
Xik sudah menghentikan mobilnya didepan pintu masuk rumah sakit ,langsung beranjak turun untuk segera membantu Feleki menurunkan Kiki .
"Sister, please, sister".Panggil Xik kepada perawat yang ada didalam rumah sakit .
("Suster ,tolong ,suster .")
Empat perawat pun keluar dari dalam rumah sakit dengan mendorong Hospital bed (Tempat tidur) .Kiki pun dikeluarkan dari dalam mobil ,untuk di pindah kan ke atas Hospital bed .
Disaat Kiki sudah berbaring di atas Hospital bed ,emapat perawat itu pun langsung mendorong Hospital bed ke ruang UGD karna keadaan Kiki sudah semakin kritis .
Feleki dan Xik yang sejak tadi mengikuti mendorong Hospital bed ,saat sudah didepan UGD ."Sorry sir can't come in."Kata salah sorang suster .
("Maaf tuan tidak boleh masuk .")
Feleki dan Xik menghentikan langkahnya didepan pintu ruang UGD yang sudah tertutup .
Terduduk di kursi tunggu didepan ruang UGD ."Lord, please save Mr. Kiki, Lord."Batin Feleki dengan menyanggah wajahnya dengan kedua telapak tangannya .
("Tuhan, tolong selamatkan tuan Kiki ,Tuhan .")
Sedangkan Xik masih terdiam terpaku didepan pintu UGD ,Xik begitu khawatir dengan keadaan Kiki yang sedang berjuang hidup dan mati didalam ruang UGD .
+++++++++
+++++
Ditempat Yani .
Hari sudah menjelang malam dan acara yang akan diadakan bunda Yani akan segera dimulai.Di rumah Bunda Yani juga sudah mulai banyak ibu-ibu komplek yang berdatangan.
Sedangkan Yani yang masih tidak enak dengan pikiran memutuskan untuk pergi turun dan berpamitan kepada bunda untuk pulang kerumah .
"Zu ,dimana bunda ?".Tanya Yani kepada adiknya .
"Diluar kak ."
"Mbak mau pulang?".
"Iya ,mbak agak tidak enak badan ."
"Hati-hati di jalan mbak ,kalau mau pulang."
"Iya ,Zu ."Dengan berlalu pergi untuk bertemu dengan bunda yang ada diruang tamu .
+++++++++
"Waduhh Yani ,makin cantik saja ."Puji salah satu ibu komplek ."Kalau jadi mantu saya mau dong !?".Lanjutnya .
"Ehh,tidak bisa mbak .Putri saya sudah menikah ."Saut Bunda Yani .
"Bener itu Yan?".
"Iya bu ."Jawab singkat Yani .
"Bunda ,Yani pamit pulang dulu ."Lanjutnya berpamitan .
"Emang kamu sudah di jemput?".
"Sudah bun ,Yani sudah suruh Linda jemput.Dia sudah ada didepan bun ."Jelas Yani .
"Iya, sudah hati-hati di jalan ,bunda titip salam buat suami kamu ."Ucap bunda .
"Iya bunda."Jawab Yani mencium punggung tangan Bunda nya sebelum berlalu pergi .
+++++++
Disaat sudah di luar Yani langsung membuka pintu mobil ,dan beranjak masuk ke dalam mobil .
Setelah majikannya sudah masuk kedalam mobil .Linda mulai menyalahkan mesin mobilnya kembali untuk meninggalkan pekarangan rumah orang tua Yani .
+++++++
Setelah ke pergian Yani ,ibu-ibu komplek yang tadi mulai mencari-cari topik gosip .
"Rum ,maaf nih sebelum,maaf .Apa putri kamu bunting duluan ko sudah nikah tapi tidak udang-udang?".
Menghembuskan nafasnya dengan sabar ."Tidak mbak ,anak saya memang belum mau rame-rame dulu .Kata putri saya hemat uang."Dengan sedikit ketus.
"Oh."
"Sudah-sudah kita mulai saja ,ini acara silaturahmi bukan cari topik gosip ."Saut salah satu ibu-ibu komplek .
++++++++
++++
Kembali Ke Kiki .
Sudah satu hampir satu jam ,namun belum ada satu pun dokter atau perawat yang keluar dari ruang UGD .Feleki yang teringat pesan Kiki pun beranjak dari tempat duduknya ."Mr. Xik, I'm going to the lobby to call someone."Pamitnya berlalu pergi .
("Tuan Xik ,saya pergi ke lobi untuk menelfon seseorang .")
Sedangkan Xik masih terdiam ,ditempat duduknya dengan perhatian yang menghadap ubin rumah sakit .
++++++
Feleki yang sudah di lobi rumah sakit ,langsung memintak tolong ke salah satu suster disana untuk meminjam telfon rumah sakit .Suster itu pun mempersilakan Feleki untuk menggunakan telfon rumah sakit .
Feleki menekan-nekan tombol telfon sampai akhirnya tersambung dengan nada sambung telfon .
* Edi, it's me Feleki. "
(*Edi ,ini saya Feleki.")
* What's wrong Leki? ".Tanya Edi ,yang sedang berbaring didepan tidurnya, langsung beranjak bangun .
(*Ada apa Leki ?". )
* Mr Kiki is in hospital. Wollongong Hospital in the metropolitan area of Wollongong, New South Wales. I was given a message to inform you. "Jelas Feleki dalam nada sambung telfon .
(*Tuan Kiki sedang ada di rumah sakit.Rumah sakit Wollongong Hospital di daerah metropolitan Wollongong, New South Wales .Saya tadi diberi pesan untuk memberitahu kamu .")
* Boss Kiki would want me to tell his wife. "
(*Bos Kiki pasti ingin saya memberitahu istrinya .")
*Wife."Seru Feleki yang belum tahu apa-apa.
(*Istri.")
* I'll be flying there in a moment on Kiki's boss's private plane, with his wife. "
(*Saya akan terbang kesana sebentar lagi dengan pesawat pribadi bos Kiki ,bersama istrinya .")
* All right Edi, I'll wait at the FAU airport. "
(*Baiklah Edi,saya akan tunggu di bandara FAU. ")
*Oky."
(*Okeh .")
Panggilan berakhir .
Menaruh kembali telfon rumah sakit ."Thank you, Sister."Ucapnya sebelum berlalu pergi .
("Terimakasih Suster.")
++++++++
Ditempat Edi
Pukul 22.30
Setelah menerima kabar telfon itu ,Edi langsung bersiap-siap untuk menjemput Yani .Tidak lupa Edi juga menelfon pilot pribadi Kiki ,untuk menyiapkan penerbangan di bandara.
Edi yang sudah dalam perjalanan kerumah Yani ,dengan fokus menyetir Edi menelfon Yani .
* Madame, I have heard from Australia. Madame immediately pack up, I'm already on my way to your house. Tonight I will take you to Australia. "Jelas Edi yang fokus dengan jalanan di depannya .
(*Nyonya saya sudah dapat kabar dari Australia .Nyonya segera berkemas ,saya sudah dalam perjalanan kerumah nyonya .Malam ini saya akan mengantar Nyonya ke Australia .")
* Yes, Edi. "
(*Iya, Edi .")
Panggilan berakhir .
Yani yang fokus mengemasi beberapa pakaiannya ke dalam koper ."Ada apa dengan Kiki ,kenapa Edi seperti sangat panik .Semoga tidak terjadi apa-apa dengan Kiki ,Yaallah."Batinnya mulai mencemaskan keadaan suaminya .
__ADS_1
Setelah selesai berkemas ,Yani yang sudah di lantai bawah rumahnya."Linda ."Panggil Yani dengan suara lantangnya .
"Saya akan pergi ke Australia ,kamu jaga rumah ini ."Jelas Yani kepada Linda yang sudah berdiri di depannya .
"Kenapa dadakkan nyonya ?,tidak ada apa-apa kan ?".Tanya Linda yang juga cemas .
"Tidak ada apa-apa Lin ."Ucap Yani yang menutup rasa ke cemas nya dan khawatir dalam dirinya kepada Kiki .
Edi yang sudah sampai di depan rumah Yani .Langsung menghentikan mobilnya didepan rumah Yani ,lalu ia segera beranjak ke luar mobil .
"Mari nyonya,kita harus segera berangkat."Ajak Edi kepada Yani ."Biar saya yang membawa kopernya ,nyonya ."Sambunya mengambil alih membawa koper Yani .
"Nyonya hati-hati di jalan ."Ucap Linda mengantar Yani sampai keluar rumah .
"Iya Lin."Jawab Yani masuk kedalam mobil Edi .
Edi yang sudah selesai memasukkan koper Yani kedalam bagasi mobil ,pun menyusul Yani masuk kedalam mobil .Edi yang sudah duduk di kursi pengemudi ,mulai menyalahkan mesin mobilnya untuk segera berangkat ke bandara .
++++++++
Di sepanjang jalan ke bandara Yani tidak henti-hentinya melamun dengan memperhatikan jalanan diluar mobil .Yani begitu cemas dengan Kiki ."Edi sebenarnya ada apa?".Tanya Yani yang sudah sangat khawatir tidak jelas sejak tadi .
"I-itu nyonya ,bos ,pak bos ."Jwab gugup Edi yang fokus menyetir mobil .
"Apa!?".
"Bos masuk rumah sakit nyonya ."Jelas Edi dengan nada suara rendahnya .
"Apa!?."Ujar Syok Yani .
"Bagaimana bisa ,Kiki disana cuma ngecek kerjaan saja kan .Lalu kenapa bisa masuk rumah sakit ,ada apa ini!?".Sambunya panik.
"Nyonya yang sabar ,sebentar lagi kita akan terbang ke Australia ."Jelas Edi dengan berharap majikannya tidak cemas kembali .
"Kenapa bisa terjadi!? ,Kiki ."Batin Yani melinang kan air matanya .
+++++++++
Sesaat kemudian sampailah mobil Edi di bandara .Edi langsung membantu majikannya membawa kopernya kedalam pesawat .
Edi dan Yani langsung masuk kedalam pesawat yang sudah bersiap untuk terbang .
Edi yang Yani yang sudah masuk kedalam pesawat ,pesawat itu pun mulai menyalahkan mesinnya untuk bersiap terbang .
++++++++++
"Mr. Xik, excuse me, go to the airport to pick up Edi and Mr. Kiki's wife."Ucap Feleki berpamitan .
("Tuan Xik ,saya permisi pergi ke bandara untuk menjemput Edi dan istri tuan Kiki .")
"Yes carefully Street ."Jawab Xik singkat .
("Iya ,hati-hati di jalan .")
Feleki segera berlalu pergi dari sana untuk segera berangkat ke bandara FAU menjemput Edi dan istri tuannya yang akan mendarat di bandara FAU .
Setelah beberapa saat kepergian Feleki akhirnya dokter keluar ruangan UGD .
Xik yang mengetahui langsung beranjak dari tempat duduknya ."How is my friend, doctor?"
("Bagaimana keadaan teman saya,dokter ?".)
"Your friend lost a lot of blood, and the wound is also very bad. But, thank goodness, your friend is very strong, your friend managed to get through the critical period."Jelas Dokter itu .
("Teman tuan banyak kehilangan darah ,dan luka nya juga sangat parah .Tapi,syukurlah, teman tuan sangat kuat ,teman tuan berhasil melewati masa keritisnya .")
"Is that true Doctor?".Tanya Xik begitu bahagian .
("Benarkah itu Dokter ?".)
"Yes, sir, however, your friend is still very weak. Even if your friend managed to get through the critical period, we still cannot guarantee that your friend will be able to wake up quickly."Jelas Dokter tersebut .
("Benar tuan ,akan tetapi ,teman tuan masih sangat lemah .Walaupun teman tuan berhasil melewati masa kritisnya ,kami masih belum bisa menjamin teman tuan bisa tersadar dengan cepat .")
Xik langsung terdiam ,dia sangat tidak puas jika Kiki belum benar-benar siuaman dari pingsannya .
"Sir, take it easy, we will keep trying to make your friend regain consciousness."Dokter itu memberikan harapan untuk Xik agar tidak putus asa memberikan semangat untuk temannya .
("Tuan tenang saja ,kami akan terus berusaha agar teman tuan cepat siuman .")
"All right our master excuse me, we will move your friend to the ward."Kata dokter itu kembali masuk kedalam ruang UGD .
Sesaat kemudian dokter dan beberapa suster keluar ruangan UGD ,dengan mendorong Hospital bed milik Kiki .
Xik yang mengikuti Hospital bed milik Kiki ,dengan memperhatikan Kiki yang masih dengan mata yang masih terpejam ."Get well soon, friend, we miss your presence."Batinnya.
("Cepat sembuh ,teman ,kami merindukan kehadiran kamu .")
++++++++
Xik yang sudah sampai di bandara pun menunggu ,kedatangan Edi dan istri Kiki di tepi lapangan pendaratan pesawat dengan bersandar diluar mobilnya .
"Hopefully, Mr. Kiki will wake up quickly."Batinnya tidak henti-hentinya berharap .
("Semoga, tuan Kiki cepat siuman .")
+++++++
Xik yang sudah terduduk disamping ranjang Kiki yang masih terbaring sakit .Menyalahkan alat komunikasi yang masih terpasang di telinganya. * Kiki has been moved to the ward, 4th floor room number 1480. "
(*Kiki sudah dipindah ke ruang rawat ,lantai 4 nomer kamar 1480 .")
* Kiki has regained consciousness !? ".Saut Oki dalam alat komunikasi.
(*Kiki sudah siuman!?".)
*Not yet."
(*Belum.")
* You stay with Kiki, me and Zesu will arrive at the hospital soon. "
(*Kamu tetap bersama Kiki ,saya dan Zesu akan segera sampai di rumah sakit.")
+++++++
Sesaat kemudian setelah menunggu cukup lama ,akhirnya pesawat yang dikendarai Edi dan Yani mulai terlihat .
Berlahan-lahan pesawat itu mendarat ke landasannya .
Jekk......ngehh.....
Pesawat yang sudah mendarat itu pun mulai membuka pintu keluarnya .Yani segera turun tangga pesawat dengan terburu-buru .
"Good evening, Madame."Salam Feleki .
("Selamat malam,Nyonya .")
"Evening, please take me to the hospital now."Yani dengan suara khawatir .
("Malam ,tolong antarkan saya ke rumah sakit sekarang .")
"You take the mistress first, I will gut this first."Jelas Edi .
("Kamu antar nyonya duluan ,saya akan usus ini dulu .")
"I'll send the driver here, Edi."Ucap Feleki dengan berlalu pergi .
("Saya akan kirim supir ke sini ,Edi .")
Disaat sudah dekat dengan mobilnya."Come on, madame."Mempersilakan Yani untuk masuk kedalam mobilnya .
("Mari, nyonya .")
Feleki mulai menyalahkan mesin mobilnya ,untuk meninggal landasan penerbangan pesawat .
Dengan fokus menyetir mobil ,Feleki meraih ponselnya .Lalu ia menghubungi supir untuk menjemput Edi di bandara.
Setelah meletakkan ponselnya kembali."Mr Kiki has already made it through his critical period, madame."Dengan perhatian yang fokus menyetir .
("Tuan Kiki tadi sudah berhasil melewati masa kritisnya , nyonya .")
"Yes, just focus on the road. I want to quickly get to the hospital."Ucap ketus Yani yang sudah tidak sabar melihat keadaan Kiki yang sebenarnya.
("Iya ,fokus saja ke jalan .Saya ingin cepat sampai di rumah sakit .")
"Yes, madame."Feleki yang fokus menyetir mobil.
("Baik ,nyonya ." )
__ADS_1
"I'd better be quiet, the master's wife's mood is not very good."Batinnya .
("Lebih baik saya diem ,mood istri tuan sangat tidak baik .")
+++++++++
Sesaat kemudian sampailah mobil Feleki di depan rumah sakit Wollongong Hospital yang berada di daerah metropolitan Wollongong, New South Wales .
Setelah memberhentikan mobilnya di parkiran mobil ,Feleki yang beranjak turun untuk membukakan pintu mobil untuk Yani .
"Come on, madame."Feleki mempersilakan Yani untuk berjalan terlebih dahulu .
("Mari ,nyonya .")
Feleki yang berjalan disamping yani pun menunjukkan jalan dimana ruang rawar Tuan Kiki .
Sesampainya di lantai 4 nomer kamar 1480 ,tanpa mengetuk pintu kamar Yani langsung membuka pintu kamar rumah sakit Yani .
Xik yang sejak tadi terduduk di samping Kiki pun langsung bangkit dari tempat duduknya saat melihat Yani masuk kedalam kamar rawat .
"Who is he?".Xik yang berbisik di telinga Feleki .
("Dia siapa?".)
"Mr. Kiki's wife."Jelas Feleki dengan nada suara pelan.
("lstri tuan Kiki .")
Yani langsung mendekat ke Kiki yang masih belum siuman .Dengan air mata yang berlinang-linang ,Yani menggenggam telapak tangan Kiki ."Buka mata kamu Kiki ,kamu sudah janji tidak akan meninggal saya atau membuat saya sedih .Tapi kenapa sekarang kamu seperti ini ."
"Mr. Xik is crying?".Tanya Feleki yang melihat air mata Xik mengalir .
("Tuan Xik menangis?".)
"This twinkling."Bohong Xik langsung menghapus air matanya .
("Kelilipan ini .")
"Oh."
"Madame, we will go out first, if you need anything, just call us."Ucap Xik yang ingin berlalu pergi dengan menarik tangan Feleki agar ikut keluar kamar .
("Nyonya ,kami keluar dulu ,jika butuh apa-apa, panggil kami saja .")
"Quickly open your eyes Kiki, I miss you, miss your presence."Yani memeluk telapak tangan Kiki .
("Cepat buka mata kamu Kiki ,saya merindukan kamu,merindukan kehadiran kamu.")
+++++++++
Zesu ,Oki ,dan Edi yang juga baru sampai di rumah sakit .Langsung pergi ke ruang rawat Kiki .
"How is Mr. Kiki's condition?".Tanya Zesu kepada Xik .
("Bagaimana keadaan tuan Kiki ?".)
"He hasn't regained consciousness, now he has his wife accompanying him inside."Jelas Xik .
("Dia belum siuman ,sekarang sudah ada istrinya yang menemani di dalam .")
"Thank God, Kiki wasn't critical."Ucap Oki legah .
("Syukurlah ,Kiki tidak sampai kritis .")
"Soon the morning."Feleki dengan melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan kanannya .
("Sebentar lagi pagi .")
"Yes, we smell so bad."Saut Oki mengerutkan keningnya.
("Benar ,badan kita bau sekali.")
Ditengah-tengah percakapan mereka ,Yani keluar dari kamar rawat Kiki memotong percakapan ."You guys just go in, it's not good outside."Ucapnya .
("Kalian masuk saja ,tidak enak kan kalau diluar .")
"No need Madame, we will just go home, briefly to Kiki's house to take a shower. After that we will come back here to accompany madam, look after husband, madam."Kata Xik dengan tutur kata yang sopan.
("Tidak usah Nyonya ,kami akan pulang saja , sebentar ke rumah Kiki untuk mandi .Setelah itu kami akan kembali kesini untuk menemani nyonya , menjaga suami ,nyonya .")
"That's right, we'll be home for a bit. If, Madame, you need anything just give us a call. We'll quickly go here."Sambung Oki .
("Benar ,kami akan pulang sebentar .Jika, Nyonya butuh apa-apa langsung saja telfon kami.Kami akan dengan cepat berangkat kesini .")
"Excuse me, gentlemen, and ladies. I want to convey that the patient on behalf of Kiki Bosili has not paid the hospital administration fee."Jelas salah seorang perawat dengan membawa lembaran kertas di tangannya .
("Permisi, tuan-tuan ,dan nona .Saya ingin menyampaikan kalau pasien atas nama Kiki Bosili belum membayar uang administrasi rumah sakit .")
"Gosh I forgot, Oki you brought money?".Tanya Xik .
("Astaga saya lupa ,Oki kau bawa uang ?".)
"Bring it. Let me take care of the payment."Kata Oki berlalu pergi bersama perawat tadi .
("Bawa .Sudah biar saya saja yang urus pembayaran .")
"Then we'll excuse me, Madame."Pamit Xik .
("Kalau gitu kami permisi dulu nyonya .")
"I will stay here to accompany Mrs. Yani. If later I need something, I can help."Kata Edi .
("Saya akan tetap disini menemani nyonya Yani ,jika nanti sewaktu-waktu membutuhkan sesuatu ,saya bisa membantu.")
"Yes, you just stay here, you've already showered."Xik menepuk pundak Edi .
("Iya ,kau sini saja ,kau kan sudah mandi .")
"Please excuse me, Madame."Pamit Feleki .
("Kami permisi, nyonya .")
"Yes."Jawab singkat Yani sedikit gugup bisa berada di dekat pria-pria tampan .
("Iya .")
"Edi kau tak masuk?".
"Tidak nyonya ,saya disini saja dulu ."
"Baiklah saya masuk dulu ."Ucap Yani berlalu pergi .
+++++++++++
Dilobi bawah rumah sakit Oki yang sudah selesai dengan pembayaran rumah sakit Kiki.
"The man did not come?".Tanya Oki menanyakan ke beradaan Edi .
"Pria tadi tidak ikut ?".
"Edi must accompany Madam, it's not good if we all go home and leave Mr. Kiki's wife alone."Kata Feleki.
("Edi harus menemani Nyonya ,tidak baik kan jika kita semua pulang dan meninggalkan istri tuan Kiki sendirian .")
"That is true ."Ucap Oki .
("Benar juga .")
"Yes, let's go home, and come back here."Ajak Xik melangkah pergi duluan .
("Yasudah, ayo kita harus segera pulang ,dan kembali lagi kesini .")
++++++++
+++++
Ditempat Dino .
Dino yang baru saja sampai di halaman apartemennya .Melangkahkan kakinya dengan raut wajah yang sangat letih .
"Malam mas Dino ."Sapa satpam apartemen .
"Malam pak ."Jawab Dino dengan tetap melanjutkan langkahnya ,untuk segera sampai dikamar apartemennya .
++++++++
Setibanya didalam apartemen miliknya ,Dino langsung menghempaskan dirinya diatas sova ruang tamu .
__ADS_1
"Capek sekali ngebut mata pelajaran kuliah .Tapi syukurlah saya tidak terlambat ,minta ujian susulannya ."gumamnya dengan mata terpejam .