
Gorden tebal yang masih terbuka lebar sejak tadi malam ,memudahkan cahaya mentari pagi masuk dengan mudah ke dalam kamar tidur .Mentari pagi itu membangunkan dua pasangan suami istri yang masih tertidur pulas dalam balutan selimut tebalnya.
Memperhatikan raut wayah istrinya yang perlahan membuka matanya."Pagi Sayang."Sapa Kiki dengan senyumnya .
"Umm,sudah jam berapa sekarang?."Tanya Yani yang masih dengan pandangan sayup-sayup.
"Jam 6 ."
"Kamu tidak kerja?".
"Ini mau bersiap-siap berangkat ."
Mencium sekilas kening istrinya ,sebelum bangkit dari atas tempat tidur .
Setelah suaminya sudah masuk kedalam kamar mandi ,Yani juga menyusul bangkit dari tempat tidur .
Yani menyiapkan pakaian kerja yang akan di gunakan oleh suaminya ,selesai itu ia melangkahkan kakinya turun ke lantai bawah untuk menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya.
Di bawah Yani yang sudah di sibukkan membuat sarapan pagi yang di bantu dengan satu pembantu rumah tangga ,Alisa.
Dengan mengambil alih pekerjaan Alisa."It's okay, you just do other work."Kata Yani kepada pembantunya .
("Sudah tidak papa ,kamu tinggal mengerjakan pekerjaan yang lainnya saja .")
"B-but ...."
("Ta-tapi....")
"Just live, you still have a lot of other work, right."Saut Yani fokus menata piring di atas meja makan .
("Tinggal saja ,kamu masih banyak pekerjaan lainnya kan. ".)
"Very well madam, excuse me."Alisa berlalu pergi meninggalkan dapur .
("Baiklah nyonya ,saya permisi .")
Sesaat setelah kepergian Alisa ,Kiki yang sudah rapi dengan pakaian kerjanya datang ke meja makan .
Duduk di kursi."Pagi ,Yank."Sapa Kiki.
"Pagi ."Jawab Yani mengambil sarapan pagi untuk suaminya .
"Kamu jadi berangkat kerja keluar kota ?".Tanya Yani .
"Iya ."
"Nanti Zesu akan pulang kerumah ,dia sudah di perbolehkan pulang dokter."Sambunya.
"Eh,Zesu tinggal di sini!".Yani yang masih belum tau dengan jelas siapa sebenarnya Zesu .
"Saya lupa memberitahu kamu soal ini .Zesu adalah adik angkat saya ,di sudah lama tinggal di sini untuk menjaga peninggalan rumah orang tua saya ."Jelas Kiki.
"Oh ."
Sesaat kemudian ,Kiki yang sudah selesai makan bangkit dari tempat duduknya."Saya berangkat kerja dulu ,mungkin hari selasa saya pulang ."Kata Kiki.
"Dua hari dong kamu keluar kota nya. "Yani dengan memayungkkan bibirnya.
"Saya akan usahankan pulang cepat ."Kata Kiki dengan mencium kening istrinya sekilas.
"Hati-hati dijalan ."
Tersenyum ."Iya ."Jawabnya sebelum melanjutkan langkahnya.
Kiki sudah di teras rumahnya ,bercakap-cakap sekilas dengan anak buahnya sebelum masuk kedalam mobil pribadinya.
Mobil mesin mobil pribadi itu pun ia nyakahkan ,untuk berlalu pergi dari pekarangan rumah .
++++++++++
Yani yang sudah selesai membereskan bekas makan suaminya pun berlalu pergi kembali ke dalam kamarnya untuk berbesih diri .
Sesaat setelah itu ,Yani yang sudah keluar dari dalam kamar mandi tiba-tiba mendapatkan nada panggilan telfon. Ia melangkahkan mendekati poselnya yang tergeletak di atas meja riyas .
Melihat layar ponselnya. "Eh ,ada apa Riska telfon ."Dengan menggeser tombol merah yang sedang bergetar .
*Hallo Yan ."Sapa Riska dalam nada panggilan.
*Ada apa Ris ?".Tanyanya dalam nada panggilan.
*Kata bunda kamu sakit ,apa itu benar ?" .
*Iya ,tapi sudah sembuh ko Ris ."
*Syukurlah kalau begitu ."
*Kamu cuma mau tanya itu. "
*Tidak juga ,saya juga mau memberitahu kamu kalau kampus mulai masuk lagi tanggal 28 hari senin. "
*Oke infonya ."
*Oy gimana kamar kamu?".
*Baik ."
*Syukurlah ."
*Nanti kalau saya sudah pulang keluar bareng yuk ,ke cafe biasa ."
*Okhlah itu ,sudah dulu ya Yani .Saya mau pergi keluar dulu ."
*Oke, bye ."
Panggilan telfon berakhir .
Selesai menerima panggilan telfon sekilas dari sahabatnya ,Yani melangkahkan kakinya untuk keluar kamar dan turun ke lantai bawah .
Di bawah Yani melihat Zesu yang sudah pulang dari rumah sakit ,dengan di bantu tongkat untuk menyanggah keseimbangan tubuhnya dan di damping beberapa anak buah yang membawakan tasnya.
"Zesu ,sudah pulang."Batinnya melihat kedatangan Zesu.
"Morning Sis."Sapa Zesu yang baru masuk kedalam rumah .
("Pagi Mbak.")
"Morning Zesu. Sorry earlier, I couldn't pick you up, your brother left this morning."Kata Yani yang sudah berdiri tidak terlalu jauh dari Zesu .
("Pagi Zesu .Maaf sebelumnya, saya tidak bisa jemput kamu ,kakak kamu sudah berangkat tadi pagi .")
"It's okay, sis, there's already Kiki's men who picked up Zesu."Ucap Zesu .
("Tidak papa ,mbak ,lagian sudah ada anak buah suruhan kak Kiki yang jemput Zesu .")
"Do you want to eat first or just rest? Let me prepare you if you want to eat first."
("Kamu mau makan dulu atau istirahat saja?,biar saya siyapkan jika kamu mau makan dulu .")
"I'll just rest sis, I'll excuse me first."Zesu berlalu pergi dengan di bantu beberapa anak buah tadi .
("Saya istirahat saja mbak ,saya permisi dulu .")
"If you need anything, just call ya."Kata Yani menatap kepergian Zesu .
("Jika butuh sesuatu ,panggil mbak saja.")
"E-yes, sis."Zesu yang sudah naik tangga dengan di bantu oleh anak buah suruhan Kiki .
("E-iya mbak.")
++++++++++
__ADS_1
Sedangkan Kiki ,suami Yani yang sudah berada di dalam rumah Oki dan Xik ,mulai menyusun rencana untuk nanti malam .Di mana rencana itu untuk mengambil alih permata langka di dunia .
Kiki sendiri tidak asal-asalan melakukan itu ,ia juga pertama kali tau tentang permata langka itu, dari salah satu kapten polisi di Australia .Kapten polisi itu mengatur jadwal untuk bertemu dengan Kiki sebelumnya ,yang ternyata di pertemuan itu Kiki di minta bantuan untuk menyelamatkan permata langka itu .
Apa hubungan dengan Kiki? .Dan kenapa harus Kiki?.
Kapten polisi itu sudah lama kenal dengan Kiki ,dan perkenalan mereka juga di mulai saat Kiki ketauan mencuri salah satu senjata canggih milik ke polisi yang baru beredar untuk di gunakan .
Kiki yang saat itu sudah tertangkap basa oleh kapten polisi itu ,dipaksa mengaku siapa saja rekannya .Saat itu Kiki hanya diam tanpa menjawab satu pun nama teman yang ikut dengannya saat mencuri senjata .
Pada akhirnya kapten polisi itu yang juga dalam masalah genting atau sedang kepepet masalah besar .Dengan terpaksa memberika penawaran kepada Kiki untuk membantu menyelesaikan masalahnya, lalu sebagai gantinya ia akan membebaskan Kiki dari jerat hukum ,atau jika tidak ia harus menjutkan kasus Kiki sampai ke jalaur hukum.Ya,saat itu kapten polisi juga sudah berpikir dengan baik-baik, bahwa dia hanya bisa menyelesaikan masalahnya saat itu, jika ada orang jenius yang membantunya .
Soal masalahnya ,saat itu di Australia sedang ada masalah dengan adanya penyusupan dari negara lain yang sedang menyelinap masuk ke kota untuk menyelidiki persiapan pelantikan presiden yang akan di lakukan di kota terbesar di Australia .Motifnya juga masih belum di ketahui dengan pasti saat itu ,dan akhirnya setelah di bantu oleh Kiki sencara diam-diam dengan kedua sahabat penyusupan itu berhasil di tangkap sebelum berhasil melakukan niatnya .
Kembali ke cerita .
Selesai menyusun semua persiapan ,Oki dan Xik melakukan keseharian kembali yaitu membuka usaha rumah makan mereka yang beberapa hari ini mereka berdua tutup .Sedangkan Kiki yang sudah berbohong dengan istrinya bahwa dirinya sedang ada tugas kerja keluar kota ,dengan terpaksa ia pun harus menyelesaikan pekerjaan kantornya di rumah Oki dan Xik .
Dengan terfokus pada layar ponselnya Kiki menelfon seseorang .
* Feleki, deliver the files for lunch to Oki's house. "
(*Feleki , antarkan berkas untuk miting nanti siang ke rumah Oki .")
* Why there sir? Did you not go to the office today? ".
(*Kenapa kesana tuan?Apa Tuan tidak berangkat kantor hari ini?".)
* Just deliver, as you prepare to come with me to a hotel building project. "
(*Antarkan saja ,sekalian kamu bersiap untuk ikut saya ke proyek pembangunan hotel .")
* Very well, sir. "
(*Baik-baik ,tuan .")
Pangilan berakhir .
++++++++++
+++++
Di tempat Zoan .
Zoan dan ayahnya yang baru saja keluar dari dalam kantor polisi .Melangkah bersama ke parkiran mobil ,di parkiran Zoan masuk kedalam mobil yang di susul oleh ayahnya yang duduk di kursi pengemudi .
Ayah mulai menyalah mesin mobilnya untuk meninggalkan kantor polisi.
Di perjalanan ,ayah yang terfokus menyetir mobil bertanya ."Kamu mau beli nakanan,untuk di rumah?."
"E."
"Zo ,ada apa? Kamu tidak mau nak?".Tanyanya sekali lagi .
"Ee!!Tidak Yah ,Zoan mau pulang saja .Zoan juga ada janji dengan teman Zoan untuk menemuinya di lapangan bola ."Jelasnya .
"Baiklah ,kalau tidak mau ."Kata Ayah fokus menyetir kembali .
Beberapa jam kemudian sampailah mobil ayah di pekarangan rumahnya .Disaat mesin mobil sudah dimatikan oleh Ayah ,Zoan langsung beranjak turun dari dalam mobil .
"Yah ,Zoan pergi dulu. "Pamitnya berlalu pergi .
Menutup pintu mobil ."Jangan pulang larut malam Zo ."Pesan ayah dengan nada suara yang agak keras .
Setelah selesai menutup pintu mobil ,ayah melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah ,yang di dalam sudah ada Zuan dengan kaos dalam dan celana panjang oblongnya ,yang ia kenakan dengan terduduk di sova ruang tamu dan terfokus pada buku yang sedang ia baca .
"Bagaimana badan kamu ,Zu .Sudah baik kan atau belum ?".Tanya Ayah yang duduk di Sova .
"Sudah Yah."
"Sudah makan ?".
"Yasudah nanti kalau bunda sudah masak kamu makan ya ,ayah akan istirahat dulu ."Kata Ayah bangkit dari tempat duduknya untuk melangkah masuk kedalam kamar tidurnya .
+++++++++++
Di tempat Zoan yang sudah sampai di depan rumah Karin .Zoan yang sudah terduduk di teras rumah Karin dengan Karin yang sudah menemaninya .
Zoan berbincang-bincang banyak dengan Karin terutama soal dirinya yang tidak menepati janji untuk menemani Karin melihat pesta kembang api di tahun baru kemarin .
Setelah mencerna semua penjelasan dari Zoan ,Karin bertanya ."Tapi masalah kamu sudah bereskan ,Zo?".
"Sudah ko."
"Hemm,Syukurlah ."
"Lalu bagaimana dengan ,kak Zu?".
"Kak Zu sudah agak membaik ."
"Oya ,kapan kita mulai masuk sekolah lagi?".
"Selalu, pelupa!!".Sindir Karin .
Mengalihkan perhatiannya kearah lain dengan raut wajah sedikit tersipu malu ,Zoan menggaruk-garuk lehernya yang tidak terasa gatal ."Ya ,kamu sudah tau gitu ,kalau saya pelupa makah dari itu saya tanya."
"Tanggal 28 Zo ,bentar lagi kita mulai sekolah ."
"Cepetnya, sekolah lagi."Ujar Zoan dengan raut wajah malas nya .
"Kenapa!?".Tanya sewot Karin .
"Tidak."
"Jangan bilang kamu malas berangkat sekolah."
"Gimana kalau besok kita jalan?".Tanya Zoan mengalihkan pembicaraan ke topik lain .
"Hemm."
"Tidak mau ya."
"Besok tidak bisa ,saya harus menemani ayah kerumah nenek ."
"Hemm,baiklah lain kali saja ."
Bangkit dari tempat duduknya ."Kalau gitu ,saya pulang dulu ."Pamit Zoan mulai melangkah pergi .
"Zo ."Seru Karin .
"Hati-hati dijalan ."
"Iya ,Karin ".Jawab Zoan yang masih tetap melanjutkan langkahnya .
++++++++++++
++++++++
Kembali ke Kiki .
Malam sudah melanda langit Australia .Kiki ,Oki ,dan Xik yang sudah berdiri di kegalapan malam di sisi pelabuhan .Dengan perahu karet yang sudah mereka siapkan ,mereka bertiga naik ke atas perahu karet untuk diam-diam mengikuti kapal besar yang baru saja melakukan perjalanan meninggalkan pelabuhan .
Sesaat kemudian ,perahu karet Kiki yang sudah hampir dekat dengan kapal besar Oki langsung mematikan mesin perahu karet .Sedangkan Kiki dan Xik dengan berlahan mendayung perahu karet agar perahu karet lebih mendekat ke kapal besar .Serasa sudah lumayan dekat ,Kiki dan Xik yang sudah mengenakan pakaian menyelam langsung menyebutkan diri ke dalam laut .
Oki yang masih di atas perahu karet mencari sisi gelap dari kapal besar ,agar perahu karetnya tidak di ketahui oleh penjaga yang ada di atas kapal besar .
Kiki dan Xik yang sedang menyelam di dalam air ,dengan berlahan mereka berdua yang sudah berhasil mendekati kapal .Kiki yang sudah berhasil sedikit menaikan badannya ,melihat-lihat sekitar kapal untuk memastikan situasi aman untuk dia dan Xik naik ke atas kapal .
Setelah sudah benar-benar aman ,dengan lincah Kiki naik keatas kapal yang di susul oleh Xik dari belakang .
Kiki membuka setengah baju selamanya ,begitu juga Xik .
__ADS_1
Serasa sudah siyap ."Let's begin."Ucap Xik mulai bereaksi .
("Kita mulai.")
Xik naik keatas dengan meraih dinding kapal ,sedangkan Kiki melewati sisi lain kapal .
Sesaat kemudian Kiki yang sudah sampai di ruang penyimpan barang ,langsung mencari keberadaan di mana kotak besar berlambang bintang itu berada.Di saat Kiki sudah menemukan kota itu ,ia segera mengambil alat untuk membuka kotak itu .Akan tetapi di saat dia ingin menyentuh kotak itu ,ada seorang pria dari sisilan juga menyentuh kotak itu .
Menatap Kiki dengan sorot mata tanjamnya ."Who are you?".Tanyanya pria itu.
("Siapa kau?".)
"Sial orang jepang ini sudah sampai ."Batin Kiki
"As I thought, you must be eyeing this box too right ?".Kata pria itu bersiap menyerang Kiki .
("Sudah saya duga ,kau juga pasti mengincar kotak ini kan?.")
Tanpa basah basih lagi pria itu langsung menyerang Kiki .Dengan berusaha menghindari pukulan dari pria itu Kiki berkata ."If you're noisy, the ship's keepers will hear it."Dengan menahan pukulan dari pria itu ,Kiki menghindar dan melompat ke atas kotak lain.
("Jika kau berisik ,penjaga kapal ini akan mendengarnya ." )
"Then you or I won't get anything from here."lanjutnya.
("Lalu kau atau pun saya tidak akan dapat apa-apa dari sini .")
Pria itu menghentikan gerakannya untuk menyerang Kiki ."Then, do I have to cooperate with a man like you?".
("Lalu ,apa saya harus kerja sama dengan pria seperti mu ?".)
Dengan santai Kiki perkata ."It's up to you, believe it or not with me."
("Itu terserah kamu ,percaya atau tidaknya dengan saya .")
"You are not afraid, if I take all the contents in this box?".Pria itu yang masih bingung dengan ucapan Kiki .
("Kamu tidak takut ,kalau saya mengambil semua isi yang ada didalam kotak ini ?".)
Menghembuskan nafasnya dengan lembut ."Not! ."Jawab Enteng Kiki.
Pria tadi hanya terdiam dengan ucapan Kiki ,mungkin pria tadi sedang berpikir antara percaya dengan Kiki atau tidak .
Kiki yang sudah dekat dengan kotak tadi ."We'd better open this box immediately before the ship's guards come here."
( "Lebih baik kita segera membuka kotak ini sebelum penjaga kapal ini datang kesini. ")
Di saat Kiki dan pria tadi sibuk membuka kotak peti berlambang bintang tadi .Tiba-tiba Xik yang baru sampai mengejutkan mereka berdua yang sedang terfokus .
"Who are you?".Tanya katus pria tadi .
("Siapa kau?".)
Kiki yang masih tenang ."He is my friend ."
("Dia teman saya .")
"We have to get out soon, Ki, soon the guards will come here to check this box."Peringat Xik .
("Kita harus segera keluar Ki ,sebentar lagi penjaga-penjaga itu akan datang kesini untuk memeriksa kotak ini .")
Disaat peti kayu berhasil di buka ,betapa terkejut mereka pertiga saat melihat isi kotak itu adalah tumpukan emas-emas batangan .
"Ee !!, why gold !?".Ujar Xik binggung .
("Ee!!,kenapa emas !?".)
"What do you think is in this box if not gold bullion?".Kata Pria tadi sedikit heran .
("Menurut kalian ,apa dalam kotak ini kalau bukan emas batangan? .")
"Aren't you a Japanese person who wants to steal rare gems?".Tanya Xik.
("Bukan kah kau orang jepang yang ingin mencuri permata langka?".)
"Yes, I am indeed a Japanese person and I wanted to steal gems, but after I investigated it more clearly he told me. It turns out that the gems have been secured in the museum and this ship only accepts gold bullion. But gold is also worth open, which is why I keep it continue my plan to steal this gold. "Jelas pria tadi .
("Iya saya memang orang Jepang dan tadinya saya mau mencuri permata ,tapi setelah saya selidiki lebih jelas lagi beritahnya.Ternyata permata itu sudah di amankan di museum dan kapal ini hanya mengakut emas batangan saja .Tapi emas juga berharga buka ,makah dari itu saya tetap melanjutkan rencana saya untuk mencuri emas ini .")
"We've failed our plan !!!."Ucap Kesal Xik.
("Gagal sudahh rencana kita!!!.")
"At least we can still carry some of this gold bullion."Kata Kiki mengambil dua emas batangan dan memasukkannya kedalam tas ransel yang ia bawa.
("Setidaknya kita masih bisa membawa beberapa emas batangan ini .")
"Why do you only take two, isn't there a lot of gold here?".Tanya Pria tadi yang sudah memasukkan begitu banyak emas kedalam tasnya .
("Kenapa kau cuma ambil dua ,bukankah disini ada banyak emas ?".)
"Eee .... he doesn't really care about wealth."Saut Xik .
("Eee....dia itu tidak terlalu perduli dengan harta .")
Mendengar suara langkah kaki mendekat ."We must go immediately."Ajak Kiki yang sudah bersiap untuk pergi dari penyimpan barang.
("Kita harus segera pergi .")
Menghentikan langkah Xik dan Kiki yang ingin melangkah keluar ."If you go through there, it is the same as putting yourself in the lion's den."
("Jika kalian lewat sana ,itu sama saja dengan kalian memasukkan diri kalian sendiri kedalam kandang singa .")
Xik dan Kiki yang sudah menghentikan langkah .
"Follow me, in return for your help for helping me. I will get you out of here safely."Kata Pria tadi menunjukan arah jalan keluar lain.
("Ikut saya ,sebagai balas budi karna kalian sudah membantu saya .Saya akan mengeluarkan kalian dengan selamat dari sini .")
Tanpa menjawab Kiki langsung mengikuti begitu saja langkah kaki pria tadi ,Xik yang masih ragu menggenggam pergelangan tangan Kiki ."Ki, do we have to trust him?" .
("Ki ,apa kita harus mempercayai dirinya ?".)
"Yes."Kata Kiki singkat ,namun dengan raut wajah yang tidak dapat di percaya.
Dengan berat hati Xik mengikuti petunjuk jalan untuk keluar dari penyimpanan barang oleh pria tadi .
Mereka keluar melalui jendela kecil yang menuju ke lorong kecil di samping ruang penyimpanan barang .Mereka bertiga yang sudah berhasil keluar dari sana melanjutkan berlari kecil kembali ,karna mereka bertiga masih belum aman sebelum benar-benar berhasil keluar dari sana .
Sesaat kemudian mereka yang sudah dekat dengan pintu keluar ke halaman luar kapal ,tiba-tiba di kejutkan dengan munculnya tiga penjaga kapal yang membuka pintu dari luar kapal .
Melihat Xik,Pria tadi ,dan Kiki ."Intruder !!!".Teriak salah seorang penjaga .
("Penyusup!!!".)
"Shit, we got caught."Ujar kesal pria tadi bersiap berkelahi .
("Sial ,kita ketahuan.")
Tanpa ada perbincangan lagi ke tiga penjaga tadi langsung menyerang Kiki ,Xik ,dan Pria tadi yang akhirnya membuat penjaga lain yang mendengarnya ikut berdatangan membantu .
Dengan ke ahlian mereka dalam berkelahi membuat mereka tidak butuh waktu lama untuk meloloskan diri dari penjaga-penjaga itu .
Mereka bertiga yang berhasil naik keluar kapal ."We have to jump !."Saran Xik yang bersiap untuk terjun kedalam laut .
("Kita harus lompat!.")
Dorrr........dooorrrr.....dorr.....Suara senjata api dari penjaga-penjaga tadi mulai menggema.
Dengan memasang bola mata jengkelnya, dengan darah yang mulai bercucuran dan badan yang yang mulai hilang keseimbangan untuk berdiri tegak.Pandangan mata yang juga mulai berlahan mengabur."Wh-why should .... me."Ucapnya sebelum hilang kesadaran .
("Ke-kenapa harus....saya.")
__ADS_1