Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.37 Ibu itu Raja


__ADS_3

"Pagi tante ."Sapa Lilu yang datang kemeja makan .


"Uhh!! keponakan comel tante sudah bangun ."Ujar Tante .


"Oya kamu tidak lupakan ,kalau hari ini kita harus ke makam ".Kata Tante dengan mengoles selai coklat di rotinya.


"Tidak tante ,kita kesannya sekarang aja ya tante .Nanti siang Lilu mau lihat papan pendaftaran kuliah ."Kata Lilu.


"Baiklah ,setelah sarapan ini kita berangkat."Kata Tante.


Beberapa menit kemudian Lilu ,dan Tantenya yang sudah berpakaian busana muslim.Berangkat ke makam dengan mobil milik tantenya yang disetir oleh Lilu.


Sampainya di makam Melati ,Lilu menepikan mobilnya .Setelah itu ia dan tantenya keluar dari dalam mobil ,untuk pergi ke makan seseorang yang ia kunjungi .


Mereka menaruh lima tangkai bunga sedap malam ,bunga-bunga campuran,dan setelah itu mereka berdoa ,selesai dengan doa-doa yang mereka kirimkan .


"Mah, Pah ,dan kakak, Lilu pamit pulang dulu. Nanti Lilu akan datang lagi ke seni ."Kata Lilu dengan mata berkaca-kacanya.


"Sudah Li ,ayo pulang ."Ajak Tante dengan merangkul badan Lilu dari samping .


Sesudah di rumah Lilu langsung melangkah keluar dari dalam mobil .Ia pergi naik ke kamarnya untuk berganti baju .Selesai itu ia turun kembali dengan baju berwarna coklat ,dan rok kotak-kotak yang ia kenakan .



"Aduhh cantiknya keponakan tante ."Ujar Tante yang sedang duduk di sova ruang tamu.


"Apaan sihh tan!! ,Lilu berangkat dulu tan ."Pamit Lilu mencium pipi tantenya sekilas.


"Tidak mau pakai mobil aja Li ?".Tnya Tante.


"Tidak Tan ,Lilu naik kendaraan umum aja ."Jawab Lilu yang sudah di pintu keluar rumahnya.


Lilu menunggu taksi yang ia pesan didepan pagar rumahnya .Satu menit kemudian taksi itu datang ,Lilu naik kedalam taksi untuk pergi ke kampus yang akan ia tempati .


Ia pergi kesana untuk melihat hari pendaftaran dan pengambilan formulir.Setibanya di sana , dan selesai membayar taksinya juga Lilu pergi melangkah keluar untuk masuk kedalam kampus.


Didalam kampus ia bertanya kepada penjaga formulir dilobi kampus .


"Pak mau tanya pendaftaran kampus dibuka mulai hari apa ya ?".Tnya Lilu.


"Dik pendaftaran kampus ini di bukan bulan depan dik ,untuk formulir bisa diambil dua minggu lagi ."Kata Bapak itu.


"Kira-kira hari apa pak ,pengambilannya?".Tnya Lilu.


"Hari Rabu ,dan kamis nya Dik ,jamnya ."Kata Bapak itu ."Mulai jam 8-11 dik ."Sambung bapak itu .


"Kalau mau pengumuman lebih rincinya bisa lihat dipapan pengumuman di sana dik."Kata bapak itu menunjukkan kearah papan pengumuman.


"Baiklah pak makasih ,saya permisi dulu."Kata Lilu melangkah pergi .


"Iya dik ."Kata bapak itu.


Disaat berjalan keluar tampa sengaja ,Lilu ditabrak oleh oleh seseorang. Yang membuat minuman botol yang dibawa seseorang itu terjatuh.


Dengan mengambil botol air yang jatuh ."Wahh!!! mulusnya ."Ucapnya lirih.


Lilu yang merasa laki-laki yang ia tabrak sedang memperhatikan ........dirinya ,langsung menendang kakinya .


"Aduh aduhhh!!!!."Ujar Laki-laki itu.


"Makanya jaga tuhh mata ."Ujar Lilu ketus.


"Lilu ."Ujar Dino ."Pantas galak ."sambungnya dengan menggaruk-garuk rambutnya yang tak terasa gatal .


"Ooo!!!mata keranjang ."Ujar Lilu ketus.


"Li Li!!! lu Nggak berubah ternyata."Ujar Dino .


"Btw lagi apa disini ?".Tnya Dino.


"Daftar ."Jawabnya singkat langsung melangkah pergi mendahului Dino.


"Tunggu-tunggu Li ."Panggil Dino.


"Apa ?".Tnya Lilu ketus.


"Mau makan siang bersama tidak ,mau ya Li ."Ajak Dino.


"Tidak bisa."Ucap Lilu menolak.


"Kenapa Li?".Tnya Dino.


"Gue harus beli buku ."Kata Lilu melangkah pergi meninggalkan Dino .


"Andai lu tau Li ,perasaan gue masih sama kek ke dulu ."Gumam Dino menatap kepergian Lilu.


-----------------------


----------------


"Kiki kamu masih kerja saja ,sudah tau masih sakit .Sudah cepat bereskan dan istirahat Ki ."Suruh Yani yang membawa sepiring makan dan segelas air putih ditangannya .


Menaruh makannya itu dimeja ."Ki cepat bereskan ."Ucap Yani duduk disamping Kiki .


Sebelum duduk dengan sempurna Yani melihat layar laptop suaminya yang penuh dengan wajah orang-orang karyawan suaminya ."H!!."Gumamnya pelan langsung bergeser agak menjauh ,agar tak terlihat oleh layar laptop suaminya.


Karyawan-karyawan Kiki berusaha menahan tawanya,dengan perlakuan istrinya kepada Kiki. Namun dengan wajah tegasnya Kiki tetap melanjutkan meeting. Sampai beberapa menit kemudian meeting selesai.


"Ada apa sanyak ?".Tnya Kiki .


"Sudah dingin Ki makanannya ,biar saya ambil lagi aja ."Kata Yani dengan raut wajah yang masih menahan malu.


"Sudah biarkan ,biar saya makan mubazir jika dibuang ."Kata Kiki mengambil makanan diatas meja itu.


"Baiklah ,saya ambil obatnya dulu ."Kata Yani melangkah pergi .

__ADS_1


Sesudah mengambil obat Yani kembali duduk disamping suaminya ."Kenapa Ki?".Tnya Yani yang melihat wajah pucat suaminya .


"Pusing Yan ."Jawab Lirih Kiki.


"Yaudah minum obatnya ."Suruh Yani membukakan bungkus obat untuk suaminya.


Kiki meminum obat itu satu persatu,selesai itu. "Yan sudah Ya makannya saya mau istirahat saja ."Kata Kiki beranjak dari tempat duduknya .


Yani membantu suaminya berjalan ketempat tidur ,Kiki membaringkan tubuh lemas nya ditempat tidur .


"Istirahatlah ,saya akan mengambil bekas makan kamu ke dapur dulu ."Kata Yani .


Memegang pergelangan tangan istrinya."Disini aja Yan ,jangan kemana-mana."Kata Kiki lirih .


"Baiklah ."Kata Yani lembut, duduk bersandar disamping tempat tidur .


Kiki terlelap dalam tidurnya dengan merangkul lengkung pinggang istrinya .


-------------------


-----------


Ditempat Riska .


pukul 13.20 siang


Siang hari ini hujan turun dengan derasnya.


Riska ,dan mamahnya yang sedang terduduk di sova ruang keluarga dengan melihat acara tv kesukaan mereka .


"Mah ,kapan papah pulang? ,hujannya makin deras aja."Kata Riska terduduk malas .


"Mungkin bentar lagi ."Jawab mamah fokus dengan acara tv nya.


"Kalau gitu ,Riska ke kamar dulu mah ."Ucap Riska beranjak pergi.


"Ehh!! Dik nanti malam jangan lupa y ."Kata Mamah .


Menghentikan langkahnya. "Mau apa mah?".Tnya Riska .


"Makan malam diluar dik,sama papah dan kakak ."Kata Mamah .


"Ooo ."Ujar Riska melanjutkan langkahnya.


Setibanya di kamar nya ,Riska langsung membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur. Ia memperhatikan langit atap kamarnya, cukup lama ."Ku pergi hanya sebentar saja bunga untuk ...........".Suara nada dering panggil telfon Riska berbunyi membuyarkan pikiran-pikiran yang terlintas sesaat,dengan judul lagu Masih disini Masih dengan mu.


Riska merai ponsel yang tergeletak disamping ia berbaring ditempat tidur ."Lagu ini!! ".Ucapnya dengan mengangkat nada sambung itu .


*Hallo Ris ."Sapa Zen dalam panggil telfon.


*Zen!!."Ujar Riska .*Ada apa ?".Tnya sambungnya .


*Kangen aja !!!.Nggak boleh ya telfon ?".Tnya Zen menggoda.


*Ya Nggak gitu Zennnnn."Ujar Riska .


*Dahh tau tanya ."


*Gue ko salah lagi Ris ."


*Lu nggak salah Zen ,ya salah itu suara lu. "


*Suara gue yang salah!! maksudnya?".


*Suara lu terlalu menggelegar ditelinga gue ."


*Perasaan sudah dari sana nya Ris ."


*Ya mungkin dari cara buatnya ."


*Hhhhhh."Suara tawa Riska .


*Cara pembuatan gue, ada ritual nya Ris.Makanya gue capek ."


*Hhhhhhhh".


*Pede banget lu ."


*Nggak terima lu?".


*Nggak ,kalau cowok ganteng tuhh banyak yang naksirr."


*Hhhjjhhhhhh,bisa aja lu bebek."


*Bebekkkkk!!!!."


*Ehhh!!! salah bebe maksudnya Ris ."


*Auah kesel gue sama lu ."


*Yaudah nanti keluar Yuk ."


*Nggak bisa Zen ."


*Kenapa Ris?".


*Aku di aja mamah sama papah makan diluar ."


*Yaudah gakpapa ,lain kali kan masih bisa ."


*Ummm!!!."


*Kenapa lagi beb ?".


*Gakpapa ."

__ADS_1


*Yaudah tidur siang gihh,mas mau lanjut kerja ."


*Yaudah massssss semangat yayayy."


*Iya adikkk."


Panggilan berakhir.


Selesai dengan panggilan itu ,dengan mudahnya Riska sudah terlelap dalam mimpinya.


Sorenya ,Riska yang masih terlelap dalam mimpinya dibangunkan oleh mamah.Dengan raut wajah kesal Riska bangun dari tempat tidurnya untuk pergi bebersih dirinya .


"Mamah tunggu dibawah dik."Ucap mamah melangkah pergi .


Beberapa jam kemudian Riska yang sudah berpakaian rapi dengan gaun batik yang ia kenakan ,turun dari tangan kamarnya .Ia melangkah menghampiri orangtuanya dan kakaknya yang sudah menunggu di sova ruang tamu .


"Imutnya adik ."Ujar mamah .


"Ini baru namanya ,adik perempuan ."Ujar Abi kakak Riska .


"Putri ayah cantik sekali malam ini ."Ucap Ayah .


"Mah pah adik sudah cantik sejak lahir ya ,dan kakak adikmu ini sudah cewek sejak lahir ."Ucap Riska membual .


Keluarga Riska kagum dengan Riska ,karna Riska sendiri tidak pernah memakai makeup kalau tidak ada kepentingan yang penting :V.


"Jadi berangkat tidak ,Riska rela batalin kencan demi kalian tau ."Ucap Riska kesal.


"Yaudah ayukk!! adik cewek saya ."ajak Abi merangkul pundak adiknya .


Riska menyingkirkan tangan kekar kakaknya itu .Namun Adi tetap kembali menyadarkan tangan kekarnya dipundak adiknya .


Sampai didalam mobil kedua adik kakak itu terus berdebat .Dan Abi sendiri sangat suka sekali jika adiknya kesal dan memarahi dirinya .


Hingga sampailah mobil mereka di restoran Family .Restoran termahal di kota B ,keluarga itu turun dari dalam mobil .Mereka masuk dan mencari tempat duduk yang sudah dipesan olah teman papah Riska, yang sudah memesannya lebih dulu .Setelah menemukan temannya papah mengajak keluarganya duduk dimeja itu ,yang disambut oleh teman papah Riska dengan ramah .


Sejak mulai makan malam sampai selesai Riska sangat tidak nyaman dengan anak teman papahnya yang sembaring tadi memperhatikannya dengan tatap jahil .Namun Riska yang masih memiliki rasa sabar mengabaikan hal itu .Semakin lama-kelamaan Riska mengabaikan putra teman papahnya yang duduk disampingnya itu ,malah semakin ngelunjak .Putra teman papahnya itu malah mulai jahir ,ia mulai menggesek-gesekkan kakinya ke kaki Riska .Riska yang benar-benar kesal melihat semua itu langsung menggebrak meja tempat ia duduk ."Cukupp ya lu bener-bener buat gue kesel .Lu kurang aja banget tau ,gue dari tadi diem bukan berati gue suka dengan perlakuan dari lu ya .Buaya darat ."Ucap Riska dengan nada marahnya ia berdiri tepat dihadapan laki-laki yang ia hina .


Kakak Riska yang duduk disamping adiknya itu ,langsung beranjak dari tempat duduknya dan menenangkan adiknya itu ."Tenangkan diri kamu dik ."Kata Adi ."Sebenarnya ada masalah apa dik?".Sambungnya .


"Kakak tau dia menggesek-gesekkan kakinya di kaki adik ,sudah dari tadi matannya jahil pula .Adik nggak suka kak,adik berasa ingin tendang muka nya ."Ucap Riska sinis .


"Setop ya ,saya tak terima anak saya diperlakukan seperti ini ."Saut mamah anak itu .


"Sudah mah biarkan ,memang gadis itu yang genit dari tadi mah ."Ucap Laki-laki itu.


"Palau kau oon,gue tidak genit lu yang ke terlalu bijirr!!."Ujar Riska kesal.


"Jaga kau punya wanita genit ."Ujar Mamah laki-laki itu.


"Ko anda sewot ,emang benar yang dikatakan adik saya ko .Saya dari tadi juga memperhatikan namun saya memilih untuk diam ."Kata Abi membela adiknya.


"Sudah-sudah kalian ini, kita selesaikan secara baik-baik saja ."Kata Papah Riska .


"Ihh!!! apaan sihh pah ,putri kita sudah diperlakukan seperti itu papah malah bilang kayak gini ."Kata Mamah kesal .


"Bukan gitu mah ,papah hanya tak ingin ada dendam diantara kita saja. "Kata papah.


"Memang benar yang dibilang papah ,tapi sorry ya saya tidak suka dengan orang yang tak bisa menghargai wanita ."Ucap Abi langsung mengajak adiknya melangkah pergi dari sana .


"Pokoknya saya tak terima dengan perlakuan ini ."Ujar Mamah laki-laki itu melangkah pergi mengajak putranya itu.


"Pokoknya mamah tak mau ketemu lagi dengan temen papah itu ,ihh!!! kesel mamah dia judes sekali ."Ujar mamah melangkah pergi dari restoran itu menyusul putra dan putrinya yang sudah keluar terlebih dahulu.


Selesai membayar semua pesanan makanan papah juga ikut menyusul keluarganya ke parkiran mobil .


Setibanya di rumah mamah Riska tak kunjung-kunjung berhenti memarahi papah Riska .


Riska dan kakaknya menjadi sedikit heran dan bingung .Mereka berdua hanya terduduk di sova memperhatikan kedua orang tuanya .


"Maaf mah ,papah tidak tau kalau anaknya kayak gitu akan seperti itu ."Kata papah .


"Maaf-maaf ,papah kan tau sejak kita bertemu dengan dia tadi aja sudah terlihat anaknya kayak gitu pah ."Kata mamah .


"Mamah juga sudah berbisik ke papah, tapi kata papah .Jangan menilai dari luarnya mah tidak baik ."Kata mamah kesal .


Papah Riska yang ingin membela dirinya pun tak diberikan sedikit pun celah untuk berkata dengan mamah Riska .


"Mamah itu tidak pernah melihat dari luarnya papah ,mamah sudah lihat dari raut dan sikapnya saja sudah kayak, seperti itu papah."Kata mamah kesel .


"Mah adik keatas dulu ,pah semangat teruss."Ucap Riska melangkah pergi.


"Semangat papah ."Ujar Abi yang mengikuti langkah Adiknya .


"Kalian pergi-pergi aja ,tidak bela papah atau bantu papah gitu ."Ucap papah dengan raut wajah memelas nya .


"Kan teman papah tadi cantik mah ,jadi mamah pikir anaknya akan berperilaku baik gitu mah ."Ucap Papah mencoba membela diri .


"Cantik kau bilang!!!!".Ujar mamah langsung memukul pipi kiri papah sampai tersungkur .


"Mampus salah ucap ."Gumam papah yang tersungkur .


"Pokoknya jika mamah ketemu lagi dengan wanita itu ,jangan harap papah lihat wanita itu sehat ."Ucap mamah sinis.


"Mah tapi..".Ucap Papah terputus oleh ucapan mamah .


"Mamah tak perduli ."Ucap mamah melangkah pergi.


Tak sampai disitu saja perdebatan mamah dan papah Riska .Mamah yang masih kesal dengan sikap papah tidur membelakangi papah .


Papah yang tak bisa tidur sebelum mendapat maaf dari mamah .Terus berkata ."Mah maaf in papah ,mamah tega gitu kalau papah tidak bisa tidur semalaman ."Kata papah terus berulang-ulang .Sampai jam 00.30 malam papah masih terjaga .


Mamah yang risih karna dirinya sendiri juga tak bisa tidur dengan ucapan-ucapan papah berkata ."Sudah mamah maafkan pah ."


Papah langsung mendekat dan merangkul mamah dari belakang."Makasihh mah ku sayang ."Ucapnya .

__ADS_1


"Ummm."Gumam mamah .


__ADS_2