Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.100 Yours


__ADS_3

Pagi-pagi sekali ,Kiki sudah terbangun dari tidurnya dengan berlahan ia beranjak turun dari atas tempat tidur ,agar tidak membangunkan istrinya yang masih tertidur pulas .


Selesai berbesih diri dan berpakaian rapi Kiki langsung melangkah keluar ,namun langkahnya terhenti dengan suara yang tidak asing memanggilnya .


"Mau kemana?".


Menengok ke sumber suara ."Saya akan berangkat kerja ,nanti berangkat kuliahnya diantar supir ,tidak papa kan ."


Yani tersenyum tipis dan menganggukkan kepalanya jawaban setuju .


"Cepat mandi dan sarapan pagi ."Kata Kiki sebelum berlalu pergi meninggalkan istrinya .


Setelah kepergian suaminya ,Yani segera beranjak turun dari atas tempat tidur untuk segera masuk kedalam kamar mandi .


+++++++++


++++++


Tempat Bali .


Sinar matahari siang menembus gorden tebal milik salah satu penghuni hotel di Bali .Sinar itu membangunkan penghuni pria itu dari dalam mimpinya .


Dengan mata yang masih terpejam khas orang bangun tidur ."Aa pusing sekali ."Tangan kanan yang mencoba merai ponsel di meja tempat tidurnya.


Melihat jam yang terlihat di layar ponsel ."Sudah siang. "Meletakkan kembali ponselnya ,lalu melonggar otot-ototnya.


Menurunkan kedua kakinya dari atas tempat tidur."Kemarin saya minum terlalu banyak ,dan.Bagaimana saya bisa kembali ke hotel?".Gumamnya mencoba mengingat-ingat kejadian semalam .


"Lebih baik saya mandi ,mana mungkin saya mengingat kejadian semalam ."Ucapnya dengan beranjak masuk kedalam kamar mandi.


Selesai mandi ,Danu yang sudah selesai mandi berjalan keluar balkon .Danu duduk di kursi yang tersedia di balkon kamar hotelnya ,ia duduk dengan memainkan ponselnya.


Sesaat setelah duduk santai ,terdengar suara bel kamar hotel berbunyi .Danu segera bangkit dari zona nyamannya untuk membuka pintu kamar hotel .


Setelah membuka pintu kamar hotelnya ,Danu menerima makanan pesanannya. Sesudah menerima makanannya ,ia mengucapkan terima kasih kepada pelayan hotel itu sebelum menutup kembali pintu kamar hotelnya .


Danu kembali ke balkon kamar hotelnya dengan membawa makanan yang baru saja ia pesan .Dengan menikmati suasana siang pantai Bali dari kejauhan ,Danu memakan makanan pesanannya .


+++++++++++


++++++


Di rumah sakit


Di rumah sakit di mana ayah Yani sedang bekerja .Pak Rendi sedang duduk di ruang kerja pribadinya ,ia sedikit melamun menatap berkas pasien yang baru saja ia terima .


Sampai seseorang masuk kedalam ruang kerja pak Rendi yang membuyarkan pandangan kosongnya.


"Dr.Rendi ."Seru seseorang itu yang tidak lain adalah teman kerjanya yang sama-sama dokter disana,namun lebih muda darinya.


"Lebih baik Dr.Rendi mengambil cucti beberapa hari .Maaf sebelum bukan saya ingin anda!.Tapi anda terlihat tidak baik-baik saja sejak kemarin ,saya takut jika nanti terjadi sesuatu yang tidak mengenakkan buat anda. "Kata Teman pak Rendi dengan pengucapan yang sangat hati-hati ,karna takut jika pak Rendi salah faham .


Memberikan berkas pasien yang baru saja ia terima kepada temannya itu ."Saya akan tetap berkerja ,kamu tangani pasien ini.Pasien ini mengalami gagal ginjal ,kelanjutan kamu bisa baca berkas ini saya sudah menulis semua kekurangan pasien ini ,jadi saya harap anda bisa melakukannya dengan baik ."Jelas Pak Rendi.


"Lalu Dr.Rendi ?".


"Saya akan merawat pasien dengan gejala sakit ringan, untuk beberapa hari ini ."


Tersenyum tipis."Baiklah dokter, saya permisi."Pamit dokter itu berlalu pergi .


+++++++++++++


Seperti hari-hari biasa Yani berangkat kuliah ,namun bedanya hari ini ia di antar oleh supir .Iya ,ini pertama kalinya Yani berangkat kuliah di antar oleh supirnya .


Setibanya di kampus ,Riska yang juga baru saja sampai menghampiri Yani .


"Nanti keluar yuk ,makan siang di luar ."Kata Riska yang sudah berjalan beriringan dengan Yani .


"Tidak bisa Ris ,maaf ya."


"Umm baiklah ,lain waktu saja ."Kata Riska sedikit kecewa ."Tidak biasanya kamu di antar supir ,kalian tidak ada masalahkan?".Lanjutnya bertanya dengan apa yang baru saja ia lihat .


"Tidak ,saya yang ingin di antar supir ."Jawab Yani .


Percakapan singkat itu berakhir saat mereka sudah memasuki lobi kampus .Mereka berdua melajukan langkah mereka untuk pergi ke ruang kelas mereka .


+++++++++


+++++


Di tempat Danu .


Bali.


Sudah hampir sore ,Danu memutuskan untuk keluar dari kamar hotelnya .Entah akan pergi kemanan yang jelas Danu terus melangkahkan kakinya turun ke lantai bawah hotel .


Di lantai bawah hotel ,Danu melajukan langkahnya untuk pergi ke suatu tempat .Danu terus melangkah di jalan khus pejalan kaki ,sampai tiba di pantai bali .


Saat itu ,karna hari mulai menjelang malam suasana sekitar pantai mulai sepi dengan pengunjung ,hanya tinggal beberapa pengunjung saja yang ingin menikmati matahari terbenam .


Danu mencari tempat yang sedikit jauh dari pengunjung lain ,ia duduk di antara batu karang yang tidak terlalu besar . Dengan dempuran ombak laut yang tenang mendampinginya .Cahaya matahari juga berlahan meredup dengan warna ke Orange yang bercampur dengan langit yang mulai menghitam .Semakin redup hingga benar-benar menghilangkan .


Di saat yang bersamaan dengan itu ,kepala Danu juga sudah di todong dengan pinstol oleh seseorang pria berjangket hitam.


"Maaf tuan ini sudah menjadi perintah ."Ucap Pria berjangket hitam itu .


Danu yang masih terduduk tenang ,tersenyum miring mendemgar perkataan pria yang ingin membunuhnya itu ."Licik ."Kecamnya lirih .


Pria itu mulai menekan pintol itu dan ,Dorr .....


Sesaat setelah mendengar letusan senjata api itu ,Danu membuka bola matanya yang sempat terpejam .Danu terkejut ,dia melihat dirinya masih baik-baik saja ,dengan cepat ia segera beranjak dari tempat duduk .Danu membalikkan badannya ,dan bertapa terkejut ia melihat seseorang yang ingin membunuhnya ternyata sudah tergeletak di atas batu karang dengan seseorang yang baru saja memukul kepala pria berjangket hitam tadi.


"Kita harus segera pergi sebelum orang ini tersadar ."Ajak pria yang menolong Danu .

__ADS_1


Tanpa berpikir lagi Danu langsung berlari mengikuti langkah kaki pria yang sudah menolong tadi dari seseorang pria yang ingin membunuhnya .


+++++++


Di saat sudah cukup jauh dari pantai tadi ,Danu dan pria yang menolongnya tadi terdiam dengan mengatur nafas mereka yang terengah-engah .


"Te-terima kasih sudah menolong saya."Danu dengan nafasnya yang masih terengah-engah.


"Iy,sama-sama ."


"Orang tadi siapa? kenapa dia ingin membunuh mu?".Lanjutnya bertanya .


"Orang tadi suruhan kekasih saya ,eh!bukan, lebih tepatnya matan saya ."Jelas Danu .


"Oh ,kalau gitu lebih baik anda pulang sebelum orang tadi menemukan anda kembali ."


"Iya ,lebih baik saya kembali ke penginapan Mawar ."


"Anda menginap disana ,kalau gitu anda sama dengan saya ."


"Bagus kalau gitu ,kita bisa kembali ke penginapan bersama ."


"Tentu ,mari."Ajak Pria yang menolongnya tadi dengan ramah .


Danu dan pria tadi pun mulai melanjutkan langkahnya untuk kembali ke penginapan mereka ,yang ternyata satu penginapan .


Danu yang berjalan beriringan dengan pria tadi ."Dari tadi kita mengobrol ,tapi saya belum tahu nama kamu ."


"Saya Dino ,anda?."Jawab Dino .Pria yang menolong Danu tidak lain adalah Dino ,yang sudah mengikuti dan memperhatikan Danu sejak awal ada di Bali .


"Nama kita sama ada huruf D di awal. Danu Dino ."Kata Danu .


Sesaat kemudian setibanya di dalam penginapan(hotel) .Danu terus melangkah tanpa bertanya kepada Dino yang terus saja mengikuti langkahnya .Sampai setibanya di dalam live yang dalam perjalanan ke lantai lima .


"Kamu menginap di lantai berapa?".Tanya Danu yang membuka keheningan sejak tadi .


"Lima ."Jawabnya singkat .


"Wahh samaan ,saya juga di lantai lima .Jangan-jangan kamar kamu juga berdekatan dengan kamar saya ."Danu yang bersemangat.


"Mungkin iya ."Jawabnya kembali singkat .


"Iy ,mungkin."Danu yang berubah canggung .


Akhirnya tibalah live berhenti di lantai lima , pintu live berlahan terbuka Danu dan Dino pun beranjak keluar .


Danu melangkah mendahului Dino,sampai di depan pintu kamar hotelnya ia menghentikan langkahnya .Begitu juga Dino yang juga menghentikan langkahnya di depan kamar hotelnya sendiri yang ternyata berada tepat di depan kamar hotel milik Dino .


"Saya masuk dulu ."Kata Danu membuka pintu kamarnya .


Dino hanya mengangguk dan berlalu masuk ke dalam kamarnya sendiri .


Di sisi lain Danu yang sudah ada di dalam kamarnya sendiri ."Pria dingin ."Serunya .


+++++++++++


++++++


Di lain tempat


Seseorang dengan wajah yang sangat kesal ,sedang bercakap-cakap dengan seseorang di dalam telfon .*Apapun yang saya ingin kau harus pastikan dia mati besok ,jika tidak kau yang akan mati besok ."Ucapnya tegas dengan mengakhiri nada sambung telfon .


Peyarr.......


Memukul keras cermin rias besar didepannya ,dengan ekspresi penuh dengan ke bencian.


Melihat tangannya yang memerah mengeluarkan darah ,orang itu tersenyum miring ."Ku pastikan hidupmu hancur KIKI!!".Ucapnya sedikit menekan kalimat terakhirnya .


Tika ,iya Tika .Dia sangat marah dengan Kiki entah apa yang akan dia lakukan selanjutnya. yang jelas tujuannya sekarang adalah menghancurkan Kiki .


Mengeluh perutnya yang mulai membenci ."Kau harus kuat nak ,perjalan kita masih panjang ."Ucapnya lembut namun terlihat mengeram kesal .


++++++++++


+++++


Di tempat Yani .


Malam ini Yani tidur lebih awal setelah mendapatkan chat dari suaminya yang akan pulang terlambat .


Iya ,malam ini sedikit berbeda akan tetapi Yani mencoba menyesuaikannya dan tetap tertidur pulas dalam mimpinya .


Waktu semakin berjalan ,malam semakin larut .sedang Kiki yang baru saja sampai di rumah melangkah masuk kedalam kamar tidur dengan berlahan agar tidak membangunkan istrinya yang sudah tertidur pulas .


Kiki benar-benar sangat letih dengan tugas kantornya yang sangat menumpuk ,ia pun langsung masuk kedalam kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya .


Sesaat kemudian ,Kiki keluar dari kamar mandi dengan handuk yang masih mengalung di lehernya .Kiki menaruh handuk itu di kursi meja rias istrinya ,lalu membaringkan tubuhnya di sampai istrinya yang masih tertidur pulas .


Kiki merangkul pinggang istrinya ,yang membuat Yani langsung terbangun ."Eh!".


Masih dengan merangkul istrinya ."Tidur lagi Yank".Ucap Kiki lirih menegelamkan wajahnya ke leher istrinya .


"Hemm,jangan gini geli."Dengus Yani lirih .


Yani yang tidak mendapatkan respon dari suaminya membuang nafasnya dengan kasar .Akan tetapi belum juga beberapa lama ,Yani pun kembali tertidur dalam dekapan hangat suaminya .


++++++++++


+++++++


Kembali ke Bali .


Malam sudah larut ,akan tetap seseorang mengetuk-ngetuk pintu kamar hotel Danu berkali-kali .

__ADS_1


Danu yang sudah tertidur ,pun terbangun oleh suara berisik ketukan pintu berulang-ulang kali itu .Danu bangun untuk beranjak melihat siapa yang sedang menggedor-gedor pintu kamar hotelnya .


Melihat di lubang kaca kecil yang ada di pintu ."Sial orang tadi ."Batinnya .


Melangkah sedikit menjauhi pintu kamar hotelnya ."Wanita baji**ngan itu tidak akan puasa jika semua yang dia mau belum terpenuhi ."Umpatnya tersenyum acuh .


Suara ketukan pintu berlahan menghilang ,Danu pun bisa bernafas dengan legah .Ia kembali membaringkan dirinya di atas tempat tidur .Namun rasa bimbang nya kembali menghantui pikirannya kembali ,yang membuatnya tidak bisa untuk tertidur pulas kembali .


Dengan perhatian kosong ,Danu memperhatikan sekitar ruangan kamar hotelnya yang terasa sunyi dan gelap .


Sampai di ke esok kan paginya ,Danu yang tidak tidur semalaman langsung bangkit dari tempat tidurnya .Danu melangkah masuk kedalam kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya .Sesaat kemudian Danu yang sudah berpakaian rapi ,segera mengemasi barang-barang ke dalam koper yang ia bawa .


Selesai berkemas ,dengan terburu-buru Danu segera melangkahkan kakinya untuk segera turun ke lobi hotel .


Dino yang menyadari itu pun ,langsung ikut berkemas .Dino segera mengenakan tas rangsel yang ia bawa ,dan langsung mempercepat langkanya menyusul Danu .


Danu yang sudah di lobi hotel ,sedikit bercakap-cakap dengan penjaga lobi sebelum berlalu pergi dari hotel .Di luar hotel ,Danu menghentikan taksi untuk segera ia naiki untuk segera pergi dari hotel itu .


+++++++++++


+++++++


Di tempat Yani


Yani yang masih tertidur dalam mimpinya ,terbangun oleh goresan lembut di wajahnya .Membuka matanya yang terpejam ,melihat laki-laki senyum tipisnya yang sedang memperhatikan tidurnya .


"Pagi ."Ucap Kiki yang membuyarkan tatapan kosong Yani .


"Pagi ."


"Cepat bangun dan bersiap sarapan pagi."Katanya dengan mencium kening istrinya sekilas sebelum beranjak turun dari atas tempat tidur .


Melihat suaminya yang berjalan ke pintu keluar kamar tidur ."Eh,Kiki sudah siap."Batinnya yang tahu suaminya sudah rapi dengan pakaian kerjanya.


"Saya akan tunggu di meja makan ."Kiki sebelum menutup pintu kamar tidurnya kembali .


Yani menganggukkan kepalanya ,dan langsung bersiap-siap untuk segera mandi .Sesaat kemudian ,Yani keluar dari kamar mandi dengan pakaian rapinya .


Yani segera mengeringkan rambut basahnya dengan pengering rambut ,sesaat setelah kering ia menyisir rambutnya untuk merapikan .Tidak lupa Yani juga mengenakan mekup tipisnya .


Selesai dengan riasannya ,Yani mengambil tas kuliahnya yang tergeletak di atas meja .Yani membawa tas itu keluar kamar tidur ,ia segera melangkah turun ke lantai bawah menyusul suaminya yang sudah menunggunya di meja makan .


Setibanya di meja makan ,Yani dan suaminya menikmati makan paginya dengan keheningan tanpa ada percakapan sedikit pun .


Selesai makan, Yani membereskan bekas makannya dan suaminya .Yani menaruh piring dan gelas kotor itu di tempat wastafel .


Beranjak dari tempat duduknya ."Saya akan tunggu di luar ."Kiki berlalu pergi .


Sementara itu Yani masih di sibukkan dengan mencuci tangannya .Selesai dengan semuanya ,Yani mengambil tasnya dan membawanya berlalu pergi .Yani segera keluar rumah ,yang di luar sudah di tunggu oleh suaminya .


"Ayo berangkat Ki."Ajak Yani beranjak masuk kedalam mobil terlebih dahulu .


Kiki yang awalnya duduk di kursi yang tersediam di teras rumah langsung beranjak menyusul istrinya masuk kedalam mobil .


Kiki mulai menyalahkan mesin mobilnya untuk segera berangkat ke tempat kuliah istrinya .


"Nanti pulangnya saya jemput ,jika sudah pulang telfon saya ."Kata Kiki sedikit cuek .


"Umm."Guamam Yani tanpa melihat suaminya .


+++++++++


Beberapa waktu kemudian sampailah mobil Kiki di halaman depan kampus istrinya .Yani bersiap untuk segera turun dari dalam mobil .


Di saat ingin membuka pintu mobil ,Kiki menarik pergelangan tangan istrinya sampai tubuh Yani tenggelam dalam dada bidang Kiki .


Kiki mengelus lembut rampur kepala istrinya ,dengan berkata ."Semangat kuliahnya ."


Kiki melepas pelukkannya ,lalu mencium kening istrinya .Wajah Yani seketika memerah terbakar dengan bola mata jengkalnya menatap lurus ke depan .Kiki yang melihat itu langsung mendorong pelan kening istrinya ."Sudah ku bilang jangan melotot ,Yank."


Dengan cepat Yani langsung bersiap turun dari dalam mobil ."Saya masuk kelas dulu ."Ucapnya buru-buru .


Kiki tersenyum tipis melihat sikap malu istrinya .Kiki pun kembali menyalahkan mesin mobilnya untuk meninggal pekarangan kampus istrinya.


++++++++++++


+++++++


Di tempat Danu


Setelah memesan tiket kereta ,Danu terduduk di salah satu kuris tunggu di stasiun kereta dengan menunggu jadwal keberangkatan keretanya .


Sudah hampir dua jam lebih Danu menunggu ,akhirnya yang di tunggu-tunggu pengumuman kereta yang sejak ia tunggu telah sampai di stasiun kereta . Setelah kereta sudah berhenti dengan benar dan pintu masuk telah terbuka , Danu segera beranjak dari tempat duduknya untuk segera masuk kedalam kereta .


Danu segera mencari tempat duduk ,setelah sudah mendapatkan tempat duduk ,ia memainkan layar ponselnya dengan hemset yang sudah terpasang di kedua telinganya .Dengan menunggu keretanya berangkat ke tempat tujuannya ,Danu mendengar musik favoritnya .


Dear Favorit musik.


Don't Go - Exo


Creep


The Even -Exo


Yours - Chanyeol x Radein


For Life - Exo


Walk on memories


Next Town Down - Wonderain


Album lagu yang sepanjang perjalanan di dengarkan oleh Danu .Sesaat setelah 7 jam perjalanan sampailah kereta yang di tumpangi Danu di tempat tujuannya .

__ADS_1


Danu segera bersiap untuk turun di saat kereta sudah mulai berhenti .Setelah sudah di luar kereta ,Danu segera berlalu pergi dari stasiun kereta itu .


__ADS_2