Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.

Kekuatan Cinta Seorang Mantan Polisi.
Eps.71 Rencana licik tuan Mak


__ADS_3

Sesampainya dirumah Yani langsung melangkah naik ke kamar nya ,setibanya disana Yani langsung menghempaskan dirinya di atas tempat tidur nyamannya yang sudah berhari-hari ia tinggalkan .


Sedangkan Linda yang sedang terduduk disova ruang tamu ,tiba-tiba mendapatkan telfon dari bosnya .


*Lin ,apakah istri saya sudah sampai rumah?".Tanyanya dalam nada sambung telfon.


*Sudah Bos ,nyonya sekarang sedang istirahat."


*Jika sudah bangun nanti ,tolong kamu suruh untuk makan Lin ."


*Baik Bos ."


Panggilan berakhir.


++++++++++


++++++


Di Australia


Pukul 23.30 malam .


Malamnya disaat Kiki dan Feleki sebangai supir mobil Kiki ,yang dalam perjalanan pulang ke rumah Kiki.


Tak diduga tiba-tiba ada segerombolan orang menyerang mobil Kiki .Segerombolan orang itu membawa senjata api ,sedangkan Kiki yang tak berbekal apa-apa dengan terpaksa pun menuruti semua keinginan gerombolan orang itu .


Dengan tangan terikat ,Kiki dan Feleki dibawa naik mobil ke suatu tempat dengan salah empat orang dari gerombolan orang itu .


Cukup lama mobil itu melaju ,hingga sampailah di suatu bangunan yang cukup jauh dari keramaian kota .


Kiki dan Feleki dipaksa turun dari dalam mobil ,dan masuk kedalam bangunan kosong itu .


"Sit!!".Bentak salah seorang dari gerombolan itu .


("Duduk!!".)


Semua orang disana mengegam senjata,dan senjata itu akan dengan mudah melesat jika Kiki atau Feleki memberontak.


Feleki pun memperhatikan raut wajah tuannya .Sedangkan Kiki yang sudah merasakan kalau Feleki sudah ketakutan pun menganggukkan kepalanya isyarat ikuti saja perintahnya.


Akhirnya Feleki pun mengikut ,iya pun terduduk di kursi kecil yang sudah di sediakan .


Sampai keluar lah sesosok orang dari balik kegelapan .Orang itu tak lain dan tak bukan adalah Tuan Mak .


Pelek .. ......pelekkkk .... pelek.... suara tepuk tangannya dengan melangkah pelan kearah Kiki .


Disaat sudah berdiri tepat didepan Kiki"I told Mr. Kiki. If no one, who can embarrass my good name !!.".Katanya dengan raut wajah senang dan bangga.


(."Sudah saya bilang tuan Kiki .Kalau tak ada satu pun orang ,yang boleh mempermalukan nama baik saya!!.")


"If there is, I will kill !! that very


moment !!!."Lanjutnya dengansuara yang sedikit tegas membentak .


("Jika ada ,akan saya bu*nuh!!saat itu juga!!! .")


"Oh God help me, I don't want to die here Lord."Batin Feleki menjerit .


("Oh Tuhan tolong saya ,saya tak ingin mati disini Tuhan .")


Tersenyum sinis."You want to kill myself?"Tanya enteng Kiki.


("Kau ingin membunuh diriku?".)


Mencengkeram dagu Kiki ,dan mengangkatnya menghadap perhatiannya."Hemm."Senyumnya"I admire your courage, Mr. Kiki."Kata Mak membuang wajah Kiki dengan kasar.


( ."Saya kagum dengan keberanian mu ,tuan Kiki.")


Seperti terkena tamparan keras ,Kiki yang dengan posisi yang masih sama yaitu perhatian menunduk menghadapi ubin."Wouldn't it be cowardly, if you killed me with your hands still tied."


("Bukankah pengecut ,jika anda membunuh saya dengan tangan yang masih terikat .")


Tersenyum sinis."I'm not as stupid as you think, Mr. Kiki."Tuan Mak dengan pandangan kearah lain .


("Saya tidak sebodoh yang anda bayangkan, tuan Kiki .")


Tuan Mak mengambil Pistol yang digenggam anak buahnya ,lalu ia melangkah mendekati Kiki .Jarak antara mereka sekarang hanyalah Satu meter,Tuan Mak yang sudah siap dengan pistolnya pun mengangkat pistolnya tepat menghadap kearah wajah Kiki ."If I let you go, it is impossible for me to kill you. You are King Blood. "Kata Tuan Mak yang sedikit waspada dengan Kiki.


("Jika saya melepaskan anda ,tak mungkin untuk saya membunuh anda .Anda kan King Blood .")



"Jihh."Kiki dengan raut wajah yang masih tenang .


Dorrrrr.........dorrrrr .........Suara letusan pistol itu menggema diseisi bangunan itu .


Berukkkk........Tumbaglah salah seorang yang ada disana .


Tuan Mak yang terkejut seketika langsung hilang perhatian dari Kiki .Sementara itu Kiki yang mengetahui tuan Mak hilang perhatian darinya ,langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk bangkit dan menendang punggung tuan Mak dengan sangat keras ,hingga Mak tersungkur keubin .


Berukkkk........


"I don't like it this way, but I would prefer it if it was full red."Kiki menatap tuan Mak yang tersungkur dengan tatapan yang sangat dingin .


("Saya tak suka cara ini ,tapi saya akan lebih suka jika bangun ini penuh dengan warna merah .")


Tuan Mak yang masih syok ,hanya bisa memasang bola mata jengkalnya .Menatap tatapan dingin dari Kiki ,yang berhasil menjebaknya balik .


Tiba-tiba masuk beberapa orang kedalam bangunan itu ,beberapa orang itu tak lain adalah anak buah Kiki sendiri.


+++++++


Kembali ke dimana kejadian itu belum terjadi .


Saat itu hari sudah menjelang sore,dan Kiki sendiri baru saja menayakan kabar soal istrinya kepada Linda ,karna ponsel Yani tak dapat ia hubungi .Sesaat setelah itu ,Kiki memanggil Feleki keruangannya dengan telfon kantor .


*Feleki, come to my room now. "Surunya dalam nada sambung telfon .


(*Feleki ,datang keruangan saya sekarang.")


*Yes ,sir."Jawanya.


("Baik tuan.")


Panggilan berakhir.


Selang beberapa waktu kemudian ,Feleki yang sudah duduk dikursi yang tersedia didepan meja kerja Kiki .Kiki yang masih duduk di kursi kerjanya ,berkata ."Later tell Zesu and some of his men to follow us, when we return home."


(."Nanti suruh Zesu dan beberapa anak buah untuk mengikuti kita ,saat kita pulang kerumah .")

__ADS_1


"What's wrong sir?".Feleki yang masih belum mengerti akan terjadi apa .


("Ada apa tuan?".)


"Just carry out my orders."Kata Kiki dengan cuek.


("Laksanakan saja perintah saya .")


"Yes ,sir."


("Baik tuan .")


"Excuse me."Pamit Feleki Beranjak keluar


("Saya permisi.")


"If you have immediately let me know."Kata Kiki dengan perhatian fokus ke leptop didepannya.


("Jika sudah segera kabari saya .")


"Yes ,sir."Feleki yang melangkah keluar ruang kerja Tuannya .


("Baik Tuan.")


+++++++++


Kembali ke waktu sekarang .


Beberapa anak buah Kiki ,yang sudah didalam bangaunan pun membantu Kiki melepas tali yang melilit pergelangan tangannya ,begitu juga Feleki .


Setelah terbebas dari tali yang melilit pergelangan tangannya.Kiki dengan santai melangkah mengampil pistol milik Tuan Mak yang terlempar tadi, saat ia ingin terkena tendangan dari Kiki .


Sedangkan ke Sembilan anak buah Tuan Mak sudah disandra dengan anak buah Kiki .Semua anak buah tuan Mak,sudah ditodong dengan pistol di kepala mereka masing-masing ,dan jika seandainya mereka bergerak sedikit saja .Mungkin kepala mereka yang akan ambyar .


Kiki yang sudah membawa pistol ,kembali memperhatikan tuan Mak yang masih tercengang, syok, dan tak percaya dengan semua ini .



"Wake up, your rest is enough."Kiki dengan nada sopan.


("Bagun ,sudah cukup istirahat anda .")


Mengalihkan perhatiannya kearah lain ."H-how did you do it !?".Tuan Mak yang masih tak percaya ,bagaimana Kiki bisa tau dengan mudahnya tentang rencananya ini .Rencana yang sudah ia siapkan dengan magang dan diam-diam.


("Ba-bagaimana kau melakukannya!?".)


Dengan mengabaikan pertanyaan Tuan Mak."Lift him!".Suruh nya tegas kepada anak buahnya .


("Angkat dia!")


Tuan Mak pun bangkit dari jatuhnya ,dengan dibantu anak buah Kiki .Kiki kembali menatap tuan Mak dengan kekesalan yang berkobar-kobar ,seperti ingin melenyapkannya secepatnya.



Tersenyum sinis ."If I wanted, I could destroy the great company you have, and which you have built over the years."Kiki dengan sedikit ancaman.


("Jika saya mau,saya bisa hancurkan perusahaan besar yang anda punya, dan yang sudah anda bangun bertahun-tahun ini .")


"Destroyed !!, until you become a midfielder. Hemm, that must be very awake right !?".Lanjutnya dibarengi dengan senyum manisnya yang mengalihkan perhatiannya kerah lain.


("Hancur!!, sampai anda menjadi gelandang.Hemm,itu pasti sangat bangun bukan!?".)


("Anda!!".)


"With your small company, you want to destroy my big company !?".Tuan Mak yang tak percaya dengan ancaman Kiki.


("Dengan perusahaan kecil anda ini ,anda ingin menghancurkan perusahaan besar saya!?".)


"Don't get too high if you dream, Mr. Kiki."Sambunya yang masih meremehkan acaman Kiki .


( "Jangan terlalu tinggi kalau bermimpi, Tuan Kiki .")


Kiki yang mendengar sendiri perkataan itu hanya mengumbar senyum tipisnya .Lalu ia berbalikkan badannya membelakangi tuan Mak ,dan memberikan pistol yang ia bawa kepada Feleki.Dengan berkata."You very easily underestimate the little things Mr. Mak."Kata Kiki yang tak memandang wajah Tuan Mak.


("Anda sangat mudah meremehkan hal-hal kecil tuan Mak .")


Membentangkan kedua tangannya ."Yes, of course, this is all just a small thing for me. And do you know?".Tuan Mak dengan seribu kesombongannya.


("Iya tentu,ini semua memang hanyalah hal kecil bagi saya .Dan tahukah anda?".)


"I was the one who stole your company logo, and I planned this for what ??. To kill you, Mr. Kiki. You are just the CEO, President, and the owner of a remote restaurant !! .but you are not self-aware, that you are still there, brought by me. More than me who is a successful entrepreneur everywhere. "Sambunya dengan kesombongan yang melebihi besarnya bumi ,dan tingginya langit.


("Saya lah yang mencuri logo perusahaan anda ,dan saya merencanakan ini semua untuk apa??.Untuk membunuh anda ,Tuan Kiki .Anda itu hanya CEO ,Presdis,dan pemilik restoran kencil!!.Tapi anda tak sadar diri, bahwa anda masih ada dibawa saya.Melebihi saya yang seorang pengusaha sukses dimana-mana .")


"Jihh, how arrogant he is."Batin Feleki .


("Jihh,sombong sekali dia.")


Pelakk...pelakk...pelakk suara tepuk tangan tuan Kiki ."I admire all your words."Kiki dengan melangkah sedikit mendekat ke Tuan Mak ditambah dengan senyum sinisnya .


("Saya kagum dengan semua perkataan anda.")


"Come in, sir."Kata Kiki kepada seseorang yang sudah hadir diluar ruangan bangunan kosong yang saat ini ditempati oleh Kiki.


("Masuk pak.")


"H!!".Tuan Mak dibuat terkejut kembali oleh Kiki .


"You must have heard all of Mr. Mak's words, so you must know what you have to do now !?"Kata Kiki kepada lima seseorang itu yang tak lain ada polisi .


("Anda pasti sudah mendengar semua ucapan Tuan Mak ,jadi anda pasti sudah tau apa yang harus anda lakukan sekarang!?".)


Tuan Mak pun dibawa oleh Polisi itu ,bengitu juga anak buahnya ."Sorry sir I have to handcuff you."Kata salah seorang polisi saat memborgol tangan Tuan Mak .


("Maaf tuan saya harus memborgol anda .")


Salah seorang Polisi bertanya kepada Kiki. "Is this person your subordinate?".Tanyanya dengan menunjukkan jazad orang yang ditembak anak buah Kiki.


("Apakah orang ini anak buah anda ?".)


"Not."Jawabnya singkat .


("Bukan.")


"Well, excuse me, sir, and tomorrow you can come directly to the police station to process this case further."Kata kapten polisi itu berlalu pergi.


("Baiklah kami permisi tuan,dan untuk tuan besok bisa langsung datang kekantor polisi untuk memproses kasus ini lebih lanjut .")


Setelah kepergian polisi-polisi Zesu"Feleki ,Zesu ."Panggilnya kepada sekretaris dan ketua anak buahnya.

__ADS_1


++++++++++


Sedikit penjelasan tentang Zesu .Zesu adalah ketua gangster kecil yang Kiki miliki di Australia.Iya,karna Kiki sendiri pernah tinggal sedikit lebih lama di Australia sehingga ia juga memiliki sedikit kenalan katua gangster besar disana .Sedangkan Zesu adalah seorang anak buangan yang ikut gabung disebut organisasi gelap di Australia.Organisasi itu sangat kejam saat bertindak .Saat itu Zesu juga masih berumur 12 tahun ,ia banyak mendapatkan siksaan dari ketua organisasi itu baik secara fisik ataupun mental .Lalu bagaimana Kiki bisa mengenal Zesu?,dan mengatakannya menjadi anak buah kepercayaannya .


Saat itu Kiki masih bukan seperti Kiki yang sekarang,lebih tepatnya Kiki masih menjadi berandalan angkut.


kembali ke cerita .


Kiki yang di temani dua orang teman gangster memaksa masuk kedalam klep rahasia yang lumayan jauh dari kota .Kiki dan kedua temannya itu penasaran dengan senjata antik yang ada didalam klep itu ,yang memaksa mereka bertiga untuk masuk dengan cara nekat .


Mereka masuk secara diam-diam melewati atas klep ,Kiki yang lewat dekat dengan salah satu atap yang terbuat dari kaca ,mengintip pergerakan seseorang yang sedang menyiksa anak kecil dengan sangat kejam dan tak manusiawi.Kiki yang sangat Fokus melihat ,tiba-tiba dikejutkan dengan suara salah satu dari teman Kiki yang mengajaknya agar bergerak cepat .Kiki pun mengikut ,namun disaat mereka hampir berhasil masuk Kiki bercerita tentang apa yang baru saja ia lihat .


"We postpone our intention, I feel sorry for the child."Ucap salah seorang taman Kiki .


("Kita tunda niat kita ,gue kasihan sama anak itu .")


"Wow! We are naughty brats who have hearts, so why interfere in their business."Saut teman Kiki yang satunya .


("Woy!,kita ini berandal nakal yang punya hati ,jadi buat apa ikut campur urusan mereka .")


"How naughty, no matter how cruel we are, I still have a heart !?".Ucapnya tegas .


("Senakal-nakalnya , sekejam-kejamnya apapun kita ,gue masih tetap punya hati!?".)


"It's already stopped !!, you guys are always making a fuss. We better act quickly, or the child will die."Kata Kiki melerai keributan .


("Sudah setop!!,kalian ini selalu ribut.Lebih baik kita cepet bertindak ,atau anak itu akan mati.")


Akhirnya Kiki dan kedua temannya pun mulai berakhir menyelamatkan Zesu ,dan dari situ lah awal perkenalkan dan pertemuan Kiki dengan Zesu .


++++++++++


Kembali ke dunia Nyata .


"Why sir?".Tanya Feleki .


("Kenapa Tuan?".)


"Save carefully Mr. Mak Zesu's voice recording."


("Simpan baik-baik rekaman suara Tuan Mak Zesu .")


"Yes,sir."


("Baik tuan .")


"Feleki, tomorrow, come with me to the police station, we will crush him gently, so that it is easy for him to remember."Kiki dengan tatapan dinginnya .


("Feleki besok ikut saya kekantor polisi ,kita hancurkan dia secara lembut,agar dia mudah untuk mengingatnya .")


"Yes,sir."


++++++++++++


++++++++


Ditempat Dino


Pukul 12.58 Malam .


Setelah kejadian kemarin malam ,Dino yang sekarang sedang duduk dipinggir sungai dimana ia biasa bercanda bahagia bersama Lilu .


Saat itu seperti hari-hari kemarin ,Suasana malam terlihat suram .Dengan langit yang berawan menutupi bintang-bintang yang seharusnya bersinar terang .


Dino yang membawa buku kecil disaku jangketnya mengeluarkan buku itu ,lalu ia membuka buku itu dan terlihat lah tiga orang dalam selembar foto yang sedang berpose dengan raut wajah bahagianya.


Foto yang ditempel dibuku kecil itu ,tak lain adalah foto keluarga Dino .Namun Dino yang sekarang hanya bisa memperhatikan,melihat ,dan mengamati foto itu saja ,karna dua orang tua yang sangat ia sayangi dan yang satu-satunya ia miliki dalam foto itu sudah menghilang dalam hidupnya untuk selamanya.


Sampai tiba-tiba Berukkkkk.......Seseorang dengan tiba-tiba memukul Dino dengan kerasnya tepat di pipinya .


"Bodohhhhhhh!!!!!!!".Teriak Orang itu dengan penuh kekesalan yang amat kesal .


Dino yang sudah memperhatikan raut wajah seseorang itu ."Kau!".Dengan bola mata jengkalnya .


"Sejak kapan!?".Tanya Dino.


"Sejak awal."Jawab seseorang itu dengan dingin , yang tak lain adalah Lilu .


Iya,sejak awal Lilu sudah mengikuti kemana Dino pergi ,bahkan saat pembunuhan itu terjadi .


"Kenapa!?"Ucapnya lirih dengan mengepel kedua tangan kuat-kuat.


"Kenapa!!??".Ucapnya sedikit membentak .


"Kenapa kau melakukan ini Dino!!,kenapa!? .Kau seperti moster ,kau bukan Dino yang saya kenal ,kau sudah berubah Dino .Kau berubah!.Saya selalu berharap kau kembali seperti dulu ,sejak kemarin saya mengikuti kamu dengan berharap kau berubah .Tapi ,tapi saya salah! .Kau jadi moster Dino, kau moster ."Kata Lilu dengan wajah yang dibanjiri dengan air matanya .


Dino yang mendengarkan semuanya hanya terdiam ,dan menundukkan perhatiannya.


"Sekarang, apa yang akan kau lakukan lagi?".Tanya Lilu dengan tatap mata yang mulai membengkak karna isak tangisnya ."Kau akan membunuh orang lagi!?".Sambungnya ketus.


"Kau tak menjawab,baiklah!.Makasih untuk hari-harinya selama ini .Sampai jumpa ."Kata Lilu berlalu pergi dari sana .Meninggal Dino yang masih terdiam sejak tadi .


Menatap kepergian Lilu ,Dino yang sudah ingin memanggil Lilu mengurungkan niatnya .Dan memilih bangkit dari tempat duduknya ,untuk mengambil buku miliknya yang sempat terlempar tadi .


Dino sedikit berjongkok dan mengambil buku miliknya yang tergeletak di tanah .Disaat yang bersamaan ,seseorang menepuk pundak kiri dan kanan Dino ,dengan berkata ."Kejar dia!."Ucap Arwah ayah Dino ."Dan mulailah untuk membuka lembaran baru ."Saut Arwah Ibunya yang berlangsung lenyap bersama dengan arwah ayahnya yang dibarengi ,angin yang bertiup dengan kasar .


Seketika itu juga Dino langsung membalik badanya menatap kearah kepergian Lilu tadi ."Tak akan ku biar dia pergi!,karna saya sudah berjanji ."Kata Dino dengan berlari mengejar Lilu yang sudah tak terlihat lagi dari perhatiannya .


Dino terus berlari ,dengan sesekali ia menghentikan langkahnya untuk mengatur nafanya dan lalu berlari lagi dengan memperhatikan disekitar jalan yang ia lalui untuk mencari keberada Lilu .


Sampai di suatu perempatan jalan kota yang sudah mulai sepi dengan lalu lalang kendaraan .Dino yang masih cukup jauh dari sana melihat Lilu yang ingin menyebrang jalan .Dengan cepat Dino berlari ."Lilu!!!".Teriaknya dengan Berlari kearah Lilu ."Lilu!!berhenti!!".


Seketika itu Lilu yang mendengar menghentikan langkahnya ,dan membalik badannya menghadap sumber suara yang memanggil-manggil namanya ."Dino ."Serunya dengan menitihkan air mata terharunya .


Dino yang masih berlari berkata dengan nada suara kerasnya."Saya tak akan meninggalkan kamu!!. "


"Saya akan terus bersama kamu."


Dengan suara yang cukup keras."Saya janji!!".


Lilu yang saat itu masih ditengah-tengah pembatas jalan yang memisahkan arus perjalanan kendaraan pun langsung turun dan berlari mendekati Dino yang juga masih berlari .


Berakkkkkkkkkkk............


Menghentikan langkahnya,dan melotot kan bola mata jengkel ."T-tidak tidak tidak ,Lilu!!!".Ujar Dino yang langsung melanjutkan larinya dengan sangat cepat menghampiri Lilu yang sudah bersimbah darah .


Iya,suara tadi adalah suara Mobil barang dari arah jalur kiri yang melaju dengan cepetnya menabrak Lilu yang juga saat itu menyebrang jalan dengan terburu-buru tanpa melihat kondisi jalanan .


Lilu yang terbaring berbalutkan darah ,dengan pandangan yang sudah mulai kabur menatap langkah Dino dengan sayup-sayup."l love You ,Dino ."Batinya dengan pandangan mata semakin menggelap dan berlahan lenyap .

__ADS_1


__ADS_2