Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.93 Mencari


__ADS_3


Di dalam ruang kerja pribadinya ,Kiki yang masih dengan pandangan kosongnya memperhatikan layar ponselnya."Apa segitu kecewanya dia dengan saya ,sampai-sampai melihat chat wa dari saya pun dia tidak ingin ."Batin Kiki muram .


"Bos ayo berangkat ,penerbangan sudah saya siapkan."Beritau Edi .


Tanpa menjawab ,Kiki bangkit dari kursi kerjanya dan melangkahkan kakinya mendahului Edi .Edi segera mengikuti langkah laki bosnya itu .


++++++!


Yani yang sudah sampai di rumah suaminya,langsung melangkah kedalam rumah dengan langkah kaki yang cepat .


"Ibu,akhirnya ibu pulang juga .Ibu tahu ,sejak ibu tidak di rumah ,Pak Kiki jadi tidak pernah makan di rumah."Jelas Bik Santi .


"Sekarang suami saya ada dimana bik?".Tanya Yani.


"Pak Kiki sudah berangkat kerja bu."Jawab Bik Santi.


"Baiklah bik ,terimakasih ."Kata Yani berlalu pergi.


Yani kembali naik kedalam mobil Riska ."Suami saya ada di kantor,bisa kau antar saya kekantor?".


Mulai menyalahkan mesin mobilnya."Tentu bisa dong."Riska yang mulai fokus menyetir .


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh ,dan dengan instruksi jalan yang di beritahu Yani .Akhirnya sampailah mobil Riska di depan pintu masuk kantor Kiki.


Yani beranjak turun dari dalam mobil ,dan langsung di hampir oleh salah seorang sekuriti disana.


"Pagi nyonya ."Sapa Sekuriti itu.


"Pagi ,Suami saya ada di dalam?".Tanya Yani yang sudah di luar mobil .


"Pak bos baru saja berangkat bersama sekretarisnya."Jawab sekuriti itu.


"Kira-kira berangkat kemana pak?".Tanya Yani.


"Saya kurang tahu nyonya ,lebih baik nyonya tanya ke mbak Ayu sekretaris kedua pak Kiki."Jelas sekuriti itu.


"Baik pak ,permisi."Pamit Yani berlalu pergi kedalam .


Di dalam Yani langsung mendekati wanita yang sedang sibuk dengan komputer di lobil kantor itu.


"Nyonya."Seru wanita itu langsung beranjak dari tempat duduknya .


"Suami saya sedang pergi kemana mbak hari ini?".Tanya Yani yang sudah tidak sabar ingin segera bertemu suaminya.


"Pak Kiki sedang dalam perjalanan ke Bandung nyonya ,menghadiri pergantian CEO baru perusahaan Aleka."Jelas Wanita itu.


"Bandung."Seru Yani terpaku.


"Baiklah saya permisi ."Pamit Yani berlalu pergi.


Yani kembali masuk kedalam mobil dengan raut wajah muramnya.


Riska yang memperhatikan raut wajah muram sahabatnya itu ,bertanya."Ada apa Yan?".


"Dia sudah pergi ke Bandung."Ucap muram Yani .


Melihat jam tangannya ."Masih ada waktu, sekarang kita bandara ."Ucap Riska langsung menacap gas mobilnya.Riska tahu kalau jadwal terbang ke Bandung masih kurang satu jam lagi.


Riska melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi memecah kemancetan ,jalan kota .Riska mengambil jalan bebas hambatan untuk mempercepat sampai di bandara.


++++++++++


Selang beberapa waktu kemudian sampailah mobil Riska di bandara .Yani yang sudah turun dari mobil berlarian mengejar pesawat Kiki .Begitu juga Riska yang ikut mencari keberadaan Kiki.


Yani yang sudah berdiri di pintu masuk ke dalam pesawat yang akan terbang ke Bandung.


Menghentikan langkah Yani."Nona ,nona mau kemana?".Tanya sekuriti penjaga pintu masuk itu.


"Saya harus kedalam pak ,di dalam ada suami saya."Ucap Yani yang mencoba masuk kedalam pesawat.


"Maaf nona ,pesawat ini sudah lepas landas satu jam lalu ."Beritahu sekuriti itu yang langsung membuat Yani terdiam mematung .


Riska yang sudah menghampiri Yani ."Yan pesawat yang ke Bandung sudah berangkat satu jam lalu ."


Yani hanya diam dengan melangkahkan kakinya berlalu pergi dari sana .Riska yang merasa di abaikan hanya membuang nafasnya dengan kasar menyusul langkah kaki sahabat yang sudah jalan duluan .

__ADS_1


Akhirnya Riska memutuskan untuk mengantar Yani kembali ke rumah bunda.Sesekali Riska yang menyetir mobil melirik sekilas ke arah sahabatnya yang hanya terdiam dengan tatap kosongnya ke arah luar mobil.


"Kamu jangan putus asa Yan ,Kiki pasti akan kembali .Di saat itu tiba kamu bisa bertemu dia dan meminta maaf."Kata Riska yang fokus menyetir .Yang hanya di jawab diam oleh Yani.


+++++


Satu jam menempuh perjalanan pulang akhirnya sampailah mobil Riska di depan rumah Yani.


Tanpa melihat Riska ,Yani berkata."Terimakasih sudah membantu ."Dengan beranjak keluar mobil .


"Sama-sama ,maaf tidak bisa mampir .Saya titip salam saja buat bunda ."Kata Riska berlalu pergi dari rumah Yani dengan mengendarai mobilnya .


Dengan raut wajah muram ,Yani melangkah masuk ke dalam rumah .Berlahan ia membuka pintu rumahnya ,dan di saat yang bersamaan dengan itu ,bola matanya membulat sempurna memperhatikan seseorang yang sudah duduk di ruang tamunya .


Dengan bangkit dari tempat duduknya ,seseorang itu melangkah mendekati Yani."Saya sudah menunggu sejak tadi".Dengan senyum tipisnya.


Sedangkan Yani masih sama,yaitu memasang bola mata jengkelnya melihat orang didapannya .


Sampai pandangan kosong Yani terbuyarkan oleh bunda yang menghampiri mereka berdua di ruang tamu ."Bunda akan pergi ke pengajian ,bunda harap kalian cepat menyelesaikan masalah kalian .Bunda tidak ingin ada pertengkaran lagi di antara kalian ."Kata bunda sebelum berlalu pergi.


Setelah kepergian bundanya ,Yani mulai membuka suara dengan sedikit gugup ."Sa-saya ma...."Ucapnya terhenti oleh jari Kiki yang menyentuh bibir bergetar gugup Yani .


Dengan memperhatikan raut wajah istrinya."Kamu tidak perlu minta maaf ,karna ini juga kesalahan saya ."Kata Kiki.


"Mau kah kamu memaafkan saya ,dan ikut pulang bersama saya ke rumah kita ?".Tanya Kiki dengan penuh harapan mendapatkan jawaban setuju oleh istrinya.


Yani hanya tersenyum bahagia dengan mata yang berkaca-kaca ,Yani mengangguk-anggukkan kepalanya dan memeluk erat suaminya .


Dalam tangis bahagianya Yani ."Maafkan saya."Kiki yang mendengar itu semakin mengeratkan pelukannya .


+++++


Kiki menyudahi pelukannya,lalu menghapus butiran air yang tersisih di pipi istrinya ."Jangan menagih lagi ."Yang dibalas senyuman manis dari istrinya .


"Mau pulang sekarang?".


"Hujan Ki."Jawab Yani .


Kiki yang tidak percaya."Hujan!".dengan melangkahkan kakinya ke pintu keluar rumah ."Eh iya."Lanjutnya dengan perhatian keluar rumah.


"Menginap di sini saja ,Ki."Ucap Yani mengedipkan ke dua bahunya .


+++++++++


Kiki dan Yani yang sudah duduk di sova ruang tamu ,di sibuk kan dengan obrolan mereka berdua .Sampai obrolan itu terhenti bersamaan dengan masukkan Zuan dan Zoan yang beru pulang dari rumah temannya .


"Kak Kiki ."Seru Zoan yang melihat kakak iparnya yang sedang duduk di sova bersama dengan kakaknya .


Yani bangkit dari tempat duduknya dengan melangkah kakinya ke arah kamar adiknya."Kalian dari mana ?".Tanya Yani kepada kedua adiknya yang masih berdiri di depan pintu masuk dengan baju yang basah kuyup .


"Dari rumah teman ,ada tugas kelompok kak ."Jawab Zoan .


"Bunda di mana kak Ki?".Lanjutnya bertanya kepada kakak iparnya.


"Bunda ke pengajian ."Jawab Kiki.


Sesaat kemudian Yani datang kembali keruang tamu membawakan kedua adiknya dua handuk .Dengan baju basa yang sudah berlalut handuk ,Zuan dan Zoan pun berlalu pergi untuk kemar mandi .


Setelah kepergian kedua adiknya Yani juga pergi ke dapur untuk memanaskan makanan yang sudah di siapkan oleh bundanya.


++++++++


Selang beberapa waktu kemudian ,mereka berempat berkumpul di meja makan untuk menikmati makan malam.


"Kak bunda tidak pulang?".Tanya Zoan .


"Bunda akan pulang saat hujan sudah redah,bunda juga menyuruh kita untuk makan malam duluan ."Jelas Yani mengambil makan malam untuk suaminya .


Makan malam pun dimulai dengan keheningan ,hanya suara perkelahian antara sendok makan dan piring makan saja yang terdengar di meja makan .


++++++


Sampai selesai makan kemudian ,mereka bertiga membantu Yani membereskan meja makan .Selesai berberes ,Zuan dan Zoan memutuskan untuk belajar .Sedangkan Kiki mengikuti langkah kaki istrinya yang akan mengajaknya kekamar istrinya .


Setibanya di kamar istrinya ."Tempat tidur ini tidak muat kalau buat kita tidur bersama ."Ujar Kiki mengerutkan keningnya.


"Muat Ki ,coba saja tidur ."Kata Yani berlalu pergi kekamar mandi .

__ADS_1


Kiki pun melepas jas yang ia kenakan ,dan menyisihkan kaus putih .Lalu ia pun melangkah mendekati tempat tidur ."Apa muat."Batinnya duduk di atas tempat tidur itu .


Kiki membaringkan tubuh letihnya di atas tempat tidur itu .Yani yang baru saja selesai dari kamar mandi ,mengangkat kedua alisnya dengan membuang nafasnya dengan kasar melihat suaminya .


"Kau jangan tidur seperti ini ,Ki.Jika kau tidur seperti ini tidak akan muat untuk berdua."Ucap Yani melangkah mendekati tempat tidur.


"Hem."Degus Kiki yang kebingungan .


Bagaimana tidak bingung,Kiki yang terbiasa tidur di tempat tidur yang luas ,tiba-tiba harus tidur di tempat tidur yang hanya berukuran 90 cm x 200 cm.Tempat tidur yang hanya cukup untuk satu orang tempati .


Kembali ke cerita.


Yani yang sudah berdekatan dengan suaminya pun langsung menyuruh suami untuk sedikit memiringkan badannya ,dan tanpa berkata apa-apa lagi Yani langsung merebahkan dirinya di sampai suaminya.


Kiki langsung tersenyum tipis dengan merangkul pinggang istrinya ,ia pun ikut memejamkan matanya .


"Ki ,apa kamu marah dengan saya?".Tanya Yani memecah keheningan .


Kiki yang masih merangkul istrinya berkata ."Hemm,tidak ."Jawabnya .


"Kenapa saya harus marah dengan alasannya yang tidak jelas ."Sambunya .


"Boleh saya tanya sesuatu?".Yani dengan suara lirihnya ,karna takut kalau suaminya marah dengan pertanyaan yang akan ia ucapkan .


"Iy ,apa?".


"Siapa itu Stella?".Tanya pelan .


Setelah mendengar itu ,Kiki hanya diam tanpa membuka suara .Yani yang merasa tidak mendapatkan jawaban langsung membalikkan badan menghadap suaminya. Dengan menatap penuh penasaran ,Yani kembali berkata ."Sudah lah lupakan saja ."Yani yang berusaha mengalihkan pertanyaannya tadi .


"Kenapa di lupakan?".Tanya Kiki menatap raut wajah istrinya yang masih memperhatikan raut wajahnya .


"Stella adalah sahabat saya ,kami sangat dekat sekali waktu itu dan banyak yang berkata kami ada hubungan spesial yang lebih dari sahabat.Tapi saya tetap mengganggap Stella hanya sahabat saya tidak lebih dari itu .Mungkin waktu itu Stella mengganggap perhatian saya kepadanya adalah perhatian suka kepadanya .Lalu di suatu malam ,Stella tiba-tiba datang ke apartemen saya, dia membawa banyak sekali makan juga membawa beberapa minuman beralkohol .Saya juga sempat bertanya ,"apakah Oki dan Xik juga akan datang?" .Dia menjawab "Iya".Saya pun menyetujuinya untuk masuk kedalam apartemen saya karna Oki dan Xik juga akan ikut bergabung ,dia menyiapkan semuanya dan saya mulai memakan makanan yang sudah dia siapkan .Namun saat saya minum beberapa gelas minuman yang dia bawa ,kepala saya terasa pusing sekali .Setelah itu , saya bangun di pagi hari dengan Stella yang sudah ada di sampai saya ,saya sangat marah waktu itu .Dan sejak kejadian itu saya dan Stella tidak begitu dekat lagi ,saya juga memilih untuk pergi ke luar negrei saat itu .Selama saya pergi keluar negeri saya sudah tidak mendengar lagi apa yang terjadi degan Stella ."Jelas Kiki panjang lebar tentang masa lalunya dan Stella .


"Bagaimana jika Stella mengandung anakmu?".Tanya Yani seketika di jawab dengan senyum tipis oleh Kiki .


"Ehh malah tersenyum ,saya tanya serius ,Ki."Ucap Yani yang sedikit kesal .


"Tidak dia tidak hamil."Kata Kiki .


Mengangkat satu alisnya ."Bagaimana kamu tahu ,kamu kan ada di luar negeri saat itu .Dan kamu tahu kan kamu sudah berhubungan dengannya."Yani yang masih sedikit tidak percaya .


Kiki kembali tersenyum dengan tawa kecilnya ."Saya tahu ,dari Oki .Oki memberi tahu saya kalau Stella tidak hamil ,dia justru berhubungan dengan pria lain saat saya pergi waktu itu .Dan Oki sendiri yang bilang seperti itu kepada saya ."


"Apa!?".Ujar Yani seketika dengan melototkan bola matanya .


"Sudah ayo tidur ,apa besok kamu mau tidak berangkat kuliah lagi."Ucap Kiki memejamkan matanya.


"Bagaimana Oki tahu soal itu?".Tanya Yani kembali .


Yani yang tidak mendapatkan jawaban berdengus kesal dengan membalikkan badannya membelakangi suaminya .Kiki yang tahu istrinya pasti ngambek ,langsung memeluk badan istrinya dengan berkata lirih di dekat telinga istrinya ."Good night."


Yani yang ngambek memejamkan matanya dengan tersenyum tipis .


+++++++++++


Bunda yang baru sampai di rumah ,membuka pintu rumah dengan kunci cadangan yang ia bawa .Di saat sudah di dalam rumah ."Sudah apa tidur ,sepi sekali rumahnya. "Ucap Pelan bunda dengan melangkah ke kamar tidurnya.


Karna hari ini Ayah Yani tidak bisa pulang di karenakan ada pasien yang harus rutin di awasi dengan baik .Akhirnya ayah Yani menginap di rumah sakit .Sehingga di malam yang di dingin setelah hujan deras ,bunda pun tertidur pulas sendirian di kamar tidurnya.


+++++++++


Sedangkan kedua adik kembar Yani ,masih di sibukkan dengan kesibukan mereka masing-masing di dalam satu kamar mereka .Zuan yang sibuk dengan buku yang ia baca ,dengan cahaya sayup-sayup di sampai tempat tidurnya .Sedangkan Zoan di sibukkan dengan game online yang sedang ia mainkan di ponselnya .


"Zo ,Pr kamu sudah selesai?".Tanya Zuan yang masih fokus dengan bukunya.


"Belum,besok pagi aja di kerjakan ."Jawab Zoan yang fokus dengan ponselnya.


Zuan dengan suara beratnya."Kerjakan sekarang Zo."Suruh nya menaruh buku yang ia baca di sampai tempat tidur .


Zoan yang masih asik dengan ponselnya."Nanti saja kak ,masih seru ."Abainya .


Tanpa berkata-kata lagi ,Zuan bangkit dari tempat tidurnya .Zuan mengambil buku tugas milik adiknya ,lalu melangkah mendekati tempat tidur adiknya .Zuan menaruh buku tugas adiknya di depan adiknya .Zoan yang sadar langsung menatap raut wajah kakaknya yang sudah sangat dingin kepadanya .Tanpa berpikir panjang lagi ,Zoan mematikan ponselnya dan menaruhnya asal-asalan .


"Kejakan ini ,jika tidak bisa kamu bisa lihat buku tugas kakak .Setelah mengerjakan cepat tidur ,ini sudah larut malam ."Kata Zuan yang di balas anggukan-anggukan kepala oleh adiknya .


Zoan langsung fokus mengerjakan tugas kakaknya ,sedangkan Zuan berlalu pergi ke tempat tidurnya sendiri untuk memejamkan matanya .

__ADS_1


"Saya berharap kakak ku tidak bersikap dingin lagi besok pagi ."Batin Zoan berdoa-doa .


__ADS_2