
Hati!!
Menyuruh kita untuk percaya
dengan isi kata hati kita sendiri.
Sedangkan isi kata hati kita sendiri.
Sangat sulit ,untuk dimengerti .
Karna isi kata hati ,selalu
kalah dengan pola pikir kita, yang
Terburu-buru!!!.
Sudah jam 7 lebih ,namun Yani masih asyik memandangi taman belakang rumahnya yang ia dekorasi menurut keinginannya .
"Indah dilihat , nyaman ditempati .Ehh!! ko membingungkan ya ucapanku. "Batin Yani bergelut dengan batinnya sendiri .
Tiba-tiba ."Auhhh!!!".Ucap Yani mengelus kepala yang dipukul oleh Kiki .
"Sakit woyy,mentang-mentang tangan kau besar main pukul-pukul kepala orang ."Ucap kesal Yani .
Mengelus lembut rambut istrinya ."Maaf ,nyonya Yani ."Ucap lembut Kiki dengan perhatian kearah lain .
"Kamu tidak berangkat kuliah ?".Lanjutnya .
"Ini mau berangkat,kamu sendiri tidak kekantor ?".Tanya balik Yani .
"Mau antar kamu dulu baru kekantor ."Jawab Kiki .
"Yasudah ,ayo.berangkat saja ."Ajak Yani melangkah pergi .
**************
Diperjalanan ke kampus ."Yan ,nanti makan siang diluar yuk ."Ajak Kiki yang masih fokus menyetir .
"Tapi nanti pekerjaan kantor kamu gimana,kalau kamu tinggal Ki ."Kata Yani .
"Sudah nanti saja jemput ,okeh!!".Ucap Kiki mengabaikan ucapan istrinya.
+++++++++++++++
Beberapa jam menempuh perjalanan ,sampailah mobil Kiki dipekarangan kampus istrinya .
Yani pun keluar dari dalam mobil Kiki ,dan melangkah menjauh .Mobil Kiki pun ,kembali melaju .Namun sebelum menjauh ,Kiki memperhatikan langkah istrinya sekilas dari kaca spion mobilnya .Disaat yang bersama ,Kiki langsung menghentikan laju mobilnya .Kiki memperhatikan kembali istrinya yang sedang di kerumuni oleh lima perempuan.
Awalnya ,Kiki berpikir mungkin itu teman istrinya .Namun setelah ,ia perhatian sedikit lebih lama, lima perempuan itu sedikit mendorong-dorong badan istrinya .
Kiki pun beranjak turun dari dalam mobilnya ,dan melangkah mendekati istrinya kembali .
Disaat yang bersamaan salah seorang dari lima perempuan itu ingin menampar Yani .Sebelum berhasil menyentuh Yani ,pergelangan tangan wanita itu sudah terlebih dahulu digenggam oleh Kiki .
Kiki menatap raut wajah wanita cantik didepan itu ,dengan raut wajah yang sangat datar dan dingin .
Yani yang awalnya memejamkan matanya ,kembali membuka matanya. "Kiki!!".Serunya dengan memperhatikan raut wajah dingin suaminya ,yang sedang menatap wanita yang ingin memukul Yani .
Melepas genggam itu dengan kasar. "Tidak akan ada satu orang pun yang boleh menyakiti wanita saya ,selain diri saya sendiri ."Ucap Kiki dengan nada yang sangat dingin.
"Pergi aja Erli ."Ajak salah seorang wanita.
Erli pun memilih pergi dari sana ,dengan raut wajah yang teramat kesal.
Setelah kepergian perempuan-perempuan itu .Kiki menatap raut wajah istrinya dengan dingin ."Kenapa tidak melawan ?".Tanyanya.
"Mereka senior saya ,saya hanya tak ingin cari masalah ataupun keributan ."Kata Yani .
"Apa kau akan diam saja jika harga diri kau diinjak-injak ."Kata Kiki .
".............".Yani tak dapat berkata kembali.
"Lain kali lawan saja ,saya tak suka jika harga diri kau diinjak-injak atau pun kau disakiti.Entah itu senior ,anak wali kota ,anak sultan .Jika harga diri kau diinjak-injak atau kau disakiti ,lawan saja ."Kata Kiki .
"............".
"Saya tidak suka jika kau disakiti orang lain , selain saya .Karna hanya saya saja yang boleh menyakiti diri kamu ."Lanjutnya dengan mendorong pelan kening istrinya ,dengan jarinya .
Pipi Yani memerah ,ia juga menganggu kan -anggukan kepalanya ."Iya Ki ."Ucapnya .
"Yasudah sana masuk ,kuliah yang benar .Biar cepat lulus ."Ucap Kiki sebelum melangkah pergi .
Dengan menatap kepergian suaminya ,Yani mengelus-elus keningnya sendiri dengan raut wajah tersenyum malu .
"Woyy!!! ,ayo masuk ."Ajak Riska yang baru datang langsung menarik tangan Yani .
********#*#*##***
*#***#***#*
Ditempat Lilu .
Pukul 10.30 .
Selesai dengan materi-materi kuliah ,Lilu melangkah keluar kampus untuk segera pulang .Namun sebelum benar-benar keluar ,Dino sudah menghadangnya di lobi kampus .
"Dino!!".Seru Lilu .
Melangkah lebih dekat ."Akhirnya keluar juga ."Ucap Dino .
"Kamu tidak ada kelas? ,ko sudah ada disini ."Kata Lilu .
"Ada tadi ,cuma praktek merangkai mesin ."Jawabnya ."Jalan yuk ,makan siang .Kamu pasti lapar kan. "Lanjutnya .
"Umm......"Ucap Lilu terhenti sebelum melanjutkan ,Dino sudah lebih menarik pergelangan tangan Lilu keluar kampus .
Lilu dengan terpaksa pun ikut dengan Dino ,dengan menaiki motor Dino .Lilu diajak Dino ke suatu tempat rumah makan disalah satu daerah itu .
Setibanya di sana ,Lilu dan Dino yang sudah didalam rumah makan pun mulai memesan makanan dan minuman .
"Li setelah ini temenin saya jalan-jalan di taman sebentar ."Ajak Dino .
"Baiklah ."Ucap setuju Lilu.
++++++++++
Sesuai dengan ajakan Dino tadi ,setelah makan siang ia akan pergi ketaman bersama Lilu .
Mereka berdua pun yang sudah sampai di taman ,berjalan beriringan menyusuri jalanan kecil taman .Hingga berhenti di taman kecil ,biasa Lilu duduk menyendiri .
"Li ,Bisakah kita kembali seperti dulu lagi?".Tanya Dino ."Memulai semuanya kembali ,dan memperbaiki semua luka hati yang sudah saya rusak ."Lanjutnya .
"........".
__ADS_1
"Untuk itu maaf Dino ,saya tak bisa jawab sekarang ."Kata Lilu .
"Li ,kenapa disini ?".Tanya Ardi yang tiba-tiba sudah berdiri tepat didepan Lilu dan Dino duduk .
"Ardi!!".Seru Lilu memperhatikan laki-laki yang berdiri didepannya .
Tersenyum ."Sepertinya saya mengganggu disini ,saya pergi dulu. Kalian lanjut saja."Kata Ardi melangkah pergi .
"Ardi tunggu ."Panggil Lilu yang ingin mengejar Ardi .Namun terhambat dengan ,genggaman tangan Dino yang menggenggam tangan Lilu.
Mencoba melepas ."Dino ,tolong lepaskan .Saya mohon ."Minta Lilu memohon dengan belas kasihan Dino.
Dengan berat hati ,Dino pun melepaskan genggaman tangannya ."Pergilah Li ,jika itu buat kau bahagia ."Kata Dino.
"Dino ,saya ....".Ucap Lilu terpotong dengan ucapan Dino .
"Tak perlu berkata lagi Li ,jika kau butuh sesuatu saya akan siap membantu kamu .Dan datang kembali ,kapan pun kau mau ."Kata Dino .
Lilu yang tak dapat berkata apa-apa lagi pun melangkah pergi menyusul Ardi .
Menatap kepergian Lilu ."Saya harap kau bahagia Li ."Ucap Dino sebelum melangkah pergi .
+++++++++++
Belari mendekat ke Ardi ."Ardi!!!,tunggu saya ."Panggil Lilu .
Ardi yang sudah tak asing dengan panggilan itu pun menghentikan langkah kakinya .Ia juga membalikkan badan menghadap sumber suara tadi.
Hingga Lilu yang sudah sampai didepan Ardi ."Ar ,soal tadi ."Ucap Lilu.
"Saya sudah mengerti Li ,kau tak perlu terlalu memikirkannya ."Kata Ardi ingin melangkahkan kakinya kembali.
Menggenggam tangan Ardi. "Bukan soal itu Ar ."Kata Lilu dengan melepas genggaman tangannya."Ini soal pertanyaan kamu di kereta api waktu itu ."Lanjutnya.
"Saya ,saya tak bisa menerimanya .Maaf Ar ,karna saya hanya menganggap kamu sebagai sahabat saja ."Kata Lilu sedikit menurunkan arah pandangannya."Tapi saya meminta, setelah ini kita tetap menjadi sahabat Ar .Namun ,jika kau tak...".Lanjutnya terputus dengan ucapan Ardi.
"Saya mau Li .Benar!!,lebih baik kita jadi sahabat saja ."Kata Ardi tersenyum ."Namun, setelah ini kita tidak sesering dulu lagi bertemu Li .Karna saya sudah sembuh ,jadi harus mulai membantu usaha ayah saya."Sambungnya.
"Ummm,tapi kita tetap jadi sahabat kan Ar ?".Tanya Lilu.
Mengeluh lembut kepala Lilu."Iya Lilu ."Kata Ardi .Menghentikan elusan lembut itu ."Sudah ya Li ,saya harus pulang .Kamu baik-baik ya ,jaga kesehatan ."Lanjutnya .
Tersenyum ."Iya Ardi ,kau juga jaga kesehatan. Awas aja kalau sakit lagi. "Kata Lilu .
"Iya tante Lilu. Saya pergi dulu. "Pamit Ardi melangkah pergi .
Menghentikan langkahnya ,tanpa. membalikkan badannya ."Semoga kau selalu bahagia Li ."Batin Ardi disambung dengan senyuman manis .Sebelum melanjutkan langkah kakinya.
++++++++
Menatap kepergian Ardi ."Ahh!!,Dino ."Ingat Lilu kembali ketempat Dino .
Namun setibanya ditempat Dino tadi ,Dino sudah tidak ada ditempat itu .
"Dia sudah pergi ."Ujar Lilu. "Hampir lupa ,Dino pasti ada ditepi sungai ."Lanjutnya melangkah pergi dari sana .
Setibanya di sana ,Lilu terus melangkah dipinggir jalanan di sungai. Namun ,ia tak kunjung menemukan keberadaan Dino.
"Ke mana Dino,di tempat biasa tadi juga tidak ada ."Gumam Lilu ."Lebih baik saya jalan saja dulu ."Lanjutnya melanjutkan langkahnya .
Sampai disalah satu pinggir sungai ,Lilu melihat Dino yang sedang berdiri dengan menghambur-hamburkan makanan ikan. Lilu pun melangkah mendekat ,dengan berlahan.
Menutup kedua mata Dino dengan kedua tangannya .
Melepas ."Issstt!!!,tidak seru ."Ucap kesal Lilu dengan perhatian kearah sungai.
Memperhatikan Lilu ."Lilu."Seru Dino ."Kenapa kau disini ?".Lanjutnya.
"Hemmm,saya nggak boleh disini .Yasudah saya pergi ."Kata Lilu.
Menggenggam tangan Lilu ."Tunggu!!".Ucap Dino ."Bukankah kau bersama Ardi ?".Lanjutnya.
Melepas genggaman tangan Dino. "Hhhhhhh,ya tidak Dino .Saya dan Ardi itu sekedar sahabat ."Kata Lilu dengan tawa nya.
".........".Membisu malu.
"Kamu cemburu ?".Tanya Lilu.
Menggaruk-garuk rambutnya yang tak terasa gatal ."Iya",Ucapnya Lirih. Namun sangat jelas didengar Lilu .
Memperhatikan aliran sungai yang tenang. "Tak usah cemburu .Ardi memang pernah menyatakan perasaannya kepada saya .Namun saya meminta waktu untuk menjawabnya ,dan saat ini saya sudah tau jawabannya ."Kata Lilu .Membalikkan badannya menghadap Dino ."Kalau saya dan Ardi tetap akan jadi sahabat tak lebih dari itu."Lanjutnya dengan tersenyum.
"Jadi kau !!".Ucap Dino.
"Perasaan saya masih sama seperti dulu ,saya suka dengan kamu .Saya harap, kamu tidak mengecewakan saya lagi ."Kata Lilu tersenyum .
Dino melangkah mendekat kearah Lilu ,dan memeluk badan Lilu dengan sangat erat .
"Saya akan berusaha menjadi apa yang kau ingin kan Li ."Ucap Dino menitihkan air mata bahagianya .
Begitu juga ,Lilu yang berada dalam pelukan hangat Dino .
*#*##**#****#***#
*#*****#***#*
Ditempat Yani .
Pukul 11.30 .
Yani dan Kiki yang sudah berada di rumah makan pinggir jalan .Sebuah rumah makan yang biasa disebut dengan Warung .Hhhhhh!!!!!!!.
Mereka sedang berada di warung bakso yang terkenal disalah satu kota Yani. Mereka berdua yang sudah berada didalam warung mulai menikmati bakso yang sudah mereka pesan .
Begitu banyak pandangan mata yang memperhatikan kearah Kiki .Bagaimana tidak ,Kiki masih mengenakan serangan kantornya .Ia masih mengenakan setelan jas ,beserta perlengkapan pakaian kantor lainnya.
Apa tidak aneh ,orang yang berpakaian rapi makan di warung bakso .Astajim aja ,karna itu juga ke biasa author gila ini :") .
"Yan ,setelah ini langsung pulang atau ikut saya kekantor ?".Tanya Kiki yang sudah selesai makan duluan .
"Pulang lahh."Jawab Yani yang masih fokus dengan baksonya .
Beberapa menit kemudian .
"Bentar lagi pasti tepar ."Ujar Kiki.
"Tidak ,perutku kek bengkak. "Ucap Yani melihat perutnya yang membuncit .
"Perut rata gitu mana bisa bengkak ."Kata Kiki.
"Tau lah ayo pulang ,dari tadi banyak orang memperhatikan kamu ."Kata Yani.
"Tak perduli ."Jawab acuh Kiki ."Tapi kalau kamu tidak suka ,ayo pergi. "Lanjutnya beranjak dari tempat duduk .
__ADS_1
Disaat Kiki ingin membayar uang bakso ,Kiki menyuruh istrinya untuk masuk kedalam mobil duluan .
Saat Yani diluar ,dan ingin masuk kedalam mobil .Tiba-tiba ada dua wanita yang baru keluar dari dalam warung menghampiri dirinya .
"Mbak jadi wanita tuhh jangan keganjenan ,jalan sama om om ."Sindir Salah dari salah satu wanita itu .
"Eh ."Yani hanya kebingungan dengan ucapan Wanita itu .
"Tau ganjen ."Saut wanita satunya.
Sedangkan Kiki yang sudah datang sejak tadi ,dan masih berdiri didepan kedua wanita tadi berkata ."Yang ,nanti di rumah jangan lupa masak buat makan malam ."
"Siyap ,Sanyak ."Kata Yani .
"Hiii,geliii panggil sanyak ."Batin Yani .
Melangkah melewati kedua wanita itu ,dan membukakan pintu mobil untuk istrinya .Setelah istrinya masuk ."Punya mulut diperiksa dulu, sebelum berucap ."Sindir Kiki ,sebelum menyusul istrinya masuk kedalam mobil.
Setelah didalam ,mobil Kiki menyalahkan mesin mobilnya .Meninggalkan pekarangan warung bakso tadi.
+++++++++++++
Setibanya di rumah .
"Ki nanti kamu pulang malam ?".Tanya Yani yang masih didalam mobil .
"Tidak ,saya akan pulang lebih awal ."Kata Kiki .Mengelus pelan kepala istrinya ."Sana masuk ,mandi ,terus istirahat ."Lanjutnya.
"Iya ,Ki ."Ucap Yani beranjak keluar dari dalam mobil .
Setelah istrinya sudah masuk kedalam rumah ,mobil Kiki kembali melaju keluar pekarangan rumahnya .
Yani menaiki tangga rumahnya ,dengan raut wajah yang amat bahagian .
+++++++++++
Malamnya setelah makan malam bersama,Seperti keseharian-harian mereka .Yaitu belajar dan sibuk dengan dokumen kantor .
Hingga pukul 10 malam ,Yani yang sudah selesai duluan .Membereskan semua buku-bukunya ,dan menata buku yang akan dibawa besok .
Sedangkan Kiki masih sibuk dengan dokumen-dokumen kantornya yang belum sempat ia kerjakan di kantor tadi .
Kiki selalu memilih pulang lebih awal ,dari pada harus begadang di kantor. Hal itu sudah ia lakukan sejak dirinya sudah menikah dengan Yani .
Sehingga setiap di rumah ,terkadang ia selalu bergadang hingga larut malam untuk menyelesaikan tugas kantornya .
Kembali ke dunia nyata.
"Ki saya buatkan kopi ya ?".Tawar Yani .
"Iya ."Jawab Kiki fokus dengan laptopnya.
Beberapa saat kemudian ,Yani kembali ke kamar dengan segelas kopi di genggamannya .
Melangkah mendekat dan menaruh diatas meja ."Ini Ki ,jangan diminum dulu masih panas ."Kata Yani .
"Sana tidur dulu Yan ,tidak baik tidur larut malam ."Suruh Kiki.
"..........".Terduduk diam .
Memperhatikan istrinya ."Tidur Yani ."Suruh Kiki .
"Tidak ahh,nggak bisa ."Tolak Yani .
Menutup laptopnya ."Ayo tidur ."Ajak Kiki beranjak dari tempat duduknya .
"Ehh,terus pekerjaan kamu gimana ?".Tanya Yani .
"Ayo tidur Yani ."Aja Kiki mengabaikan pertanyaan istrinya .
"Pekerjaan kamu gimana ,ihh main tinggal-tinggal aja tidak tanggung jawab."Kata Yani.
Menghembuskan nafasnya ,dan langsung mengendong tubuh istrinya .
"Ehh!!! turunkan saya ."Suruh Yani panik.
"Kau lama jalannya ."Kata Kiki membaringkan tubuh istrinya diatas tempat tidur .
Berbaring disamping istrinya ."Sudah tidur Yani ,jangan melotot terus ."Kata Kiki.
Menyakitkan lengan suaminya dari atas tubuhnya ."Ihhh."Ujar Yani.
Menjijikkan sebelah alisnya ."Saya harus apa biar kamu bisa tidur ?".Tanya Kiki .
"Umm,coba cerita tentang masa kecil kamu .Kan saya tidak bisa tanya ke siapa-siapa lagi ,selain kamu ."Kata Yani .
"Baiklah ."Kata Kiki .
"Dulu waktu saya pertama kali masuk sekolah dasar ,saya sangat suka sekali membuat teman perempuan saya menangis .Itu adalah hal membahagiakan bagi saya ."Kata Kiki sedikit tersemat senyuman.
Menarik kecil lengan suaminya .
"Auhh!! ,sakit Yan .Kata disuruh cerita. "Kata Kiki .
"Kau nakal kan kasihan teman perempuan kamu ."Kata Yani .
"Habisnya ,anak perempuan yang masih kecil itu kalau nangis lucu Yan ."Kata Kiki .
"Dah lah saya mau tidur ."Ucap Yani mengalihkan perhatian kearah lain .
Merangkul istrinya ."Sweet Dreams".Ucap lirih Kiki yang membuat Yani merinding.
("Selamat mimpi indah ." )
++++++++++++++++
Pukul 23.00 Malam
Kiki yang terbangun beranjak dengan berlahan turun dari atas tempat tidur,ia melangkah mulai melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda.
Hingga jam 03.45 menjelang subuh ,Kiki yang baru beres .Segera membereskan dokumen-dokumen yang akan ia bawa kekantor nanti .
Selesai beberes ,Kiki kembali berbaring diatas tempat tidur untuk melanjutkan tidurnya .
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Makasih buat yang masih setia membaca novel saya,dan makasih untuk yang baru membaca novel pertama yang masih abur adul ini .
Makasih kak pembaca ,dan kak author semua :)