
Siang harinya ,Lilu tampa sengaja berpapasan dengan Dino yang baru berangkat ke kampus dengan motornya .Sementara itu ,Lilu sudah ingin melangkah keluar kampus .
Lilu melangkahkan kakinya tampa melihat tatapan perhatian dari Dino yang sedang mengendarai motonya untuk masuk area parkiran kampus .
Setelah Lilu tak terlihat lagi ,Dino menghentikan laju motornya dan mencari keberadaan Lilu yang sudah tak terlihat .
"Sudahlah Dino! ,jangan mengganggu Lilu lagi!.Kau ini sudah melukai hatinya Dino ."Batin Dino mengendarai motornya kembali ke parkiran kampus .
Sejujurnya Lilu belum pergi jauh dari kampus ,ia masih berdiri dibelakang gerbang pintu masuk kampus yang tak dapat dilihat dari dalam kampus .
Lilu juga mengamati Dino yang sedang memperhatikan dirinya .Setelah kepergian Dino dari sana ."Apa dia masih suka dengan saya ."Batin Lilu melanjutkan langkahnya .
Setibanya di toko baju tantenya ,Lilu mulai berkerja bantu-bantu membuat pesanan baju.
"Tante ada pesanan gaun pengantin ."Ucap Lilu .
"Iya ,baru saja ada pesan tadi ."Kata Tante .
"Biar Lilu yang buat desainnya ,tante ."Kata Lilu .
"Iya terserah kamu sanyak ,buat yang cantik ya .Seperti biasa ."Kata Tante mulai fokus membantu pekerjaannya membuat baju .
Di tempat Yani .
Pukul 13.30
Selesai dengan materi kampus ,Yani dan Riska keluar kampus .Namun ,tiba-tiba ada seorang peri menghampiri Yani dan Riska .
"Apa kamu yang namanya Riska ?".Tanya pemuda itu .
"Iya ,ada apa ya ?".Tanya balik Riska .
Mengulurkan tangannya."Saya Irvan temannya Zen ,saya disuruh Zen buat melindungi kamu dari Playboy kampus ini ."Kata Irvan .
Menerima uluran tangan Irvan ."Salam kenal ."Kata Riska ."Dan ini sahabat gue ,Yani ."Lanjutnya memperkenalkan sahabatnya.
Menerima uluran tangan Yani ."Salam kenal ."Ucap Irvan .
"Salam kenal juga ."Kata Yani .
Ditengah-tengah percakapan mereka ,datang seorang wanita cantik layaknya bule menghampiri mereka .
Memberikan botol air mineral."Ini bang ."Ucap wanita itu .
"Oya ,makasih dik ."Ucap Irvan menerima air mineral itu .
"Kenalkan pacar saya Icha ."Kata Irvan memperkenalkan nama pacarnya .
Icha pun saling mengulurkan tangannya berganti ,dengan Riska dan Yani untuk memperkenalkan namanya .
"Ris kalau boleh biarkan pacar saya berteman dengan kamu ,karna saya juga tidak bisa terus mengawasi kamu ."Kata Irvan .
"Tak usah gitu ,nanti Icha malah kerepotan."Kata Riska .
"Tidak ko ,saya malah senang punya teman baru ."Kata Icha.
"Sudah Ris terima saja ,Benarkan Icha ?".Umpat Yani .
"Benar Yan ."Saut Icha .
Melihat jam tangannya ."Saya pergi dulu dik .Yan ,Ris saya pergi dulu."Pamit Irvan melangkah pergi .
"Cowok kamu mau kemana ?".Tanya Yani .
"Dia ada latihan silat ."Jawab Icha ."Kalian mau pulang ?".Lanjutnya .
"Iya ."Jwab bersama Yani dan Riska.
"Sama kek saya ."Kata Icha .
"Yaudah nebeng saya saja ."Ajak Riska .
"Tidak nanti teman kamu gimana ?".Tanya Icha .
"Tenang saja, saya dijemput cowok saya ."Jwab Yani .
"Sudah ikut saja ,kamu tidak bawa kendaraan kan ?".Tanya Riska .
"Tidak sihh ."Kata Icha .
"Sudah ikut saja ."Tarik tangan Icha.
Mereka bertiga pun melangkah keluar kampus ,setibanya diluar Riska dan Icha berpisah dengan Yani .Karna Yani langsung ke gerbang depan ,sedangkan Riska dan Icha ke perkiraan mobil dulu .
Didalam perjalanan mobil Riska.
"Kamu ambil mata kuliah apa ?".Tanya Riska fokus menyetir .
"kursus bhs asing ,namun hnya tiga yang saya tekuni,termasuk bhs inggris ."Kata Icha .
"Wahhh ,keren bisa bhs inggris ."Puji Riska .
"Kalau kamu ambil apa ?".Tanya Icha .
"Saya IPA ,yang fisika nya buat otak ambyar!!!."kata Riska .
"Keren dong ambil Ipa ,saya aja ipa cuma bisa biologinya saja, fisika tergantung materi ."Kata Icha .
"Ah sama aja fisika nya sama saya Icha ,kalau tidak ada Yani mungkin praktek persiapan ujian kemarin saya akan dapat nilai jelek ."Kata Riska .
"Jadi Yani pinter Ipa ,keren banget ."Puji Icha .
__ADS_1
"Iya gitu lahh ."Kata Riska .
"Ini belok mana Cha?".Tanya Riska .
"Kiri ,rumah warna hijau didepan berhenti ."Kata Icha mengasih instruksi.
Beberapa menit kemudian sampailah mobil Riska didepan rumah ,elegan Icha .
"Wahh!! ,kamu anak sultan ."Ujar Riska .
"Biasa saja ."Kata Icha beranjak keluar dari mobil Riska ."Hati-hati dijalan Ris ."Lanjutnya .
"Okeh ,Cha ."Kata Riska membelokkan mobil untuk kembali pulang .
Setelah kepergian mobil Riska,Icha melangkah masuk kedalam rumah elegan itu .Icha adalah gadis yang sederhana ,walau ia berasal dari keluarga yang tergolong sultan .Masih banyak dari temannya yang tidak tau itu ,karna terlalu sederhananya penampilan Icha .
Icha selalu berpenampilan ,layaknya anak abege pada umumnya .Namun ,ia tak pernah berpenampilan layaknya anak orang kaya raya .Icha selalu mengenakan ,kemeja kotak-kotak dengan sabuk sebagai hiasan pinggang .Dan celana jins biru sebagai ciri khasnya .
Kembali ke Lilu .
Sore harinya ,Lilu ijin kepada tantenya untuk keluar jalan-jalan di taman .Ia pun keluar dari toko tantenya dengan santai .Tak lupa di pemberhentian bus langkah Lilu terhenti ,ia menunggu kehadiran bus tujuannya.
Beberapa saat kemudian ,bus yang ia tunggu-tunggu datang .Setelah bus itu berhenti, Lilu melangkah naik kedalam bus .
Bus itu pun kembali melakukan perjalanannya ,hingga berhenti di halte bus berikutnya .Lilu pun beranjak turun setelah membayar uang bus .
Setelah bus itu pergi ,Lilu sedikit menghembuskan nafasnya dengan kasar ."Apa dia masih sering datang kesini ."Batin Lilu mulai melangkah menjauh dari halte bus itu .
Lilu melangkah kearah sungai ,dimana di tepi sungai itu ada papan mini seperti pijakan untuk orang yang ingin mancing .
Setibanya di sana ,Lilu yang masih agak jauh dari sana melihat seseorang yang sedang memberi makan ikan di atas papan mini tadi .
Lilu pun melangkah mendekat menghampiri seseorang itu ,yang tak lain adalah Dino .
"Dino ."Panggil Lilu .
Menengok kearah sumber suara ."Lilu. "Umpat balik Dino .Beranjak dari tempat duduknya ."Kenapa kamu disini ?".Lanjutnya bertanya .
Melangkah mendekat ."Hanya ingin memastikan kalau ikan-ikan ini sudah makan atau belum ."Kata Lilu .
"E!!".Ujar Dino .
"Sudah ku beri makan Li ,jika kau juga mau memberi makan ambilah ini ."Kata Dino memberikan sekantong makanan ikan.
Lilu pun menerimanya dan mulai memberikan makan ikan-ikan di sungai itu sedikit-sedikit.
"Kalau gitu saya pergi dulu Li ."Pamit Dino mulai melangkah pergi .
"Tunggu ."Suruh Lilu dengan membalikan perhatiannya menghadap punggung Dino .
"Maaf soal perkataan saya kemarin ."Ucap Lilu .
Membalikkan badannya kembali menghadapi Lilu ."Kenapa minta maaf ? ,ini semua salah saya Li .Karna saya, hati kamu jadi tersakiti ."Kata Dino .
"Jika kau membenci ku ,itu tak masalah buat ku .Tapi saya harap kau kembali tersenyum seperti dulu lagi ,Li ."Kata Dino mengangkat raut wajahnya memperhatikan raut wajah Lilu.
Seketika itu juga ,Dino membulatkan bola matanya saat melihat Lilu yang mengeluarkan air matanya .
Lilu mendekat dan memukul dada Dino dengan semampu nya berkali-kali."Kau tau betapa sakitnya hati ini?,betapa sulit nya saya melupakan mu! .Hingga kau hadir lagi ,disaat kenangan itu mulai memudar ."Ujar Lilu dengan menghentikan pukulannya .
"Hati ini tak bisa ,tak bisa!!!!!".Teriak Lilu dengan mendorong badan Dino kebelakang .
"Li.......aaaaahhhh!!!!."Ujar Dino kaget ,karna terkejut dengan dorongan Lilu ,hingga ia pun terjatuh kebelakang diatas rerumputan dengan keadaan Lilu yang masih berada diatas tubuhnya .
Dino pun melepas rangkulan tangannya ,dan merentangkan kedua tangannya .Sedangkan Lilu yang semulanya masih menenggelamkan wajahnya di dada Dino ,pun mengangkat wajahnya dengan kasar menatap raut wajah Dino .
"Saya ,saya tak bisa ,hati saya terlalu lemah .Saya kesepian ,saya sendirian .Saya memang banyak teman ,namun semua kepercayaan diri saya hilang ,disaat kau pergi .Saya tak tau harus bergaul bagaimana dengan mereka!,bertanya apa?,apa ?.Saya sangat kesepian ."Ucapnya dengan meneteskan air matanya tepat diatas wajah Dino.
Sementara itu ,Dino yang masih membulatkan bola mata jengkalnya .Tak terasa ikut meneteskan air matanya .
Ditengah-tengah isak tangis Lilu ,Dino mengangkat tangannya dan merangkul badan Lilu .Dino juga mengelus-elus lembut rambut Lilu .
Selang beberapa saat ,Lilu yang sudah duduk bertumpu didepan Dino .
Dino kembali mendekat dan merangkul Lilu ,dengan berkata ."Kata maaf memang tak berarti .Tapi saya akan membuktikan dengan selalu ada didekat kamu dan melindungi kamu ."
Dino juga mencium bibir manis Lilu .Lilu pun menikmati ciuman itu .Cuman yang selama ini ia tunggu-tunggu kehadiran,kehangatannya.
Hingga beberapa saat kemudian , Lilu yang sudah didekat motor Dino .
"Naik Li ."Suruh Dino .
Lilu pun naik keatas motor Dino .Dino mulai menyalahkan mesin motornya untuk meninggalkan tempat itu .
"Saya antar pulang ,atau makan dulu Li ?".Tanya Dino .
"Pulang saja ."Jwab lirih Lilu.
"Baiklah. "Kata Dino .
Setibanya didepan rumah Lilu ."Saya pulang dulu Li ,besok saya jemput ?".Kata Dino.
"Tapi.."Ucap Lilu terhenti dengan ucapan Dino .
"Tak ada kata tolakan. "Kata Dino berlalu pergi dengan motornya .
Menatap kepergian Dino ,dengan menutup bibirnya ."aahhggg!!! ,dia tadi mencium ku ."Ujar Lilu melangkah masuk kedalam rumah .
Ditempat Yani
pukul 21.30
__ADS_1
Sudah cukup larut malam ,namun dua pasangan muda ini masih asik dengan obrolannya .
"Jadi kamu dulu gangster ,ketua gangster!!."Ujar Yani menatap raut wajah suaminya .
Mendorong pelan kening istrinya. "Jangan gitu ,saya takut ."Ucap aneh Kiki .
"Terus ,kalau soal kakak kamu gimana .Saya belum pernah bertemu dari awal kita menikah ."Kata Yani .
"Kakak sudah menetap di AS ,jika kesini juga tidak bisa lama ."Kata Kiki ."Kapan-kapan saja ,kita pergi kesana ."Lanjutnya .
"Benarkah???".Ucap Yani.
"Iya ,sekalian bulan madu ."Ucap Kiki .
"Ittt!!! tidak-tidak ."Tolak Yani .
"Kenapa? ,itu kan sudah menjadi ritual pasangan yang baru menikahkan".Kata Kiki .
"Ahh,nanti kau makan saya sampai habis ,tidak-tidak."Ucap Yani.
Menarik hidung istrinya ."Sudah tau maksudnya ternyata anak saya ."Ucap Kiki.
Menyingkirkan tangan suaminya ."Ahhhh,sakit o'on ."Dengus kesal Yani mengelus-elus hidungnya .
"Kalau sudah faham, kita kalau kan saja sekarang ."Goda Kiki dengan memainkan tangan jahilnya .
"Ehhh!!!! tidak.tidak tidakkkkk!!!!."Teriak Yani meronta-ronta .Hingga dada Kiki yang ada bekas luka bacokan tertendang kaki Yani .
Seketika ,Kiki terdiam .Namun ,masih melanjutkan kegiatannya .Disaat istrinya sudah terkunci ."Biasa aja ,saya cuma bercanda ."Kata Kiki beranjak duduk dengan menggenggam dadanya yang sedikit nyeri .
"Bercanda nggak lucu!!!!!!".Ujar Yani melemparkan bantal tepat di muka suaminya .Namun belum sampai mengenai wajahnya ,Kiki menangkap bantal itu. .
"Yan ,ko nyeri ya habis kamu tendang tadi ."Ucap Kiki dengan tangan kanan memegang dadanya.
"Ahh!!! boong ."Ucap Yani .
Kiki pun melepas kaus yang ia kenakan. Yani pun melihat bekas luka bacokan Di dada suaminya yang memerah .
Mendekat kearah suaminya ."Saya ambil air hangat dulu ,buat kompres ."Ucap Yani .
Namun,langsung dihentikan oleh Kiki ."Nggak usah Yan ,besok pagi juga baikan .Ini memang sudah sering terjadi ko ."Kata Kiki.
"Sudah tidur saja ,besok masih kuliah kan."Kata Kiki membaringkan tubuh tampa mengenakan kausnya kembali.
Yani pun ikut menyusul berbaring ,dan mulai memejamkan matanya dengan pelukan hangat dari suaminya.
Ditempat Riska
Dengan panggilan telfon yang masih tersambung dengan Zen .
*Malam Bocil ku ."Sapa Zen dalam panggilan telfon .
*Mulai ."Ujar Riska .
*Kamu tidak tidur ko telfon saya ?".Tanya Zen .
*Ini mau tidur pak guru ,saya cuma mau tanya .Kamu suru Irvan buat jagain saya ya ?".Tanya Yani .
*Iya ,dia akan jagain kamu sementara waktu ."Kata Zen .
*Ya ,sudah tidur gihh!!".Suruh Zen ."Jangan lupa mimpiin saya ,jika tidak saya bakar mimpi kamu"Lanjutnya .
*Mana bisa Zen ,kan mimpi saya pingin ketemu cowok ganteng ."Kata Riska .
*Hemm".Dengus Zen .
*Cowok yang ganteng mirip kek kamu ."Kata Riska .
*Yaudah tidur saya mau berangkat kuliah dulu ,mimpi indah ya ."Kata Zen .
*Semangat kuliahnya ."Kata Riska sebelum mematikan panggilan telfonnya .
Ditempat Zen
Pagi London .
Setelah mengakhiri panggilan telfon dari Riska ,Zen segera menarik tas ranselnya .Dan membawanya keluar kamar apartemen .Tak lupa Zen juga mengunci kamar apartemennya sebelum pergi .
"Good morning ,Ma'am ."Sapa Zen kepada tetangga apartemennya.
"Morning too Zen, how are you?".Tanya Ibu tadi .
(Pagi juga Zen ,bagaimana kabarnya? )
"I'm fine ma'am, how about you? It's been a long time I haven't seen you."Kata Zen .
(Baik bu ,anda sendiri bagaimana?Sudah lama saya tidak lihat anda .)
"I visited my son's house, Kangen and his grandson".Jawab Ibu itu .
(Saya berkunjung ke rumah anak saya ,kangen sama cucu. )
"Almost forgot, i went to college first ma'am".Jwab ibu itu
(Hampir lupa, saya kuliah dulu Bu. )
"Yes Zen, be careful".Kata Ibu itu
(lya Zen ,hati-hati dijalan . )
"Yes ma'am".Saut Zen yang sudah melangkah turun apartemen .
__ADS_1
Ibu tadi adalah pemilik apartemen yang saat ini ditempati Zen .Ibu itu masih kenal dekat dengan ayah kandung Zen ,oleh karna itu Zen sedikit mudah mencari apartemen yang sedikit murah di London .