
Pagi-pagi sekali Yani bangun dari tidurnya ,dan segera membersikan badannya untuk segera bersiap berangka kesekolah.
Selesai berpakaian seragam rapi ,Yani turun kebawah untuk sarapan sebentar.
Sesudah makan Yani berpamitan kepada Bu Ana ,untuk segera berangkat sekolah.
Seperti biasa Yani pergi sekolah dengan berjalan kaki,dan naik bis di perempatan jalan untuk melanjutkan perjalanan pergi kesekolah .
Beberapa jam kemudian sampailah Yani di sekolahnya yang ternyata bersamaan dengan Riska yang baru turun dari mobilnya .
Riska menghampiri Yani dan mengajaknya masuk kedalam kelas bersamaan .
Ditengah-tengah langkah mereka, tiba-tiba Riska dan Yani disergap oleh seseorang dari belakang .
Karna saat itu adalah dimana saat ujian kelas 12 sehingga adik-adik kelas Yani diliburkan dan itu membuat sekolah terasa sedikit sepi,ditambah lagi saat itu Yani dan Riska berangkat lebih awal(pagi ).
Tiba-tiba Yani terbangun dan sudah didalam gudang penyimpanan barang bekas di sekolah.Yani yang melihat Riska masih pingsan mencoba untuk membangunkannya.
"Pusing."ujar Riska yang baru sadar.
Melihat sekitar."Dimana Kita?".tnya Riska panik .
"Di gudang sekolah."kata Yani.
"H? siapapun yang melakukan ini akan ku tempol sampai tepos pipinya."ujar Riska marah beras.
Setelah badan mereka sedikit sudah membaik ,mereka berdua mencoba mendobrak pintu gudang namun tak junjung bisa.
"Sialan ponsel kita juga diambil ."ujar Riska kesal.
"Ris ,lihat itu."ucap Riska menunjukan ponsel jadulnya yang tergeletak dibawah meja rusak.
"Ponsel sapa itu?".tnya Riska.
"Itu ponsel gantungan tas gue ,."ucap Yani .
"Emang bisa buat telfon ?".tnya Riska.
"Bisa lah Riska ."ucap Yani melangkah mengambil ponsel mini itu.
Sebelum mereka sempat menghubungi,tiba-tiba ada seseorang yang membuaka pintu gudang.
Ternya itu tiga cowok ,dan salah satunya Yani dan Riska kenal.Atau lebihnya sangat kenal.
"Dia kan kakak Ayu."ujar Riska.
"Sialan dia ,awas aja kalau gue keluar."ujar Yani kesal.
"Wah-wah kalian sudah sadar ."ujar salah satu cowok itu sebut aja dia Dedi .
"Ayo six sa mereka."ucap Dedi menyuruh anak buahnya.
Riska dan Yani yang untungnya bisa bela diri pun melawan mereka berdua.Sampai kedua orang itu terkapar karna serangan Yani dan Riska .
"Jago juga kalian."Kata Dedi mulai menyerang .
Ternyata Dedi yang juga jago bela diri dengan lincah Dedi membuat kaki kanan Yani sampai jiderah karena tendangannya.
Riska yang tau berusaha melindungi Yani namun Riska didorong dan dipukul dibangian punggungnya sampai pingsan.
Dedi yang sudah puasa melihat Yani dan Riska kesakitan ,pun mengajak anak buahnya untuk keluar dan mengoci kembali pintu gudang.
Setelah kepergian mereka Yani langsung beranjak mendekati Riska yang masih pingsan dengan menahan rasa yang amat sakit dikaki kanannya.
"Riska bangun ,Riska ."ucap Yani takut terjadi apa-apa dengan Riska.
Yani memeriksa denyut nadi Riska yang bergerak lemah.Yani yang teringat dengan ponsel yang ia lemparkan tadi didalam tumpukan kerdus pun mencarinya.
Menahan rasa yang sangat sakit Yani berjalan mencari ponsel itu ditumpukan kardus.Sampai ia pun menemukannya.
Yani yang hanya mengingat sedikit nomer suami tetap mencoba menghubungi suaminya berkali sampai dapat tersambung.
Setelah beberapa kali mencoba akhirnya tersambung .
"Hallo apa ini Kiki?".tnya Yani dengan suara serak.
"Yani kenapa kamu,kenpa suara kamu serak?".tnya panik Kiki .
"Saya disekap di gudang sekolah Kiki bersama Riska ,dan dia sekarang pingsan karna penjahat itu memukulnya ."kata Yani ketakutan .
"Kiki..hemuhum....saya takut. ......Kiki."ujar Yani yang menangis pun pada akhirnya Pingsan karna tak sangup lagi menahan rasa sakit dikakinya .
Kiki yang mendengarnya dengan cepat berganti baju,menelfon pilot pesawat pribadinya untuk siaga di bandara .Dan membangunkan Edi untuk berpamitan.
"Edi saya akan pulang Ke indonesia sebentar ,besok kamu bilang Arcel.Tak ada waktu lagi saya harus pergi."ucap Kiki tergesa-gesa berlari kebawah.
Kiki segera mengambil mobil Arcel dan membawanya ke bandara .Kiki yang panik mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang melebihi kecepatan normal.Karna saat itu hari masih sangat malam sehingga Kiki bisa lesuasa menambah kecepatan mobilnya dan bagusnya hari itu tak banyak polisi yang berjaga juga .
Sampainya dibandari Kiki menunggu pesawatnya yang akan siap untuk ia naiki ke Indonesia.Setelah pesawat itu siap Kiki langsung naik ,dan pesawat mini itu dan langsung terbang ke indonesia.
Semetara itu Edi yang khawatir.Malam-malam pergi kekamar Kim dan Hans.
"What is it?, Disturb people sleeping."ucap Hans setengah sadar membuka pintu kamar.
(Ada apa? ,ganggu orang tidur.)
__ADS_1
"Boss Kiki returned to Indonesia in a state of panic."ucap Edi yang membuat baterai Hans langsung aktif dengan sempurna.
(Bos Kiki kembali ke indonesia dengan keadaan yang sangat panik .)
"Are you serious?".tnya Hans sedikit tak percaya.
(Serius kamu?. )
"Yes, he just left."kata Edi .
(Iya, dia baru aja pergi.)
"What is this?".tnya Kim yang baru bangun karna mendengar kebisingan.
(Ada apa ini?. )
"Kiki Returns to Indonesia."ucap Hans seketika mengaktifkan baterai Kim.
(Kiki Kembali ke Indonesia.)
"H? Why did the master come back?".tnya Kim.
(H? kenapa tuan kembali?. )
"I don't know if I'm confused."Kata Edi.
(Entah saya juga bingung. )
"I hope nothing happens."Ucap Hans.
(Semoga aja tak terjadi apa-apa. )
"So I can't sleep."Ujar Edi
(Jadi engak bisa tidur saya.)
"We'll wait until morning, sir, in the family room while watching TV. If it doesn't come back in the morning, let's catch up with Arcel's private plane, sir."Saran Kim.
(Kita tunggui tuan sampai pagi aja diruang keluarga sambil lihat tv,jika sampai pagi engak kembali ayo kita susul tuan dengan pesawat pribadi Arcel. )
Hans dan Edi pun setuju aja ,mereka bertiga pun menunggu Kiki pulang diruang keluarga dengan menonton acara tv .
#####
Dua jam Kiki menempuh perjalan ke indonesia dengan pesawat pribadinya. Namun jika ia mengunakan pesawat umum mungkin besok malamnya Kiki baru sampai Indonesia .
Sampainya pesawan Kiki mendarat ,Kiki yang sudah menelfon bawahannya yang ada di indonesia untuk menyediakan mobil pun sudah siap diluar dengan mobil Lamborgini putih keluaran terbaru miliknya.
Kiki turun dari pesawan dengan tergesa-gesa dan menaiki mobilnya .Dengan cepat Kiki melajukan mobilnya menyusuri jalanan kota menunju sekolah Yani.
Kiki yang sudah didepan ruang kepala sekolah ,langsung masuk kedalam ruangan .
"Dia mana gudang sekolah?".tanya Kiki .
Kepala sekolah yang bingung langsung menjawab seketika ."Disebelah Barat tuan."
Tampa berpamitan Kiki langsung berlari ke gudang sekolah yang ada disebelah barat .Kepala sekolah ,guru lain ,dan murid-murid yang akan bersiap ujian pun ikut ,mengikuti Kiki ke gudang .
Dijalan Kiki yang berpapasan dengan Zen langsung menarik tangannya.
"Mau kau bawa kemana saya?".tnya Zen.
Kiki yang mengabaikan ucapan Zen terus berlari ke gudang
Sampainya disana Kiki langsung menendang pintu gudang itu dua kali sampai pintu itu copot .
Kiki menarik tangan Zen kembali dan begitu terkejutnya Zen saat melihat Yani dan Riska sedang tak sadarkan diri dengan luka memar ditubuh mereka.
Kiki langsung mengedong Yani keluar begitu juga Zen yang mengendong Riska .
Kepala sekolah ,Guru-guru ,dan murid-murid yang menyaksikan terkejut bukan main.
Kiki langsung membawa masuk Yani ,dan juga Riska kedalam mobil yang sudah disiapkan oleh Kiki .
Ya sebelum kesini Kiki sempat menyuruh anak buahnya untuk mengikutinya .
Zen dan Kiki pun membawa Riska dan Yani kerumah sakit untuk segera mendapatkan perawatan.
Sampainya dirumah sakit Riska dan Yani langsung mendapatkan perawatan.Kiki dan Zen yang menunggu didepan ruang UGD .
"Bagaimana kamu tau kalau mereka sedang disekap?".tanya Zen tak habis pikir dengan yang terjadi.
"Yani menelfon saya ,melalui gantungan telfon yang selalu ia bawah."kata Kiki
"Tapi saya benar-benar berterimakasih,kamu segera datang .Saya benar-benar takut jika saat itu kau tak datang."ucap Zen.
"Mereka berdua adalah wanita kuat,pasti mereka akan baik-baik saja."
Ayah Yani yang sedang diruangan lain,setelah mendapat kabar dari Kiki ia langsung bergegas pergi ke ugd.
"Kiki apa yang terjadi?".Tnya Ayah Yani yang khawatir.
Kiki pun menceritakan semuanya dari awal sampai akhir.
"Syukurlah kamu datang tepat waktu."kata Ayah .
__ADS_1
"Tapi Yah ,nanti malam saya harus kembali lagi ketempat kerja saya ."ucap Kiki yang sebenarnya tak enak untuk bilang ini kepada ayah mertuanya.
"Kalau gitu temani putri saya sekarang ,nanti kamu tak perlu khawatir ,Bunda sama ayah yang selanjutnya yang akan menjaga putri saya."kata Ayah.
"Ayah maafkan saya tak bisa menjaga putri ayah dengan baik."ucap Kiki menyesal .
"Kenapa minta maaf Kiki,kamu sudah menjaga putri saya dengan baik.Buktinya kamu rela datang ke indonesia yang jauh dari Seoul hanya demi putri saya ".Kata Ayah .
Dokter pun keluar ,dari ruang UGD .Berkata bahwa Yani dan Riska sudah boleh dilihat tetapi jangan terlalu berisik karna pasiyen butuh istirahat.
Karna kamar rumah sakit Riska dan Yani berbeda ,Zen memutuskan untuk menemani Riska dikamarnya sampai orang tuanya datang.Sedangkan Kiki dan ayah Yani masuk ke dalam kamar Yani.
####
Hari semakin sore ,namun Riska tak kunjungi tersadar dari pingsannya.Zen dan keluarga Riska sangat cemas dengan keadaan Riska.
Sementara itu dikamar Yani ,Yani yang menahan nyeri yang sangat hebat di kaki kanannya.Kiki yang sangat cemas memutuskan untuk tidak kembali,namun bunda dan Yani terus memaksa Kiki dengan alesan kasihan Edi sendirian disana .
Dengan terpaksa Kiki pun mensetujui nya ,Kiki akan berangkat malam hari ke Tokyo.
Yani yang masih cemas dengan keadaan Riska ."Gimana keadaan Riska?".tnya Yani .
"Dia sudah mulai sadar Yani."jawab Kiki yang sudah tau kabarnya bahwa Riska baru saja siuman .
Sampai malam pun tiba ,Yani masih ditemani oleh Kiki disamping tempat tidurnya .Tak lupa Kiki juga berpamitan kepada Yani sebelum tertidur ,jika seandainya besok pagi ia sudah tidak ada di Indonesia.
Kiki yang melihat Yani sudah tertidur nyenyak mencium keningnya .Dan pergi berpamitan kepada bunda Yani dan bik ana yang saat itu juga ada disana ,selesai berpamitan Kiki melangkah keluar untuk berangkat keTokyo.
Diperjalanan Kiki yang duduk di kursi tengah mobilnya ,melamun keluar jendela kaca mobilnya ,karna sejujurnya ia benar-benar tak bisa meninggalkan istrinya dalam keadaan seperti ini.
Karna hal itu jadi terlintas dipikiran Kiki untuk segera melaksanakan tugas luar negerinya agar cepat kembali ke Indonesia.
#####
Ditokyo
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama dari sebelumnya ,akhirnya sampai lah Kiki di Tokyo .
Saat ini diTokyo sudah pagi ,sampai dirumah Arcel ternyata Kiki sudah ditunggu oleh Kim,Edi,dan Hans diruang keluarga.
Kiki menghampiri mereka ,dan bertanya ."Why are you sleeping here?"
(Kenapa kalian tidur disini ?. )
"Bos."ujar Edi
"Tuan".ujar Kim
"Where are you from, Ki?".tanya Hans khawatir.
(Kamu dari mana, Ki?. )
Kiki pu menceritakan semua nya,dengan singkat .
"If you go home you just slaughter them, who hurt your wife."ujar Hans dengan sisi kejam dirinya yang sebenarnya.
(Kalau pulang kamu bantai saja mereka ,yang menyakiti istrimu .)
"That's a problem later."ucap Kiki
(Itu masalah nanti .)
"You guys hurry up and take a shower, we have to start training again, right?"kata Kiki beranjak dari tempat duduknya melangkah pergi kekamar.
(Kalian cepat mandi ,kita harus mulai latihan lagi kan.)
Selesai dengan semua mereka pun berkumpul seperti biasa untuk berlatih persiapan hari Rabu.
"So it is postponed Wednesday, boss?".tnya Edi.
(Jadi ditunda hari Rabu bos?. )
"Yes, Edi, the commencement was also postponed."kata Hans .
(Iya, Edi ,kan dimulainya juga ditunda .)
"So tonight we start the race."ujar Arcel murung.
(Jadi nanti malam kita mulai lomba. )
"Don't worry, Edi. You know what Edi will do, right?".tnya Kiki dengan perhatian kearah Edi.
(Tenang aja ada Edi .Kau pasti tau kan?apa yang akan dilakukan Edi.)
"Sabutage about the assessment of the winner."ujar Edi dengan senyum jahilnya.
(Sabutase tentang penilaian pemenang.)
Mereka pun memulai latihan mereka ,dengan sangat matang agar berhasil dengan rencana.
.
.
.
__ADS_1
Thnks:)