
Pagi yang cerah ini,Yani mulai sekolah kembali .Yani berangkat sekolah bersama adik-adiknya. ( Ya walau mereka beda sekolah, tpi sekolah mereka satu arah ).Karna mereka berangkat terlalu awal ,mereka berjalan dengan pelan menunju sekolah,yang diiringi candaan antara mereka yang sempat tertunda lama.
"Eh kak, cowok kemarin pacar kakak yayaya kan?."Tanya genit Zoan.
"Hemm gimana ya."kata Yani dengan menggaruk rambutnya yang tak terasa gatal.
"Kak kemarin juga ayah bilang kalau kakak akan nikah dengan cowok kemarin,apa itu benar kak?" tanya Zuan.
"Iya ,tapi kalian janji ya kepada kakak jangan bilang ke siapa-siapa."kata Yani.
"Kenapa enggak boleh bilang ke siapa-siapa kak?" tanya Zoan.
"Kakak kan masih sekolah ,jika ada yang tau dan membosankan nya ke guru kakak.Kakak akan dikeluarkan dari sekolah ."Jawab Yani menjelaskan.
"Kalau soal itu lebih baik aku diem aja.Kak Zuan tolong sebel aku,kalau aku sampai membocorkan nya ."kata Zoan.
"Hemm ."gumam Zuan cuek.
Yani dan adik-adiknya sampai di perempatan jalan,di sana Yani dan adik-adiknya berpisah.Yani pergi ke sekolah nya dan adik-adiknya juga pergi ke sekolah yang berbeda jalan dengan kakaknya.
Sampailah yani di sekolah nya ,Yani langsung berjalan masuk ke dalam kelasnya .
"Pagi "sapa Yani
Tampa menjawab sapaan Yani ,Yusi langsung memeluk erat Yani .Hingga Yani merintih kesakitan .
"Ahhh aduh Yusi."teriak Yani mencoba melepas pelukan Yusi .
"Kenapa kamu gak papa kan?"Tanya Yusi takut terjadi sesuatu dengan Yani.
"Aku gapapa ,kamu peluknya terlalu erat sakit tau."kata Yani dengan mengelus lengannya yang terasa sedikit nyeri .
"Ya maaf ,aku terbawa suasana aku seneng aja kamu sekolah lagi ."kata Yani dengan senyum manisnya .
Riska berkata."Maaf ya ,saat kamu sakit kita tak menjenguk."
"Ahh gapapa ,lagian kalian tetep mau aku ajak video coll kan .Itu sudah buat aku seneng."kata Yani tersenyum .
"Ummm Yani ."kata Lilu memeluk Yani .
Setelah drama yang panjang mereka pun duduk du kursi masing-masing dan bercanda-canda .Dengan menunggu bel jam pertama pelajaran berbunyi.
.
.
.
Disekolah Zuan dan Zoan.
Zuan dan Zoan sesampainya disekolah mereka berdua langsung msuk ke kelas nya.
Zoan yang selalu bar-bar berkata ."Assalamualaikum lurr, bro."
"Adik yang langkah ."kata Zuan cuek dan duduk ditempat duduknya .
"Wallaikumsalam ."Jawab bersamaan teman Zuan dan Zoan yang sudah datang lebih awal dari mereka,Tempe dan Tekek nama julukannya.( Tempe adalah Mail, dan Tekek adalah Aldo ).
" Zu tetep datar aja lu." kata Aldo
"Hemm ,aku tau lu pasti mau nyontek pr kan?" tnya Zuan menebak perkataan Aldo .
"Hehehe ,tuhh dah tau."kata Aldo
"Dasar Tekek,nihh."kata Zuan dengan memberikan buku tugas miliknya.
"Ahhh Tekek manah bisa tobat,hhhh."kata Mail tertawa.
"Lu juga sama tempe ."saut Zoan menepuk pundak Mail.
"Enggak aku udah tobat an**jir."kata Mail enggak mau ngaku ikut nyontek.
"Nahh ini lu nulis apaan Tempe?"Tanya Zoan kesal
"Hhhhhh."Tawa Mail.
"Tempe aku goreng juga lu."ujar Zoan kesal .
Candaan mereka pun berakhir ,Mail dan Aldo fokus menyalin jawaban.Sementara itu Zuan melanjutkan tidurnya dan Zoan memainkan hpnya. ( Entah melihat apa ,Zoan sangat fokus dengan hpnya ).
Beberapa menit kemudian semua murid sudah datang semua jam pelajaran pertama pun dimulai.
.
.
.
.
Ditempat Kiki.
Pagi ini Kiki datang kekantor polisi ,untuk menyerah kan surat pengunduran dirinya .
"Udah nunggu lama Ki?" tanya pak Zen atasan Kiki.
"Enggak pak ,aku baru datang ." jawab Kiki.
"Ada apa Kiki?"Tanya Pak Zen yang sudah duduk du kursi kebesaran nya .
"Maaf sebelumnya pak aku ingin mengundurkan diri dari pekerjaan ini."kata Kiki dengan sopan kepada atasannya dengan menyerahkan berkas pengunduran dirinya.
"Kenapa kamu mengundurkan diri Kiki.Kiki coba pertimbangan kan lagi perkataan kamu."kata pak Zen yang berharap Kiki tak jadi mengundurkan dirinya .
"Aku sudah memikirkan nya dengan matang ,dan aku ingin mengundurkan diri."kata Kiki dengan keputusannya yang sudah bulat.
Menghelahkan nafas pelan,Pak Zen berkata."Baiklah jika itu sudah menjadi keputusan kamu.Tapi jika kamu ingin kembali lagi ,pintu kantor polisi ini akan selalu terbuka untuk kamu."
Kiki berkata."Terima kasih banyak pak, atas kenyamanan nya selama aku berkerja disini.Dan untuk tawaran bapak tadi aku akan pertimbangkan lagi.Terimakasih ,selamat siang ."
"Sama-sama ki,aku juga terimakasih kamu masih mau mempertimbangkan tawaran ku ."kata pak Zen.
Setelah berjabat tangan Kiki keluar dari kantor pak Zen.
Dalam perjalan keluar kantor Kiki melihat seorang ibu yang memohon-mohon agar anaknya dibebaskan dari penjara ,sampai membukukan badannya.
Kiki mendekat dan bertanya dengan sopan ."Ada apa ini Bu?" dengan membantu ibu agar mau berdiri.
"Putra ku dipenjara ,aku ingin mengajukan tembusan, tapi tak diterima oleh petugas ini."kata ibu itu.
"Bu mari duduk dulu disitu."ajak Kiki kepada ibu itu untuk duduk di kursi panjang dekat ruangan miliknya.
Kiki bertanya kembali."Bu ,nama anak ibu siapa kali aja saya bisa membantu ibu?."
"Nama putra saya Zen."jawab ibu itu
Iya ibu itu adalah bu Rini,ibu kandung Zen.Anak yang tertangkap polisi kemarin.
Kiki sedikit terkejut ,namun Kiki Mencoba tenang dan membantu ibu itu untuk mengeluarkan Zen.
Kiki berkata dengan sopan."Ibu besok kembali lagi ,besok saya usahakan anak ibu untuk dibebaskan."
"Terimakasih tuan terimakasih banyak."kata ibu Rini yang sangat senang ada yang mau membantu nya.
"Sama-sama Bu."kata Kiki.
__ADS_1
Bu Rini pun pergi dari kantor polisi,Kiki yang masih duduk di kursi dihampiri Linda dan Zuki.
"Ki kamu beneran mau bantu ibu tadi?" tanya Linda yang duduk disamping Kiki .
"Bener itu Ki kamu serius ,Anak ibu tadi kan sudah menyakiti pacar kamu."saut Zuki
"Aku akan membicarakan ini dengan Yani dulu."Kata Kiki cuek dan beranjak pergi dari kantor polisi.
"Kapan tuhh anak enggak beku lagi ."Ujar Linda yang mulai melanjutkan pekerjaan nya kembali.
"Tau kasihan pacarnya."saut Zuki
Kiki yang sudah ada didalam mobil mengirim pesan singkat kepada Yani .
*Yan, nanti pulang sekolah aku jemput."chat Kiki 09.30.
*Enggak-enggak ,nanti teman-teman ku curiga ."chat Yani 09.31
*Kalau mereka tanya tinggal jawab aja,kalau aku pacar kamu."chat Kiki 09.31
*Enggak!!." chat Yani 09.31.
*Ada sesuatu yang harus aku bicarakan dengan kamu Yan."chat Kiki 09.32
*Sepenting apa sihh." chat Yani 09.32
*Udah diem,nanti aku jemput."chat Kiki 09.32
*Aku belum setuju main jemput aja."chat Yani 09.33
offonline Kiki.
Kiki melajukan mobilnya pelan menunju kantor miliknya .
.
.
.
.
Ditempat Yani.
"Ehh makan baksonya,habis buka hp langsung lungset muka lu.Ada apa?"tanya Yusi dengan membuka bungkus cemilannya.
"Ummm."gumam Yani kesal dengan Kiki karna chat nya enggak dibalas .
"Ehh nanti anterin aku belanja dong ."ujar Lilu dengan mulut yang penuh dengan bakso.
"Telen dulu baksonya bambang."kata Riska
"Jorok tau."saut Yusi
"Aku enggak bisa ikut kalian dehh ."kata Yani yang masih fokus makan baksonya .
"Kenapa.?"Tanya Yusi seketika.
"Aku nanti dijemput ."kata Yani sedikit kesal.
"Terus nanti aku sama sapa belanjanya."saut Lilu .
"Sama aku dan Riska."jawab Yani
"gapapa Yan,kapan-kapan kan masih bisa ikut."kata Riska menepuk pundak Yani
"Ummmm."Gumam Yani.
Setelah selesai makan siang selesai mereka memutuskan untuk kembali ke kelas.
"Sama Ayu dan anak buahnya kan."saut Riska cuek .
"Biarkan ."kata Yani malas ngapain.
Bel jam pelajaran ketiga pun dimulai .
.
.
.
.
Ditempat Kiki.
"Edi udah beres semua kan?" tanya Kiki.
"Udah boss ,tinggal nyalin ini doang."jawab Edi yang fokus dengan laptop.
"Aku ,tinggal jemput Yani."pamit Kiki
"Masih jam 11.00 boss,sekolah belum pulang."kata Edi .
"Biarkan ."jawab singkat Kiki.
"Dinginnya."gumam Edi takut bos nya dengar.
"Aku mendengarnya Edi."ujar Kiki mengambil satu berkas untuk dikerjakan di rumah.
"Alamat sudah hidupku."kata Edi dalam Hati.
"Kamu enggak akan alamat Edi."Ujar Kiki.
"Boss bisa mendengar isi hati aku."tanya Edi kesal.
"Suara hati mu terlalu keras Edi,aku pergi dulu ."kata Kiki.
Kiki berlalu pergi ke sekolah Yani.
.
.
.
.
Ditempat Zuan dan Zoan.
Bel istirahat berbunyi Zuan dan Zoan ,nongkrong ditempat biasa dihalaman sekolahnya bersama teman-teman nya .
"Woyyy keripik sama minuman nya datang."kata Aldo yang baru saja datang dari kantin membawa cemilan dam minuman.
"Enak nihh makan-makan."kata Zoan yang langsung semangat membuka salah satu cemilannya.
Mereka menikmati makanan mereka dengan santai yang ditemenin angin sepoi-sepoi siang hari.
"Cantiknya."gumam Zoan yang melamun melihat siswa perempuan yang duduk di kursi panjang yang sedikit jauh darinya.
"Woyy lihat apa lu ?"tanya Mail yang membuyarkan lamunan Zoan.
Zoan mengabaikan pertanyaan Mail.
"Ayo masuk bel udah berbunyi."saut Zuan beranjak pergi.
__ADS_1
Zoan,Mail,dan Aldo mengikuti Zuan dari belakang .Seperti anak bebek yang mengikuti induknya Anjayyy.
.
.
Sementara itu Kiki yang sudah sampai disekolah Yani lebih awal dari jam pulang .Kiki menunggu Yani didalam mobilnya.
Pukul 01.30 bel pulang berbunyi ,semua murid berhamburan keluar gerbang sekolah.Kiki segera keluar dari mobilnya dan melihat keadaan sekitar untuk mencari keberadaan Yani.
Yani yang melihatnya duluan segera menghampiri Kiki ,dan berkata dalam hati."Astaga ,dia beneran jemput aku udah gayanya kayak gitu pula."
"Aku duluan ."pamit Yani pada teman-teman nya.
Yani berlari menghampiri Kiki dan banyak mata yang menyorot pada nya saat masuk kedalam mobil Kiki,dan berkata."Usah ayo pergi."dengan masuk kedalam mobil ,yang disusul oleh Kiki yang duduk di kursi pengemudi.
Kiki melajukan mobilnya dengan pelan karna keadaan jalan yang masih ramai dengan siswa pulang sekolah.
"Mobil sapa ini yang kamu pakai,kamu nyuri ya?"tanya Yani yang masih belum tau status Kiki.
"Ini mobilku."kata Kiki yang fokus menyetir mobil.
"Enggak mungkin ,mana ada petugas polisi biasa bisa beli mobil bagus kayak gini."kaya Yani tak percaya.
"Tak percaya ?"tanya Kiki melirikkan matanya sedikit kearah Yani.
"Enggak."jawab Yani .
Dengan mengabaikan perkataan Yani,Kiki berkata ."Kita pergi ke taman sebentar yan,apa kamu bisa."
"Ok,bentar saya akan beri tau Bunda dulu."Kata Yani mengambil hp di tas nya ,dan mengirim pesan singkat ke bundanya.
Sampailah mereka di taman pelangi .Kiki menepikan mobilnya ,dan mereka berdua berjalan sebentar untuk mencari tempat duduk.Sampailah Kiki dan Yani di kursi panjang menghadap danau .Kiki dan Yani duduk di kursi panjang menghadap danau .
Yani bertanya."apa yang ingin kamu bicarakan?".
"aku mengundurkan diri menjadi polisi."kata Kiki.
Yani mengalikan pandangannya,menghadap Kiki dan bertanya."Kenapa kamu mengundurkan diri?".
"aku hanya ingin mencari pekerjaan yang lebih nyaman aja."jawab Kiki.
"Hemm,pekerjaan menjadi polisi ,itu kan pekerjaan yang mulia."kata Yani.
"Apa kamu tak suka jika aku berhenti?" tanya Kiki .
"Iya ."jawab Yani
"Ummm,ya udah besok aku akan kembali kerja lagi."kata Kiki santai
"H!! kamu kan sudah berhenti ."kata Yani
"Iya tapi aku masih diberikan kesempatan kembali lagi."kata Kiki.
"Tapi."kata Yani
"Tapi apa.?"tanya Kiki
"Aku takut kalau kamu jadi polisi ,polisikan resiko nya sangat berat."kata Yani sedikit khawatir.
"Enggak usah khawatir aku akan baik-baik saja."kata Kiki mengelus lembut rambut Yani.
"Terserahlah ,tapi kalau terjadi sesuatu kamu berhenti aja ya Ki."kata Yani yang tiba-tiba gelisah dan takut.
"Kamu itu lucu kalau gelisah."kata Kiki dengan mencubit pipi Cupi Yani .
"Ahhh aduh sakit."teriak Yani mengelus lembut pipinya.
"Kamu hanya ingin membicarakan ini aja.?"tanya Yani kesel .
"Enggak juga ,tadi di kantor polisi ada ibu Zen yang meminta tolong untuk membebaskan putranya.Hemm,apa kamu setuju jika aku membantu membebaskan Zen."kata Kiki.
"Tentu boleh ,lagian mungkin Zen tak sengaja melukai ku."kata Yani.
"Baiklah ."kata Kiki.
"Wahh udah jam 4, aku harus pulang."kata Yani yang ingin beranjak pergi.
"Sampai lupa ,ayo aku antar."kata Kiki .
Kiki mengantar Yani pulang kerumahnya.Setelah mengantar Yani ,Kiki pulang kerumahnya untuk mandi dan kembali lagi ke rumah Yani untuk memenuhi undangan makan malam ayah Yani.
.
.
.
.
Dirumah Yani.
Pak Rendi yang baru saja pulang kerja bertanya pada putrinya ."Kiki belum datang?" .
Beberapa menit kemudian Kiki datang dan semua keluarga sudah berkumpul dimeja makan.
"Mari makan dulu nak Kiki,setelah makan saja kita lanjutkan pembicaraan kemarin."Kata Pak Rendi .
"Iya Om."kata Kiki .
Mereka memakan makan malam tampa ada suara selain suara benturan piring dan sendok makan.
Setelah makan malam usai semua anggota keluarga berkumpul diruang tamu.
"Nak Kiki bagaimana kalau pernikahan nya dipercepat ,karna Yani bentar lagi akan menghadapi banyak ujian aku hanya tak ingin putri ku banyak pikiran ."kata Pak Rendi.
"Kalau aku setuju saja om.Tapi ada baiknya tanya kepada Yani terlebih dahulu ."kata Kiki.
"Yani bagaimana?"tanya Pak Rendi pada putrinya .
"Aku setuju."Ujar Yani dengan polosnya .
"Baiklah kita laksanakan pernikahan besok minggu jam 9 pagi bagaimana?"tanya pak Rendi pada keluarganya.
"Baiklah ."jawab jawab Yani dan Kiki bersamaan.
"Uwauu kompaknya."saut Zoan.
Mereka melanjutkan perbincangan hingga jam 21.30 .Kiki pun memutuskan untuk pulang karna hari sudah cukup larut.Setelah Kiki pergi ,Yani berpamitan untuk tidur duluan karna terlalu letih.Saat ingin memejamkan mata Yani mendapat pesan singkat dari Kiki .
*Selamat malam Yan"chat Kiki 21.40
*Malam juga om".chat Yani 21.40.
*Om -_."chat Kiki
Tampa membalas chat dari Kiki ,Yani sudah berada dalam alam mimpinya.
.
.
.
.
__ADS_1
Tetap semangat untuk sesama penulis dan pembaca.Walau hati sedang cenat-cenut .Tetep receh ya kakak-kakak:)