ?".
"Okeh ,nanti saat pulang saya telfon pak Selamet ."Kata Yani .
Kiki mendekatkan dirinya agar lebih dekat dengan istrinya .Kiki mencium sekilas kening istrinya ." Sampai bertemu nanti malam ."Di susul senyum tipisnya .
Yani yang tesipuh malu langsung buru-buru keluar dari dalam mobil untuk segera masuk kedalam kelas kampusnya .
Sampai tanpa sengaja seseorang menabrak tubuh Yani yang membuat Yani hampir saja terjatuh.Akan tetapi hal itu gagal tejadi karna orang yang menabrak Yani berhasil meraih tangan dan menarik Yani dalam rangkulannya .Yani dengan refleks langsung mendorong tubuh orang itu ."Beraninya kau menyentuh ku."Bantak Yani .
Saat itu di kampus masih terlalu pagi ,sehingga tidak banyak orang yang melihat kejadian itu.
"Tunggu mbak salah faham tadi ..."Kata orang itu mencoba menjelaskan .
"Iya saya tahu anda tidak sengaja menabrak saya ."
"Tapi tidak seharusnya anda merangkul saya . Ingat ya ,lebih baik saya jatuh terluka dari pada saya harus berpelukan dengan anda ." Ucap ketus Yani ."Makannya jalan pakek mata."Lanjutnya dengan berlalu pergi dari sana meninggalkan laki-laki tadi yang masih terpanah .
"Cantik!". Ujar orang yang terdiam terpanah .
++++++++++
Selesai dengan tugas kampus hari ini beberapa jam lamanya .Yani masih di sibukkan dengan buku-bukunya .
Riska yang melihat beberapa berkas tugas milik Yani ." Keren Yan ,kamu berhasil menyelesaikan tiga tugas dalam semalam ."Puji Riska .
"Aku semalam ketiduran setelah selesai kerjakan satu berkas ."Kata Yani memasukkan buku-buku kedalam tasnya kecuali berkas yang akan ia kumpulkan .
" Terus bagaimana bisa selesai?".Tanya Riska kembali .
Yani tersenyum lebarnya ."Ya Kiki sapa lagi ."Jawab Yani dengan santai karna dia sudah terbiasa dengan tugas-tugas menumpuk yang tiba-tiba selesai tanpa ia kerjakan .
"Enak ya ada su...." Ucap Riska yang mulutnya langsung di sumpal dengan telap tangan Yani .
"Riska ayo kekantin terus pulang ." Ajak Yani langsung menarik tangan Riska keluar dari dalam kelas .
Tanpa mereka berdua sadari ada dua pasang mata yang sedang memperhatikan mereka berdua dari kejauhan.
Yani langsung menarik paksa keluar Riska."Hampir saja Riska!!!".Ucap kesal Yani.
"Yeh maaf Yan ."Dengan raut wajah sok polosnya .
"Ikut saya kumpulkan tugas ini ,selesai itu saya traktir makan ."Kata Yani yang langsung membuat Riska berkobar-kobar bersemangat .
Akhirnya setelah selesai mengumpulkan tugas dan beberapa prestasi Yani pun keluar kantor dosen dan menghampiri Riska yang sedang duduk di kursi panjang di depan kantor dosen.
"Eh ,bukankah itu Gabriel .Sejak kapan mereka berdua akrab ." Batin Yani dengan melangkah mendekat i Riska .
"Jadi tidak Ris ?". Tanya Yani .
" Jadi dong ."Saut Riska beranjak dari tempat duduknya.
"Gue duluan Briel ." Pamitnya.
"Iya ."Balas Gabriel .
"Cie sudah akrab ." Goda Yani kepada Riska .
Menatap tajam ."Cuma teman ,saya masih setia menunggu Zen ."Balasnya .
"Oh ,kupikir pacaran ." Kata Yani sedikit tidak suka .
"Tidak terima kau?".Tanyanya dengan perhatian ke arah Yani .
" Sedikit kecewa."Balas Yani dengan tawa kecilnya .
"Dasar kau Yani." Riska yang menggoyok-goyok bahu Yani yang bertubuh pendek .
"Woyy!!". Ujar kesal Yani .
"Sakit be*" go ."
"Sorry Yan ." Balas Yani tanpa rasa bersalah .
"Habisnya kamu pendek menggemaskan pula ."Lanjutnya .
" Tidak jadi traktir saya mo pulang ."Ngambek Yani yang berjalan mendahului Riska .
Menarik pergelangan tangan Yani ."Jadi Yan pliss gue laper banget Yan ."Mohon memohon Riska .
"Tidak perduli." Balas Yani kepada Riska .
"Yani mah tega ,saya laper beneran Yan ."Ucapnya memayungkan bibirnya pink nya .
Yani melepas tawanya melihat tingkah lucu sahabatnya yang sangat mirip seperti anak TK .Jika Yani sendiri menyadari bahwa dirinya juga sangat lucu lebih dari sahabatnya .
__ADS_1