Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.36 Ada tangis ada tawa


__ADS_3

"Kak!!! apa dia mati ,ko tidak bergerak sedikit pun .Tadi malam juga dia ngelantur saat tidur kak ."Ucap Zoan memperhatikan tidurnya anak laki-laki kemarin.


Tidur ditempat tidurnya ."Nanti juga sadar Zo ,ini masih pagi jangan mengganggu dia ."Ucap Zuan dengan mata terpejam .


Kembali berbaring di kasur lantainya."Kak kemarin itu ,kakak kuat banget dahh!!!.Padahal kita kan masih kelas 6 SB ."Ucap Zoan .


"Kakak juga berani sekali kemarin ,saya jadi ingin menjadi seperti kakak ."Ucap Zoan.


"Kakak justru lebih suka jika kamu jadi diri kamu sendiri Zo ."Ucap Zuan memperhatikan atap kamarnya .


Anak laki-laki yang terbaring pingsan ditempat tidur Zoan terbangun ."Dimana ini?".Tanyanya lirih dengan membuka matannya berlahan.


Zoan yang mendengar suara lirih itu terbangun dari tempat tidurnya ,untuk melihat anak itu ."Kak dia sudah bangun ."Ucap Zoan.


"Kamu tiduran saja ,luka kamu belum pulih seutuhnya."Ucap Zoan .


"Kakak siapa ?".Tanya anak itu lirih.


"Saya Zoan ,dan ini kakak saya Zuan ."Ucapnya memperkenalkan dirinya dan kakaknya .


"Kakak akan panggil ayah dulu ."Ucap Zuan berlalu pergi .


"Oya,nama kamu siapa dik ?".Tnya Zoan.


"Saya Kenji ."Jawabnya .


"Kamu tinggal dimana?".Tnya Zoan.


"Saya Yatim piatu ,dan tak punya tempat tinggal ."Jawabnya ."Saya biasa tinggal di jalanan ."Sambungnya .


Ayah pun datang dan memeriksa Kenji .Selesai memeriksa Ayah mengajak anak itu dan kedua putranya untuk sarapan pagi.


***************


************


***************


Ditempat Lilu .


"Tante Lili keluar dulu ,bentar. "Pamit Lilu melangkah pergi.


"Kemana?".Teriak Tante yang sudah tak di dengar oleh putrinya.


Melangkah melihat-lihat pemandangan kota yang mulai ramai dengan orang-orang beraktivitas .Lilu berhenti sejenak di Cafe Morning ,ia membeli segelas kopi kemasan yang masih hangat .Dengan membawa kopi ditangannya ia kembali melangkahkan kaki mungil melewati-lewati jalanan kota. Hingga sampailah di taman kota .Ia berhenti sejenak di ayunan besi untuk menikmati segelas kopi yang ia beli ,dengan sesekali ia memperhatikan orang-orang yang sedang berolahraga di taman kota.


"Hemm!!!tenangnya."Gumamnya dalam hati dengan memperhatikan orang-orang yang olahraga .


Tiba-tiba ."Hy!!!"Sapa Ardi duduk disamping ayunan Lilu .


"Ada lu lagi!!,dunia memang sempit ya ."Ujar Lilu ketus .


"Lu nggak suka dengan keberadaan gue ?".Tnya Ardi dengan wajah melasnya.


"Iya ,lu selalu merusak ketenangan gue ."Kata Lilu .


"Li ,setelah lulus ini kamu akan kuliah dimana?".Tnya Ardi .


"Entah gue masih belum memikirkannya ."Jawab Lilu .


"Ehh!!! Li mau nggak jalan-jalan bentar?,sama gue ".Ucap Ardi .


"Okeh ,jalan kemana ?".Tnya Lilu .


"Kita lihat aja nanti ,yang penting kan dahh jalan ."Ucap Ardi beranjak dari tempat duduknya .


Mereka berdua berjalan melihat-lihat suasana taman kota .Sesekali ada candaan kecil yang yang diucapkan Ardi ,yang selalu membuat Lilu tersenyum dan tertawa bahagia .


"Gue heran sama lu Li."Ucap Ardi .


"Apa? ,lu mau bilang lagi kalau gue gendut ,terus cerewet."Kata Lilu ketus .


"Justeru ini lebih parah lagi ."Kata Ardi .


"Au gue mau pulang aja ."Ucap Lilu melangkah pergi .


Menarik tangan Lilu ,berlari menaiki bus yang baru datang .


"Kita mau kemana ?".Tnya Lilu yang sudah duduk di kursi yang paling belakang bus .


"Jalan-jalan."Jawab Ardi singkat .


Bus terus melaju ,sampai berhenti di tiga halte bus .Namun Ardi tak kunjung mengajak Lilu turun. Sampai tiga jam pun berlalu ,bus itu pun berhenti di halte bus . Di perhentian ini, Ardi mengajak Lilu untuk turun dari dalam bus .


"Lepaskan tangan gue ,gue bisa jalan sendiri ."Kata Lilu ketus melepaskan tangannya dari pegangan tangan Ardi.


Lilu terus mengikuti langkah Ardi , sampai Ardi berhenti didepan kereta jurusan Kota R.Ardi mengajak Lilu masuk ke dalam kereta .Beberapa menit kemudian kereta berangkat .


Selama perjalanan mereka berdua,hanya ada hening tampa suara percakapan dari mereka berdua .Hanya suara mesin kereta ,dan keramaian penumpang yang mengiringi perjalanan mereka berdua .Lilu yang kelelahan tertidur bersandar dipundak Ardi.


Memperhatikan Raut wajah Lilu yang polos saat tertidur ."Andai kamu tau ."Ucapnya dalam hati.


Dua jam berlalu sampailah kereta itu di stasiun kota R .Ardi membangunkan Lilu yang sembaring tadi tertidur .


"Emmhh!!!! dah sampai ."Ucapnya lirih dengan menggosok-gosok mata kirinya.


"Sudah Li ,ayo turun ."ajak Ardi beranjak dari tempat duduknya.


Melihat sekitar stasiun ."Ini kan ."Ujar Lilu .


"Ayo Li ,keburu sore."Ajak Ardi yang sudah melangkah mendahului Lilu.


"Ternyata dia masih ingat dengan tempat ini."Ucap Lilu dalam hati ,dengan mengikuti langkah kaki Ardi .


Sesudah turun dari kereta mereka melangkah keluar stasiun ,untuk naik angkot.Setelah Ardi menemukan angkot yang harus ia tumpangi ,ia pun mengajak Lilu naik kedalam angkot tersebut .


Diperjalanan Lilu terus memperhatikan suasana jalanan melalui jendela samping ia duduk di angkot .Suasana pemandangan alam pegunungan, bukit-bukit ,dan rumah-rumah sederhana yang terlihat elegan khas rumah orang pengumuman, mulai melengkapi samping kiri kanan jalan yang mereka lalui .


"Indah ya Li."Ucap Ardi kagum .


"Ternyata lu masih ingat dengan apa yang gue suka ."Kata Lilu.


Ardi hanya terdiam memperhatikan luar angkot .Hingga sampailah mereka di di pemberhentian tujuan terakhir mereka. Mereka berdua turun ,selesai membayar Ardi mengajak Lilu melangkahkan kakinya kembali. Menyuruh jalanan desa yang kecil dan sedikit menanjak .


Melewati jalan yang berdekatan dengan sawah-sawah yang ditumbuhi sayur-sayuran,buah ,dan padi .Membuat hati ,pikiran ,dan beban terasa pergi tampa meninggalkan bekas di hati.


"Hijau sekali ,ternyata tak banyak perubahan di desa ini ."Ucap Lilu kagum .


"Oya kamu masih ingat tidak sama tempat kita bermain dulu ?".Tnya Ardi .


"Gue masih ingat ,tapi lupa tempatnya dimana ."Kata Lilu ."Kalau kamu ingat aja gue kesana sekarang ,gue pingin lihat ."Sambungnya .


"Ayo."Jawab Ardi singkat.


Lilu melangkah menyusul Ardi yang sudah berjalan mendahului dirinya .Menaiki bukit ,turun bukit ,dan melewati jalanan kecil yang samping kiri kanannya masih dipenuhi oleh pepohonan cemara .


Disaat ingin naik bukit lagi ,Lilu sangat kesulitan walau saat itu sudah ada tangga kecil yang hanya bisa dilalui oleh dua orang saja sebagai jalan .Ardi berjongkok didepan Lilu ."Naiklah perjalanan Kita masih panjang ."Kata Ardi .


"Tapi!!."Ucap Lilu.


"Ayo naik Li ."Suruh Ardi .

__ADS_1


Dengan terpaksa Lilu naik ke punggung Ardi. Ardi kembali melanjutkan langkahnya untuk naik keatas bukit .Walau saat itu sudah pukul 12.00 siang ,udara dingin masih sangat melekat mereka berdua rasakan .Apa lagi disaat mereka sampai diatas bukit .Lilu sangat merasakan sekali udara saat itu sangat dingin .Ia gosok-gosokkan kedua telapak tangan nya .


"Pakai ini. "Kata Ardi mengenakan jangkat yang ia kenakan kepada Lilu .


"Terus kamu gimana ?".Tnya Lilu .


"Saya sudah pakai baju berlapis-lapis gini masak masih dingin ."Ucapnya .


"Ardi ,tempat ini masih sama ya seperti dulu ,malah sekarang juga banyak pengunjung yang datang kesini ."Kata Lilu memperhatikan keadaan sekitar .


"Iya ,btw kesana yukk ."Ajak Ardi ke ayunan yang tergantung dibawah pohon .


Duduk di ayunan ."Ini Ayunan kesayangan saya. "Kata Lilu senang.


"Saya ayun Li ."Kata Ardi mengayun ayunan itu.


 


 


Ditempat Yani .


Sepulang dari memeriksa kakinya Yani terduduk di sova ruang tamu .Melamun memperhatikan depan halaman rumahnya.


Kiki yang baru datang duduk disamping istrinya. "Nggak baik ngelamun Yan. "Ujar Kiki.


"Sapa yang ngelamun sih."Katanya mengelak .


"Nggak kerja kamu ?".Tnya Yani .


"Nggak Malas."Jawab Kiki menyadarkan kepalanya dipundak istrinya .


Memegang kening suaminya,bermaksud untuk menyingkirkan kepala suaminya dari pundaknya ."Ki badan kamu panas. "Ucap Yani.


"Nggak tuhh."Jawab Kiki lirih.


"Iya Ki panas ,kamu demam Ki?".Tnya Yani .


"Tidak ,saya hanya butuh sedikit istirahat sanyak ."Kata Kiki dengan mata terpejam.


"Kalau gitu istirahat dikamar gihh,biar saya ambilkan obat ."Kata Yani yang ingin beranjak dari tempat duduknya namun terhenti oleh rangkulan Kiki ."Jangan kemana."Ucap Kiki.


"Tapi kamu harus minum obat Ki ,nanti kalau parah gimana ."Kata Yani.


"Kamu bawel sekali sayang ."Kata Kiki lirih .


"Saya ambil obat dulu ."Kata Yani beranjak dari tempat duduknya dengan perlahan."Ehh Kiki."Ujar Yani yang merangkul suaminya yang pingsan .


"Kiki bangun ,ki bangun,Ki bercandanya Nggak lucu ya."Ucap Yani cemas memaku kepada suaminya yang pingsan .


Yani terus membangunkan suaminya namun tak kunjung terbangun ."Bu Ana ,bu ana ,bu Ana ."Teriak panggil Yani panik dengan air mata yang sudah membasahi pipi.


"Ada apa Nak ?".Tnya Bu Ana yang ikut panik.


"Bu tolong panggil dokter ."Ucap Yani cemas dengan keadaan Kiki.


Bu Ana langsung menelfon dokter pribadi Kiki ,Selesai memanggil dokter pribadi ,bu Ana membantu Yani membawa Kiki pergi ke kamar nya .


Dengan susah payah Yani dan Bu Ana memapah tubuh lemas Kiki kemar .Sesampainya di sana Kiki dibaringkan ditempat tidur .


"Kaki Nak Yani baik-baik saja?".Tnya Bu Ana yang juga mencemaskan Yani .


"Saya baik-baik saja ko bu ,kaki saya sudah agak mendingan .Bu Ana tolong buat kan teh hangat untuk Kiki ."Kata Yani.


"Baik Nak."Jawab bu ana berlalu pergi.


Yani mengambil minyak fresker dan mengoleskan minyak fresker itu di pelipis kiri dan kanan suaminya .


"Permisi ."Sapa Dokter Jino yang baru datang .


"Dokter mari masuk ."Kata Yani mempersilakan .


Dokter memeriksa keadaan Kiki ,selesai itu."Kiki terkena hipoglikemia ,gula darah rendah .Mungkin ia kurang istirahat dan kurang minum air putih ,juga pola makan yang kurang teratur ."Kata dokter .


"Dia terlalu sibuk merawat saya ,sampai lu dengan kesehatannya sendiri. "Ucap Yani dalam hati dengan melihat Kiki yang terbaring ditempat tidur .


"Tapi tenang saja nyoya ,Kiki hanya butuh istirahat yang cukup .Dan ini resep obat yang harus diminum Kiki ."Ucap Dokter .


"Makasih Dokter ."Kata Yani .


"Sama-sama Nyoya, suami anda itu sangat kuat anda sangat beruntung bisa mendapatkan hati teman saya itu ."Kata Dokter.


"Kalau gitu saya permisi dulu nyoya ."Pamit Dokter Jino.


"Iya dokter ."Kata Yani .


Yani melangkah mendekat ke suaminya dan duduk disamping tempat tidur .


"Ahh!!!! pusingnya ."Kata Kiki lirih mencoba bangun .


"Tidur saja Ki ,jangan bangun dulu ."Kata Yani membantu suaminya berbaring kembali .


"Permisi nak ."Sapa Bu Ana masuk kedalam kamar dengan segelas jahe hangat yang ia bawa .


"Tidak ada teh nak Yani ,bu Ana lupa untuk membeli.Jadi bu Ana buatkan jahe hangat saja ."Kata Bu Ana menaruh jahe hangat itu disamping meja tempat tidur .


"Tidak papa bu ,oya ini resep obatnya tolong bu Ana beli kan ."Kata Yani .


"Baik nak Yani ,bu Ana permisi dulu ."Kata Bu Ana berlalu pergi .


"Yani saya baik-baik kenapa harus minun obat ,sudah saya mau kerja dulu ."Kata Kiki yang ingin bangun dari tempat tidurnya .Namun dihentikan oleh Yani ."Sudah diam jangan membantah .Atau saya ikat kamu ."Ucap Yani tegas .


Kiki hanya membalas tatapan kejam istrinya dengan senyumnya .


"Minum lah jahe hangat ini sedikit ."Kata Yani mengambil segelas jahe hangat itu ,lalu memberikan kepada suaminya .


Sesudah meminum jahe hangat itu ,Kiki kembali memberikan segelas jahe hangat itu kepada istrinya untuk ditaruh kembali dimeja.


"Lain kali kalau capek itu istirahat dulu jangan dipaksakan ,kalau sakit gini gimana .Saya cemas tau kalau kamu seperti ini ."Kata Yani dengan mata berkaca-kaca .


"Bawelnya istri saya!! ,iya mulai besok saya akan jaga kesehatan ."Kata Kiki mengelus lembut pipi Cubi istrinya.


"Janji Ya ."Kata Yani .


"Peluk dong ."Ucap Kiki .


Memukul pelan dada bidang suaminya."Sakit juga masih mesum ."Kata Yani .


"Aduhh sakit Yani."Ujar Kiki.


"ihh!!! lebay ."Ucap Yani .


"Nggak boleh minta peluk ?".Tnya Kiki ."Yaudah saya tidur ."Sabung Kiki .


"Ihhh ngambek dikit-dikit ngambek ,gitu mahh ."Kata Yani kesal .


"Yaudah sini peluk ."Kata Kiki .


Yani mendekat ke suami dan berbaring disamping suaminya .Kiki merangkul tubuh mungil istrinya ,dengan mendekapkan wajahnya dipunggung istirnya. Ia pun terlelap dengan tidurnya .


Hembusan nafas suaminya yang sangat terasa ,melalui leher Yani membuatnya sedikit risih dan geli. Namun apa lah dayanya, ia sudah menjadi istri Kiki ,apakah pantas jika ia menolak ,sungguh tidak!!.Ia mencoba untuk membiasakan dirinya sebagai status seorang istri.

__ADS_1


 


 


ditempat Zuan dan Zoan .


"Bunda bawa sedikit cemilan ,kalian makan ya .Bunda mau belanja dulu ."Kata Bunda ,setelah menaruh makan itu bunda melangkah pergi .


"Hati-hati bun ."Ucap Zoan mengambil cemilan itu .


"Kak ,baru kali ini Kenji merasakan kehangatan sebuah keluarga ."Kata Kenji polosnya.


"Kalau gitu anggap saja kami sebagai keluarga kamu ."Kata Zoan.


"Apa boleh kak?".Tnya Kenji.


"Boleh aja ,bener nggak kak?".Tnya Zoan kepada kakaknya yang fokus dengan buku yang ia baca .


"Bener ."Jawabnya singkat.


Melihat pigura foto besar yang tertempel di dinding atas sova ruang keluarga."Kak perempuan itu siapa ?,Kenji ko belum lihat dia sejak tadi ".Kata Kenji .


"Dia kakak saya ,tapi dia sudah tidak tinggal disini lagi .Namanya kak Yani ."Kata Zoan menjelaskan.


"Kak Yani cantik Ya kak Zo ?".Tnya Polos Kenji .


"Hhhhhhhhhh!!!!!!!,dasar bocil bisa aja.".Suara tawa Zoan .


"Kenapa kak Zo?".Tnya Polos Kenji.


"Kumat dik ."Jawab Zuan mengambil camilan keripik diatas meja .


"Kumat!!! kak Zo nggak papakan ?".Tnya Polos Kenji .


"Sudah-sudah saya tak sanggup lagi ."Ucapnya yang masih menahan tawanya .


"Kak ,kira-kira kak Yani kesini hari apa ?".Tnya Polos Kenji.


"Emang mau apa tohh dik?".Tnya Zuan .


"Mau bilang kalau kak Yani cantik ."Kata Polos Kenji.


"Ya ampunn ,hhhhhhh."Ucap tawa Zoan.


"Emang kamu berani sama suaminya ?".Tnya Zuan .


"Sudah punya suami kak Yaninya ?".Tnya polos Kenji .


"Sudah ,tapi tenang suaminya baik ko ."Kta Zoan .


"Kalau gitu Kenji ijin dulu aja sama suaminya ,buat bilang kalau kak Yani cantik ."Kata polos Kenji.


"Hhhhhh,Adik-adik ."Ujar tawa Zuan.


Sementara itu Zoan sudah tak sanggup untuk berkata apa-apa ,karna ia sudah sibuk dengan tawanya yang tak kunjung berhenti.


"Kenji pingin peluk kak Yani dehh,tapi kak Yani nya nggak ada disini ."Kata Kenji polosnya.


"Kalau sudah bertemu ,tapi kak Yani nya tidak mau kamu peluk gimana ?".Tnya Zuan.


"Ya Kenji pula-pura nangis telus Kenji lari peluk paksa Kak Yani ."Kata polos Kenji .


"Kalau gitu besok,kalau boleh sama bunda ayo ke rumah kak Yani ".Aja Zuan .


"Ayokk kak ,nanti bunda Kenji layu-rayu ."kata Polos Kenji.


"Hhhhhhhhhhh,tidak berdaya saya ."Ujar Zoan.


"Ehh!!! tapi kakak lupa .Besok kamu harus ikut ayah dulu kekantor polisi dik. "Kata Zuan.


"Kenapa kesana kak ,Kenji Nggak ingin pisan dengan kakak ".Ucap Kenji polos.


"Tidak akan Kenji ,kamu kesana hanya melapor saja ko ."Kata Zuan.


"Kan ada kak Zo dan saya yang temenin kamu ."Saut Zoan .


"Bendel ya kak temen Kenji ."Ucap polos Kenji.


 


 


Ditempat Lilu


Karna hari sudah mulai malam ,Ardi mengajak Lilu untuk turun bungkit .Sesampainya dibawah ,Ardi ijin kepada Lilu untuk pergi ke kamar mandi sebentar .Lilu menunggu Ardi dengan duduk di kusi kayu bersama dengan pengunjung yang lain ,yang sedang beristirahat.


Cukup lama Lilu menunggu Ardi ,Sampai ponselnya berdering .Lilu mengangkat satu panggilan yang masuk itu .


*Li kamu dimana ?".Tnya Tante dalam nada sambung panggilan .


*Saya ada dijalan tante ,mungkin saya akan pulang sedikit larut malam ."Kata Lilu.


*Kamu sama siapa Li?".Tnya Tante .


*Saya sama Ardi tante ."Jawab Lilu.


*Yaudah kalau gitu ,hati-hati dijalan ya Li."Kata Tante .


*Iya tante ."kata Lilu mematikan nada sambung .


Setelah dua jam berlaku akhirnya Ardi kembali menghampiri Lilu yang sedang terduduk dengan raut wajah kesalnya.


"Sorry lama Li."Kata Ardi .


"Dari mana aja sihh lu ,gue lu tinggal disini sendirian ."Ucap Lilu kesal .


"Ya sorry Li ,gue dari kamar mandi ."Kata Ardi.


"Lu tadi beak dulu ya ?".Tnya Lilu.


"Iya Li ,yaudah ayo pulang keburu kehabisan kereta Li ."Ajak Ardi.


Mereka mulai melangkahkan kakinya kembali ,namun sesampainya di stasiun ternyata jam kereta tujuan kota nya sudah habis .


Ardi yang teringat kalau ada bus tujuan ke kotanya yang pangkal disini .Ia langsung mengajak Lilu pergi ke terminal bus .


Sesampainya di sana ."Ahh!!! syukurlah busnya masih ada ."Ucap Ardi yang sudah menemukan bus tujuan kota nya.


"Sudah ayo naik ".Aja Ardi naik kedalam bus.


"Ardi ini bus tujuan kota kita ?".Tnya Lilu.


"Iya Li ,tapi ya sorry mungkin kita akan sampai agak malam, karna kita naik bus bukan kereta ."Kata Ardi .


"Ahh!! sudah biarkan yang penting kita sampai rumah dengan selamat ."Ucap Lilu.


"Ada dengan Ardi ,tidak biasanya dia diam kek gini .Tidak bawel pula ."Ucap Lilu dalam hati memperhatikan Ardi yang sedang tertidur.


"Dilihatin terus! ,nanti suka lohh ."Ujar Ardi dengan mata terpejam.


"Apaan sihh."Ujar Lilu mengalihkan pandangan keluar jendela bus.

__ADS_1


Dengan mata terpejam."Semoga saja kamu selalu tersenyum seperti ini Li ."Ucap Ardi dalam hati .


__ADS_2