
Berbeda dengan wanita ,para cowok justru mandi disungai .Ahhh sudah nasib lahh .Oh tapi jangan meragukan air sungainya,air sungai yang ditempati para cowok sangat jeri dan bersih .
Air sungai pun juga sangat segar ,tak heran banyak cowok-cowok yang tak mengeluh sedikit pun saat mandi di sungai.
Dengan pak Bondan yang mengawasi keselamatan para cowok saat itu tentunya.
+++++++++
Kembali ke Cewek
Yani,Riska ,dan Icha yang sudah selesai dari kamar mandi pun kembali ketenda untuk berganti baju .
Didalam tenda ,mereka bertiga yang sedang berganti baju .
Riska yang sudah selesai lebih dulu berganti baju ,melipat baju kotornya ."Btw bukankah tadi kita niatnya cuma cuci muka sama gosok gigi ,kenapa kita jadi mandi kayak gini!?".
Icha yang sedang ribet dengan celana lepis yang ingin ia kenakan."Ajirr!!! ,gue nggak bisa pakek celana."Ujar kesal Icha yang ingin memakai celana ,namun tersendat oleh tenda yang kurang tinggi .
Riska yang masih sibuk dengan baju kotornya."Punya badan tuhh jangan tinggi-tinggi".Sindirnya .
"Gue nggak tinggi emang tendanya aja yang kurang tinggi."
Yani yang baru saja selesai berganti baju ,langsung mengerutkan keningnya."Tenda ya tinggi emang segini Cha,mau tinggi gimana lagi!?".
"Aaarrrgghhhh!!!!,gue nggak bisa pakek celana gue."Ucap kesal Icha.
"Coba duduk dulu Cha."Suruh Yani .
Icha pun menuruti perkataan Yani .
"Sekarang luruskan kaki kau ."Ucap Yani yang diikuti Icha."Angkat pantat kau."Ucapnya lagi yang diikuti Icha kembali ."Tarik celana kau keatas ,pelan-pelan sama angkat pantat kau ."Lanjutnya .
Selesai dengan keribetan itu."Ehh bisa!!,makasih Yan."Ucap Icha .
Fokus dengan layar ponselnya ."Icha Icha!!".Seru Riska berkali-kali.
"Maklumi aja gue nggak pernah kema ,jadi kek gimana gitu kalau harus ganti baju di dalam tenda kayak gini ."Cerita Icha .
"SD,Smp ,Sma kau tak pernah kema gitu!?".Tanya Yani seketika .
"Heheh,gue nggak perna ikut."Ucap Icha dengan sedikit canggung.
"Jadi ini pengalaman pertama kamu dong Cha!?".Tanya Yani kembali .
"Iya."Ucapnya dengan senyumnya .
"Btw ,para cowok mandi dimana ya!? Kan tempat mandi cuma tiga itu aja ,terus tadi juga nggak ada cowoknya ."
"Entah."
"Mandi di sungai mungkin."Saut Yani .
"Eh,masak!?.Air sungai kan kotor."Ucap Icha .
"Coba tanya pacar kau saja."Saran Riska .
"Gue coba telfon."Ucap Icha mulai memainkan jari jemarinya dilayar ponselnya .
Nada sambung panggil Icha tersambung dengan ponsel Irvan .Namun tak kunjung ada jawaban ,hanya nada berdering saja yang tersambung.
"Nggak diangkat ,awas aja nanti!".Batin kesal Icha .
"Kenapa Cha!?".Tanya Yani .
"Tidak diangkat ."Jawabnya ketus .
"Sudah biarkan nanti juga akan ditwlfon."Ucap Riska ."Ambil air hangat yuk,buat pop mie."Ajaknya .
"Okeh ,gue juga lapar!!".Jawab setuju Yani ikut beranjak keluar tenda bersama Riska yang sudah membawa tiga pop mie rasa soto.
"Cha tidak ikut!?".Tanya Yani .
"Nggak."
"Sudah biarkan ,kita buat saja pop mienya terus bawa kesini ."kata Riska .
+++++++++++
Ditempat cowok-cowok yang sebagai sudah selesai mandi pun kembali ke tempat kema .
Gabriel,Irvan,dan Devan yang sudah selesai pun kembali ke tempat tenda mereka .
Diperjalanan ke tempat tenda ,karna mereka bertiga yang kembali duluan dari rombongan cowok lainnya yang masih menunggu pak Bondan.Diperjalanan kembali ke tenda mereka bertiga pun terasa sangat sunyi .
Saat itu, hari juga mulai menjelang sore .Suasana sekitar hutan juga mulai gelap .
"Eh!! kita tidak menunggu rombongan dibelakang aja!?."Tanya Devan sedikit merinding.
"Tunggu aja sendiri!".Jawab dengan Dingin Irvan dan Gabriel .
Menghembuskan nafas dengan kasar."Hemmm!!!".
Sampai tiba-tiba ,keressss keresss suara semak-semak disamping jalan yang Devan lalui bergerak-gerak.Devan dengan sigap langsung melompat ke punggung Gabriel yang berjalan didepannya .
"Aaaaaaaaaaa,hhhhhantu!!!!".Devan berteriak ke takut diatas punggung Gabriel .
Mengerut keningnya ."Turun lu".Suruh Gabriel dingin .Namun tak dihiraukan oleh Devan yang masih berada diatas punggung Gabriel dengan rangkulan yang sangat erat .
"Dev turu ,lu itu ada apaan Dev!?" .Suruh Irvan yang ikut risih dengan ketakutan berlebihan Devan .
Devan dengan berlahan melepas rangkulannya dan turun dari atas punggung Gabriel ."T-tadi ada yang gerak-gerak disemak-semak ."Jelas Devan yang tak dihiraukan Irvan Dan Gabriel .
"Kau jalan didepan aja."Suruh dingin Gabriel.
"Ta-tapi!!".
"Ikut aja Dev ,dari pada kita nggak sampai-sampai."Saut Irvan .
Memasang wajah masamnya ."Hem,iya."Devan mulai melangkahkan kakinya yang diikuti oleh Irvan dan Gabriel dari belakang .
+++++++++
Sesampainya di tenda ,Gabriel langsung melangkah pergi begitu saja entah akan kemana dia ,sementara itu Irvan dan Devan langsung masuk kedalam tanda untuk berganti baju olah raga .
Irvan yang sudah selesai berganti baju pun mengambil ponselnya didalam tas rangselnya ,dan membawanya keluar tenda .Disaat menyalahkan ponselnya ada satu nada sambung yang tak terjawab ,ia langsung menelpon kembali nada semabung itu .
Dan nada sambung itu tersambung dengan Icha yang sedang asik menikmati pop mie yang dibuat Yani dan Riska .
"Saya angkat telfon dulu."Pamit Icha keluar tenda .
"Enaknya deket sama pacar ."Ucap Riska iri .
"Ahh lu ,emang ku sendiri nggak pernah kayak gitu sama Zen ."Saut Yani .
"Boro-boro kayak gitu ,belum juga bucin dia udah cek aut!!".Riska ketus .
"Sungguh malangnya nasib kau, nak nak".Yani dengan sedikit meledek .
"Diam kau."
Sementara itu Icha yang diluar tenda dengan nada sambung telfon dari Irvan .
*Abang dari mana aja!??".Tanya kesal Icha .
*Habis mandi Dik."
*Adik ada apa telfon?".
*Mau tanya ,kamu mandi dimana?".
*Mandi di sungai."
*Iihhh bau pasti kotor airnya ."
*Bersih ko dik ,bersih banget ."
*Masak Bang ."
*Iya dik."
*Adik sudah makan?".
__ADS_1
*Sudah ,abang kali yang belum ?".
*Hehhe,iya ."
*Makan sana ,nanti sakit saya yang merepotkan ."
*Kamu tidak mau ngerawat saya ,kalau saya sakit?!".
*Iya mau ,tapi ya ..."
*Hemm tidak mau ya ."
*Ti-tidak gitu bang ."
*Dahlah ."
*Abang kenapa ngambek!?? ,apa adik salah ngomong nggak kan bang!!!".
*Malah marah."
*Hemm."
*Yasudah mintak maaf ,abang yang salah ."
*Hemmm."
*Tidak dimaafkan ini ?".
*Hemmm".
*Yasudah abng datang ketenda adik ya?".
*Mau apa ?".
*Mau peluk adik biar tidak ngambek lagi."
*Nggak usah,sudah adik maafkan ko ."
*Bener."
*Iya bang ,sana makan ,nanti sakit."
*Yasudah abang matikan ya."
*Iya bang."
Pangillan berakhir!!
+++++++++++
Beberapa jam kemudian hari sudah menjelang malam ,sesuai pengumuman tadi sore semua anggota kema berkumpul dilapangan yang tersedia ditenggah tenda dengan api unggun ditengahnya .
Gabriel yang baru gabung dengan kelompoknya .Langsung duduk disamping Devan .
"Dari mana Bril?".Tanyanya.
"Sibuk ."Jawabnya cuek .
Dalam hati Devan berkata ."Yang satu kalau jawab cuek singkat ,yang ini malah singkat padat ."
Acara api unggun pun dimulai dengan pembukaan membaca doa terlebih dahulu ,yang dilanjut dengan menyalahkan api unggun yang diiringi dengan nyanyian.
Selesai disambung dengan cara penampilan pentas untuk regu yang sudah menyumbangkan bakatnya ,seperti bernyanyi,menari dance dlll,juga baca puisi dlll.
"Mas Gabriel nggak mau nyanyi?".Tanya bu Sofia yang saat iku bergilir memegang acara .
"Iya ,Gabriel ayo maju sudah lama kau tak nyanyi ."Saut pak Bondan
"Ayo mas ,saya yang gitar ."Ajak Pak Bima.
"Maju...maju... Bril maju ."Sorak mahasiswa yang lain .
Dengan wajah datarnya Gabriel bangkit dari tempat duduknya ."Merepotkan."Ucapnya pelan sebelum melangkah maju .
Didepan Pak Bima yang sudah membawa gitar ."Lagu Semua tentang kita Bril ,piterpen."
Gabriel pun duduk disamping pak Bima yang membawa gitar .
Jerrrrr suara gitar pun berbunyi .
"Ehh Ris jangan gitu ,hargai bakat orang ."Tegur Yani .
"Umm".Ngumamnya dengan malas .
"Mari merenung untuk ke senang sesaat dalam kema saat ini ."Kata Gabriel sebelum menyanyikan lagunya .
Semua tentang Kita
Waktu terasa semakin berlalu
Tinggalkan cerita tentang kita
Akan tiada lagi kini tawamu
'Tuk hapuskan semua sepi di hati
Ada cerita tentang aku dan dia
Dan kita bersama saat dulu kala
Ada cerita tentang masa yang indah
Saat kita berduka saat kita tertawa
Teringat disaat kita tertawa bersama
Ceritakan semua tentang kita
Ada cerita tentang aku dan dia
Dan kita bersama saat dulu kala
Ada cerita tentang masa yang indah
Saat kita berduka saat kita tertawa
Disaat lanuna lagu itu mulai dinyanyikan mahasiswa disana mengangkat satu tangannya dan melambai-lambaikannya ,dan sebagai ada juga yang mengikut alunan suara merdu Gabriel .
Pelakkkkk pelakkkk pelakkkkk Suara tepuk tangan .
"Keren bro!!".
"Keren Bril!!".
Suara sorakan dari mahasiswa disana.
"Pak boleh saya main sendiri gitarnya ?".Tanyanya .
Memberikan."Iya tentu boleh Bril ."Jawab Pak Bima dengan senang hati .
Gabriel yang sudah membawa gitar sendiri pun mulai mengatur posisi untuk menyanyi kembali .
Takk... jerrr ....... suara pemanasan memainkan nada gitar .
"Lagu ini untuk seseorang yang mustahil untuk saya miliki,dan dari lagu ini saya mau titip salam .Dengan judul, Salam dariku ."Kata Gabriel dengan tutur kata yang lembut .
Salam Dariku
Hari hari kulalui sendiri di sini
Ku berteman sepi tanpa hadirmu
Yang membuatku merasakan
Rindu di hatiku
Kini jarak memisahkan cerita ini
Tapi bukan penghalang sebuah hubungan
Yang ku harap hanyalah doa
__ADS_1
Semoga kita cepat berjumpa
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Untuk dia yang belum bisa
Kutatap indah wajahnya
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Untuk dia yang belum bisa
Kutatap indah wajahnya
Hari hari kulalui sendiri disini
Ku berteman sepi tanpa hadirmu
Yang membuatku merasakan
Rindu dihatiku
Kini jarak memisahkan cerita ini
Tapi bukan penghalang di sebuah hubungan
Yang kuharap hanyalah doa
Semoga kita cepat berjumpa
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Untuk dia yang belum bisa
Kutatap indah wajahnya
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Untuk dia yang belum bisa
Kutatap indah wajahnya
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Untuk dia yang belum bisa
Kutatap indah wajahnya
Oh tuhan tolonglah
Sampaikanlah salamku kepadanya
Untuk dia yang belum bisa
Kutatap indah wajahnya
"Ya edahhh bucin mass??".Sorak salah seorang mahasiswa.
"Gakpapa bucin ,yang penting bagus lagunya."Saut salah seorang mahasiswa yang tak terima .
"Sudah sudah ,kalian ini diberi lagu bagus masih aja ribut ."Kata Pak Bondan ."Karna apinya juga sudah padam ,kalian boleh istirahat besok kita mulai kegiatan terakhir kita disini ."Sambunya .
"Dari tempat duduk siap grakkk!!!!!".
Semua mahasiswa pun bangkit dari tempat duduk mereka dan berbaris dengan rapi .
"Bubar barisan ,tidurrrr!!".Ucap lawak pak Bondan .
"Asiyap pak boss."Ucap mahasiswa laki-laki.
Mengelus rambut Icha ."Langsung tidur Dik ,besok masih ada kegiatan .Abang tidak ingin kalau kamu sampai pingsan ."Kata Irvan .
"Siap Abang ."Ucap Icha melangkah pergi menyusul Riska dan Yani .
Didalam tenda Yani yang belum tidur memperhatikan wajah Riska yang dari tadi lungset ."Itu muka kenapa Ris?".
"Tidur."Jawabnya cuek .
"Riska kenapa?".Tanya Icha .
"Entah ,sudah tidur gihh."Suruh Yani .
++++++++++++-+++
+++++++++
Ditempat Dino .
Pukul 00.00 malam
Hari sudah menjelang malam ,namun Dino masih jalan-jalan diluar .Dino membeli sesuatu di jalan gang sempit ,seperti obat namun terlihat seperti permen .
Selesai membeli permen itu ,Dino kembali ke tempat game tadi siang .Belum sempat sampai di tempat game ,Dino sudah dihadang oleh segerombolan orang .
"H!!,kalian menghalangi jalan ku ."Ucap enteng Dino dengan wajah datarnya .
"Oy oy oy .Ternyata dia yang telah mengancam salah satu anak buah saya ,sampai dia rela menyerahkan diri ke kantor polisi."Ucap salah seorang dari gerombolan tersebut .Sebut saja dia Veri,ketua berandal .
"Kalian tau ,saya hanya warga sipil biasa ."Kata Dino dengan tatapan datarnya ."Apa kalian tega menyiksa saya?".
"Juhh.Najis lu ,muka berengsek kek lu nggak akan gue ampuni ."Veri dengan sinis ."Bawa dia ke gang sepi sana ."
Salah seorang dari 6 anak buah Veri ,dua orang mengangkat badan Dino dengan menggenggam lengannya dan menyeretnya ke gang sepi yang tak terlalu jauh dari jalan itu .
Setibanya disana ,Brukkkkkk........badan Dino dibenturkan ke dinding pembatas jalan ,gang sempit itu .
"Lu tau ,yang punya rencana bunuh orang tua sialan lu itu gue ."Kata Veri terang-terangan memberi tau Dino .
Dino langsung mengangkat perhatiannya ,dan menatap tatapan mata sini orang didepannya itu .Seketika Veri langsung berlari dan memukul dengan keras salah satu anak buahnya sampai tersungkur .Berukkkkk.......
Berukkkkkk
Lalu dirinya sendiri membenturkan kepalanya ke dinding .
Dengan cepat anak buah yang lain langsung menghujani Dino dengan pukulan ,akan tetapi tak ada satu pun dari mereka yang berhasil menyerang Dino .
"Kalian bagi saya ,hanyalah kotoran an**jing ."Dino dengan menghina .
Memasang bola mata jengkalnya dengan memperhatikan semua raut wajah ketakutan orang yang babak belur oleh pukal dari teman dan dirinya sendiri .Seketika itu semua anak buah Veri langsung terbujur kaku ,entah apa yang dilakukan Dino sampai semua anak buah Veri terbujur kaku .
Sedangkan Veri yang masih selamat ,dihampiri oleh Dino yang melangkah secara berlahan kearah Veri yang sudah ketakutan dengan keringan dingin yang terus bercucuran .
"Ternyata berguna juga kekuatan aneh yang selama ini saya pelajari."Kata Dino dengan raut wajah datarnya .
"A-apa kekuatan apa!? ,ini semua pasti hanya mitos ."Elak Veri tak percaya .
Memperhatikan telapak tangannya."Saya juga bingung ,kekuatan apa ini!?.Tapi yang jelas saya berterima kasih dengan kekuatan ini ."Kata Dino dengan senyum manisnya .
Menatap bola mata jengkal Veri ."Karna saya bisa membunuh!!."
Berukkkk ........Tubuh Veri langsung terbujur kaku dengan mulut yang mengeluarkan busa.
"Hhhhhhhhhhhhhh....Aargghhhh.....hhhhhhhhhh.........".Tawa Puas Dino yang dibarengi dengan turun ya hujan rintih-rintih yang ditemani dengan kilat petir yang menyambar-nyambar.
+++++++++++++
++++++++
Tempat Kiki
Pukul 08.30 siang
__ADS_1
Australia
Dilain tempat ,Kiki sedang di sibukkan dengan rencana-rencananya untuk mengambil lagi kejayaan perusahaannya .