Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.108 Rencana


__ADS_3

Selesai makan siang bersama ,Riska mengantar Yani pulang sebelum kembali pulang ke rumahnya .


Yani yang sudah sampai di rumah ,langsung naik ke lantai atas di mana kamarnya berada.Di dalam kamar tidur ,Yani langsung menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidur ."Nyamananya punggungku. "Ujarnya dengan mata terpejam menikmati kenikmatan enaknya surga kamar sendiri .


Pukul 15.35 sore Kiki masih sibuk di kantornya ,hari ini menjadi hari yang sangat melelahkan untuk Kiki .Bengitu banyak pekerjaan di kantor yang harus ia selesaikan ,di tambah dengan beberapa miting yang wajib ia hadiri juga beberapa kunjungan kerja yang wajib ia hadiri .


Edi yang menggembung-gembung kelelahan dengan berkas-berkas kantor yang harus ia priksa dan yang harus ia salin ke file wps .


"Ayo semangat Edi ,tinggal dikit ."Edi berusaha memberikan semangat untuk dirinya sendiri .


"Oi ."Menaruh secangkir kopi hangat ."Minun tuh kopi ."Suruh Linda dengan ketus .


"Lu coba racunin gue?". Balas tidak kalah ketus Edi .


"Masih untung gue buatkan kopi ." Ucap ketus Linda .


"Seharusnya gue tidak perlu buang-buang tenang gue untuk membuatkan kopi buat lu ,seharusnya!!.Tpi udah terlanjur ." Lanjutnya berlalu pergi ke ruang kerja pribadi Kiki.


Beranjak dari tempat duduknya dengan raut wajah kesalnya. "Akan ku penggal kepala mu tikus mini!!".Bentak teriak kesal Edi.


Linda yang sudah berdiri di depan pintu masuk ruang pribadi kerja bosnya menengok ke belakang dengan menjulurkan lidahnya meledek Edi yang membara kesal. Edi yang melihat itu semakin mengeluarkan asap tebal pekatnya ." TIKUS MINI!!" .Geramnya.


Tokk... tokkk....


"Permisi pak,saya boleh masuk?".Linda yang masih di luar pintu masuk ruang pribadi Kiki.


"Masuk ."


Setelah mendapatakan jawaban dari bosnya Linda langsung membuka pintu masuk .Linda melangkah mendekati meja kerja bosnya ,lalu ia menaruh secangkir kopi hangat di sana ."Saya permisi pak."Pamit Linda setelah selesai menaruh minuman kopi hangat tadi di atas meja .


Sementara Linda berlalu pergi ,Kiki justru masih di sibukkan dengan leptop kerja di depannya .


Linda membuka kembali pintu masuk,setelah sudah di luar ruang kerja pribadi bosnya. Linda kembali menutup pintunya kembali ."Ha!".Ujar terkejut Linda melihat Edi yang sudah ada di depannya dengan senyum pleboy nya .


Mendorong dengan kuat agar Edi menjauh darinya ."Mingirr!".Ujarnya beranjak pergi .Akan tetapi Edi menarik tangan Linda sampai terjadilah adengan drama korea di kantor .


Edi tanpa sengaja membuat Linda hampir terjatuh sampai akhirnya ia terpaksa menarik pinggan Linda untuk lebih dekat dengannya .Sampai tatapan mereka saling bertemu .


Linda menatap itu dengan bola mata hitam jengkalnya tanpa berkedip sedikitpun. Sedangkan Edi tidak jauh berbeda dengan Linda.


Kiki yang baru saja keluar dari dalam ruang pribadi kerjanya dengan beberapa berkas ditangannya ,tanpa sengaja melihat adegan drama itu ."Ehem."


Linda yang menyadari itu dengan reflek langsung mendorong badan Edi dengan kuat sampai Edi membentur tembok ."Aaah sakit njirr ." Memegangi punggungnya yang terbentur sisi lancip tembok .


"Maaf pak ,permisi ."Pamit Linda kepada Kiki bosnya sebelum berlalu pergi bergitu saja meninggalkan Edi yang masih ke sakitan .


Kiki hanya terdiam dengan santai ia memberikan berkas yang ia bawa tadi kepada Edi yang masih terbungkuk ke sakitan." Ini kamu kerjakan di rumah saja .Besok sudah harus selesai ,dan untuk berkas tadi saya akan bawa pulang ."


Menerima bekas itu ."Ba-baik bos ,bentar. Aduh punggung ku patah sudah tulang kuda-kuda ku."Keluhnya berjalan mendekati meja kerjanya .


Edi menaruh berkas tadi atas meja dan mengambil berkas yang di minta bosnya. Lalu ia memberikan berkas yang di minta tadi kepada bosnya .


Kiki menerima berkas kerja yang ia minta ."Kompres dengan air hangat ,atau berendam lah di air hangat. "Kata Kiki. "Kamu langsung pulang saja ." Sambungnya berlalu pergi meninggalkan Edi .


"Awas kau tikus mini." Geram Edi membereskan meja kerjaannya agar ia lebih cepat pulang ke rumahnya .


++++++++++


Di lain tempat Yani masih terbenam dalam mimpi-mimpi tidurnya ,sampai menjelang malam hari .


Kiki yang baru sampai di rumahnya ,memperhatikan sekeliling rumah yang terasa seperti ada yang hilang .Namun Kiki tidak telalu memikirkannya ,ia langsung saja naik ke lantai atas rumahnya untuk segera mandi dan beristirahat .


Kiki yang sudah di dalam kamarnya ."Eh ,siapa yang tidur di tempat tidur saya?".Batinnya bertanya-tanya.


Karna Yani tertidur dengan selimut tebal yang menutupi seluruh tubuhnya ,membuat tubuhnya tidak terlihat oleh Kiki yang melupakan kalau dirinya sudah mempunyai istri .


Kiki yang tetap tidak terlalu memperdulikan langsung saja masuk kedalam kamar mandi setelah melepas jasnya .Beberapa menit ia di dalam kamar mandi ,akhirnya Kiki keluar dari dalam kamar dengan handuk yang masih ia kenakan.Kiki melapas handuk meletakan handuk itu di atas kursi dekat meja riyas.Kiki yang sekarang hanya mengenakan celana pendek tanpa mengenakan atasan baju melangkah mengambil laptopnya ,lalu duduk di dekat Tv .Kiki membuka laptopnya dan melihat berkas-berkas kerjanya ,ia segera fokus menyelesaikan tugas kerjanya agar bisa lebih cepat tidur .


Dengan mata yang masih terpejam ,Yani memperbaiki selimut agar lebih menutupi seluruh tubuhnya ."Dingin...".Ucapnya lirih.


++++++++++


Beberapa jam kemudian semua pekerjakan kantor yang Kiki kerjakan akhirnya telah selesai .Kiki segera merapikan berkas-berkas yang akan ia bawa besok .


"Dingin!".


"Seharusnya saya pakek baju." Lanjutnya mempercepat membereskan berkas-berkas kantornya .


Sesaat kemudian ,setelah selesai berberes Kiki yang sudah di dekat tempat tidur segera naik ke atas tempat tidur .Kiki mengatur posisi tidurnya ,ia berbalik menghadap Yani yang sedang tertidur pulas .Dalam selimut tebal Kiki merangkul Yani yang masih tertidur pulas .


Kiki yang hampir memejamkan mata ."Kenapa seperti orang yang ku peluk,hangat sekali ."Gumamnya .


Kiki langsung membuka selimutnya ."Eh!".


Yani yang menyadari selimutnya terbuka ,dan merasakan hawa dingin yang menusuk kulitnya pun membuka matanya berlahan ."Dingin Ki."Dengan raut wajah kesal sayupnya. "AC nya terlalu dingin ."Sambungnya semakin sayupnya .


"Ma-maaf maaf saya lupa .Ada kamu." Kiki yang menarik selimut untuk menutupi badan istrinya yang menggigil kedinginan .


Kiki menyelimuti tubuh istrinya kembali dengan selimut bersama dengannya, Kiki pun merangkul istrinya ."Terimakasih."Kata lirih Yani dengan mata terpejamnya .


Kiki tersenyum manis mendekatkan wajahnya ke punggung istrinya .


+++++++++


++++++++

__ADS_1


Ke esokkan paginya .


Tatapan mata yang penuh dengan rasa kagum dengan wajah polos suaminya yang masih terlelap dalam mimpinya sendiri.Yani yang sangat ingin mengelus pipi putih susu suaminya dengan ragu ,ia memberanikan diri untuk menyentuk pipi putih susu suaminya yang sedang tertidur pulas .


Mengelus dengan ragu ."Putih sekali ,seperti pantat bayi yang baru lahir."Gumamnya tersenyum manis .


Dengan yang Yani lakukan tiba-tiba terpikir ide jahil yang melintang ,saat ia melihat suaminya seperti tersenyum tipis kepadanya.


Pelakk......


Kiki yang sebenarnya pura-pura tidur langsung bagun dengan pola mata hitam membulat sempurnanya .


Yani yang melihat itu ."Tuh kan kamu pura-pura tidur ."Ucapnya tanpa rasa bersalah .


"Aah panas!". Ujar Kiki yang mengelus pipi pink bekas tamparan istrinya.


Yani yang masih tiduran tanpa rasa bersalah ."Ya maaf." Ucapnya yang tidak serius meminta maaf .


Kiki hanya terdiam mematung ,akan tetapi matanya memperhatikan istrinya seperti singa yang kelaparan. Yani yang menyadari itu langsung melempar bantal ke muka suaminya.


Bukkkk......


Bola mata hitam Yani membulat sempurna dikalah suaminya tiba-tiba menindihnya ,menghimpin tubuh Yani hingga dirinya terkunci .


Sementara Yani yang masih terdiam mematung dengan bola mata jengkalnya ,Kiki justru menatap istrinya dengan hangat .


Yani yang menyadari langsung meronta-ronta untuk bisa bebas dari dekapan suaminya ."Aaaaa ,mingirrr ,minggirr .Ki mingirrr ."Teriaknya meronta-ronta .


"Saya harus bersiap berangkat kuliah ,kamu juga harus berangkat kerja .Kiki ."Jelas Yani mencoba menjelaskan ke suaminya agar bisa terlepaskan.


Sementara Yani masih berusaha dengan sisah tenaganya melawan tenaga suaminya yang lebih kuat dari dirinya .Kiki justru masih dengan tenang menatap istrinya dengan hangat ,ia mendekatkan bibirnya ke bibir telinga istrinya."Jangan banyak bergerak!". Bisiknya .


"Ki-Ki ,bercanda mu tidak lucu ."Balas lirih Yani berkeringat dingin.


Mengangkat wajahnya ,menatap wajah istrinya yang sudah memerah pucat menatap dengan bola jengkalnya ."Apa Kiki akan melakukannya sekarang ?". Batinnya bertanya.


Semakin mendekat sampai tiada jarak antara wajah mereka ,sampai tersematlah ciuman lembut di bibir Yani .Di ciuman pertama ,Yani semakin membulatkan bola mata hitamnya ,akan tetapi semakin dalam ciuman suaminya semakin lembut yang membuat Yani terasa sangat nyaman .


Cukup lama Kiki mencium,memainkan bibir lembut istrinya ,sampai akhirnya ia melepaskan ciumannya .Kiki memperhatikan raut wajah istrinya yang masih mengatur nafasnya yang teregah-egah karna permainan bibir yang baru saja ia mainkan .


Sementara istrinya masih terdiam ,Kiki segera bangkit beranjak masuk ke dalam kamar mandi ."Buatkan saya kopi ,saya akan mandi duluan ."Ucap Kiki sebelum berlalu pergi masuk ke dalam kamar mandi .


Yani yang baru tersadar dengan cepat bangun dari tempat tidur,ia terduduk mematung ."Apa itu tadi?".Ucapnya sepontan .


Yani langsung bergegas bangun beranjak dari atas tempat ,ia langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi .Mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi .


Dor.....dorr.....dor...


"Kiki!,Kiki kamu di dalam ?".Tanya Yani sedikit berteriak .


Yani yang di luar pintu kamar mandi ." Eh ,kau tidak malu apa? dasar mesum ."Oceh Yani .


"Yan ,ambilkan handuk saya ." Suruh Kiki yang masih di dalam kamar mandi .


"Handuk apa?, disini cuma ada handuk milik saya ." Elak Yani yang menyadari bahwa suaminya hanya ingin menjahilinya kembali .


"Handuk saya basah Yan ,apa saya harus jelaskan terlebih dahulu agar kamu mau ambilkan ." Oceh Kiki di dalam kamar mandi .


Semantara Yani di luar memperagakan ocehan suaminya yang ada di salam kamar mandi ,di saat itu juga Kiki membuka pintu kamar mandi dengan hanya mengenakan satu handuk yang melingkar ."Sudah selesai prakteknya."Ucap Kiki melihat istrinya yang sangat jahil .


"Bodo lah ,minggir saya mo mandi ."Yani dengan handuk yang melingkar di lehernya ,ia melangkah melewati suaminya .


Akan tetapi lengan kekar Kiki dengan cepat menghalangi jalannya Yani ."Kita sudah terlambat Ki ,jangan bercanda lagi ." Oceh Yani .


"Hem." Gumamnya .


"Besok sabtu ,mari kita jalan-jalan ."Kata Kiki .


"Iya baiklah saya harus mandi ,kita sudah terlambat ."


Menyingkirkan lengan kekar nya yang melintang .Yani yang menyadari itu dengan cepat belalu masuk ke dalam kamar mandi .


"Yan kopi saya sudah jadi?". Tanya Kiki .


"Yaa lupa!". Balas Yani dengan suara lentangnya .


Kiki yang sudah menyadari itu pun melanjutkan memilih pakaian yang akan ia kenakan .Selesai berpakaian rapi ,Kiki pun berlalu pergi keluar kamar mandi .


Di luar kamar mandi .Kiki langsung mengambil tas kerjanya lalu memeriksa berkas-berkas yang akan ia bawa .


Selang beberapa waktu kemudian ,Yani turun ke lantai bawa untuk menemui suaminya yang sudah menunggunya di meja makan .


"Karna telalu capek saya jadi tidak membuat sarapan pagi." Keluh Yani dengan wajah muramnya .


"Bibik sudah membuat nasi goreng ,cepat makan yang banyak dan kita berangkat." Saut Kiki yang fokus membaca dokumen kerjanya .


Entah kenapa di pagi hari ini sedikit lucu .Di meja makan Yani dan Kiki yang seharusnya berdrama romantis justru berubah menjadi drama anak dan bapak yang sedang sarapan pagi bersama .


Melihat istrinya yang hanya mengambil sedikit nasi goreng ."Kenapa cuma mengambil sedikit?".


"Masih pagi makan banyak buat ngantuk ."Balas Yani dengan raut wajah yang sangat lucu .


"Makan sedikit tidak baik untuk tumbuh kembang mu ."Ucap Kiki .


"Yeh ,saya sudah besar tidak perlu makan banyak ."

__ADS_1


"Pendek!".


"Wee ,pendek kau sendiri lebih pendek dari Edi ." Balas ketus Yani .


"Lebih baik pendek mudah gerak."


"Mudah gerak apa?".


Hanya terdiam tanpa membalas perkataan istrinya ,Kiki mengambil tas kerjanya .Tangan menepuk ubun-ubun kepala istrinya ." Cepat habiskan ,saya tunggu diluar ."


"Kalah debat tuh." Gumam Yani yang masih terdengar oleh suaminya ."Cepat Yan!".


Yani yang masih fokus makan ."Kedengeran!."Batinnya .


+++++++


Selesai mengantar istrinya Kiki langsung berangkat ke kantornya .Setibanya di kantor ,Kiki hanya terdiam berjalan masuk ke dalam ruang pribadi kerjanya .


Edi yang masih berjalan tertatihtatih dengan punggungnya yang masih terasa nyeri ,menyadari ke datangan bosnya ."Bos kenapa ?".Batinnya .


Linda yang sedang megepel lantai ,melihat Edi yang berjalan pelan memegangi punggungnya.Membuatnya berjalan mendekat ."Masih sakit ?".


"Ya ." Balas ketus Edi .


"Ku lintir juga lehermu!!".Batin geram Linda ."Saya minta maaf tidak sengaja kemarin ."Kata Linda.


"Hem." Balas Edi yang sudah berjalan menjauh .


"Ciee pendekatan ." Goda Teman Linda yang baru selesai bersih-bersih dan melewati Linda begitu saja dengan raut wajah julidnya.


Linda yang melihat itu terdiam ngenbung menatap kepergian temanya itu .


++++++


Kiki yang sudah terduduk fokus dengan pekerjaannya di ruang pribadi kerjanya .Terusik dengan nada sambung telfon .Kiki segera mengambil ponsel yang tergeletak di atas meja .


*Wowww!". Teriak seseorang di dalam sambung telfon Kiki .


*Kenapa?".


*Cu-Jutek!."


*Eh saya telfon karna mau tanya hal penting ."


*A....


*Bentar saya VC saja biar enak ."


Ucap Danu memutus pangggilan telfon ,ia langsung berganti videocoll Kiki .


*Kau kerja ?".


*Hemm."


*Yeahh muka kau masih sama saja ."


*Jika tidak ada kepentingan saya matikan."


*Bentarr."


*Saya mau tanya hal penting ."


*Apa?".


Dengan mendekatkan wajahnya ke kamera dan berekspresi imut ,seperti bayi .



*Cocok tidak rambutku ,ku warna putih lagi?". Tanya Danu dalam VC .


*Kau sedang mabuk ."


*Cepat tidur Danu ,jangan melakukan hal aneh kau sedang mabuk .Dokter bilang kau belum pulih dengan baik .Jadi ,KENAPA KAMU MINUM ALKOHOL DANU!!".Kiki yang sedikit membentak di akhir kalimat .


Sampai salah seorang teman laki-laki Danu atau pembantu Danu yang sudah di anggap saudara oleh Danu mengambil alih pangggilan telfon .


*Maaf Mas Kiki .Tadi Mas sudah saya paksa untuk tidak minum ,tapi mas terus memaksa untuk minum ."


*Weww siapa yang mabuk."Saut Danu .


Kiki menepuk dahinya ."Ini lah kenapa seharusnya saya melarangnya untuk pergi ."Batinnya .


*Weww wewwww."Teriak Danu dengan gerakan ngalaturnya .


*Bawa saja dia ke tempat tidur ,biar dia istirahan .Jika sudah sadar buatkan susu sangat untuknya ."Kata Kiki .


*Baik mas ."


*Ikut dia ,Danu .Jangan menyusahkan ."Pesan Kiki kepada Danu .


*Kau belum bilang gimana model rambutku."Ucap Danu yang sudah keburu di tarik untuk ditutun oleh saudara laki-laki untuk istirahat di kamar tidur .


*Ha ,sudah bagus ."


Kiki yang memperhatikan itu ."Kenapa dia selalu mengapresiasi ke sedihannya dengan minum-minum.Dasar bodoh!"Gumamnya .

__ADS_1


Setelah mengakhiri pangggilan VC dari Danu ,Kiki kembali fokus dengan pekerjaannya kembali .


__ADS_2