
Ada suara ketukan pintu dan kebisingan diluar kamar Yani ."Kakak bangun ,kebo, keboooo."teriak Zoan diluar kamar dengan menggedor-gedor pintu kamar Yani.
"Zo sudah kita tunggu dibawah saja."ucap Zuan melangkah pergi.
Dengan kesal Yani membuka pintu kamarnya."BERISIK Zoan."Ujar Yani masuk ke dalam kamar kembali dan melanjutkan mimpi indahnya .Zoan mengikuti kakaknya dari belakang masuk kedalam kamar.
Zoan duduk disamping tempat tidur dan membisikkan sesuatu ke telinga kakaknya."Kebo bangun ada bunda dibawah."kata Zoan.
Yani yang sangat rindu dengan bundanya ,langsung terbangun dan tergesa-gesa ke kamar mandi untuk membersihkan badannya.
Zoan pun melangkah keluar kamar dan pergi kebawah menyusul kak Zoan .
Duduk di sova mengatur posisi enak untuk bermain game online."kak baca novel apa?"tanya Zoan yang sudah duduk dengan Nyaman.
Fokus membaca."Perang dunia kedua."ucap Zuan.
"Umm."Gumam Zoan memainkan game online kesukaannya.
Yani yang baru turun dari kamarnya menghampiri Bik Ana dan bundanya di dapur yang sedang sibuk membuat camilan .
Memeluk erat dari belakang."kangen."ucap Yani manja.
Memotong wortel menjadi butiran-butiran kecil persegi panjang."Anak bunda ,kalau sudah jadi istri itu enggak baik bangun siang .Enggak ilok bosone."ucap Bunda.
Duduk disamping bunda."Enggeh ngaputane bun,Yani janji boten baleni maleh."kata Yani.
(iya maaf bun,Yani janji tidak akan mengulangi lagi)
Mencampur adonan kue"Nak Yani sami bu Arum niki wong jowo nopo?"tanya Bu Ana.
(Nak Yani sama bu Arum itu orang jawa apa?).
"Enggeh bu Ana! bu Ana uga asal jowo nopo?"tnya balik Yani
(iya bu Ana! bu Ana juga asal jawa?" )
"Enggeh nak Yani kulo asli wong jowo.Daerah Trowulan ."kata Bik ana
( iya nak Yani saya asli orang jawa .Daerah Trowulan.)
"Bun itu kan asal bunda."ujar Yani
"Bu Ana daerah Trowulan,sami kaleh kulo."ucap Bunda.
(Bu Ana daerah Trowulan,sama kayak saya.)
Memotong-motong kubis putih."Bun iki ditugel-tugel cilik-cilik koyok ngene nopo?"tanya Yani menunjukkan hasil potongan kubisnya.
(Bun ini dipotong-potong kecil" kayak gini apa?").
"Enggeh."(iy) ucap Bunda.
"Sampean deso pundi?"tanya Bu Ana.
(Anda desa mana?)
"Kulo Wringin Lawang Candi."kata Bunda.
(Saya Wringin Lawang Candi.)
"Idek kaleh ngeriyo kulo ,kulo Jatipasar e bu."kata Bu Ana.
(Dekat sama rumah saya,saya jatipasarnya bu.)
"Ko saget podo koyok ngene enggeh bu."ujar Yani bingung.
(ko jadi sama kayak gini ya bu.)
"Yo mosok eroh bunda Yani.Bunda malah seneng saget kepetok kaleh bu Ana seng siji daerah.Wes suwe bunda boten meriko meneh ."kata Bunda mencuci wortel yang sudah dipotong .
(Ya masak tau bunda Yani. Bunda justru senang bisa bertemu dengan Bu Ana yang satu daerah.Sudah lama bunda enggak kesana lagi.)
Zoan datang mengambil air dalam kulkas tampa memperdulikan apa yang sedang dibicarakan oleh emak-emak dan kakaknya .
Setelah membuat cukup lama akhirnya camilan dan kue yang dibuat Bunda,Yani ,dan Bu Ana sudah selesai dan siap untuk dikemas kedalam kotak .
Yani yang yang masih belum tau buat apa membuat camilan dan kue sebanyak ini bertanya pada bundanya."Bun gawe opo ,gawe sakmene akeh e?" .
(Bun buat apa ,buat sebanyak ini banyaknya?)
Membantu bik Ana menata kue kedalam kotak."gawe pesenan."ujar bunda
(Buat pesanan).
(Yaallah)
"Yagusti bunda ,kan kasihan bu Ana letih bantuin bunda."ujar Yani.
"Boten ko nak ,bu ana malah seneng saget bantu-bantu ."ucap bu Ana.
(tidak ko nak,bu Ana justru senang bisa bantu -bantu ).
"Auah!!terus yang antar sapa bun?".
"Ojol .Bunda tadi sudah pesan."
.
.
.
.
Bunda, Yani,Bik Ana yang menunggu Ojol datang duduk-duduk santai diruang keluarga melihat sinetron di tv.
Beberapa menit kemudian terdengar suara bel rumah berbunyi.TINGTONG!!!."Sepada."ujar orang yang dengan menekan bel rumah.
Duduk di kursi."Main game aja,Zo periksa sapa yang datang."suruh bunda
Menaruh hpnya Zoan beranjak dari tempat duduknya dan melangkah keluar membuka pintu rumah dan dilanjut dengan gerbang rumah.
Membuka gerbang."Tunggu bentar mas."ucap Zoan melangkah masuk kembali.
Kembali duduk."Ojol gojek bun."kata Zoan yang sudah duduk kembali di sova .
Beranjak dari tempat duduknya."Yan,Zu ,Zoan kalau mau bantu bunda angkat kotak kuenya ."kata Bunda.
Fokus dengan Gamenya."Tidak dulu y bun kan ada kak Yani."ujar Zoan.
Bunda yang melihat bik Ana ingin beranjak dari tempat duduknya Dihentikan oleh Bunda .Bunda berkata ."bibi tidak usah bantu ,bik Ana istirahat saja."
Bu Ana yang juga merasa letih ,pun mengikuti perkataan bunda Yani untuk duduk saja di sova.
Melihat Zoan yang sibuk dengan Gamenya."Nak ini namanya sapa,tadi belum sempat kenalan."ucap bik Ana.
Mematikan gamenya."Saya Zoan bu."jawab sopan Zoan.
"Nak Zoan ini anak kembar ?"tanya Bik Ana.
" Iya Bu,kata bunda selisih 1 menit."kata Zoan.
"Mirip sekali nak wajahnya."ucap Bu Ana.
__ADS_1
Berbicara sedikit pelan."Iya mirip bu,tapi kak Zuan kalau lagi marah serem ."kata Zoan.
Tersenyum."Mungkin nak Zoan nakal makanya nak Zuan marah ."kata bik Ana
"Ehh enggak bu,kak Zuan emang serem dingin cuek .Saya ada didekatnya aja berasa Di Antartika."kata Zoan.
Tak disangka Zuan sudah berdiri dibelakang Zoan yang sedang sibuk menceritakan tentang Zuan.
Bu Ana dan Yani yang sudah duduk disova menyimak dengan menahan tawanya .Karna lanturan cerita Zoan yang ditimpuh-timpuh.
Tampa memperdulikannya lagi Zuan langsung duduk disamping Zoan yang sibuk bercerita.
Menengok kesamping."YaAllah gusti."ujar Zoan terkejut.
"Alay."ujar Zuan Yang tak pernah mengumbar senyumnya,tiba-tiba tersenyum manis.
Mengelus dadanya."Alhamdulillah enggak di geprek."kata Zoan dalam hati.
Bunda datang ke ruang Keluarga membawa goreng dan kue .Menaruh makanan di atas meja."Makan-makan."ujar Bunda dengan duduk di sova.
Soal makana Zoan nomer satu ,Zoan langsung menyerbu makanan itu dan memakannya.Zuan dan Yani yang tak ingin kalah ikut bergabung makan .
**...._....**
Bunda dan Bu Ana yang keasikan mengobrol ,hampir lupa kalau hari semakin sore.Bunda dan Bu Ana beranjak dari tempat duduknya dan segera ke dapur untuk memasak makan malam.
Sementara itu Yani segera mandi .Selesai mandi Yani langsung pergi ke dapur ikut membantu membuat makanan.
Menata piring di atas meja."Bun nanti ayah kesini ?".tanya Yani .
Menggoreng ikan."Iya ,kan nanti jemput bunda sama adik-adik ."kata Bunda.
.
.
.
Beberapa jam kemudian semua makanan sudah siap dimeja makan.
Bunda dan bu Ana yang selesai bebersih diri datang kemeja makan."Bunda dan ibu ku cantik banget."ujar Yani.
Zuan dan Zoan yang baru datang."Aku enggak dipuji ."ujar Zoan.
Mendekati dan lalu menjiwai pipi Zuan dan Zoan. "Kedua adik-adik kakak itu tampan-tampan enggak cantik."ujar Yani.
.
.
TING TINGTONGG.
"Itu pasti Ayah."ujar Bunda.
"Biar aku yang buka."ucap Yani beranjak pergi.
Yani berjalan kedepan membukakan pintu gerbang untuk mobil ayahnya. Ayah langsung menyetir mobilnya masuk didepan halaman rumah.Ayah Yani yang baru keluar dari dalam mobil langsung dipeluk oleh Yani."Kangen."ucap Yani dalam pelukan ayahnya.
"Baru ditinggal kemarin dahh kangen."kata Ayah.
Mengelus lembut rambut kepala Yani."Ayah enggak disuruh masuk."ucap Ayah.
Melepas pelukannya."Lupa,ayo masuk yah."ucap Yani mengajak Ayahnya masuk kedalam rumah.
.
.
.
Memperkenalkan bu Ana."Kenalin Yah bu Ana.Orang yang akan menemani putri kita ." ucap bunda terputus oleh ucapan Ayah.
"Nak Kiki kemana?".tanya Ayah.
Yani langsung menjelaskan."Kiki ada tugas kerja untuk beberapa hari Yah,Yani yang paksa dia berangkat.Dan karna Kiki khawatir dengan ku Kiki menyuruh bu Ana untuk menemani ku disini."kata Yani.
"Syukurlah dia menempati janjinya."gumam Ayah.
"Sudah ayo makan ,Bu Ana juga mari."ajak ayah.
Satu keluarga itu pun makan malam bersama.Selesai makan keluarga Yani langsung berpamitan untuk pulang ,karna adik-adik Yani yang belum belajar.Ditambah lagi Zoan kalau tidur kemalaman ,makah paginya susah bangun.
.
.
.
Selesai kepulangan keluarga Yani ,di dapur seperti biasa Yani membantu bu Ana membereskan dapur .Selesai membereskan dapur Yani berpamitan kepada bu Ana untuk belajar di kamar nya.
.
.
Pukul 22.59.
Yani yang sudah selesai belajar mencoba untuk memejamkan matanya,tapi tak kunjung tertidur.Yani yang terlalu cemas dengan Kiki yang sudah seharian tak memberikan kabar padanya.
Memandangi layar ponselnya dengan berharap Kiki segera memberikan kabar padanya.
Dengan gelisah yang berlebihan Yani menelfon dan Kirim chat ke suaminya.Yang tak kunjung menjawab ataupun membalas pesannya.
Kesal."Hemm kenapa aku jadi cemas dan khawatir enggak jelas gini sihh,auah muak aku."ujar Yani
Bangun dari tempat tidurnya."Enaknya ngapain ya yang bisa buat aku cepat tidur mulak aku kepikiran dia terus.agghh!!!."ujar Yani melangkah keluar kamar.
Yani duduk di teras kamarnya. Memandang keatas langit bintang-bintang yang begitu banyak bersinar terang yang terlihat indah untuk menjadi pengisi hati yang gelisah ,tak terasa ucapan suaminya tentang bintang-bintang tiba-tiba terlintas dalam pikirannya.
Memandangi bintang di langit degan melakukan apa yang diucapkan oleh suaminya .
Entah halusinasi yang berlebihan atau rasa rindu yang berlebihan kepada suaminya.Yani melihat wajah suaminya yang sedang marah diantara bintang-bintang."Tidur Yani sudah malam ."ujar Halusinasi suara suaminya.
Menepuk keningnya."Aagghh!! gara-gara terlalu memikirkannya aku jadi halusinasi."ujar Yani berdiri dari tempat duduknya .
Melangkah masuk kedalam kamar tak lupa untuk menutup pintu kamar.Yani kembali merebahkan dirinya ditempat tidur.
.
.
.
.
.
.
Ditempat Seoul pagi hari.
Dengan mengatur nafasnya yang ngos-ngosan karna mengejar maling ponselnya.
Kesal."Sial dia cepat sekali."ujar Kiki.
__ADS_1
Mengatur nafasnya yang tak beraturan."Dia masih kecil boss,makanya larinya cepat."ucap Edi .
"Yani pasti akan cemas ,kalau aku enggak kasih kabar ."gumam Kiki dalam hati.
Berjalan mendahului Edi."Ayo kembali".Ajak Kiki.
Edi yang tak dapat menjawab ucapan bosnya mengikuti saja dari belakang.
.
.
Di Kantor Kiki yang sibuk dengan berkas-berkasnya dihampiri oleh Edi yang membawa dokumen ditangannya dengan raut wajah cemas.
"Bos bentar lagi kita ada janji datang ke rumah Tuan Todai."ucap Edi dengan menyerah dokumen yang dibawahnya.
Menadatangani dokumen yang diberikan Edi "Okeh."Jawab Kiki singkat.
Sesuai dengan janjinya Kiki dan Edi datang ke rumah Tuan Todai.
Sesampainya di rumah Tuan Todai ,Kiki dan Edi langsung disambut dengan hangat oleh penjaga rumah Tuan Todai .
Pelayan rumah Tuan Todai mempersilakan Kiki dan Edi untuk datang ke rumah keluarga yang sudah ditunggu oleh Tuan Todai dan putrinya Nona To-Dori
"kiki ssi, hwan-yeonghabnida".Ujar Tuan Todai
(Tuan Kiki ,selamat datang)
(ehem Author sudah ada kesempatan untuk menterjemahkan bahasa percakapannya dalam bahasa asing :) ,heheh sedikit senang author .)
Kiki yang tak suka basah basih lagi."jeugsi museun tteus-inji seolmyeonghago buha jig-won-i nae hoesa jaejeong-eul pagoehadologhasibsio."Ucap Kiki tegas.
(Segera jelaskan apa maksud anda, menyuruh bawahan anda merusak keuangan perusahaan saya).
Duduk santai menikmati minuman soju yang dia bawah."jinjeonghae, kiki ssi, neomu seoduleu neyo."Kata Todai
(Santai dulu Tuan Kiki ,anda sangat terburu-buru sekali.)
Soju adalah jenis minuman beralkohol yang sangat populer di korea selatan atau Hangul .
Dengan membawa minuman Soju ditangannya .Pelayan Tuan Todai menaruh minuman soju itu di atas meja dan menuangkannya dengan sopan kedalam gelas Kiki dan Edi.
"meonjeo masyeo."Ucap Tuan Todai mempersilakan.
(Minumlah dulu.)
Dengan tatapan yang dingin."naneun dangsin-i uimihaneun baleul algo iss-eumyeo, dasineun geugeos-eul jegihago sipji anhseubnida."Ucap Kiki.
{Saya tau maksud anda ,dan saya tak ingin membahas hal itu kembali.}
(Yang dimaksud dengan ucapan Kiki adalah pembahasan masalah perjodohannya dengan putri Tuan Todai yang ditolak oleh Kiki.)
.
.
.
Kembali ke tiga tahun yang lalu.
Tiga tahun yang lalu Kiki pernah tinggal bertahun-tahun di Seoul.Dan pernah berpikiran untuk tinggal menetap di sana. Namun karna ada alasan tertentu Kiki kembali lagi Ke indonesia dan menetap Di indonesian .
Sebelum Kiki kembali ke Indonesia,iya sempat melakukan jalur kerja sama dengan seseorang laki-laki setengah paru baya yang tak lain adalah Tuan Todai.
Hari demi hari Kiki yang hanya ingin mengambil alih salah satu perusahan Tuan Todai melakukannya dengan cara halus.Kiki dengan otak jeniusnya berhasil mengambil alih perusahan Tuan Todai menjadi atas nama perusahaannya tampa diketahui oleh Tuan Todai .
Dan perusahan yang berhasil diambil alih oleh Kiki adalah perusahan yang paling ketat penjagaannya oleh anak buah Tuan Todai.Namun hal itu dengan mudahnya diatasi oleh Kiki.
Sampai satu tahun kemudian Tuan Todai baru mengetahui kalau perusahaan yang selama ini dia jaga dengan sangat ketat berhasil diambil alih oleh Kiki.
Tuan Todai yang nekat menggunakan cara kotor dan liciknya untuk merebut perusahaannya kembali.Dia mengirim istrinya sendiri sebagai mata-mata di perusahaan Kiki.Ya menurut Tuan Todai Kiki dan semua anak buahnya hanya tau tentang wajah asli istri pertama nya yang meninggal bunuh diri karna depresi kehilangan anaknya yang baru berumur 3 minggu disiksa hidup-hidup sampai mati oleh Tuan Todai didepan matanya.
Sedangkan wajah asli istri Keduanya yang belum pernah dia tunjukan ke dunia kantornya sehingga tak banyak orang tau tentang istri kedua Tuan Todai.
Istri Tuan Todai yang diancam oleh Tuan Todai sendiri pun hanya pasrah dengan rencana Tuan Todai untuk ,yang sebenarnya ingin membunuh istrinya sendiri dan membuat seolah-olah Kiki lahh yang telah membunuh istrinya.
Tuan Todai sendiri yang mempunyai sisi egois yang tinggi dan psikopat klasik (Psikopat yang bisa membunuh tanpa rasa bersalah ). Dia bahkan pernah membunuh anak laki-laki dari istri keduanya yang terlahir cacat(tidak sempurna).
Sebelum melaksanakan perintah suaminya istri Tuan Todai sempat bertemu diam-diam dengan putrinya, dan menceritakan semua kejadian yang selama ini iya tutupi dari satu satu putrinya.
Setelah kejadian pembunuhan istrinya itu. Kiki yang dari awal sudah tau rencana Tuan Todai hanya diam dan melihat apa rencana selanjutnya.
Kiki yang sudah tau rencana selanjutnya Tuan Todai ,dari pertemuan secara diam-diamnya dengan seseorang dari dalam rumah Tuan Todai.
Dengan cekatan dan kejeniusan otak Kiki .Rencana pertama Tuan Todai telah berhasil digagalkan oleh Kiki ,rencana yang ingin menjebloskan Kiki dalam penjara atas tuduan pembunuhan istrinya.Yang berhasil diubah oleh Kiki menjadi anak buah Tuan Todai sendiri yang Dipenjara.
Dan rencana kedua yang sedikit sulit karna tentang perjodohan Kiki dengan putrinya.Kiki yang tau jika dia menolak makah Tuan Todai pasti akan menyiksa Nona Dori dan memaksa melakukan cara-cara kotor untuk mendapatkan dirinya.
Kiki mencari taktik yang sedikit rumit yang membuat Tuan Todai bingung dan memilih untuk menyetujui perjanjian ,menjalin kontak kerja sama dengan perusahaan Kiki yang sempat Kiki putuskan karna sudah mendapatkan yang ia mau.Namun demi keselamatan nyawa Nona Dori Kiki melanjutkannya kembali.
Rencana kedua Tuan Todai berhasil Kiki selesaikan berkat orang dalam rumah Tuan Todai yang membantunya memberitahu rencana kedua.Dan itu membuat Kiki dapat berpikir bagaimana menyelesaikannya.
.
.
.
Kembali Ketahun sekarang.
Perusahaan kontrak kerjasama yang dilakukan 3 tahun yang lalu mulai bangkrut yang membuat Tuan Todai yang gila harta melakukan hal yang sama untuk memojokkan Kiki.
Menggenggamkan kedua tangannya."dangsin-eun imi museun mal-inji algo issseubnida. jega wae dangsin hoesa-e ileon il-eulhaessneunji asibnikka?" .Ucap Tuan Todai .
(Anda sudah tau maksud saya,makah anda pasti tau kenapa saya melakukan ini pada perusahaan anda?.)
"Jihh."ujar Kiki dengan tatapan dingin dan kejamnya.
Dengan tenang mengambil gelas minuman Sojunya ."kiki ssie dong-ui hal ttaekkaji chimmughaji anhgessseubnida."Ucap Tuan Todai .
(Saya tak akan tinggal diam sebelum anda menyetujuinya tuan Kiki.)
Beranjak dari tempat duduknya,mengabaikan ucapan Tuan Todai."gaja, ulineun ajig hal il-i manhda. ulido yeogie meomuleuneun geos-eun uimiga eobsda."Ajak Kiki kepada Edi.
(Ayo pergi , kita masih banyak pekerjaan .Tak ada gunanya juga kita berlama-lama disini.)
Edi yang sembaring tadi diam hanya menurut dan mengikuti Kiki.
Menatap kepergian Kiki."bomul-i modeun geos-igi ttaemun-e naneun neoleul bomullo jug-il geos-ida."Gumam Tuan Todai dalam hati.
(Saya akan bunuh kau demi harta,karna harta adalah segalanya .)
Kiki kembali lagi kekantor dan melanjutkan pekerjaannya dengan santai tampa ada rasa takut didalam dirinya.
.
.
.
.
Salam Sehat dari author:).
__ADS_1
Maaf ya kalau ada bahasa korea yang salah Author masih belajar ,itu aja author masih dibantu Embah Google :Ups .