
Pagi yang cerah
Pagi ini mentari bersinar sangat terang ditambah lagi dengan kicauan burung pagi yang merdu .Sinar mentari yang cerah menerobos masuk memalui jendela kamar rumah sakit .Yani yang merasakan silau diwajahnya terbangun dari tidurnya.
"Pagi Dunia."ucap Yani dengan menggosok-gosok matanya.
Kiki yang baru keluar dari kamar mandi berkata."Udah bangun?Mau cuci muka biar saya bantu?."
"Enggak dingin nanti aja."kata Yani.
"Yaudah saya pamit pulang dulu."kata Kiki yang ingin beranjak pergi.
"ko buru-buru ,katanya mau temenin aku ."kata Yani
"Sudah siang. Apa kamu masih takut sendirian?."ujar Kiki.
" Enggak juga sihh .Tapi.."kata Yani yang terputus sebelum melanjutkannya.
"Saya pamit pulang dulu .Dan tenang saja nanti malam saya akan kembali lagi."kata Kiki berlalu pergi.
"Umm menyebalkan.Engak peka ,aku kan ingin bersama dia."Dengedumel sendiri Yani kesal .
Beberapa saat kemudian .Bunda Yani datang membawakan sarapan pagi untuk Yani.
"Pagi putri Bunda yang Imut."Sapa bunda dengan mencium kening Yani.
"Pagi juga Bun."Jawab Yani tersenyum.
"Ini sarapan untuk kamu,ayo dimakan biar cepat sembuh."kata Bunda dengan memberikan makanan kepada yani.
Yani pun menerima makan itu dan memakannya .Lalu ayah Yani datang ke ruang untuk memeriksa keadaan Yani.
"Bun besok Yani sudah boleh pulang ."kata Ayah yang selesai memeriksa Yani.
"Kenapa enggak nanti malam saja pulangnya Yah .Apa tidak boleh?."tanya Bunda.
"Nanti malam juga boleh ko Bun."jawab Ayah.
"Ya....."kata Bunda terputus terpotong perkataan Yani.
"Enak besok aja pulang Bun."saut Yani.
"Tapi kamu di rumah sakit enggak ada yang menjaga Yani."kata Bunda.
"Ada ko Bun, teman ku yang kemarin."kata Yani.
"Enggak bisa."saut Ayah.
"Kenapa Yah?Dia kan cuma teman .Dia baik pula."kata Yani dengan mengingat-ingat kejadian semalam.
"Tapi kalau dia macam-macam sama kamu gimana."tanya Ayah.
"Enggak Yah.Peliss."kata Yani memohon dengan wajah imutnya.
"Ini lahh yang ayah takut kan."kata Ayah tak sanggup melihat wajah imutnya putrinya.
Yani masih memohon dengan wajah imutnya.
"Baiklah gapapa.Tapi kalau dia macam-macam kamu langsung teriak dan lari ya."kata Ayah.
"Siyap bossku."kata Yani senang.
"Yaudah ayah lanjut kerja lagi ."kata Ayah berlalu pergi.
"Semangat Yah."ujar Yani
Setelah selesai makan. Yani meminta bantuan Bundanya untuk ke kamar mandi dan berganti pakaian.
__ADS_1
++++
Hari semakin Sore Bunda memutuskan untuk pulang ke rumah setelah membelikan saya makan.
Cukup lama Yani menunggu Kiki datang menjenguknya lagi.Ayah Yani yang masih khawatir dengan Yani datang kembali ke ruangan.
"Yani kamu enggak pulang saja?."tanya Ayah yang baru datang.
" Enggak Yah. Aku kan sudah janji kalau ada apa-apa akan teriak dan lari."kata Yani.
"Baiklah ayah kembali kerja dulu .Ayah hari ini enggak pulang ,kalau ada apa-apa telfon saja."pesan ayah.
"Iya ayah ku sayang."kata Yani.
"Ayah kembali kerja."kata Ayah berlalu pergi.
"iya semangat Yah."kata Yani.
Saat keluar ruangan Pak Rendi bertemu dengan Kiki yang baru datang dengan membawa makanan.
"Malam Om".sapa Kiki
"Malam ,Ada keperluan apa kesini?".
"Ingin menemani Yani om, jika om memperbolehkan."
"Kamu suka sama putri aku"tanya pak Rendi menatap tajam Kiki.
"iya Om."kata Kiki
"kalau kamu beneran sayang sma putri om ,tolong jaga dia baik-baik jangan sakiti hatinya .Dia putri om satu-satunya yang om punya.makan dari itu om sangat sayang putri om."kata pak Rendi dengan tangan memohon .
"Om jangan gini .saya janji kepada om tidak akan menyakiti hati Putri om.Jika saya menyakiti putri ,om bisa bunuh saya saat itu juga."kata Kiki serius dengan memegang tangan Pak Rendi..
"Sayang pegang janji dan ucapan mu." kata Pak Rendi.
"Yaudah sana masuk ,kamu sudah ditunggu Putri ku kedatangan mu."kata pak Rendi.
"iya om"jawab Kiki.
Pak Rendi berlalu pergi .Kiki pun masuk kedalam ruangan yani.
"Malam Yan."Sapa Kiki yang baru masuk.
"Malam juga, bawah apa kamu?."tanya Yani.
"Roti Terambulan rasa keju ."jawab Kiki
"wihh enak tuhh,ini makanan kesukaan ku."kata Yani.
"Benarkah."kata Kiki.
"Iya ,aku selalu minta dibelikan ayah kalau pulang dari kerja."kata Yani.
"Makan."kata Kiki membuka kotak rotinya.
"Kamu enggak mau makan juga?."tanya Yani dengan mengambil roti tersebut.
"Enggak mau kalau bukan kamu yang suapin."kata Kiki.
"Yaudah sini, aaaakk."kata Yani menyuapi Kiki namun tak jadi memasuk kedalam mulut Kiki rotinya.malah Yani makan sendiri
"Hemmm kamu."kata Kiki kesal dikelabui Yani.
"uulllulllulull ngambek jadi kek kadal."kata Yani tertawa lepas.
"Apaan tuh kadal?."tanya Kiki
__ADS_1
"Sejenis reptil melata."jawab Yani yang masih fokus dengan makanannya.
"H? aku reptil melata gitu."kata Kiki kesal.
"iya mulai besok saya panggil kadal
gakpapakan.Gakpapa ya.Ok gak papa ."kata Yani.
"Tidak boleh gitu ,panggil tuhh sayang / beb .Ini kadal .Panggilan apaan."ujar Kiki kesal
"Enggak boleh ya.Yaudah aku mau tidur duluan."kata Yani ngambek.
"Ehhhh ngambek".Kiki dengan tertawa lepas.
"Bodo."kata Yani ngambek.
"Yaudah terserah kamu mau panggil aku apa."kata Kiki mengalah.(Jhhhh , jantan mengalah sama betina )
"Bener gak papa ,aku panggil kadal."kata Yani senang.
"Senangnya .Ada syaratnya tapi."kata Kiki.
"Apaan?."tanya Yani.
"Kiss pipi dulu."kata Kiki dengan menyodorkan pipinya . sambung Kiki berkata." Ayok kalau enggak mau aku pulang ."
"Hiii ,ko gitu .Enggak adil mahh."Kata Yani kesal .
Tampa Yani sadari Kiki mencium pipi Yani sekilas.
Yani spontan melotot dan menengok ,dan berkata."Main cium-cium aja ,kapan jadiannya ."
"Kan udah kemarin malam ,saat kamu baru siuman dari pingsan ."kata Kiki
"Apaan enggak romantis banget."kata Yani memaling kan wajahnya kearah lain.
Cup Kiki mencium kembali pipi Yani ,dan berkata"I love you."
Lagi-lagi Yani dibuat terkejut dengan perlakuan Kiki kepadanya.
"Ko enggak dijawab."kata Kiki membuyarkan lototan mata Yani.
"Bodoamat."kata Yani.
"Hemm ,yaudah tidur saja sudah malam .Udah jam 11 ."kata Kiki.
"Iya kadal."jawab Yani dengan membenahi selimutnya.
Kiki pun mencium kembali kening Yani sekilas.dan berkata ."Selamat malam."
"Malam too."jawab Yani.
Kiki langsung merebahkan dirinya di atas sova.karna terlalu capeknya seharian berkerja.Kiki tertidur pulas disova.Yani yang tau Kiki tak memakai selimut di hawa dingin malam,memberikan selimutnya kepada Kiki .Yani menyelimuti tubuh Kiki dengan selimutnya,lalu Yani kembali keranjangnya untuk tidur kembali.
Kedua pasangan yang saling dimabuk asmara itu pun tertidur dalam mimpinya masing-masing.
.
.
.
.
Anjay jangan lupa bahagia hari ini.
salam sehat dari author.:).
__ADS_1