
Musim panas melanda di kota, terasa amat panas dengan sinar matahari yang amat menusuk kulit .
Yani yang sedang terduduk santai dengan fokus membaca buku di perpustakaan tempat ia kuliah .Ia membaca-baca materi-materi tentang perkembangan tumbuhan ,seperti cara hidup ,fotosintesis, serbuk sari ,putik sari dll.
Iya ,lupa Yani sangat suka sekali dengan hal-hal seperti materi itu .Jadi tak heran jika dia ambil jurusan Ipa Biologi ditempat ia kuliah .
Disaat fokus-fokusnya belajar tiba-tiba telfon Yani berdering .Yani meraih ponsel yang tergeletak diatas meja itu ,dan mengangkat panggilan telfon itu .
*Ada apa Ki ,aku sedang di perpus ."Kata Yani lirih.
*Maaf mengganggu ya ."Kata Kiki.
*Hemm."
*Nanti saja jemput kayak biasanya ya ,aku ingin ajak kamu makan diluar ."Kata Kiki.
*Okeh ,om Kiki ."
*Baguss ,anak pintar ."
Sambungan berakhir.
Setelah menutup panggil telfon itu ,Yani kembali melanjutkan membaca bukunya. Beberapa saat kemudian ."Yan ,tugasnya ko ada fisikanya ,kita kan tidak ambil jurusan fisika."Ujar kesal Riska yang baru datang duduk dihadapan Yani .
"Sekarang sudah ganti kurikulum Ris ,katanya sih!! Sekarang itu walaupun kita ambil jurusan IPA biologi ,Ya Harus ambil Fisika juga .Lebih tepatnya kurikulum sekarang sudah menjadi satu ."Kata Yani menjelaskan.
Menundukkan kepalanya diatas meja ."Mampuss gue ."Ujar Riska .
"Kenapa Ris?".Tanya Yani .
"Gue tidak suka fisika Yani ."Ujar Riska masih dengan kepala yang terdampar diatas meja .
"Ummm."Dengus Yani fokus membaca buku .
"Lu tenang banget Yan ."Kata Riska mengangkat kepalanya .
"Gue harus panik ke orang gila ,ohh tidak. Karna bagi gue sama aja keknya fisika dan Biologi."Kata Yani.
"Kalau gitu bantu gue ya ."Kata Riska.
"Hemm."Dengus Yani .
"Yani pelisss ."Kata Riska memohon.
"Iya iya gue bantu belajar ."Kata Yani.
"Gitu dong, makasih ya ."Kata Riska ."Oya Yan, lu kan hari ultah tidak mau traktir gue gitu ."Sambungnya.
"Gue ultah ."Ujar Yani sedikit kaget .
"Iya ,masak lu lupa sama ultah sendiri ."Kata Riska .
"Tanggal berapa emang sekarang?".Tanya Yani .
"22 sep ."Jawab singkat Riska .
"H!! berarti iya ,terus Kiki ko biasa aja ya tadi ."Ucap Yani .
"Tau ,mungkin dia lupa. "Kata Riska .
"Tidak mungkin."Elak Yani ."Tapi yaudah lahh biarkan ."Sambungnya beranjak dari tempat duduknya .
"Ayo keluar disini berisik banget kita ."Ajak Yani melangkah pergi .
Riska mengikuti langkah Yani yang keluar dari rungan perpustakaan itu .
Ditempat Ardi .
pukul 09.10 siang .
Siang ini Ardi terduduk di halte bus .Dia terduduk cukup lama seperti sedang menunggu seseorang .
Beberapa jam kemudian datang lah seorang wanita datang menghampiri Ardi. Wanita itu tak lain adalah Lilu.
Setelah kedatangan Lilu ,dan berbincang-bincang sedikit .Mereka berdua pun beranjak pergi dari sana di saat ada bus berhenti didepan mereka .
Bus melakukan perjalanan beberapa jam sampai tibalah di stasiun kereta. Ardi dan Lilu beranjak turun dari dalam bus .Setibanya diluar mereka kembali melangkah masuk kedalam stasiun kereta .
Di dalam stasiun mereka duduk menunggu kereta tujuan mereka datang ,beberapa menit kemudian kereta yang mereka berdua tunggu-tunggu telah datang .Setelah kereta itu sudah berhenti Lilu dan Ardi beranjak melangkah masuk kedalam kereta.
Mereka berdua menunggu beberapa jam didalam kereta ,sampai akhirnya kereta yang mereka berdua tumpangi pun berangkat meninggalkan stasiun.
"Li ."Panggil Ardi.
"Apa Ar ?".Tanya Lilu.
"Setelah saya pikir-pikir ,saya akan melakukan operasi itu Li ."Kata Ardi .
"Bener Ar ."Ujar Lilu langsung merangkul Ardi."Saya senang sekali Ar ,akhirnya kamu mau menyetujuinya ."Sambung Lilu dengan memeluk Ardi .
__ADS_1
"Li ,apa segitu bahagianya kamu?".Tanya Ardi.
Melepaskan pelukannya."Iya lahh."Ujar Lilu.
"Li ,jika kamu mau .Mau tidak, jadi orang yang spesial untuk saya ."Kata Ardi .
Mengalihkan perhatian kerah lain ."Soal itu..."Ucap Lilu terputus dengan ucapan Ardi.
"Tapi tenang saja Li,kamu tidak perlu jawab sekarang ko Li. "Kata Ardi ."Oya Saya akan berangkat ketempat operasi besok Li ."Sambungannya .
"Bagus itu ,cepat sembuh ya Ar biar bisa main bareng lagi ."Kata Lilu.
"Iya Li ."
Beberapa jam kemudian sampailah kereta yang ditumpangi Lilu dan Ardi di stasiun tujuan kota R .Mereka berdua beranjak turun dari dalam kereta .
Diluar kereta mereka berdua kembali melangkah kan kakinya meninggalkan stasiun kereta .Mereka pergi ketempat dimana mereka berdua pernah kunjungi .
Tempat Yani
pukul 04.30 sore .
Setelah mengikuti lamanya pelajaran kuliah ,akhirnya Yani pulang juga. Yani dan Riska melangkah bersamaan keluar ruang kelas kuliah .Setibanya diluar Riska berpisah dengan Yani ,karna Yani akan dijemput Kiki. Sementara itu Riska akan pulang dengan mobil pribadinya .
Yani menunggu suaminya di depan gerbang kampus cukup lama sekali .Tiba-tiba ada dua cowok datang menghampiri Yani .Lagak dua cowok itu sangat muda di tebak dengan duga,yang dipikirkan Yani ,kalau dua cowok itu ,cowok Playboy .Dan beneran saja dugaan Yani .Salah satu dari dua cowok tadi tiba-tiba mencolek lengan Yani ,dengan berkata ."Mbah sendirian aja ."
"Ikut kita aja mbah, biar kita antar ."Saut cowok satunya .
"Hemm sejenis makhluk garangan datang ."Sindir Yani ketus .
Tiba-tiba salah satu dari cowok tadi memegang pergelangan tangan Yani ."Ikut aja mbak ,kita orang baik-baik ko ."Kata orang itu memaksa .
Yani langsung menarik tangan cowok itu,agar mendekat ke dirinya dan langsung menendang dengan kuat ,tepat di burung masa depan cowok itu. Disaat cowok itu kesakitan ,cowok dibelakang Yani ,yang ingin memukul Yani langsung dihentikan oleh Kiki yang entah kapan datangnya .Kiki langsung menggenggam kuat pergelangan tangan cowok yang ingin memukul istrinya .
Dan tanpa basa-basi lagi ,Kiki langsung melontarkan pukulan keras tepat di pipi kiri cowok itu sampai tersungkur .
Kedua cowok itu dengan menahan rasa sakit ,mereka berdua langsung lari menjauh.
"Kamu tidak papakan?".Tanya Kiki kepada istrinya.
"Tidak papa ,untung kamu sudah datang ."Kata Yani .
Kiki merangkul pundak istrinya ."Kamu tadi hebat,saat tendangan maut masa depan cowok tadi ."Kata Kiki .
"Saya gitu ,ya harus berani lahh ."Kata Yani .
Mobil Kiki mulai menyalah menyusuri jalanan kota yang saat itu ,mulai ramai dengan orang-orang sepulang kerja .
Hingga beberapa menit kemudian,berhentilah mobil Kiki didepan restoran yang sangat mewah dengan nuansa sangat elegan dan modern.
Kiki kembali membukakan pintu mobil untuk istrinya.Yani beranjak keluar dari dalam mobil."Apa dia ingat soal ultah ku ."Batinnya.
"Ayo masuk Yan ."Ajak Kiki mengandeng tangan istrinya masuk kedalam restoran itu .
Didalam restoran ,Yani dan Kiki disambut dengan sangat ramah sekali ,dengan pegawai restoran dan pemilik restoran.
"Mari tuan Kiki. Mejanya sudah saya siapkan menurut permintaan tuan Kiki ."Kata pemilik restoran.
Pemilik restoran itu menunjukan dimana meja pesanan Kiki .
Disepanjang jalan Yani sangat heran ,bagaimana tidak sejak dari awal masuk tidak ada pengunjung satu pun yang lagi makan .
Hingga tiba lah ,Kiki dan Yani di meja pesanan Kiki. Meja itu sudah dihias sedemikian rupa hingga terlihat sangat indah menurut Yani.
Hiasan bunga mawar merah dimana dengan, bunga mawar biru kesukaan Yani yang terletak didalam vas diatas meja.
Kiki menuntut Yani untuk duduk di kursinya, lalu disusul dengan Kiki yang duduk di kursinya."Ki ,apa kamu sewa seluruh restoran ini?".Tanya Yani .
"Iya ,tidak boleh ya?".Tanya balik Kiki.
"Buka gitu ,nanti uang kita habis gimana .Kita kan hidup hemat ."Kata Yani .
"Yaudah kalau tidak boleh ,aku tarik lagi uang sewa restoran ini ."Kata Kiki beranjak dari tempat duduknya.
Menarik tangan Kiki ."Apa kau oon ,mereka bisa bangkrut Kiki .Kamu sudah sewa restoran mereka terus kamu batalkan .Hadehhhhhh anak lutung."Ucap Kesal Yani .
"Kan kamu yang suruh aku buat batalkan ."Kata Kiki sepertinya ingin membuat istrinya marah .
"Kapan aku bilang Kiki ."Kata Yani ."Duduk lagi ."Sambungnya.
"Tapi saya sudah setuju, kalau ini dibatalkan ."Kata Kiki melangkahkan kakinya .
Menghalangi langkah Kiki ."Kiki duduk lagi, tidak ,atau aku pulang sekarang juga ."Kata Yani tegas .
Menutupi muka Yani dengan telapak tangannya ."Saya bercanda Yani."Ujar Kiki.
Menyingkirkan telapak tangan suaminya dengan raut muka kesal.
"Ayo duduk lagi ."Ajak Kiki merangkul pundak istrinya.
__ADS_1
"Ngambek !!."Kata Kiki .
"Au ."Dengus Yani kesal .
Kiki beranjak dari tempat duduknya .Ia mengulurkan tangannya ."Ikut Yuk ."Ajak Kiki.
Yani hanya diam ,dan mengalihkan perhatian ketempat lain .Tampa berpikir panjang lagi Kiki langsung menarik tangan istrinya itu.
Sampai langkah mereka berdua terhenti didepan ,meja makan dekat dengan kolam ikan.
Diatas meja itu juga sudah tersedia makan ,yang sangat lezat-lezat. Yani terduduk di kursinya, tampa memperdulikan suaminya lagi ,Yani langsung memakan makanan itu.
Selang beberapa waktu ,Yani yang kekenyangan mengelus-elus perut buncitnya .
Dengan perhatian ke istrinya ."Sudah kenyang Yan ?".Tanya Kiki.
"Hemm."dengus Yani .
"Ayo pulang atau kau akan tertidur disini ."Kata Kiki beranjak dari tempat duduknya .
"Iya ,ngantuk."Kata Yani beranjak dari tempat duduknya .
Kiki dan Yani berlalu pergi dari restoran itu .Dan benar saja dugaan Kiki ,Diperjalanan pulang Yani sudah tertidur dengan pulas nya.
Melihat sekilas kearah istrinya."Baru aja, akan dikasih kejutan lagi .Sudah tidur .Astaga istriku ."Batin Kiki yang fokus menyetir mobil .
Ditempat Lilu
pukul 21.30 malam.
Sepulang dari jalan-jalan ke kota R .Ardi memaksa untuk mengantar Lilu pulang sampai dirumahnya .Dengan terpaksa Lilu pun menyetujuinya .
Hingga sampainya didepan gerbang rumah Lilu .
"Ar langsung pulang ya ,jangan jalan-jalan lagi ."Kata Lilu .
"Iya bu Lilu ,muridmu ini langsung pulang."Kata Ardi .
"Bagus!!."Kata Lilu menunjukkan jempolnya ."Yasudah sana ,saya masuk dulu ,malam Ar ."Sambungnya melangkah masuk kedalam gerbang .
Setelah kepergian Lilu ,yang masuk kedalam rumahnya .Ardi melangkah pergi dari sana ,diperjalanan pulangnya tampa sengaja Ardi dihentikan oleh Dino dengan tiba-tiba ,tanpa sebab yang jelas .
"Ada apa Dino ?".Tanya Ardi .
Tiba-tiba ."Brukkkk."Satu pukulan mendarat di pipi Ardi .
Ardi hampir saja tersungkur karna pukulan itu ,namun ia berhasil menahannya .Walau itu teramat sangat sakit menurutku.
"Ini imbalan karna lu telah mendekati Lilu."Kata Dino sinis .
Menatap dengan sinis ."Lu siapanya Lilu , sampai berani ngelarang-ngelarang gue deketin dia ?".Tanya Ardi .
"Gue pacarnya ."Jawab singkat Dino yang langsung disambut dengan tamparan keras dari Lilu yang tiba-tiba sudah ada di sana .
"Barani sekali lu sebut gue sebagai pacar lu."Ujar Lilu dengan nada marah ."Gue itu cuma anggap lu, sebagai kakak baik gue .Itu saja tidak lebih ."Sambungnya.
"Gue suka sama lu ,karna menurut gue lu itu baik ,sebagai kakak gue ."Kata Lilu.
Tersenyum Kecuk ."Akhirnya gue tau semua perasaan lu .Kalau lu hanya mengapa gue sebagai kakak lu ."Kata Dino ."Gue terima ko ,gue juga seneng bisa jadi kakak lu ."Sambungnya berlalu pergi .
Menghentikan langkah disamping Ardi ."Jaga dia baik-baik ,lu sangat beruntung mendapatkan cewek kayak Lilu"Katanya Lirih.
Setelah kepergian Dino ,Lilu langsung melangkah mendekat ke Ardi .
"Ar lu nggak papakan ?".Tanya Lilu khawatir.
"Nggak papa ."Jawab Ardi ."Kenapa ikutin saya lagi?".Sambungnya .
"Ooo itu .Kamu lupa bawa kalung yang saya belikan ."Kata Lilu memberikan kalung yang tadi siang ia beli .
Menerima kalung itu ."Ehh iya ,makasih Li kalungnya ."Kata Ardi .
"Sama-sama Ar ,yaudah pulang gihh .Saya juga akan kembali pulang ."Kata Lilu.
"Baiklah ,selamat malam ."Kata Ardi melangkah pergi meninggalkan Lilu.
Bersamaan dengan kepergian Ardi ,Lilu juga melangkah pergi dengan raut wajah yang sangat senang .Itu terlihat sekali dengan senyum manis yang ia umbar saat melangkah pergi.
.
.
.
.
.
Jangan lupa sarannya ya kakak2 soal novel pertama saya .
__ADS_1
Slam sehat:)