Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.65 Perubahan sifat Dino


__ADS_3

Sekitar jam 10 malam Riska yang sudah sampai di Surabaya ,dan yang sudah duduk di kursi penumpang mobilnya.


"Pak Sukir ,Ayah tadi sudah pulang atau belum ?".Tanya Riska kepada supirnya .


"Sudah nona ,sudah dari pagi ayah nona sudah dirumah ."Kata Pak Sukir .


Mobil itu kembali melanjutkan menyusuri jalanan kota malam .


+++++++++++++


++++++++


Ditempat Lilu


Pukul 11.30 .


Entah kenapa malam ini hati ku sangat cemas ,hingga saya memutuskan untuk keluar dari rumah dan bejalan-jalan sebentar.Dengan berharap ,kegelisahan ini berakhir .


"Li mau kemana nak?,Sudah malam."Kata Tante Lilu tang baru keluar dari dapur hingga mengejutkan Lilu .


"Yampunn!!!,Tante ."Ujar Lilu terkejut.


"Baru aja ditanya dahh terkejut ."


"Lilu mau jalan-jalan keluar bentar tante ,sedikit tidak bisa tidur Lilu ."


"Baiklah hati-hati dijalan ,jalan pulang larut malam ."Kata tante berlalu pergi .


"Baik tante ."Jawab Lilu melangkah pergi .


++++++++


Setibanya di taman yang tak terlalu jauh dari rumah Tante ,saya merasa semakin tidak enak hati .Entah kenapa saya terus memikirkan Dino ,yang jelas-jelas beberapa hari kemarin dia sudah pamit untuk pergi kesuatu tempat untuk materi pratek kuliahnya .


Namun ,saya tetap saya memikirkan seperti akan terjadi sesuatu kepada dirinya ,aaagghh!!! mungkin itu hanya pikiran bodo saya saja .


Setibanya di ujung jalan ."Ehh apa itu !?".Batin Lilu melihat segerombolan orang yang sedang mengepung seseorang .


Lilu segera bersembunyi dipohon besar yang tak terlalu jauh dari tempat itu,agar tak terlihat jika ia sedang menguping .Lilu terus memperhatikan segerombolan orang-orang itu dari balik pohon besar itu ,walau dirinya tak bisa mendengar begitu jelas apa yang sedang mereka bicarakan.


Tapi seperti yang dilihat Lilu ,segerombolan orang-orang itu sangat marah besar kepada seseorang yang wajahnya belum bisa Lilu lihat dengan jelas .


Ditempat gerombolan itu .


"Aduhh ,berengsek sekali kau punya mulut ."Hina salah seseorang yang mengepung orng yang belum jelas raut wajahnya .


"Gimana kalau kita bunuh aja nihh bocah ,gatel banget tangan gue ."Saut salah seseorang mengepalkan tangannya .


"Jihh najis kalian ."Hina orang itu sedikit menundukkan perhatiannya .


Mencengkeram kuat kerah baju seseorang itu ."Berengsek lu ,bajiiiiiingaan kampung!!!!".Ucapnya dengan melayangkan satu pukulan di pipi kiri orang itu hingga penutup kepala jangketnya terbuka .


Berukkkk......


Lilu yang sebaring tadi memperhatikan langsung membulat bola mata hitamnya ."Dino!!".Ujarnya .


Kembali ke gerombolan tadi .


"Keluarga lu udah berhasil gue singkirkan ,nyokap lu mati ,bokap lu mati ditangan gue ."Ucap jelas salah seseorang yang seperti ketua gerombolan itu .


"Dan satu lagi ,gue sangat puas dengan permainan yang gue mainkan sekarang ."


"Hhhhhhhhhh...............gue nggak akan takut dengan acaman kau berengsekkkk."Ucap ketua gerombolan itu yang tanpa sadar membangun iblis yang sedang tertidur tenang.


Dengan menahan air matanya ,Dino bangkit dari tempat tersungkurnya .Dino mengangkat perhatian raut wajahnya yang sangat frustasi berat .Itu sangat jelas ,dan terlihat dari kantong mata yang terlihat jelas sedikit menghitam ,dengan bola mata jengkalnya ,dan tatapan kosongnya yang sangat menghitam suram .


Orang itu kembali memukul Dino ,namun Dino berhasil menghindar ,lalu ia kembali menyerang dengan berutal ke tujuh gerombolan itu .Dino merampas paksa sebilas pisau yang dipenggang salah seseorang gerombolan itu ,lalu ia yang sudah berhasil merampas pisau itu menggunakannya untuk menusuk kaki dan lengan salah seseorang gerombolan itu yang masih menyerangnya .


Hingga tiba lahh di ketua gerombolan itu ,Dino yang sudah menggenggam erat kerah baju ketua gerombolan itu."Bagaimana jika mata lu ini ditusuk satu ,ohhhhh!!!,pasti keren banget!! ."Ucapnya seperti psikopat .


Dengan pisau yang masih tepat diatas mata ketua gerombolan itu."King mata satu!!".Ucapnya kembali dengan tatapan dingin dengan bola mata hitam jengkalnya yang membesar.


Disaat yang bersamaan ."Dinooooo!!!!!!!".Teriak Lilu yang sudah berdiri tak terlalu jauh dari Dino .


Mengabaikan panggilan nama itu."Jadi tidak ya !??".Ucapnya yang masih fokus dengan ketua gerombolan itu .


Dengan badan yang sudah gemetar ketakutan dan keringan dingin dimana-mana."Gue mintakkk maaf ,gue mengakui salah ,gue bakal serahkan diri gue saat ini juga kekantor polisi ,gue janji, gue mohon lepaskan gue ."Ucap Ketua gerombolan itu yang sangat ketakutan dengan tatapan psikopat Dino .


Jelepppp................pisau itu menancapkan tepat dipaha ketua gerombolan itu.


Membulatkan bola mata hitamnya."Aaaaahhhhhhhhhhhh!!!!!!!".Teriaknya kesakitan .


Berukkk........satu pukulan mendarat di pipi kiri ketua gerombolan itu.


Merangkak mendekat ke kaki Dino "Saya mohon ,jangan sakiti saya lagi ,saya kan pergi kekantor polisi ."Ucapnya dengan isak tangis .


Menarik rambut kepala ketua gerombolan itu."Jika besok kau masih tidak ada dalam berita ,makah gue sendiri yang akan selesai kan hidup kau."Ucap Dino dengan nada suara santai nya dan tatapan dinginnya ,melepas genggaman tangannya.


"Saya akan pergi sekarang juga kekantor polisi ."Ucap ketua gerombolan itu langsung lari tadi sana dengan sangat terburu-buru.


"Di-Dino ada apa ini!?".Tanya Lilu yang masih belum tau apa-apa,dan sedikit takut dengan apa yang baru saja ia lihat .Lihat sisi lain dari Dino .


Membalikkan badan,dan menatap seseorang didepannya dengan sangat dingin. Dino melangkah mendekat kearah Lilu ,Namun bukan untuk menjelaskan Dino justru berjalan melewati Lilu seperti tidak pernah mengenal Lilu sama sekali .


Lilu yang sadar ada yang aneh dengan Dino segera membalikkan badan dan memanggil-manggil nama Dino ,namun tak kunjung ada jawaban dari Dino .Dino tetap tak berkuting ,ia justru tetap melanjutkan langkanya .


Tak sampai disitu ,Lilu pun mengejar Dino yang sudah mulai jauh dari dirinya .


Berjalan disamping Dino ,dan menggenggam tangannya ."Dino ada apa ?!" .Tanya kembali namun lebih tegas .


"Siapa kau ?"."Kenapa kau tau namaku ?".


"H!!".Lilu begitu terkejut dengan pertanyaan Dino ,Akan tetapi ia tetap berusaha tenang karna mungkin Dino sedang mengerjai dirinya.

__ADS_1


"Jangan bercanda Dino ,bercandamu tidak lucu ."Kata Lilu sedikit tersenyum .


"Tapi saya serius ,siapa kau ?".Ucapnya kembali dengan raut wajah datarnya .


"Saya kan Lilu ,pacar kau Dino ."Jelas Lilu .


"Pacar".Sautnya .


"Saya tak punya pacar ,sepertinya anda yang sedang bercanda nona ."Ucap Dino melanjutkan langkanya tanpa memperdulikan Lilu yang masih terdiam tak berkutip .


"Gue harus pastikan kerumahnya langsung,apa yang terjadi.Mungkin tante dan om bisa jelaskan."Ucap Lilu yang langsung segera pergi dari sana ,untuk segera memastikan langsung kerumah Dino .


+++++++++


Malam itu juga Lilu langsung pergi kerumah Dino yang sedikit jauh dari kota .Lilu dengan ojek online malam ,ia keluar perbatasan kota .Hingga sampai lah dirumah yang tak terlalu besar disebuah desa .


"Mbak ."Panggil bang ojek online.


"Ada apa Mas ?".


"Sebelumnya maaf ini mbak ,rumah saya kan sedikit dekat dari sini .Dan menurut pemberitaan ,kalau rumah ini sudah kosong beberapa hari kemarin mbak ."Jelas Bang ojek online.


"Maksudnya !?".Tanya bingung Lilu .


"Mba naik aja dulu ,saya kan ceritakan di kedai kopi situ ."Kata Bang ojek online menujuk salah satu kedai kopi kecil yang sedikit jauh dari rumah itu .


Lilu yang butuh penjelasan pun ikut saja dengan bang ojek online itu .


++++++++


Setibanya di kedai kopi itu ."Mari mbak duduk dulu ."Kata bang ojek online itu .


Lilu menurut dan duduk di kursi ,yang tersedia didepan bang ojek online .


"Jadi beberapa hari kemarin itu ,kedua orang tua pemilik rumah itu hilang .Dan putra tunggalnya ,mas Dino .Langsung mintak bantuan ketua desa setempat untuk membantu mencari kedua orang tuanya,mas Dino juga sudah lapor polisi ."


"Kalau seandainya orang tuanya pergi meninggalkan mas Dino ,mahh tak mungkin atuh mbak barang-barang dan semua barang berharganya masih tertata rapi tanpa berantakan sedikit pun .Setelah dua hari dicari-cari tidak membuahka hasil ,akhirnya saat tiga harinya mas Dino dapat telfon dari orang yang tidak dikenal .Mengatakan kalau kedua orang tua mas Dino ada di gudang tua bekas belanda dulu .Mas Dino dan polisi-polisi tadi langsung saja ke gedung itu ,pass sampai sana nya . Ternyata benar mobil orang tua mas Dino ada disana ,Mas Dino langsung saja masuk kedalam .Setibanya didalam mas Dino dan polisi-polisi tadi langsung syok berat melihat apa yang seharus tidak mereka lihat,sementara itu katanya mas Dino sampai pingsan ,saat melihat kedua orang tuanya yang sudah tergantung tepat didepan pintu masuk gedung ,dengan badan orang tuanya yang penuh dengan luka pukul ,mbak."


"Setelah kejadian itu ,tiga hari mas Dino tak sadarkan diri dirumah sakit .Katanya sihh ,mas Dino sudah bangun mbak sekarang .Tapi mengalami hilang ingat gitu katanya ,penyebabnya saya kurang tau .Jadi rumah itu kosong mbak ,mas Dino nya kemarin datang cuma ambil beberapa barang gitu keknya ,karna saya sempat lihat .Terus kemana saya kurang tau ."Jelas bang ojek online itu.


"Makasih mas ceritanya ,saya permisi dulu.".Kata Lilu beranjak dari tempat duduknya .


"Mbak,Mbak biar saya antar pulang saja sudah larut malam mbak tidak baik kalau pulang sendirian ."Kata bang ojek online itu yang sudah beranjak dari tempat duduknya .


"Baiklah ."


Lilu pun diatar pulang oleh bang ojek online itu sampai di rumah tantenya .


Selesai dengan membayar ongkos ojek online itu,Lilu langsung melangkah masuk kedalam rumah dengan perhatian yang masih bingung dengan pikiran yang sedang ia pikirkan saat ini .


+++++++++++++


Keesokan paginya ,Lilu pergi dari rumah lebih awal ,ia segera berangkat kuliah ,untuk segera bertanya-tanya soal kabar Dino kepada teman-teman diruang kelasnya .


Menyusuri jalanan lorong kampus."Sebenarnya apa yang terjadi!?,dan kenapa harus dia!?,Kenpa bukan yang lain!?".Batin Lilu bertanya-tanya.


"Ouh,Mau tanya soal Dino kak ."Kata Lilu.


"Oh,Dino sudah satu minggu tidak ikut kelas atau pun ujian susulan ,tapi menurut ku nggak papa lahh, toh nilai Dino bangus-bangus ."


"Sebelum satu minggu ,bukan kah ada praktek keluar kampus kak ".Tebak Lilu .


"Praktek!!,tidak ada ko .Mana ada praktek bersamaan dengan ujian dan persiapan kema mbak ."Ucap Pria itu dengan sedikit tertawa .


"O,Yasudah maksih infonya kak ."Ucap Lilu melangkah pergi dari sana .


++++++++


Lilu kembali melangkah kan kakinya ke ruang kelasnya ,ia begitu sangat bingung dengan apa yang terjadi dengan Dino .


Ditambah dengan ketakutannya yang melanda lagi ,atas jika ia kehilangan lagi ,cinta yang baru saja bertemu setelah sekian lama.


"Aduhh!!,Kenpa Li? .Macam malas aja kau ngapus padahal ya cuma absen aja ."Kata teman Lilu ,sebut saja Mita .


"Kurang tidur keknya Mit."Ucap Lilu sedikit lesung.


"Ayo masuk ,absen ,terus pulang sono tidur biar nggak lesung lagi ."Kata Mita menarik tangan Lilu masuk kedalam kelas .


Selesai dengan absen kelas ,saya langsung pergi dari kampus .Saya langsung mencari tau kediaman baru milik Dino .


Saya hanya memastikan secara langsung apa yang sebenarnya terjadi dengan Dino .


Setelah saya cari-cari akhirnya saya mendapatkan alamat baru kediaman rumah Dino ,melalui salah seseorang yang tinggal tak terlalu jauh dengan apartemen Dino .Diperjalanan ke apartemennya,saya melewati layar monitor yang menyiarkan beritah hari ini .


Disiaran layar monitor itu ,ada enam orang yang kemarin dihajar habis oleh Dino,orang-orang itu sedang diwawancara secara langsung.Ke enam orang itu berkata ,kalau ia sangat merasa bersalah telah membunuh kedua orang tua yang tak bersalah apa-apa, hanya untuk permainan semata .Dalam berita itu juga tersiar kalau ketua gerombolan itu akan dihukum mati siang ini juga .


Saya jadi berpikir kalau acaman Dino kemarin benar-benar bukan mainan lagi untuk mereka ,itu artinya bukan kali ini aja Dino mengancam mereka .


Tidak!!,pokonya saya tidak boleh berpikir buruk dulu tentang Dino ,dan saya harus segera pergi kerumah Dino sekarang.


+++


Akhirnya tekat Lilu yang sudah bulat pun ,mulai melanjutkan langkahnya kealamat baru rumah Dino .


Setibanya digedung apartemen yang lumayan tinggi ,Lilu melangkah masuk dan menghampiri salah seseorang disana yang jadi satpam apartemen itu.


Menunjukkan foto Dino ."Bapak tau kamar cowok ini dimana ?".Tanyaku .


"Oh,dia tinggal dilantai 9 nomer kamarnya 3999 mbak ."


"Makasih pak ,infonya ."


"Eh,mbak beneran mau kesana ?!".Tanya ragu satpam itu .

__ADS_1


"Iya pak ,dia kan teman saya sudah lama tak bertemu ."Kata Lilu melajukan langkahnya untuk naik kelantai 9 kamar Dino .


"Wanita iti berani sekali ,temenan sama orang ati sosial yang sudah jelas asal usilnya tidak jelas ."Gumam satpam itu kembali melanjutkan pekerjaannya .


Sesampainya didepan pitu masuk kamar Dino ,Lilu mengetuk-ngetuk pintu kamar Dino .


Dokk....dokkk......dokkk .


"Apa dia tidak dirumah!? ."Ucap lirih Lilu .


Hingga pintu kamar terbuka secara berlahan ,disaat sudah sedikit terbuka keluarlah raut wajah dan tatap dingin itu .


Sedikit tersenyum untuk menutupi rasa takutnya ."Boleh saya masuk ?!".Tanya Lilu memperhatikan raut wajah dingin Dino.


"Tak."Uacpnya singkat yang ingin menutup pintu masuk ruamhnya ,namun dengan cepat didorong paksa oleh Lilu sampai ia berhasil masuk kedalam .


"Umm,berantakan sekali ."Ucap Lilu melihat sekitar ruangan .


"Makah keluarlah,kau tak akan suka ."Ucap Dino melangkah melewati Lilu tanpa memperhatikan raut wajah Lilu sedikit pun, yang sembaring tadi memperhatikan dirinya yang benar-benar kacau.


Dino pun terduduk disovanya ,dengan memperhatikan acara tvnya dan menikmati mie instannya .


Melangkah sedikit mendekat ."Dino ,a-apa kau tak ingat denganku?!".Tanya Ragu Lilu .


"Kau bilang kau pacar ku ,jika kau ingin itu terserah kau ."Ucapnya cuek yang fokus dengan acara tv nya .


Mengukir senyum diraut wajahnya ,dengan memperhatikan Dino ."Kalau gitu boleh tidak saya bereskan ruangan ini ?".


"Terserah."


"Okeh saya bereskan ."Ucap Lilu menaruh tasnya di kursi kecil dekat Jendela.


Selesai dengan itu Lilu mulai membereskan semua barang-barang Dino yang berserakan .Ia menayapu ,mengepel ,mencuci baju,piring ,dan membutkan makan untuk Dino dengan bahan yang baru saja ia pesan dengan online.


Dalam pikiran Dino .


Malam itu saya bertemu dengan wanita ,yang wajahnya seperti tidak asing dalam ingatan saya .Namun saya tak mengingat siapa wanita itu? ,dan apa hubungan dengan saya?.


Sampai wanita itu berkata ,kalau namanya Lilu ,dan dia pacar saya .


Menurut pikiran saya ,saya tak pernah menjalin hubungan dengan siapaun .Setelah itu saya putuskan untuk melupakan,dan fokus kembali dengan masalah yang sedang saya hadapi saat ini .


Keesokan harinya ,Wanita itu tiba-tiba sudah berdiri didepan pintu apartemen milik saya .Aneh!!,tapi!! saya menerima wanita itu masuk kedalam apartemen saya .Walau saya tak mengenalnya .


Wanita itu juga membersihkan apartemen saya ,hingga sangat bersih .Entah apa yang sedang dipikirkan wanita itu ,sampai ia begitu perhatian dengan saya yang jelas-jelas tidak mengingat siapa dirinya bagi saya .


Sesekali melihat gerak-gerik Lilu yang membereskan apartemennya ."Aneh."Batinnya .


Selesai berbersih ruang apartemen ,Lilu menghampiri Dino ."Saya sudah buatkan kamu makan malam ,tapi maaf saya harus segera pulang ."Kata Lilu melangkah mengambil tasnya kembali dan terburu-buru pergi dari sana .


Menghentikan Langkan sejenak."Besok saya akan mampir lagi .Selamat Sore."Ucapnya melanjutkan langkahnya.


Tanpa merespon ucapan atau pun melihat kepergian Lilu ,Dino tetap fokus membaringkan badannya disova dengan perhatian kosong ,ia memperhatikan tv di depannya yang tak menyalah .


++++++++++++++


+++++++++


Ditempat Yani .


Pukul 15.30 Sore .


Linda yang baru datang kekamar,Yani dengan setas sedikit kecil yang berisi camilan ."Nona ini camilan yang akan nona bawa besok sudah siap".


"Taruh situ saja Lin."Kata Yani .


Linda pun menaruh tas itu di sova ."Nona besok saya antar jam berapa ?".


"Jam setengah 7 ,Lin ."


"Baiklah saya permisi dulu nona ."


Fokus dengan chat Wa di ponselnya .


Chat Riska √Yan ,kita satu kema dan satu kelompok kan?!."


Chat Yani √Iya ,kau tak dengar tadi ."


Chat Riska √cuek amat kau ,Kenapa!?".


Chat Yani √Nggak papa ,Gue nggak enak aja .Lilu kan satu kelompok sama kita ,tapi dia tidak ikut ,dia memilih bayar denda."


Chat Riska √Mungkin dia lagi nggak enak badan Yan ,lagian kan sudah diganti dengan Bagas ."


Chat Yani √Iya ,juga sihh jadi pas perempuan dan lakinya ."


Chat Riska √Iya kan bangus ."


Chat Riska √Gue mau telfon Zen dulu ."


Chat Yani √Okhe ,suami gue juga udah telfon juga ."


Tersambung dengan nada sambung telfon ,dengan Kiki .


*Yan kamu jadi berangkat besok?".Tanya Kiki dalam nada sambung telfon .


*Iya Ki ,nanti kalau sudah sampai saya kasih kabar ko ."


*Hati-hati dijalan besok ."


*Iya pak bos ."


*Good night."

__ADS_1


*I miss You ,good night ."Jawab Yani langsung mengakhiri panggilan itu .


Dilain tempat ,menjelang pagi Kiki tersenyum manis sekali setelah mendengan kata yang singkat namun sangat ditunggu-tunggu oleh sebagian orang lain yang sedang memperjuangkan cintanya.


__ADS_2