
Semilir angin isuk
semerbak howo adem e isuk
Kicauan burung pagi dan
Suasana ramai rumah sakit di pagi hari
membangunkan Yani dari
mimpi indahnya .
--------------------------
----------------
Pagi ini adalah hari ketiga Yani di rumah sakit dan hari kedua Yani menjalani terapi .Selesai terapi seperti biasa Yani menunggu Bu Ana dilorong biasa di lalu oleh pasien .Yani sendiri yang sudah boleh berjalan ,mencoba berdiri dan duduk di kursi panjang dekat kursi rodanya .
Bu Ana datang menghampiri Yani dengan membawa satu tongkat bantu jalan.
"Nak ini tongkatnya ,kata dokter sudah boleh jalan tapi pakai tongkat ."kata Bu Ana.
Yani yang dibantu bu Ana berjalan kembali ke kamar nya dengan mengunakan tongkat .Ditengah-tengah perjalanan Yani bertemu dengan Riska yang sudah diperboleh pulang hari ini .
"Yan saya pulang duluan ."kata Riska menghampiri Yani.
"Iya ."jawab Yani.
"Kamu kapan pulangnya?".tnya Riska .
"Nanti malam Ris."jawab Yani.
"Kamu sudah dapat jalan lagi Yani."ucap Riska senang .
"Iya ,kamu sendiri bagaimana?".tnya Yani .
"Ya masih agak sakit tapi sudah gak apalah ."kata Riska .
"Yaudah ya saya pulang dulu sampai ketemu disekolah besok."ucap Riska berlalu pergi .
"Asiyap ."ujar Yani masuk kedalam kamar .
Didalam kamar Yani sudah ada bunda Yani yang datang lebih pagi .Bunda membantu Yani berganti pakaian ,selesai dengan itu bunda juga menyuapi putrinya .
"Adik-adik gimana Bun? ko engak datang kesini ."ucap Yani .
"Hari ini mereka kesini ,mungkin bentar lagi sampai katanya mau pergi kemana gitu sebentar ."kata bunda .
"Mereka banyak tugas Yan ,terkadang bunda marahi mereka ."kata Bunda .
"Ehh!! kenapa bunda marahi mereka ?"tnya Yani .
"Kan mereka rajin mau belajar bun."ucap Yani .
"Iya, tapi karna tugas mereka jadi lupa tidur ,jadi bunda marahi mereka ."kata bunda .
"Yaampun bunda ."ujar Yani .
Selesai menyuapi putrinya Bunda Yani membantu bu Ana mengemasi barang-barang Yani kedalam tas .
#####
Ditempat Zuan & Zoan
Pagi ini Zuan dan Zoan pergi ketoko makanan untuk membeli terambulan keju kesukaan kakak mereka .
Selesai menunggu lama pesanan mereka pun datang .Zuan segera membayar pesanan itu .Selesai membayar Zuan dan Zoan keluar dari toko makanan itu untuk pergi kerumah sakit .
Diperjalanan kerumah sakit Zoan mengajak kakaknya untuk membeli bunga mawar putih kesukaan kakaknya .Selesai membeli Zuan dan Zoan melanjutkan langkahnya kembali .
"Kak jalan kaki aja kan sudah dekat ."kata Zoan .
"Terserah kamu aja ."kata Zuan .
Beberapa jam kemudian sampailah mereka berdua dilobi rumah sakit .Zuan dan Zoan segera naik Liv dan pergi kekamar kakaknya yang ada dilantai 5 rumah sakit .
Sesampainya disana Zuan dan Zoan menyusuri lorong rumah sakit untuk mencari nomer kamar kakaknya .Setelah menemukan Zuan mengetuk pintu kamar ,bu Ana yang mendengar membuka pintu kamar .
"Den Zuan sama Den Zoan, mari masuk."ucap Bu Ana mempersilakan masuk .
Melihat siapa yang datang ."Kalian ."ucap Yani senang .
Zuan dan Zoan langsung menghampiri kakaknya dan memeluknya dengan erat .
"Kak baik-baik saja kan ."tnya Zuan .
"Pasti sakit ya kan kak".kata Zoan.
"Kakak baik-baik saja tidak sakit ,kakak kalian kan kuat ."kata Yani tersenyum senang adik-adiknya datang .
"Saya dan adik bawah Terambulan sama bunga mawar putih kesukaan kakak."kata Zuan.
Menerima pemberian kedua adiknya ."Umm makasih adik-adik comel ku."
"ihh!! selalu comel ."ujar Zoan kesal .
"Kalian emang comel kan."ujar Yani .
"Engak kita tuhh cowok engak cewek kakak ,masak cowok comel."ujar Zoan tak terima .
__ADS_1
"Sudah diam kau ini kakak kita sedang sakit ."ucap Zuan .
"Kak Zuan ko belain kak Yani sihh."ujar Zoan kesal.
"Iya iya Zoan ,kalian berdua itu tampan ."ujar Yani membuka kotak terambulan dan memakannya .
Waktu semakin berlalu hari semakin sore Yani dan keluarga yang menemaninya mulai berkemas .Ayah Yani juga ijin untuk membantu berkemas .
Selesai berkemas dan pemeriksaan Yani sudah selesai .Yani pun diperbolehkan pulang ,namun sesuai ucapan dokter Yani tak diperbolehkan untuk jalan jauh ataupun berdiri terlalu lama.
Ayah Yani dan Zuan keluar duluan untuk mengambil mobil .Setelah mobil sudah siap didepan rumah sakit Ayah mengendong putrinya masuk kedalam mobil .
Setelah semua sudah didalam mobil ayah menyalakan mesin mobilnya meninggalkan rumah sakit .
"Yah kita pulang kerumah Kiki aja ,lagian ada bu Ana juga yang menemani ."kata Yani .
"Baiklah ,tapi bu Ana tak apa kan ?".tnya Ayah dengan fokus menyetir .
"Tak apa pak ,lagian sudah kewajiban saya menjaga nak Yani ."kata Bu Ana .
"Makasih ya bu Ana sudah membantu putri kami ."kata Ayah .
Dua jam kemudian sampailah mobil ayah didepan rumah Kiki .Yani yang akan digendong ayahnya memaksa untuk berjalan sendiri dengan tongkat .Yani sendiri tak ingin menyusahkan ayahnya yang sudah tua masak harus menggendongnya yang badannya berat.
Sesampainya didalam rumah kedua orang tua Yani dan adik-adiknya berpamitan untuk pulang .sebelum pulang bunda Yani juga berpesan kepada bu Ana jika ada apa-apa telfon saja .
Setelah ke pulang mereka Yani yang dibantu bu Ana pergi ke kamar .Sesampainya dikamar ."Bu Ana istirahat saja ,bu Ana pasti sangat letih ."kata Yani .
"Tapi nanti kalau nak Yani ingin ke kamar mandi."kata Bu Ana yang masih khawatir.
"Bu Ana saya bisa sendiri ,bu ana istirahat saja sejak kemarin bu ana kurang tidur kan .Saya tak ingin bu Ana sakit karna saya ."kata Yani .
"Baiklah nak ,bu Ana akan istirahat."kata bu Ana menurut karna ia sendiri memang letih .
Bu Ana pun melangkah pergi keluar dari dalam kamar Yani.
Setelah kepergian bu Ana Yani mengatur posisi tidurnya .
####
Ditempat Kiki .
Pagi-pagi sekali Kiki dan rekan-rekannya yang sudah berkemas pergi kelobi bawah .Di lobi hotel begitu banyak wartawan yang sedang meliput atas hilangnya berlian itu .
Disaat kepergian mereka dari lobi hotel,Hans menghentikan langkahnya sejenak dihadapan Todai yang saat itu berpapasan dengan mereka yang ingin keluar.
Hans dan Todai salin bertatapan sekilas .
"Sipa kau ?".tnya Todai lirih.
"Anak seorang ayah yang kau penjarakan seumur hidup dan bunuh diri demi berangkas busuk itu."kata Hans lirih dengan tatapan sinis nya .
Memasukan sesuatu dikantong baju Todai ."Kali aja kau butuh ,saat sudah putus asa ."ujar Hans
Selesai dengan itu Kiki dan rekan-rekannya yang sudah berhasil keluar dari lobi segera pergi ke parkiran mobil yang tak terlalu jauh dari hotel .Tak lupa sebelum pergi Hans dan Kiki menghampiri grup BoyBlue .Hans dan Kiki memberikan sesuatu pada mereka .Mereka sangat senang dengan pemberian Hans dan Kiki .
Selesai memberikan Hans dan Kiki kembali menghampiri teman-teman yang sembaring tadi memperhatikan dari kejauhan.
"Kalian memberikan apa?".tnya Arcel .
"Uang ."jawab Hans dan Kiki bersamaan .
"Ko kalian memberikan uang ke mereka ?".tnya Kim
"Keluarga mereka sangat membutuhkan Kim."kata Kiki .
"Terus kak Hans tadi memberikan apa ke Todai ?".tnya Desta .
"Silet untuk dia bunuh diri kalau putus asa."kata Hans .
"Tapi Todai masih bisa kabur loh."kata Dori masih cemas .
"Tenang aja keamana hukum Rusia sangat ketak ,dia tak akan keluar dengan mudah .Saya sendiri juga sudah menyuruh orang kepercayaan saya di sana untuk mengawasi jalannya hukum."kata Kiki panjang lebar .
"Wah kau memang keren Tuan."ujar Kim .
"Kau tak usah khawatir Dori."ucap Kim .
"Sudah-sudah ayo pulang ."ajak Arcel .
Mereka pun naik mobil berbeda Arcel untuk pulang ke rumah Arcel .Dua jam kemudian sampailah mereka dikediaman Arcel .
Sesampainya di sana mereka mulai pergi ke kamar mereka masing-masing dan mulai berkemas .Beberapa menit kemudian yang sudah berkemas barang berkumpul diruang tamu .
Diruang tamu mereka berunding akan diapakan berlian itu .Setelah ber runding-runding mereka pun sepakat untuk membuat berlian itu menjadi kalung .
"Bagaimana Arcel kamu sanggup kan membuat sepuluh kalung dari berlian ini ?".tnya Kiki.
"Siyap aja ,kan saya penjual aksesoris berlian,emas ,dan perah."kata Arcel
"Sombong kau nak ."ujar Edi .
"Hii!! jijik ."ucap Arcel .
"Hadeh mulai dehh."ujar Kim .
"Oya bagaiman dengan kamu Jekc ?".tnya Kiki .
"Saya dan adik saya sudah memutuskan untuk ikut tuan Kiki ke Seoul ."kata Jekc .
__ADS_1
"Tapi di sana bolehkah saya dan adik saya ikut tuan ,namun hanya sebagai pegawai kantor biasa tuan .Karna saya dan adik saya ingin menjalani hidup seperti orang-orang biasa."kata Jekc panjang lebar.
"Baiklah saya sendiri tak akan memaksa kamu jadi anak buah saya seutuhnya ."kata Kiki .
"Kim nanti tolong urus mereka berdua ."kata Kiki kepada kim.
"Asiyap tuan ."ucap Kim.
"Nanti kalungnya kalau sudah jadi saya kirim langsung ya."kata Arcel.
"Okeh ."jawab mereka bersamaan .
Setelah beberapa menit mereka pun berpamitan untuk pulang .Hans berpamitan untuk kembali pulang ke Busan untuk merawat neneknya dan adik perempuannya. Desta dan Dori ikut pesawat Kiki untuk pulang kerumahnya di Seoul .
Kiki dan rekan-rekan yang ikut Kiki pun pergi ke bandara dimana pesawat pribadi Kiki sudah siap untuk terbang .
Sesampainya di sana mereka segera naik kedalam pesawat .Pesawat itu pun lepas landas dari bandara .
Setelah menempuh perjalanan 1 jam sampailah pesawat Kiki di bandara Seoul .Kim ,Dori ,Desta,Jekc ,dan Kevin berpamitan kepada Kiki dan Edi untuk turun .
setelah turunnya mereka pilot pesawat pribadi Kiki menunggu jadwal terbang kembali sebentar .Beberapa menit kemudian sudah ada Jadwal terbang kembali ,pesawat pribadi Kiki pun terbang kembali ke Indonesia .
Empat jam mereka menempuh perjalanan terbang ,akhirnya sampailah di Bandara Indonesia dan di sana sudah larut malam .
Saat sudah turun Kiki melirik jam tangannya yang sudah pukul 23.49 malam .
"Edi kamu diantar pak Selamet aja ."kata Kiki
"Terus bos gimana ?".tnya Edi .
"Saya akan langsung bawa mobil sendiri ."kata Kiki melangkah masuk kedalam mobilnya ,menyalakan mesin mobilnya dan meninggalkan bandara .
Edi juga ikut menyusul pulang kerumahnya dengan naik mobil Kiki yang dikemudikan pak Selamet ,dan satu anak buah Kiki lagi .
Edi diantar sampai dirumahnya .
Dan Kiki yang mengendarai mobilnya sendiri menyusuri jalanan kota dengan kecepatan mobil yang lumayan cepat .Karna saat itu jalanan kota juga cukup sepi dengan orang beraktivitas karna sudah cukup larut malam .
Beberapa jam kemudian sampailah Kiki dirumahnya ,ia turun dari dalam mobil dan membuka gerbang rumah .Selesai terbuka Kiki masuk kembali kedalam mobil dan melajukan mobilnya masuk kedalam pekarangan rumahnya .
Selesai menutup gerbang rumah kembali ,Kiki melangkah ke depan pintu dan menelfon Bu Ana untuk membuka pintu .Dua kali menelfon Bu Ana akhirnya mengangkat panggilan dari Kiki .
*Bu Ana tolong buka pintu rumahnya ,saya ada diluar .*ucap Kiki didalam panggilan .
*Baik Den sebentar .*
Pintu rumah pun terbuka .Kiki langsung masuk kedalam rumah .
"Sudah bik Ana istirahat kembali saja ."kata Kiki .
"Baik Den."kata bu Ana kembali ke kamarnya .
Dengan langkah kaki pelan Kiki masuk kedalam kamar .Sesampainya didalam kamar Kiki menaruh kopernya disamping meja rias .Dan Kiki melangkah ketempat tidur dan membaringkan badannya disampaikan istrinya .Yani yang merasakan seperti ada sesuatu orang yang sedang berbaring disamping langsung membuka matanya sayup-sayup .
Yani yang melihat itu Kiki atau bukan langsung menampar pipi Kiki dengan keras .
"Aduh!!!Yani ."Ujar Kiki terkejut dengan yang dilakukan istrinya .
"Ini kamu ?".tnya Yani
"Ini saya ,kamu itu suami pulang engak dicium atau apa malah ditampar ."ujar Kiki kesal.
"Saya pikir hantu."ucap Yani mengelus pipi suaminya .
"Peluk dong ."ujar Kiki mendekat .
"Engak bau belum mandi."ucap Yani .
Kiki yang mengabaikan ucapan istrinya, mendekat dan memeluk badan istrinya ,yang sudah lama ia rindukan .
"Ki kamu beneran asli kan?".tnya Yani dalam pelukan suaminya .
Kiki yang mendengar pertanyaan aneh istrinya hanya merespon dengan tawa cekikikannya .
Yani yang melihat suaminya tertawa dengan pertanyaannya ,ia mencubit pelan perut Kiki .
"Aduh!!."ujar Kiki .
"Bercanda Yani ,ini saya beneran, asli murni ."ujar Kiki .
"Umm."gumam Yani .
"Yani siapa yang menyekap kamu dalam gudang sekolah?".tnya Kiki .
"Tak tau saya kan pingsan ."kata Yani .
"Jangan boong Yan dosa ."kata Kiki .
"Serius saya engak tau."kata Yani .
"Yaudah saya akan cari sendiri ,terus kalau sudah ketemu akan saya pukuli orang itu ."kata Kiki sedikit menakuti istrinya agar memberitahu siapa yang menyekap istrinya .
"Kalau saya beritahu kamu juga akan tetap memukuli orang itu."kata Yani .
"Tidak Yani ."ucap Kiki .
"Engak ."ucap Yani melanjutkan tidurnya.
Kiki yang memperhatikan istrinya tertidur ."Lebih baik saya cari tau sendiri."gumam Kiki kembali memeluk istrinya untuk menyusul ikut tertidur .
__ADS_1