
Kiki dengan mata yang masih terpejam ,merebah-rebah samping tidurnya mencari keberadaan istrinya.
Kiki terbangun dari tidurnya ,saat merasakan istrinya sudah tidak ada disampingnya lagu."Masih pagi, pergi kemana Yani?"Kiki menggosok-gosok matanya.
Kiki beranjak dari tempat tidurnya dan pergi ke dapur untuk memastikan apakah istrinya ada di dapur.Benar saja dugaan Kiki,istrinya itu sedang memasak di dapur.
"Masak apa?".tanya Kiki yang sudah duduk dimeja makan.
"Udara pagi hari ini sangat dingin,jadi aku masak sup."kata Yani sibuk dengan Sup buatannya.
"Kamu akan mulai sekolah hari?"tanya Kiki .
"Iya, tapi diluar hujan .Kalau ada ayah pasti aku akan diantar naik mobil."Kata Yani masam .Aku antar ,Yani ."kata Kiki
"Tapi kamu harus kerja ,apa tidak takut telat?"tanya Yani.
"Enggak ,lagian kamu sudah pakai seragam sekolah masa enggak jadi berangkat."kata Kiki.
"Okeh lah.Nahhh ini sup nya udah jadi."kata Yani menaruh sup itu di atas meja makan.
Yani mengembalikan nasi dan sup untuk suaminya."Apa kamu mau aku buatkan kopi?"tanya Yani dengan memberikan makanan ke suaminya .
"Tak usah.Ayo sarapan nanti telat ."kata Kiki.
Yani dan Kiki menikmati sarapan pagi mereka.Selang beberapa waktu ,Kiki yang selesai makan duluan,berkata."Aku mandi dulu ,kamu selesaikan sarapan kamu."
Yani menjawab dengan mengangguk kepalanya.
Beberapa menit kemudian Yani yang selesai sarapan Pagi.Pergi ke kamar menyiapkan pakaian suaminya dan mengemasi buku-buku yang akan iya bawa sekolah,Saat mengemasi buku kedalam tas.Yani teringat kalau semalam dia ketiduran dan belum sempat menyelesaikan tugas ipanya.Yani mengambil kembali buku tugas Ipa didalam tasnya,yang bermaksud ingin mengerjakannya,karna masih ada waktu sedikit sambil menunggu suaminya selesai mandi.Yani membuka-buka Ipa nya ,dan senyum tipis terlihat pada bibir manisnya."Sudah selesai."ujar Yani.
Sesaat kemudian Kiki keluar dengan pakaian polisinya ."Ada apa Yani?"tanya Kiki pada istrinya yang terlihat senang.
"Makasih yah ,udah bantuin kerjain tugas numpuk aku."kata Yani berlari memeluk Kiki .
"Sama-sama, ayo berangkat ."ajak Kiki dengan mengelus lembut rambut Istrinya.
Yani melepas pelukannya dari Kiki."Ok boss."jawab Yani mengambil tasnya.
Begitu juga Kiki yang mengambil tas kerjanya.Yani masuk kedalam mobil duluan yang disusul oleh Kiki yang sudah selesai mengunci rumah.
"Ambil ini."kata Kiki memberikan Kunci rumah kepada istrinya.
"Terus kamu?"tanya Yani menerima kunci itu.
"Aku punya tiga Yan."jawab Kiki yang mulai menyalahkan mobilnya.
Mobil mereka pun melaju dengan kecepatan sedang menyusuri jalan kota yang belum terlalu ramai dengan lalu lantang orang beraktivitas.
"Ki sebenarnya ini mobil siapa?"tanya Yani yang belum tau.
"Ini mobil aku Yan,jika kamu tak suka nanti aku akan tukar mobilnya ."kata Kiki dengan fokus menyetir mobil.
"Kamu bilang tuker-tuker ,uang dari mana."kata Yani kesal.
"Bukan tuker beli lagi Yan,aku sudah punya mobilnya .Kalau bosen tinggal tuker saja sama yang lain."kata Kiki menjelaskan.
( Anak Sultan santuyy lurr ,Awokawok )
"Dah lah halu nya berlebihan."kata Yani .
"Nanti aku ceritakan kalau pulang sekolah."kata Kiki.
"Ummmmm."gumam Yani.
"Nanti aku jemput pulang sekolahnya ."kata Kiki.
"Asiyap boss."kata Yani.
Sampailah Mobil Kiki disekolah Yani,Kiki menepi kan mobilnya .
"Yan bawalah payung ini."Kata Kiki memberikan payung kepada istrinya.
Yani menerima payung itu."Aku masuk kelas duluan."pamit Yani beranjak keluar dari dalam mobil.
"Iya hati-hati ,Semangat sekolahnya."kata Kiki.
Setelah Yani sudah masuk kedalam sekolahnya,Kiki melajukan mobilnya berangkat kekantor polisi.Sesampainya di kantor polisi Kiki beranjak keluar dari mobilnya dan langsung masuk kedalam kantornya.
"Pagi Lin gimana Zen udah keluar?"tanya Kiki.
"Sudah ,saat kamu pulang kemarin dia sudah keluar . Tapi."kata Linda.
"Tapi apa.?"tanya Dingin Kiki
"Teman-teman nya enggak bisa keluar,karna sudah sering buat rusuh."kata Linda .
"Temannya emang gak bisa keluar lin,temannya akan keluar 3 minggu lagi katanya."kata Kiki.
"Ooooo."kata Linda.
"Woyy Ki,aku dengar kamu akan mengundurkan diri menjadi polisi.Apa itu benar?"tanya Zuki yang baru datang.
"Sebenarnya iya,tapi aku menundanya hingga 2 bulan ke depan."kata Kiki .
"Artinya kamu akan benar-benar berhenti setelah 2 bulan?"tanya Zuki .
"Iya begitulah kesepakatan aku dengan pak Zen kemarin."Jawab Kiki .
"Ya ampun aku bakal sendirian beneran."ujar kesal Zuki .
"Ada Linda."kata Kiki Cuek .
"Aku akan berhenti setelah menikah Ki."kata Linda .
"Ummmmm."gumam Kiki .
"Jahatnya kalian."ujar kesal Zuki.
"Masih ada karyawan lain Zuki."kata Kiki.
"Tapi enggak ada kalian enggak seru ."kata Zuki.
"Enggak usah alay,ayo kerja."ajak Linda.
"Oya Ki Gimana kamu membagi waktu ,buat perusahaan dan kerja jadi polisi ?"tanya Linda.
"Sehabis keliling ,aku langsung berangkat kekantor."kata Kiki.
"Apa kamu enggak letih ?"tanya Linda.
"Enggak Linda,apa Lagi sekarang aku sudah punya istri. Aku harus semangat ."kata Kiki.
"Ummmmm,gemes saya punya temen balok es kayak kamu."kata Linda dengan menggoyang-goyangkan pipi Kiki.
"Hemmm,dah lah sudah jam 8 aku mau keliling dulu ."kata Kiki beranjak pergi dari tempat duduknya.
"Okeh."jawab Linda.
"Oya lupa aku titip kunci mobil Zuk,nanti kalau ada orang suruhan ku namanya pak Harun berikan kunci ini padanya ."kata Kiki memberikan kunci mobilnya kepada Zuki dan segera pergi dari kantor polisi.
.
.
.
.
.
.
Ditempat Yani.
"Waktunya apa yan?"tanya Riska.
"Waktunya bu lingglis."jawab Yani malas yang tak begitu suka dengan mata pelajaran bahasa inggris.
"Ummm Inggris ,gue tidur aja lahh ngantuk."kata Riska yang mengatur posisi melanjutkan tidurnya.
"Ehhh Ris,nanti anterin gue ke ruang guru ngumpulin tugas dari mak-emak dan bapak-bapak gue."kata Yani.
"Asiyap."jawab Riska yang sudah tertelungkup di mejanya.
Beberapa jam kemudian bel istirahat pertama berbunyi.
Teng tong teng tong.
"Ayo ke kantin."ajak Yusi.
"Duluan aja Yus sama Lilu ,gue mau ngumpulin tugas."Kata Yani sibuk mengeluarkan buku-buku tugasnya.
"Wokeh lahh ,tapi nanti susul kita ke kantin."kata Yusi.
"Oke oke kakak Yusi."ujar Yani.
Lilu dan Yusi berlalu pergi ke kantin duluan .Yani yang dibantu Riska membawa buku tugasnya ke ruang guru.
Diperjalanan ke ruang guru.
"Yan lu hebat 12 tugas lu kerjakan dalam semalam.Apa otak lu sehat?"tanya menggoda Riska .
"Ngacok kamu Ris ,saya ngerjainnya dibantu saudara gue. Gue masih sayang an**jirr sama otak gue."kata Yani ,sambung yani dalam dalam hati."Bohong dikit gapapa kan."
"Lahh gue pikir lu jadi pinter setelah ."kata Riska tak melanjutkan kalimatnya .
"Apa-apa jangan ngacok lu."Sahut Yani kesal .
"Dah lah enggak sampai-sampai ini."kata Riska mengubah topik pembicaraan .
Mereka pun sampai diruang guru,Yani dan Riska mendatangi meja guru satu persatu untuk memberikan buku tugasnya,ke guru mata pelajaran yang berbeda-beda .
"Akhirnya beres."ujar Riska dan Yani yang sudah diluar ruangan .
"Ayok ke kantin."ajak Yani dengan menarik tangan Riska.
"Ummmm."gumam Riska.
Yani dan Riska berjalan beriringan ke kantin .Sesampainya di kantin Riska dan Yani duduk bergabung dengan Yusi dan Lilu .
Karna waktu jam istirahat hampir habis.Yani dan Riska memutuskan untuk membeli minuman dan camilan untuk pengganjal rasa lapar.
"Yan, Zen jadi udah bebas lohh."ujar Yusi
"Iy ,Dia tadi kan ada dikelas ."kata Yuni.
"Jangan gosip Yusi ,gue subel nihh sama pentol setan."kata Riska fokus memakan pentol( Ciloknya ).
"Mulutku gatel Ris kalau enggak gosip."kata Yusi.
"Hadehhh,kalau gatel kasih minyak kayu putih Yus."Timpal Lilu.
"Panas gembul."ujar Yusi.
"Astaga murid-murid ku ,jam masuk sudah berbunyi .Ayo masuk anak-anak ."Kata Yani mengajak teman-teman msuk ke kelas .
"Siyap bu boss."jawab Riska ,Yusi ,dan Lilu bersamaan dengan dilanjut tawa bersama mereka.
Mereka berempat kembali ke kelas untuk mengikuti jam pelajaran berikutnya.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Ditempat Kiki.
Kiki yang selesai berkeliling kota segera mengayunkan sepedanya ,untuk segera berangkat ke kantor Bosili miliknya .Sesampainya di sana Kiki memarkirkan sepeda nya ,dan segera masuk kedalam melalui pintu belakang untuk berganti baju terlebih dahulu .Selesai berganti baju Kiki keluar dari kamar mandi dan naik Liv untuk pergi keruangan kerjanya .
Sesampainya diruang kerjanya yang sudah ditunggu oleh Edi yang sibuk dengan dokumen-dokumen kerja.
"Edi hari ini tugas kerja kita banyak." Tanya Kiki.
"Iya boss ,lembur dahh kita."kata Edi kesal ,malas campur aduk.
"Ya kita kerjakan cepat biar enggak lembur."kata Kiki dengan mulai fokus kerja .
"Enggak bisa kencan dahh."ujar Edi
"Hemm."gumam Kiki dengan suara beratnya .
Jam 14.30
"Jam 2 ,Yani pulang sekolah."kata Kiki dalam hati.
"Edi aku tinggal sebentar jemput istri ku."Pamit Kiki beranjak dari tempat duduknya .
"Cepat kembali boss ."Teriak Edi pusing dengan dokumen menumpuk nya.
Kiki segera turun ke parkiran mengambil mobil yang sudah disiapkan oleh supirnya.Kiki menyalakan mobilnya dan melanjutkannya dengan kecepatan sedang ke sekolah istrinya.
Sesampainya di sana ."Syukurlah tepat waktu."Kata Kiki .
Kiki beranjak keluar dari dalam mobilnya.
Kiki menunggu istrinya dengan menyadarkan badannya ke mobil. Banyak siswa yang lalu lantang terpesona dengan penampilan Kiki ,Kiki yang tak perduli hanya mencari keberadaan istrinya.
Kiki melambaikan tangannya kearah istrinya.
"Sapa itu Yan ,manggil lu?"tanya Riska
"Bukankah itu om-om kemarin."ujar Lilu
"Sembarang lu, dia sepantar sama abang gue."saut ketus Yusi.
"Gue kan cuma nebak-nebak ."kata Lilu.
"Gue duluan y."Pamit Yani menghampiri suaminya dengan menutupi rasa malunya.
"Widih udah punya Doi."ujar Riska masuk kedalam mobil jemputannya .
"Ris lu tega ninggalin kita."kata Yani muram.
"Enggak!masuk gihh mumpung gue baik ."kata Riska
"Hilih."Ujar Lilu
Yusi dan Lilu nebeng di mobil Riska.
Yani yang sudah didalam mobil suaminya .
"Ganti beneran mobilnya."Ujar Yani tak habis pikir ,seorang polisi biasa bisa ganti mobil dengan mudah.
"Katanya suruh ganti ."kata Kiki fokus menyetir.
"Kamu nyolong y."kata Yani menebak .
"Ngawur aku kan sudah bilang ,kalau aku kerja kantor .Dan kantor itu milik aku."kata Kiki menjelaskan.
"Enggak mungkin."ujar Yani masih tak percaya .
"Oya Yan,maaf hari ini aku enggak bisa mengantar kamu belanja. Aku banyak tugas di kantor."kata Kiki.
"Gapapa."kata Yani.
"Gimana kalau kamu ikut aku kekantor.Biar kamu tau kantor aku."kata Kiki.
"Enggak enggak mending di rumah,dan lagian aku harus belanjakan."kata Yani.
"Baiklah ,tapi serlok lokasinya jalan dimatikan."kata perintah Kiki.
"Iya iya pak boss."jawab Yani.
Sampailah Yani dan Kiki di rumah ,Kiki menepikan mobilnya dan menurunkan Istrinya.Kiki berpamitan pada istrinya untuk kembali kekantor lagi.
"Akhirnya sampai rumah ,saatnya mandi ,belanja ,dan masak-masak."ujar Yani masuk kedalam kamar mandi.
Beberapa menit kemudian Yani keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah rapi untuk pergi belanja.Yani mengambil tas dan hpnya .Saat Yani ingin beranjak pergi Yani mendapatkan telfon dari suaminya ALPA DINGIN.
*Hallo Yan ,kamu sudah berangka belanja?"*
*Belum masih otw .*
*Yan kamu kan masih belum aku kasih uang belanja.*
*Oya lupa .*
*Ambil aja di laci dekat meja kamar tidur ,di sana ada uang tunai 2 juta .Sudah cukup atau belum?*.
*Sudah sudah Kiki ,ini kebanyakan .*
*Baiklah aku matikan telfonnya kamu hati-hati dijalan.*
*Iya iya Om comel ,juga samagat kerjanya.*
*Asiyap bu negara.*
Yani segera mengambil uang itu dan berangkat ke Pusat pembelanjaan.Yani yang sudah memesan taksi online ,sudah ditunggu taksi itu didepan rumah.Setelah menutup pintu rumah Yani masuk kedalam taksi.
Sesuai arahan Yani taksi itu melaju ke Tunjungan Plaza pasar terbesar di kota Surabaya .Selang beberapa waktu sampailah Yani di Tunjungan Plaza yang sering iya kunjungi saat masih bersama bundanya.
Yani turun dari mobil dan berkata ."Pak bisa menunggu aku sampai selesai belanja ."
"Bisa mbak aku akan tunggu disini."kata pak supir setengah paru baya .
Yani berlalu pergi kedalam pusat perbelanjaan,dan membeli semua kebutuhan sehari yang diperlukan .Selesai membeli semua barang kebutuhan ,Yani mendorong kereta belanjanya mengantri di pembayaran.Setelah mengantri cukup lama ,tibalah Yani untuk membayar semua barang belanjanya .Selesai membayar ,Yani membawa semua barang belanjanya keluar dari pusat perbelanjaan.Dalam perjalanan keluar ,karna barang bawaannya yang terlalu berat dan banyak.Yani yang tak memperhatikan jalannya menabrak seseorang,yang membuat salah satu barang belanjanya tumpah .Orang yang menabrak Yani ,langsung membuat Yani mengemas buah-buahan yang tumpah.
"Maaf-maafkan aku Yani."kata Orang itu
"Zen."ujar Yani terkejut .
Setelah semua buah yang jatuh sudah dikemas kembali .Zen yang masih merasa bersalah mengulang kembali perkataannya."Maafkan aku Yan ,saat itu aku panik dan takut."Kata Zen menundukkan kepalanya.
"Ehhh Zen aku sudah maafkan kamu ."kata Yani.
"Makasih yani ."kata Zen .
"Iya sama-sama ,aku duluan ya."kata Yani yang bersusah payah mengangkat barang belanjanya kembali.
"Biar aku bantu Yan."kata Zen mengambil salah satu barang belanjaan Yani .
"Jadi ngerepotin aku."ujar Yani.
"Enggak Yani ,aku senang bisa membantu kamu."Kata Zen.
"Kamu kerja disini?"tanya Yani.
"Yahh gitu lahh."jawab Zen.
"Ini taksinya masukkan kesini aja Zen."kata Yani membuka pintu mobil.
"Terimakasih Zen."kata Yani yang sudah dalam mobil.
"Iya."Jawab Zen.
Taksi itu pun melaju kembali ke rumah Yani .Sesampainya di rumah ,Yani menurunkan barang belanjanya yang dibantu oleh supir taksi itu.
"Makasih pak ,ini uangnya."kata Yani memberikan uang kepada supir taksi.
"Enggak ada kembalinya mbak."kata supir itu mencari uang kembalian di tasnya .
"Ambil aja kembaliannya pak."kata Yani
"Makasih mbak."kata supir itu.
Supir taksi itu masuk kedalam taksinya dan berlalu pergi.Yani kembali mengangkat barang belanjaannya kedalam rumah dengan susah payah.
"Beratnya ."kata Yani yang sudah didalam rumah ,Yani terduduk sebentar di kursi meja makan.Setelah tak terlalu capek Yani bangkit dari tempat duduknya dan menata barang belanjaannya .Selesai menata Yani melanjutkan dengan memasak makan malam.
Tiga jam kemudian semua makanan sudah siap untuk dimakan.( Yani yang membuat bakwan jagung ,ayam chiken,sambal kemangi,dan sayur bening ).
"Udah beres ,tpi..."kata Yani,sambung Yani berkata ."Aku kebanyakan masaknya."dengan terkejut.
Hp Yani berdering .
*Hallo Kiki.*
*Kamu sudah di rumah?*
*Sudah Ki,aku tadi masak .Dan aku masaknya kebanyakan.*
*Iya gapapa.*
*Sapa yang habiskan?*
*Aku.*
*Enggak mungkin.*
*Baiklah aku akan ajak Edi,boleh enggak?*
*Sahabat kamu yang di pesta kita.*
*Iya ,boleh enggak?*
*Boleh ,lagian kayaknya dia kebo kalau makan*.
*Tapi dia kurus Yan.*
*Iya tpi kayak kebo hhhhh.*
*Udah-udah hhh.*
*Yudah aku matikan.*
*Iya.*
panggilan berakhir.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Ditempat Kiki.
"Telfon terus."ujar Edi.
"Kenapa?"tanya Kiki cuek.
"Aku pulang dulu cari makan keburu rumah makan tutup ."ujar Edi.
"Sekarang udah jam 22.20 ,susah kalau cari warteg buka."kata Kiki.
"Bodoh ini masih sore boss,boss enak ada yang masak nahh aku ,au ah ."kata Edi kesal beranjak pergi.
"Enggak mau makan gratis kamu."ujar Kiki.
"Boss mau ajak aku makan malam di rumah?"tanya Edi senang dapat makan gratis.
"Iya ,tapi kurangi dikit manggil aku boss."kata Kiki.
"Wokeh Kiki."ujar Edi.
"Ayok."ajak Kiki.
Kiki pun masuk kedalam mobilnya ,Edi yang membawa mobil sendiri mengikuti mobil Kiki dari belakang.
Beberapa menit kemudian sampailah Kiki dan Edi dirumah.Kiki dan Edi memarkirkan mobilnya dihalaman rumah,segera turun dari mobil .Kiki berjalan ke depan pintu rumah yang diikuti oleh Edi dari Belakang.Kiki memencet bel rumah.
Yani yang mendengarnya segera membuka pintu rumah .
"Malam nyonya."sapa Edi .
"Ini Edi sihh kebo y."ujar Yani ketus.
"Ehhh buset istri kamu." Edi menunjuk tidak percaya Yani.
"Bercanda ayok masuk atau di luar aja."kata Yani.
"Buset istri kamu."bisik Edi ke Kiki.
"Dah ayok masuk laper."kata Kiki.
Mereka pun duduk dimeja makan ,untuk memakan makan malam yang sudah disiapkan oleh Yani.
"Enak banget masakan istri kamu Ki, pantesan kamu enggak pernah makan diluar lagi."ujar Edi memakan makannya dengan lahab.
"Pelan-pelan kak,piring nya ikut ketelen ."ujar Yani menggoda .
"Jangan panggil kakak Yan dia sudah tua."kata Kiki
"Enggak bisa enak banget."jawab Edi mengabaikan ucapan Kiki dan Yani.
"Jorok ,kamu pasti takut telat sama acara club malam kan."kata Kiki.
"Nahh tuhh tau."kata Edi.
"Awas kau Kiki juga ikut."ujar Yani sinis.
"Tidak."kata Kiki mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Hilih kau Ki,Yan kalau dia nakal sekap aja."ujar Edi.
"Masalah gampang itu."kata Yani.
Selesai makan malam di rumah Kiki ,Edi berasa udah rendah rasa kenyangnya ,berpamitan kepada Kiki dan Yani untuk pulang.
Di Dapur Yani yang masih sibuk mencuci piring dihampiri Kiki.
"Belum selesai Yan?"tanya Kiki.
Dengan mencuci piring ,Yani menjawab ."Belom masih banyak ."
"Biar aku lanjutkan kamu mandi gihh terus tidur."
"Ummm ,okeh lahh lagian aku juga ada tugas sekolah tadi."kata Yani berlalu pergi ke kamar mandi.
Selesai mandi,Yani segera menata buku-buku pelajarannya untuk besok.Dan mengerjakan tugas Ipa.Beberapa menit kemudian Kiki menyusul masuk kedalam kamar.
"Sedang apa Yan?"tanya Kiki.
"Baca buku buat persiapan un besok."jawab Yani dengan fokus membaca buku.
"Oya bentar lagi kamu ujian."kata Kiki.
"Kamu enggak mandi ?"tanya Yani.
"Aku tadi mau mandi lupa."ujar Kiki beranjak dari tempat duduknya dan masuk kedalam kamar mandi.
"Hadehh om-om ."ujar Yani fokus membaca bukunya kembali.
Beberapa jam kemudian Kiki Keluar dari kamar mandi .Kiki mengambil berkas kerjanya yang belum sempat ,dia selesaikan.Kiki pun ikut gabung dengan Istrinya dimeja dekat sova.
"Berkas apa itu?"tanya Yani.
"Berkas kerja yang belum sempat ku selesaikan."kata Kiki.
Pukul 22.30
"Udah ayo tidur Yan,otak juga butuh istirahat ."ajak Kiki pada istrinya.
"Tapi aku belum ngantuk ."kata Yani.
"Dibuat tiduran saja nanti juga tertidur Yani."kata Kiki.
"Iya iya ."ujar Yani membereskan buku-bukunya dan memasukan mata pelajaran besok kedalam tas.
Kiki yang sudah tidur duluan ditempat tidur ,disusul oleh Yani yang baru selesai menata buku-bukunya .Tidur disampingnya.
"Yan ."panggil Kiki.
"Ummmm."gumam Yani membalikkan badannya menghadap Kiki.
"Sebenarnya."ujar Kiki.
"Apa?".tanya Yani.
"Enggak jadi."ujar kiki.
"Ko gitu, aku jiwit nihh."ujar Yani kesal.
"Ehh jangan .Jiwitan kamu kayak gigitan harimau sakit Yan."kata Kiki.
"Terus bilang dong mau bicara apa tadi."ujar Yani.
"Okeh aku akan bilang,tapi jangan marah."kata Kiki.
"Janji."kata Yani menyilangkan jarinya .
"Aku mau cerita soal mantan."kata Kiki.
"Terus kenapa kan udah jadi mantan."ujar Yani.
"Dia masih suka sama aku."
"Apa!!! Tapi kamu tidak suka sama dia kan?"
"Enggak aku sudah melupakannya."
"Syukurlah."
"Kenapa kamu takut aku kembali sama dia."
"Iya kalau hal itu terjadi aku akan potong kau punya masa depan."
"Hemm ngomong nya."
"Emang sapa namanya?"
"Ika."
"ummm".
"Kamu enggak takut?".
"Enggak."
"Emang kenapa?"tanya Yani.
"Tidak apa-apa,aku senang kamu mau menerima semua keadaan aku."kata Kiki.
"Aku tak butuh harta kamu ,aku juga tak perduli dengan kekurangan kamu, Yang aku butuhkan kamu setia dengan aku sampai kita tua nanti."Kata Yani.
Kiki memeluk Yani ,dan berkata."Aku akan selalu ada buat kamu."
"ADUHHH!! Aku enggak bisa nafas Kiki."teriak Yani tak bisa gerak dalam dekapan badan kekar Suaminya .
Kiki melepas pelukannya ."maaf-maaf aku terbawa suasana."
"Hhhhh lucu kamu Kiki."kata Yani dengan tertawanya.
Kiki yang merasa malu menyungging senyum hangat pada Yani.
"Oya aku boleh tanya enggak."kata Yani.
"Tanya apa Yani."kata Kiki.
"Umm,kenapa Ika kamu putusin?"tanya Yani.
"Ika yang meninggalkan aku ,karna aku hanya petugas polisi biasa."jawab Kiki.
"Ooooo ,terus kenapa sekarang Ika minta balikan lagi sama kamu jika sudah tau kamu petugas polisi biasa?"tanya Yani.
"Kamu juga akan tau alasannya."kata Kiki.
"Curiga aku."ujar Yani.
"Kenapa ?"tnya Kiki.
"Curiga jangan-jangan kamu mantan pencuri tikus."ujar Yani.
Kiki menjentik kening Yani ."Ngelantur."ujar Kiki.
"Aduhh ,selalu dehh."kata Yani mengelus keningnya.
"Lebih baik aku bicara sekarang saja."kata Kiki pelan.
"Bicara apakah?"
"Aku seorang direktor ,bisa dibilang seorang CEO."
"Hhhhhhh ,awokawok halu nya ketinggian."
"Tak percaya ya sudah ,aku mau tidur ngantuk."
"Ehhh jangan tidur duluan ,aku enggak bisa tidur ."
Kiki langsung memeluk istrinya dalam dada bidangnya.Yani yang nyaman dalam pelukan suaminya pun ikut tertidur dalam pelukan suaminya.
.
.
.
__ADS_1
.
Tak ada yang indah selain halu dan mimpi:v